Mayoritas Pemegang Saham Waskita Beton Setuju Laba Bersih buat Modal
Dalam rapat ini juga menyetujui rencana perusahaan untuk menjaga Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG). Halaman all
(Kompas.com) 06/07/24 15:00 9863509
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Beton Precast Tbk atau WSBP bakal menggunakan laba bersih perseroan yang diperoleh pada tahun 2023 sejumlah Rp 6,3 miliar dalam memperkuat struktur permodalan usaha dan fundamental keuangan.
Hal ini sebagaimana diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rabu (3/7/2024).
Dalam RUPST ini, 99,65 persen pemegang saham yang hadir secara luring dan daring menyetujui hal tersebut sejalan dengan program transformasi bisnis WSBP, yaitu memperkuat fundamental keuangan dan struktur modal perusahaan.
Selain itu, dalam rapat ini juga menyetujui rencana perusahaan untuk menjaga Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG).
Hal ini terbukti dengan pencapaian skor GCG 2023 perusahaan sebesar 83,22 yang meningkat dari tahun sebelumnya.
Maka dari itu, 96,43 persen pemegang saham yang hadir menyetujui usulan pematuhan kewajiban Penghapusbukuan Aktiva Tetap Perseroan.
Sepanjang tahun 2023, WSBP berhasil memperoleh Nilai Kontrak Baru (NKB) sebesar Rp 1,74 triliun.
Angka ini naik 15,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya yaitu Rp 1,51 triliun. Sebanyak 81 persen dari NKB ini berasal dari pelanggan eksternal.
Menurut Vice President of Corporate Secretary WSBP Fandy Dewanto, keberhasilan WSBP dalam menyelesaikan berbagai proyek tahun lalu menjadi bukti perseroan mampu menjadi partner tepercaya dalam Industri Beton Terintegrasi, Konstruksi, dan Modular di Indonesia.
"Kami berterima kasih kepada para pemegang saham atas dukungan dan kepercayaan yang terus diberikan," ujar Fandy.
Tahun lalu, pendapatan usaha WSBP disumbang dari tiga lini bisnisnya, yaitu penjualan produk Readymix dan Quarry sebesar Rp 580 miliar, pendapatan dari penjualan Precast sebesar Rp 540 miliar, dan pendapatan atas usaha jasa konstruksi sebesar Rp 367 miliar.
Segmen Readymix dan Quarry memberikan kontribusi usaha terbesar dan meningkat 41 persen dari tahun lalu bernilai Rp 411 miliar.
Hal ini didukung oleh peningkatan permintaan atas produk Readymix, khususnya untuk proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
#modal-usaha #pembangunan-infrastruktur #wsbp #proyek-infrastruktur #pemegang-saham #modal-kerja #laba-bersih #ibu-kota-nusantara-ikn #pt-waskita-beton-precast-tbk #readymix