Bumi Resources (BUMI) Dapat Rating Baru, Bisa Naik tapi Ini Syaratnya

Bumi Resources (BUMI) Dapat Rating Baru, Bisa Naik tapi Ini Syaratnya

Bumi Resources (BUMI) mendapat rating baru. Peringkat tersebut bisa naik, asalkan BUMI memenuhi beberapa persyaratan ini. - Halaman all

(InvestorID) 10/11/24 14:02 17980612

JAKARTA, investor.id – Pefindo memberikan peringkat A+ dengan prospek stabil untuk PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Rating baru tersebut mencerminkan posisi bisnis Bumi Resources yang kuat, serta cadangan dan sumber daya tambang yang memadai.

“Peringkat dibatasi oleh posisi biaya tunai (cash cost) yang moderat, bisnis yang terkonsentrasi, serta paparan terhadap harga komoditas yang berfluktuasi dan risiko lingkungan,” tulis Pefindo dalam laporan terbaru, yang dikutip pada Minggu (10/11/2024).

Adapun periode rating Bumi Resources tersebut berlaku pada 2 September 2024 hingga 1 September 2025.

Menurut Pefindo, peringkat dapat dinaikkan jika emiten berkode saham BUMI itu mampu menurunkan posisi cash cost, yang bisa meningkatkan margin keuntungan dan memperkuat manajemen operasinya.

Peringkat juga bisa dinaikkan apabila BUMI sukses mendiversifikasi bisnis dan memperoleh pendapatan yang signifikan dari sumber usaha selain batu bara termal, dengan tetap mempertahankan level produksi batu bara saat ini.

“Kami dapat menurunkan peringkat apabila pendapatan atau EBITDA BUMI secara signifikan berada di bawah target yang dapat memperburuk struktur permodalan dan ukuran-ukuran perlindungan arus kas. Penurunan pendapatan akibat turunnya harga batu bara juga dapat memberikan tekanan pada peringkat perusahaan,” ungkap Pefindo.

Bumi Resources (BUMI) mengoperasikan tambang batu bara dan emas melalui anak usahanya, PT Arutmin Indonesia dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). BUMI juga memiliki saham mayoritas sebesar 51% di PT Kaltim Prima Coal (KPC), salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia.

Per 30 Juni 2024, saham BUMI dimiliki oleh Mach Energy (Hongkong) Limited (45,78%), HSBC-Fund SVS A/C Chengdong Investment Corp-Self (10,68%), Treasure Global Investment Limited (8,08%), dan publik (35,46%).

Bumi Resources Minerals (BRMS) 

Emiten emas, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menyatakan bahwa laporan keuangan (lapkeu) kuartal III-2024 sedang diaudit. Hal tersebut terkait dengan rencana perusahaan untuk mencari pembiayaan bank untuk mendanai belanja modalnya di masa depan.

Belanja modal tersebut mencakup antara lain, pembangunan infrastruktur untuk memonetisasi prospek pertambangan bawah tanah di Palu, dan drilling campaign untuk meningkatkan ukuran sumber daya dan cadangan bijih tembaga di proyek tambangnya di Gorontalo, Sulawesi.

Bumi Resources Minerals (BRMS) merupakan emiten yang dikendalikan Bumi Resources (BUMI). Penerima manfaat akhir dari BUMI adalah Grup Bakrie dan Salim.

CFO dan Direktur Bumi Resources Minerals (BRMS), Charles Gobel mengungkapkan, perseroan bertujuan untuk mengamankan fasilitas pinjaman pada kuartal I-2025.

“Hal ini akan memungkinkan kami memulai pengembangan penambangan bawah tanah di Palu pada kuartal II-2025 dan memproses bijih emas grade yang lebih tinggi dari tambang bawah tanah pada akhir 2027. Informasi lebih lanjut mengenai ukuran capex dan rencana pembiayaan akan diungkapkan bersamaan dengan pengumuman laporan keuangan kuartal III-2024 kami yang diaudit pada akhir November 2024,” ujar Charles dalam keterangannya.

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #saham-bumi #bumi-resources #rating-bumi #bumi #pefindo #brms #bumi-resources-minerals #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/379651/bumi-resources-bumi-dapat-rating-baru-bisa-naik-tapi-ini-syaratnya