Empat Kecamatan Terendam Banjir di Provinsi Maluku, 210 KK Mengungsi

Empat Kecamatan Terendam Banjir di Provinsi Maluku, 210 KK Mengungsi

Banjir tersebut disebabkan oleh intensitas hujan ringan hingga lebat yang terjadi selama beberapa hari. Halaman all

(Kompas.com) 06/07/24 22:04 9895368

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku terendam banjir, Sabtu (6/7/2024).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskannya, banjir tersebut disebabkan oleh intensitas hujan ringan hingga lebat yang terjadi selama beberapa hari.

"Hal ini menyebabkan air sungai Waeapo, Waetina, Waelata dan sungai di desa Pela meluap hingga mengakibatkan banjir di empat Kecamatan yang berada dalam wilayah Kabupaten Buru," ujarnya dal keterangan tertulis, Sabtu.

Abdul mengatakan, empat kecamatan yang terendam banjir adalah Kecamatan Waeapo, Kecamatan Waelata, Kecamatan Lolongguba dan Kecamatan Batabual.

Dampak banjir tersebut mengganggu aktivitas perekonomian dan sosial masyarakat setempat.

"Berdasarkan data yang diterima oleh BNPB tercatat akibat kejadian banjir ini sebanyak 298 KK terdampak dan 210 KK mengungsi," ucap Abdul.

Selain itu, banjir di Kabupaten Buru ini mengakibatkan 508 rumah, 1 fasilitas pendidikan terendam air. Kemudian berdampak pada 1 kantor desa dan 32 hektare sawah.

Abdul juga menjelaskan, laporan peringatan dini yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan wilayah Kabupaten Buru Provinsi Maluku masih berpotensi dilanda hujan lebat dengan status waspada.

"BPBD Kabupaten Buru masih melakukan pendataan dan koordinasi, serta terus memonitoring potensi dampak banjir saat ini dan potensi dampak lanjutan yang mungkin terjadi," tandasnya.

#banjir #banjir-di-maluku

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/06/22045361/empat-kecamatan-terendam-banjir-di-provinsi-maluku-210-kk-mengungsi