Puluhan Tahun Dilanda Banjir, Warga Sukabumi Selatan Sudah Siap-siap Saat Hujan Tiba

Puluhan Tahun Dilanda Banjir, Warga Sukabumi Selatan Sudah Siap-siap Saat Hujan Tiba

Warga di Jalan H.Muhajar, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat puluhan tahun dilanda banjir. Halaman all

(Kompas.com) 07/07/24 08:15 9941584

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga di Jalan H.Muhajar, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat puluhan tahun dilanda banjir. Setiap kali air got naik, warga di RT 4 dan RT 11 ini pun segera mengantisipasi.

“Pokoknya di sini setiap hujan pasti banjir. Ini enggak heran lagi,” ujar salah satu warga RT 11, Mariam (54) saat ditemui di lokasi banjir di Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Sabtu (6/7/2024).

Mariam yang sudah 25 tahun lebih mengontrak di sana mengaku enggan mencari tempat tinggal baru. Sebab, harga kontrakan di sana cukup terjangkau.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Sundia (43). Dia mengatakan, meski daerahnya langganan banjir, kondisinya tidak terlalu parah dan air cepat surut.

Namun, setiap kali hujan besar, ketinggian air bisa mencapai satu meter lebih.

“(Warga) sudah mengerti kalau banjir nih. Kita sudah siap-siap. Banjir mesti kan, (barang-barang) kita sudah ke atasin,” ucap Sundia sambil menyerok air banjir di depan rumah.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, bagian depan dan rumah-rumah warga di kedua RT ini tampak disekat.

Semuanya diberi semacam dinding pembatas seperti triplek untuk menahan air banjir masuk ke dalam.

Kendati demikian, air tetap saja masuk dan menciptakan genangan di dalam rumah.

Sundia dan Mariam mengatakan, mereka tidak pernah mendapatkan bantuan selama dilanda banjir.

Pemerintah pun hampir tidak pernah mengunjungi lingkungan mereka untuk mengambil langkah antisipatif.

Sementara itu, Kali Sekretaris yang menjadi penyebab banjir hanya pernah dikeruk satu kali, yaitu di zaman Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih menjabat sebagai gubernur, sekitar tahun 2014-2017.

“Dulu pas gubernur (masih) Ahok kan kali itu mau dikeruk. Yang rumah-rumah dekat kali sudah tanda tangan, sudah dipanggil ke kelurahan. Ahok mundur, ya sudah (rencana batal),” ucap Sundia.

Dua ibu ini mengaku tidak mengungsi setiap kali banjir. Mereka hanya mengungsi jika banjir sangat parah, misalnya pada tahun 2020. Saat banjir lima tahunan itu, wilayah ini bisa terendam banjir setinggi dua meter.

Untuk diketahui, saat Jakarta dilanda hujan lebat pada Sabtu (6/7/2024) dari siang hingga malam, dua RT di Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat sempat banjir setinggi 120 cm. Air berangsur surut ketika hujan telah reda.

#banjir #kebon-jeruk

https://regional.kompas.com/read/2024/07/07/08154611/puluhan-tahun-dilanda-banjir-warga-sukabumi-selatan-sudah-siap-siap-saat