Saham Bank Ini Merah Terus, padahal Labanya Ditaksir Rp 62 Triliun, Dividen Gede

Saham Bank Ini Merah Terus, padahal Labanya Ditaksir Rp 62 Triliun, Dividen Gede

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI diprediksi meraup laba bersih Rp 62,9 triliun pada 2024. Dividen BBRI pun diperkirakan besar. - Halaman all

(InvestorID) 08/11/24 18:06 17791018

JAKARTA, investor.id –  Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI terus berada di zona merah. Padahal, bank ini diprediksi meraup laba bersih Rp 62,9 triliun tahun 2024, naik dari tahun lalu Rp 60,1 triliun, dengan potensi dividen gede.

Saham BBRI turun 0,6% ke level Rp 4.520, Jumat (8/11/2024). Dalam sepekan, saham ini turun 3,83%, sebulan 7,7%, tiga bulan 3%, dan sepanhang 2024 21%.

Berdasarkan riset Trimegah Sekuritas, rasio kapital BRI mencapai 26,8%. Sedangkan rasio provisi terhadap pinjaman mencapai 6,2%. Ini cukup untuk mendukung pemberian dividen besar.

Broker ini memprediksi laba bersih per saham BRI tumbuh 4,7% menjadi Rp 417. Rasio dividen BRI diprediksi mencapai 85%, dengan yield 7,7%, berdasarkan harga saham Rp 4.600.

Trimegah mencatat, kinerja BRI per September 2024 sejakan dengan proyeksi dan konsensus analis. Kualitas aset membaik, terutama secara bank only, dengan biaya kredit mampu mencapai panduan. Namun, secara total COC naik 5,5%, seiring provisi di muka PNM.

Kuartal III-2024, pertumbuhan kredit mencapai 1,2% secara kuartalan, sedangkan dana pihak ketiga (DPK) turun 2%. Akibatnya, LDR naik menjadi 99,3% dari kuartal sebelumnya 96,2%.

“Penurunan DPK disebabkan deposito berjangka, sedangkan rasio dana murah naik menjadi 64,2% dari 63,2%,” ujar analis Trimegah Jonathan Gunawan dalam riset, dikutip Jumat (8/11/2024).

Yield pinjaman BRI, demikian Jonathan, naik menjadi 13,4% kuartal II tahun ini dari kuartal sebelumnya 13%. Adapun biaya dana stabil di level 4,2%, sehingga NIM naik menjadi 7,8% dari 7,6% secara kuartalan.

Prospek 2025 dan Target Harga Saham 

Per September 2024, NIM mencapai 7,7%, naik dari semester I sebesar 7,6%. Kuartal III-2024, pertumbuhan kredit korporasi mencapai 2,7% secara kuartalan, konsumen 2,2%, dan mikro 0,9%.

Seiring stabilnya kualitas aset, dia memprediksi NIM BRI tahun depan lebih resilien dibandingkan bank pelat merah lainnya. Sebab, BRI menghadapi kompetisi yang lunak di segmen kredit berimbal hasil tinggi, dalam hal ini UMKM.

Dia mempertahankan rekomendasi buy saham BBRI dengan target harga Rp 6.400, berdasarkan valuasi 2025, setara PBV 2,8 kali.

Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #bbri #bri #saham-bbri #laba-bri #rekomendasi-saham #trimegah-sekuritas #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/379542/saham-bank-ini-merah-terus-padahal-labanya-ditaksir-rp-62-triliun-dividen-gede