Kapitalisasi Pasar Tesla Tesla Tembus 1 Triliun Dollar AS Usai Trump Menang Halaman all
Saham Tesla melonjak tajam setelah Trump terpilih, kapitalisasi pasar tembus 1 triliun dollar AS. Apa dampaknya bagi industri kendaraan listrik? Halaman all
(Kompas.com) 09/11/24 16:52 17889191
KOMPAS.com - SahamTesla mengalami lonjakan tajam setelah Donald Trump terpilih kembali sebagai Presiden Amerika Serikat (AS).
Pada Jumat (9/11), perusahaan mobil listrik milik Elon Musk ini berhasil mencatatkan nilai pasar di atas 1 triliun dollar AS.
Dilansir dari Reuters pada Sabtu (9/11/2024), peningkatan nilai saham Tesla terjadi seiring banyaknya investor yang berspekulasi positif bahwa perusahaan-perusahaan milik Elon Musk akan mendapatkan perlakuan yang menguntungkan di bawah kepemimpinan presiden terpilih Donald Trump, yang mendapatkan dukungan luas selama kampanye pemilihan.
Harga saham Tesla tercatat melonjak 8,2 persen menjadi 321,22 dollar AS pada perdagangan Jumat (8/11), sehingga membawa valuasi perusahaan melewati angka triliun dollar untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun terakhir.
Rekor Pertumbuhan Saham Tesla
Kenaikan saham Tesla pekan ini mencapai 29 persen, menambah lebih dari 230 miliar dollar AS pada kapitalisasi pasar perusahaan.
Ini menjadi pencapaian saham terbaik Tesla sejak Januari 2023.
Menurut Garrett Nelson, analis ekuitas senior di CFRA Research, Tesla dan CEO Elon Musk dapat menjadi salah satu pemenang terbesar dari hasil pemilu.
Ia juga memprediksi bahwa kemenangan Trump akan mempercepat persetujuan regulasi terkait teknologi mengemudi otonom Tesla, yang selama ini menghadapi kendala regulasi.
Musk Berpotensi Pengaruhi Regulasi Kendaraan Otonom
Elon Musk diketahui telah lama berfokus pada pengembangan teknologi kendaraan self-driving.
Musk bahkan membatalkan rencana untuk memproduksi mobil ekonomis dengan harga di bawah 30.000 dollar AS.
Regulator yang lambat dan hambatan regulasi telah menjadi tantangan dalam upaya Tesla mengkomersialkan teknologi ini.
Namun, dengan kemenangan Trump, Musk berpeluang untuk mendorong peraturan yang lebih menguntungkan bagi kendaraan otonom.
"Jika Musk dapat meyakinkan Trump untuk menetapkan aturan kendaraan otonom secara federal, itu akan baik untuk industri otomotif, karena banyak perusahaan ingin ada satu set aturan yang berlaku di seluruh negara, bukan aturan yang bervariasi antar negara bagian," ujar David Whiston, analis ekuitas di Morningstar.
Tesla Masih Jadi Pemimpin di Pasar Mobil Listrik
Tesla, yang selama bertahun-tahun menjadi produsen mobil paling berharga di dunia, berhasil mempertahankan posisinya meski kompetitor dari Toyota Motor Jepang, BYD China, dan lainnya ketinggalan jauh.
Saham Tesla kini diperdagangkan 93,47 kali lipat dari estimasi laba 12 bulan ke depan, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan besar lainnya, seperti Nvidia 38,57 kali,Microsoft: 30,77 kali, dan Ford 6,29 kali.
Dengan pencapaian ini, Tesla semakin solid sebagai pemain utama di industri kendaraan listrik global, dengan Elon Musk tetap menjadi sosok yang memimpin inovasi di perusahaan tersebut.