Mentan Sebut Program Cetak Sawah Bisa Buat Indonesia Tak Impor Beras Selama 30 Tahun

Mentan Sebut Program Cetak Sawah Bisa Buat Indonesia Tak Impor Beras Selama 30 Tahun

Mentan Amran Sulaiman yakin program cetak sawah 3 juta hektare bisa hentikan impor beras hingga 30 tahun. Simak penjelasannya! Halaman all

(Kompas.com) 07/11/24 18:12 17699768

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan, program cetak sawah 3 juta hektar bisa membuat Indonesia tidak tergantung kepada impor beras sampai 20 hingga 30 tahun.

Namun, dia menekankan hal tersebut bisa terjadi jika cetak sawah digarap secara baik.

"Kalau 3 juta kita garap dengan baik, insya Allah kita tidak akan tergantung impor sampai 20-30 tahun ke depan. Yang terpenting adalah ini kita rawat dengan baik dan tidak bisa alih fungsi lahan," ujar Amran di hadapan para kepala daerah yang menghadiri acara Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024 di Sentul, Jawa Barat, Rabu (7/11/2024).

Amran lantas menjelaskan rincian luasan lahan sebagai sasaran program cetak 3 juta sawah, yaitu di Merauke (Papua Selatan) sekitar 1 juta hektar, di Kalimantan Tengah seluas 500.000 hektar, di Kalimantan Selatan sekitar 502.000 hektar, di daerah lain seluas 1 juta hektar.

"Sehingga total 3 juta hektar. Dan produksi nantinya insya Allah dengan pendekatan transformasi pertanian tradisional menuju pertanian modern," tegas Amran.

"Mimpi kami seluruh cetak sawah yang baru, pendekatannya adalah pertanian modern dan kami mimpikan sejajar dengan negara-negara maju. Semua menggunakan teknologi dari hulu ke hilir," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan alasan pemerintah harus mencetak sawah baru.

Sudaryono menyebut, program cetak sawah merupakan solusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah meningkatnya jumlah penduduk.

"Tanpa cetak sawah, kita mau makan apa? Coba Anda bayangkan penduduk kita tambah besar, yang makan tambah banyak, sementara sawah kita tambah sedikit. Betul intensifikasi sudah kita lakukan, tapi kita juga harus melakukan ekstensifikasi yaitu cetak sawah, tentunya itu juga untuk menjaga ketahanan pangan nasional,” kata Sudaryono saat memberi arahan pada kongres pertanian Indonesia yang diselenggarakan Ikatan Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) di Bogor, pada 24 September 2024.

Selain mencetak sawah, pemerintah juga tengah mengoptimalisasi lahan rawa sebagai upaya meningkatkan produksi.

Hingga September 2024, realisasi program tersebut mencapai 95 persen dari target penggarapan 40.000 hektar lahan di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

#cetak-sawah #impor-beras #ketahanan-pangan #pertanian-modern

http://money.kompas.com/read/2024/11/07/181200926/mentan-sebut-program-cetak-sawah-bisa-buat-indonesia-tak-impor-beras-selama-30