Dalam pertimbangan Gerindra, Ahmad Luthfi dinilai sebagai sosok yang tepat diusung karena telah berdinas lama di Jawa Tengah, Halaman all [473] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Gerindra resmi mengusung Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah (Jateng) 2024.
"Untuk Jawa Tengah, Pak Prabowo (Ketua Umum Partai Gerindra) memutuskan adalah Irjen Pol Ahmad Luthfi menjadi calon gubernur Jawa Tengah," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen Jakarta sebagaimana dikutip dari Kompas.id, Senin (22/7/2024).
Dalam pertimbanganya, Ahmad Luthfi dinilai sebagai sosok yang tepat diusung karena telah berdinas lama di Jateng, sehingga diyakini mampu memimpin provinsi tersebut ke depannya.
Namun, dalam kesempatan itu, Gerindra belum mengumumkan dukungan terkait pendamping Ahmad Luthfi untuk maju pada Pilkada Jateng 2024.
Meskipun, Gerindra mempertimbangkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep sebagai salah satu nama calon pendamping Ahmad Luthfi.
"Di berbagai macam survei yang kami baca, nama Mas Kaesang menonjol," ujar Muzani.
Berikut profil Ahmad Luthfi:
Jebolan Sepa Milsuk Polri
Luthfi lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 22 November 1966. Ia bergabung bersama Korps Bhayangkara melalui Sekolah Perwira (Sepa) Militer Sukarela (Milsuk) Polri pada tahun 1989 dengan pengalamannya di bidang intelijen keamanan.
Selepas lulus dari Sepa Milsuk Polri, Luthfi kembali melanjutkan pendidikan kepolisian di Sekolah Lanjutan Perwira (Selapa) Polri pada tahun 2000.
Lima tahun berikutnya, Luthfi kembali masuk ke lingkungan pendidikan dengan bergabung di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri pada tahun 2005 dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada tahun 2007.
Sementara pendidikan kejuruan yang ditempuhnya meliputi, Diktap Polri tahun 1992, Daspa Serse tahun 1994, dan Dikjur Perwira Provos tahun 1995.
Orang dekat Jokowi
Luthfi merupakan sosok yang punya hubungan dekat dengan Presiden Joko Widodo.
Hubungan keduanya terbina dengan baik sejak Luthfi bertugas sebagai Wakil Kapolres Solo pada tahun 2011.
Kala itu, Jokowi masih menjadi Wali Kota Solo. Setelahnya, Markas Besar Polri mempromosikan Ahmad Lutfhi menjadi Kapolres Solo pada tahun 2015. Pada tahun tersebut, Jokowi telah menjabat presiden.
Setelah bertugas di Solo, Luthfi kemudian mendapat promosi menjadi Analisis Kebijakan Madya Bidang Sosial Budaya Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Polri pada 2017.
Lalu, Wakil Kapolda Jawa Tengah pada 2018 dan Kapolda Jawa Tengah pada 2020 hingga sekarang. Saat ini, Luthfi menyandang pangkat Irjen atau jenderal bintang dua Polri.
Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus mendengar info Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi segera pensiun dini dari Polri jelang pendaftaran Pilkada. Halaman all [422] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F Paulus mengaku mendengar informasi bahwa Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi akan segera pensiun dini dari Polri.
Hal tersebut disampaikan Lodewijk setelah menerangkan bahwa Golkar bersabar menunggu Luthfi tidak lagi menjadi polisi aktif untuk bisa menentukan mengusungnya di Pilkada Jawa Tengah.
"Jadi kita sabar. Saya dengar Pak Luthfi dalam waktu dekat segera akan mengakhiri ikatan dinas entah pensiun atau pensiun dini. Kita tunggu saja," kata Lodewijk di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (18/7/2024).
Lodewijk menjelaskan alasan mengapa partainya menunggu kepastian dari Luthfi.
Sebab, menurutnya akan terasa lucu apabila Golkar memaksakan mengusung Luthfi meski masih berstatus polisi aktif.
"Karena Pak Luthfi masih anggota Polri aktif. Kan enggak lucu Kapolri ngasih perintah. Partai Golkar kasih perintah," imbuhnya.
Golkar, lanjut Lodewijk, juga sedang menunggu hasil survei terakhir mengenai Pilkada.
Ia pun mengatakan hasil survei itu akan muncul 7-10 hari ke depan.
"Setelah itu kita lihat kira-kira Partai Golkar akan memberikan amanah itu kepada siapa. Kita tunggu," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menambahkan, partainya memang hingga kini memprioritaskan Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng sebagai bakal calon gubernur.
"Iya untuk di Jateng sampai sekarang kami masih memprioritaskan nama Pak Luthfi ya sebagai cagub. Masih menunggu proses apa beliau nanti setelah betul-betul pensiun kemudian menetapkan hati sebagai cagub," ungkap Doli pada kesempatan yang sama.
Sebelumnya, rapat pleno Partai Golkar Jateng menetapkan, Ahmad Luthfi sebagai bakal calon gubernur yang akan didukung di Pilkada Jateng 2024.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Golkar Jateng, M Iqbal mengatakan, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto memutuskan dukungannya kepada Luthfi untuk Pilkada Jateng.
"Jadi begini, kemarin rapat pleno Rabu malam. Ketua umum menyampaikan untuk gubernur, Golkar Pak Luthfi," jelas Iqbal kepada Kompas.com, Jumat (12/7/2024).