JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menilai, pembangunan tanggul National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) akan efektif mengatasi permasalahan banjir rob yang sering terjadi di wilayah pesisir Jakarta.
"Tanggul NCICD bakal efektif mengatasi banjir rob jika sudah terpasang secara menyeluruh," ucap Plt Sekretaris Dinas SDA DKI Jakarta Hendri saat diwawancarai Kompas.com, Selasa (9/7/2024).
Hendri mengatakan, tanggul NCICD itu akan menahan limpasan air laut ke daratan yang cenderung lebih rendah. Sehingga, air laut itu tidak akan lagi meluap ke jalan atau permukiman warga.
Namun, pembangunan tanggul ini memang membutuhkan waktu yang cukup lama. Pasalnya, Pemprov DKI akan membangun tanggul pantai di beberapa lokasi, salah satunya Muara Angke.
Sejauh ini, yang sedang dikerjakan adalah tanggul di segmen timur Muara Angke.
"Saat ini, pembangunan tanggul pengaman pantai di Muara Angke dilakukan pada segmen timur laut di Resto Apung-Muara Kali Asin sepanjang 1,4 kilometer," ucap Hendri.
Pembangunan tanggul itu sudah dimulai sejak 2023 dan ditargetkan rampung pada 2025.
Sementara untuk di segmen barat atau di sepanjang Kali Adem, akan dibangun tanggul sepanjang 2,063 km. Rencananya, pembangunannya akan dimulai pada 2026.
Sebagai informasi, wilayah Muara Angke bisa terkena banjir rob sebanyak empat kali dalam satu bulan.
Bahkan di Jalan Dermaga Ujung II, Muara Angke, genangan air banjir rob tak pernah surut setiap harinya.
Menurut Bani Sadar ketua RW setempat, genangan air banjir rob ini sudah terjadi sejak 2022 yang disebabkan karena jalanan yang cekung.
Padahal, kata Bani, kontur jalan di wilayahnya itu awalnya rata semua. Namun, seiring berjalannya waktu, kontur jalan justru berubah dan membentuk cekungan.
Bani dan warga sudah seringkali berupaya untuk membersihkan genangan air rob itu dengan melakukan pengerukan lumpur di selokan. Namun, setelah beberapa hari dikeruk, air rob kembali menggenangi jalan yang cekung.
Bani berharap, agar jalanan cekung itu bisa segera diperbaiki oleh pihak terkait.