Bisnis.com, BATAM - Realisasi investasi dari dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam telah mencapai Rp3,85 triliun hingga semester I/2024. Dengan demikian, KEK telah menyumbang 31,19% dari total realisasi investasi Batam sebesar Rp12,31 triliun.
"Sejak diresmikan hingga semester I/2024, total investasi dari dua KEK sebesar Rp3,84 triliun, terdiri dari Rp2,96 triliun dari KEK Nongsa Digital Park dan Rp884 miliar dari KEK Batam Aero Technic di Bandara Hang Nadim," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala BP Batam Purwiyanto, Jumat (8/11/2024).
KEK Batam Aero Technic hingga saat ini memiliki satu pelaku usaha, sedangkan KEK Nongsa terdapat 18 pelaku usaha. Sedangkan untuk KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam saat ini belum ada realisasi investasi, karena baru ditetapkan 7 Oktober 2024 kemarin.
Adapun komitmen investasi secara keseluruhan di tiga KEK yakni sebesar Rp54,1 triliun, terdiri dari KEK Batam Aero Technic sebesar Rp7,29 triliun hingga 2030, lalu KEK Nongsa sebesar Rp39,9 triliun hingga 2024 dan KEK Kesehatan sebesar Rp6,91 triliun hingga 2032.
"Sedangkan untuk serapan tenaga kerja, KEK Batam Aero Technic sudah menyerap 2.070 orang. Dan untuk KEK Nongsa sebanyak 4.723 orang," ujarnya.
Purwiyanto menambahkan kehadiran tiga KEK ini dirancang untuk menarik investasi, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing nasional serta kawasan tertentu.
"Adapun khususnya terhadap KEK di Batam, dengan komitmen rencana kerja investasi dan tenaga kerja yang telah disepakati bersama Dewan Nasional KEK, ada sejumlah target yang telah ditetapkan untuk pertumbuhan ekonomi," paparnya.
Ada lima target utama dari realisasi investasi KEK di Batam, yakni peningkatan investasi asing dan domestik, diversifikasi kegiatan usaha untuk penciptaan pusat pertumbuhan ekonomi baru, pembangunan ekonomi dan wilayah berkelanjutan, transfer teknologi dan peningkatan kualitas SDM, serta meningkatkan konektivitas wilayah baik nasional maupun internasional.
Realisasi investasi di Batam menunjukkan tren positif hingga semester pertama 2024. Berdasarkan catatan dari Badan Pengusahaan (BP) Batam, realisasi investasi tumbuh sebesar 55,70%.
"Semester pertama 2023 kemarin, realisasi investasi tercatat sebesar Rp7,91 triliun. Sedangkan di semester pertama 2024 sebesar Rp12,31 triliun. Peningkatannya sebesar 55,70% dengan pertumbuhan jumlah proyek sebesar 69,55%," kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait.
Di sisi PMA, negara-negara asing terus menunjukkan minat yang kuat terhadap Batam, dengan Singapura tetap menjadi investor terbesar.
Investasi dari Singapura mencapai US$95,6 juta dari 664 proyek. Kemudian China dengan nilai investasi sebesar US$45,7 juta dari 173 proyek.
Taiwan, Luxembourg, dan Prancis melengkapi daftar lima besar negara dengan nilai investasi tertinggi, masing-masing dengan nilai investasi sebesar US$20,8 juta, US$2,1 juta, dan US$2,475 juta.(K65)
Bisnis.com, BATAM - Pembangunan jalan alternatif menuju Bandara Hang Nadim Batam terus digesa Badan Pengusahaan (BP) Batam. Menurut data dari Direktorat Infrastruktur Kawasan (DIK), progresnya sudah mencapai 75,41%.
Kasubdit Pembangunan Jalan dan Jembatan BP Batam M Gazali Djajasasmita mengatakan proyek jalan ini ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. "Jika tidak ada kendala, target kami seluruh pekerjaan ini akan rampung di akhir tahun 2024," katanya, Senin (4/11/2024).
Adapun proyek jalan ini ditangani kontraktor PT Kisna Jaya, dan PT Nasuma Putra sebagai konsultan supervisi. "Pekerjaan yang saat ini kami lakukan berupa perapihan kontur tanah, perapihan bahu jalan, hingga pengaspalan," ucapnya.
Gazali menambahkan bahwa pembangunan jalan alternatif ini merupakan upaya BP Batam dalam memperlancar akses jalan menuju Bandara Hang Nadim sekaligus sebagai infrastruktur pendukung menuju kawasan Terminal 2 Bandara Hang Nadim yang rencananya akan mulai dibangun dalam waktu dekat.
"Jalan dengan panjang 1,8 km ini akan memiliki dua jalur dengan dua lajur di setiap jalurnya dibangun dengan tujuan memperlancar konektivitas dari dan menuju kawasan Bandara Hang Nadim sekaligus sebagai infrastruktur untuk pendukung Terminal 2 Bandara Hang Nadim yang akan segera dibangun," ucapnya.
Gazali berharap dengan bertambahnya infrastruktur di Bandara Hang Nadim ini dapat meningkatkan kenyamanan pengguna jalan sekaligus memperlancar arus lalu lintas.
"Dengan terus dibangunnya infrastruktur pendukung di sekitar Bandara Hang Nadim ini, harapan kami tentu masyarakat dapat semakin aman dan nyaman saat masuk ke kawasan bandara maupun keluar menuju kawasan Kota Batam," pungkas Gazali. (K65)
Yang membikin makin tak sedap, UWT itu disebut telah mengalir sejak 20 tahun silam. Sontak saja BP Batam tak terima dan membantah tuduhan itu. [303] url asal
Belakangan, ada dua kabar yang tak sedap menerpa Badan Pengusahaan (BP) Batam. Pertama, lembaga pemerintah pusat yang baru saja genap berumur 53 tahun ini dituduh telah menerima duit Uang Wajib Tahunan (UWT) dari PT. Makmur Elok Graha (MEG) atas pengalokasian lahan di Rempang.
Lalu isu tak sedap yang kedua, BP Batam juga dituduh menggelontorkan semua duitnya untuk Proyek Rempang Eco-City.
Yang membikin makin tak sedap, UWT itu disebut telah mengalir sejak 20 tahun silam. Sontak saja BP Batam tak terima dan membantah tuduhan itu.
Kepala Biro Humas, Promosi Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menyebut, pengalokasian lahan di Rempang sebagai kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) masih menunggu proses penurunan status lahan, dari yang semula Hutan Produksi Dapat Dikonversi (HPK) menjadi Areal Penggunaan Lain (APL). Gimana pula UWT berlaku bila status lahan masih kawasan hutan.
"Jadi isu itu enggak benar. Nanti kalau status lahan itu telah berubah menjadi APL, barulah bisa diurus Hak Penggunaan Lahan (HPL)nya. Setelahnya, baru bisa dialokasikan kepada PT MEG," ujar perempuan yang karib disapa Tuty ini, kemarin.
Tuty juga membantah tuduhan kedua. Dia menyebut bahwa alokasi anggaran BP Batam 2024, telah ada porsinya masing-masing, sesuai kebutuhan. Misalnya untuk pembangunan jalan, hingga proyek-proyek strategis lain yang bertujuan untuk mendukung iklim investasi di Batam.
"Selain Rempang, kami juga memiliki pekerjaan lain yang mesti diselesaikan, sesuai rencana strategis pembangunan yang telah diajukan dan disepakati bersama," katanya.
Magister Manajemen Universitas Batam ini pun mengajak semua masyarakat Kota Batam untuk tidak terprovokasi oleh isu miring yang sengaja ditebar oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
Biar iklim investasi di Batam tetap kondusif, dengan begitu pertumbuhan ekonomi daerah akan lebih baik ke depannya.
"Mari bersama-sama kita jaga situasi Batam ini tetap aman dan kondusif. BP Batam akan selalu menghadirkan kinerja terbaik untuk terus mendukung ekonomi Batam menjadi lebih baik," ujarnya.
Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berupaya mendorong percepatan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam [1,317] url asal
Bisnis.com, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berupaya mendorong percepatan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam.
Seperti yang diketahui, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyetujui usulan pembentukan tiga KEK di Indonesia, salah satunya di Batam pada 29 Mei 2024 lalu.
Langkah tersebut semakin mantap tatkala Presiden Jokowi telah menetapkan KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam dengan investor utama, yakni Apollo Hospitals India dan Mayapada Healthcare. Keduanya dinaungi oleh PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ).
Penetapan KEK Batam tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 39/2024 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam yang diteken Presiden Jokowi pada 7 Oktober 2024.
"Ini menjadi langkah untuk mempercepat pembangunan KEK Pariwisata dan Kesehatan Batam, ujar Pelaksana Harian (Plh) Kepala BP Batam, Purwiyanto, Selasa (8/10/2024) di Batam.
Ia menjelaskan bahwa KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam ditargetkan meraup investasi sebesar Rp6,91 triliun hingga 2032, dan juga akan menyerap tenaga kerja sebanyak 105.406 orang selama 80 tahun.
Dengan demikian, sudah ada tiga KEK yang telah resmi ditetapkan pemerintah di Batam. Dua KEK lainnya yakni KEK Nongsa dan KEK Batam Aero Technic.
"Kami juga mendapat target langsung dari Kemenko Perekonomian dalam setahun ke depan sudah ada realisasi investasi untuk KEK tersebut," jelasnya.
Purwiyanto mengakui dengan kehadiran KEK terbaru ini akan memberikan dampak positif bagi Batam, baik dari segi pembangunan, pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, hingga tersedianya lapangan pekerjaan dengan multiplier efek positifnya.
Untuk diketahui, KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam seluas 47,17 hektare, akan berada di wilayah Sekupang 23,10 Ha (Wisata Kesehatan Terpadu) dan wilayah Nongsa seluas 24,07 hektare (Pariwisata).
Pada wilayah Sekupang akan dilaksanakan kegiatan utama kesehatan dengan rencana bisnis Rumah Sakit Internasional (Mayapada Apollo Batam International Hospital), Nursing Academy International, MedTech Park yang dilengkapi MICE (Meetings, Incentive, Convention & Exhibition), Perumahan Dokter, Dormitory, Hotel & Retail.
RSBP Batam beserta sarana pendukung juga akan menjadi bagian dalam KEK yang layanannya akan terintegrasi dengan Mayapada Apollo Batam International Hospital.
Sementara pada wilayah Nongsa akan dilaksanakan kegiatan utama pariwisata dengan rencana bisnis Retirement Village & Clinic dan akomodasi penunjang berupa Cottages, Bungalow serta Motel yang diperuntukan bagi wisatawan, pasien dan keluarga pendamping.
"Penetapan KEK ini telah memenuhi persyaratan pembentukkannya, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Ekonomi Khusus," ujarnya.
Batam merupakan kota yang letaknya sangat strategis karena berdekatan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Hal itu juga yang akan menjadi salah satu alasan mengapa wisata medis perlu dibangun.
Tercatat 2 juta wisatawan medis asal Indonesia yang berobat ke luar negeri, sebanyak 1,5 juta dari jumlah tersebut memilih pelayanan medis di Malaysia dan Singapura.
Dari 2 juta wisatawan medis yang berobat ke luar negeri setiap tahunnya, KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam akan ditargetkan untuk menyerap pasien sebanyak 2% dari jumlah tersebut atau sekitar 40.000 jiwa.
Kerjasama dengan Apollo Hospitals India ini bertujuan untuk menangani kasus-kasus kesehatan yang rumit bagi seluruh masyarakat Indonesia. Sehingga mengurangi kebutuhan berobat ke luar negeri, serta menjadikan Indonesia sebagai tujuan wisata medis.
Selain membagun Mayapada Apollo Batam International Hospital, Mayapada Healthcare juga akan mendukung Mayapada Group dalam mengelola dan mentransformasikan operasional RSBP Batam.
KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam juga memungkinkan dokter dan paramedis asing untuk praktik di kawasan tersebut. Sehingga hal ini menjadi peluang bagi dokter spesialis dan perawat Indonesia untuk dapat bekerjasama dalam peningkatan keterampilan dan memastikan adanya transfer pengetahuan.
Beberapa hal mengenai relaksasi impor obat-obatan dan peralatan medis juga akan mengurangi biaya pengobatan pasien secara keseluruhan. Sehingga hal ini menjadi kunci untuk mendorong masyarakat Indonesia menjalani perawatan di dalam negeri.
Selain KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam, masih ada dua lagi KEK yang sudah eksis di Batam, yakni KEK Batam Aero Technic (BAT) yang ditetapkan melalui PP Nomor 67 Tahun 2021 dengan kegiatan usaha yang bergerak di bidang produksi dan pengolahan, logistik dan distribusi, riset, ekonomi digital, pengembangan teknologi, serta ekonomi lain khususnya pesawat terbang.
Selanjutnya ada juga KEK Nongsa yang ditetapkan melalui PP Nomor 68 Tahun 2021 dengan kegiatan usaha yang bergerak di bidang riset, ekonomi digital, pengembangan teknologi, pariwisata, pendidikan, industri kreatif dan lainnya.
KEK diusulkan oleh setiap Badan Usaha yang secara langsung berinvestasi dalam pengelolaan dan pembangunan Kawasan yang diusulkan, atau biasa disebut dengan Badan Usaha Pengelola dan Pembangun (BUPP) KEK, yang di dalamnya terdapat Pelaku Usaha. Adapun komitmen investasi terhadap 3 KEK di KPBPB Batam yaitu:
a.KEK BAT sebesar Rp7,29 triliun hingga 2030;
b.KEK Nongsa sebesar Rp39,9 triliun hingga 2040.
c.KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam sebesar Rp6,91 Triliun hingga 2032.
Hingga akhir semester I/2024, dua dari tiga KEK tersebut sudah meraup sejumlah besar investasi. Misalnya KEK BAT dengan total realisasi investasi sebesar Rp884 miliar dengan 1 pelaku usaha. KEK ini juga telah menyerap sebanyak 2.070 tenaga kerja.
Kemudian KEK Nongsa dengan total realisasi investasi sebesar Rp2,96 triliun dengan 18 pelaku usaha. KEK ini juga telah menyerap sebanyak 4.723 tenaga kerja. Sedangkan KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam saat ini belum ada realisasi investasi karena baru ditetapkan pada 7 Oktober 2024.
Purwiyanto menjelaskan sejak hadirnya KEK BAT dan KEK Nongsa, muncul jurusan vokasi khusus seperti Maintenance, Repair, & Overhaul (MRO) Pesawat Terbang dan IT Digital yang dihadirkan oleh beberapa perguruan tinggi di Batam seperti Politeknik Negeri Batam. Sekolah tinggi ini juga telah berkolaborasi dengan kedua KEK ini khususnya dalam perekrutan tenaga kerja yang didominasi oleh tenaga kerja lokal dan anak bangsa.
Terhadap program pelatihan, KEK Nongsa saat ini tengah aktif mengembangkan digital community dengan menyediakan co-working space, fasilitasi pelatihan bersama perusahaan digital internasional, dan program-program lainnya. Sejak diselenggarakannya program tersebut, saat ini KEK Nongsa telah meluluskan 5.390 mahasiswa baik lokal maupun nasional hingga Semester I/2024.
Dalam penyelenggaraannya, KEK Nongsa bekerja sama dengan:
a.Apple Developer Academy : 400 peserta yang telah lulus dalam program iOS Development;
b.RMIT University: 60 Peserta yang telah lulus dalam program Cybersecurity Course, dan saat ini tengah mengembangkan kursus di bidang Game Design dan Development Program dengan target 300+ peserta;
c.Kampus Merdeka: bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia dan IBM Academy, saat ini telah meluluskan 4500 peserta.
d.AWS Authorized Training Partner
e.Purwadhika Technology School: Sekolah digital ternama di Indonesia yang hadir di KEK Nongsa, saat ini tengah menyelenggarakan pendidikan digital untuk total 120 peserta dari seluruh Indonesia.
Kontribusi KEK Terhadap Ekonomi Batam
Hingga semester I/2024, realisasi investasi kedua KEK di Batam sudah mencapai Rp3,85 triliun. Sementara itu, realisasi investasi Batam pada periode yang sama sebesar Rp12,31 triliun, sehingga KEK BAT dan KEK Nongsa telah berkontribusi sebesar 31% terhadap investasi di Batam.
Secara umum, KEK di Indonesia dirancang untuk menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing nasional serta kawasan tertentu.
Pengembangan KEK di Batam juga tidak pernah lepas dari tantangan. Purwiyanto menjelaskan persoalan utama dimulai dari keterbatasan ketersediaan infrastruktur. KEK di Batam merupakan KEK yang membutuhkan energi listrik, air, dan jaringan telekomiunikasi dengan kuantitas yang cukup besar seperti industri data centre dan MRO Pesawat.
“Dalam hal ini BP Batam tidak berperan sendiri dalam pemenuhan infrastruktur tersebut, namun juga turut berkoordinasi bersama pemangku kepentingan lainnya agar suplai energi dan infrastruktur di kedua KEK sesuai dengan demand yang dibutuhkan,” ungkapnya.
Selanjutnya regulasi dan birokrasi yang dinamis. Sejak penetapan PP Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan KEK dengan penawaran insentif fiskal dan non-fiskal di dalamnya, hal ini belum seluruhnya diimplementasikan melalui peraturan atau kebijakan turunan di lapangan bagi masing-masing pemangku kepentingan yang pastinya melibatkan berbagai pihak.
Kemudian KEK di Batam juga menghadapi persaingan ketat dari negara tetangga. Pemberlakuan insentif pada KEK di Indonesia dengan apa yang diterapkan oleh negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, membuat banyaknya perbandingan kemudahan investasi yang masuk.
KEK di Batam juga sangat ketergantungan pada pemodalan Asing dan keterbatasan pasar domestik. Terakhir ketersediaan lahan dan tata ruang.
“Keterbatasan lahan yang sesuai untuk pengembangan industri menjadi tantangan. Sengketa lahan, kesesuaian tata ruang dan perizinan penggunaan lahan seringkali menjadi isu strategis yang pada akhirnya menjadi hambatan dalam pengembangan KEK,” pungkasnya.
Tak terasa, sudah 53 tahun usia Badan Pengusahaan Batam (BP Batam). Ini persis sejak badan yang kini dipimpin oleh Plh Purwiyanto ini, masih bernama Otorita Batam.
Sepanjang perjalanan yang bermula dari gagasan besar Baharuddin Jusuf (BJ) Habibi itu, daratan Batam yang luasnya mencapai 71.500 hektar, terus disolek hingga seperti sekarang.
Investasi terus menggelontor ke sana, bahkan sekarang sudah sampai ke Pulau Rempang dekat Galang. Di sana ada proyek Rempang Eco City. Hingga 2080, duit sebanyak Rp381 triliun bakal berangsur menggelontor di sana.
Itu baru yang terbaru. Sebelum-sebelumnya, investasi besar juga sudah ada. Pabrikan smartphone PT Xiaomi Technology Indonesia telah menanam investasi di sana sebesar Rp27,12 triliun.
Lalu yang lain? Di Pelabuhan Batu Ampar sudah ada ship to shore (STS) crane bikinan Korea Selatan. Alat ini bisa memindahkan 35 peti kemas setiap jam. Hal yang belum pernah ada sepanjang usia Pelabuhan Batu Ampar.
Terminal I telah direnovasi, Terminal II dibangun. Jalur penerbangan domestik seluruh Indonesia dan penerbangan internasional ke China, Korea Selatan, India dan Thailand dibuka. Sebab BP Batam ingin bandara ini mampu melalulintaskan 40 juta penumpang setahun.
Terus, hingga 2022, sudah lebih dari 40 kilometer jalan di Kota Batam dibangun dan diperlebar. Saking lebarnya, satu jalur dibikin lima lajur. Targetnya, tahun 2029, semua jalan utama di Batam sudah lima lajur satu jalur. Ini berarti, jika jalan-jalan di Batam dua jalur, maka ada lima lajur di kiri dan lima lajur di kanan. Benar-benar lebar.
Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam, Perkuatan dan pembangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) berkapasitas total 730 liter per detik, juga dilakukan.
Makin ke sini, investasi terus menggelontor. Itu pula makanya tak heran bila tahun lalu saja pertumbuhan ekonomi di Batam berada di angka 7,04 persen.
Pada semester pertama tahun ini, investasi yang menggelontor ke Batam sudah berada di angka Rp12.31 triliun dengan pertumbuhan jumlah proyek sebesar 69,65 persen.
Sabtu pekan lalu, Hari Bakti ke-53 tahun yang mengusung tema "Batam Baru, Indonesia Maju" tadi digelar di lapangan parkir kantor BP Batam. Purwiyanto pun memotong kue ulang tahun empat persegi bergambar logo BP Batam di Balairungsari. Syukuran digelar di sana.
"Momentum 53 tahun ini tidak sekadar perayaan, tapi justru menjadi refleksi dari perjalanan panjang yang telah kita lalui bersama," Purwiyanto menatap hadirin.
"Peningkatan daya saing, penurunan logistic cost, perbaikan kualitas layanan, koordinasi dari para stakeholder serta dinamika sosial politik adalah tantangan yang mungkin akan kita hadapi bersama. Lantaran itu, mari kita terus berinovasi, beradaptasi, teguhkan komitmen untuk berkontribusi lebih, bagi pembangunan Batam," tambahnya.
Meski dijejali oleh segudang proyek dan gelontoran duit, BP Batam selalu mempraktikkan tata kelola keuangan yang bagus. Itulah makanya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-8 kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, diterima.
Namun apapun itu, Purwiyanto mengaku, apa yang dicapai oleh BP Batam, semuanya tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi bersama Forkompimda Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, pelaku usaha, asosiasi, aparat penegak hukum, auditor, media, LSM, masyarakat Batam, pegawai di lingkungan BP Batam dan tentunya dukungan dari Anggota Dewan Pengawas BP Batam.
"Saya mewakili BP Batam mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mensukseskan pembangunan Batam hingga hari ini," ujarnya.
"Mari terus kita tingkatkan sinergitas yang telah terjalin, bekerja keras penuh semangat, jaga integritas dalam menghadapi berbagai tantangan untuk mewujudkan visi besar kita, demi Batam yang lebih baik," lelaki 52 tahun ini berharap.
Bisnis.com, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam tengah berupaya mempercepat pemutakhiran database dan Land Management System (LMS) untuk mengoptimalkan perizinan lahan.
Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, mengatakan fokus utama penyempurnaan yakni pada proses bisnis alokasi lahan serta perbaikan database.
"Tidak ada moratorium pelayanan pertanahan selama penyempurnaan sistem LMS, yang waktunya kebetulan bersamaan dengan Kepala BP Batam Muhammad Rudi yang tengah menjalani masa cuti," kata Susiwijono Kamis (24/10/2024).
Susi menambahkan karena proses penyempurnaan butuh waktu, maka pengalokasian lahan belum dapat dilakukan. "Karena database lahan tengah disempurnakan terkait kualitas dan integritas data," ujarnya yang juga merupakan Ketua Dewan Pengawas BP Batam.
Kabar ini juga sekaligus menepis isu yang beredar di masyarakat, terkait adanya moratorium layanan pertanahan di BP Batam.
"Adapun saat ini pelayanan LMS tetap berjalan, tetapi khusus pelayanan pengalokasian statusnya dihentikan sementara waktu karena sedang pemutakhiran database. Sementara layanan lainnnya seperti perpanjangan hak atas tanah, peralihan dan perizinan lainnya tetap berjalan normal," paparnya.
Susi berharap iklim investasi di Batam tetap berjalan kondusif, sehingga dapat menjaga investasi dengan kepastian berusaha.
"Karena kalau dialokasikan sekarang, kemudian ada perbedaan karena perbaikan database, malah menimbulkan ketidakpastian. Kita ingin menjaga iklim investasi ini kondusif salah satunya dengan kepastian terkait pengelolaan tanah," ungkapnya. (K65)
Dalam rangka menjaga kepastian dan penerapan good governance dalam berinvestasi, Badan Pengusahaan Batam sedang melakukan penyempurnaan database dan Land Management System (LMS). Sekretaris Menteri Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian RI, Susiwijono Moegiarso yang juga menjabat Ketua Dewan Pengawas BP Batam, menjelaskan saat ini pihaknya sedang melakukan penyempurnaan sistem LMS (pengelolaan lahan), terutama terkait dengan database dan proses bisnis alokasi lahan.
Susiwijono menegaskan tidak ada moratorium pelayanan pertanahan selama penyempurnaan sistem LMS yang waktunya kebetulan bersamaan dengan Kepala BP Batam Muhammad Rudi menjalani masa cuti.
"Tidak ada moratorium pelayanan, namun pengalokasian lahan baru belum dapat dilakukan karena database tanah sedang dilakukan penyempurnaan terkait kualitas dan integritas data. Bahwa tidak benar pemberitaan yang beredar berkaitan dengan adanya moratorium pelayanan pertanahan yang ada hanya penyempurnaan database lahan dan sistem pengelolaannya," kata Susiwijono, dalam keterangan tertulis, Kamis (24/10/2024).
Adapun saat ini pelayanan LMS tetap berjalan tetapi khusus pelayanan pengalokasian statusnya off karena sedang pemutakhiran database. Sementara layanan lainnya seperti perpanjangan hak atas tanah, peralihan dan perizinan lainnya tetap berjalan normal.
Susiwijono berharap iklim investasi berjalan kondusif dan berpesan untuk dapat menjaga investasi dengan kepastian berusaha. Sebab kalau dialokasikan sekarang, kemudian ada perbedaan karena perbaikan database, akan menimbulkan ketidakpastian.
"Kita ingin menjaga iklim investasi ini kondusif salah satunya dengan kepastian terkait pengelolaan tanah," pungkasnya.
Anugerah Investasi 2024 dibuka Plh Kepala BP Batam Purwiyanto. Sekretaris Kemenko Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiharso mengapresiasi. [559] url asal
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiharso memuji pesatnya pertumbuhan ekonomi dan investasi di Batam.
Investasi itu, tidak hanya di bidang infrastruktur, tapi juga telah merambah pada sektor digital hingga pusat data.
Tak berlebihan bila Ketua Dewan Pengawas Badan Pengusahaan (BP) Batam ini mengatakan begitu. Sebab PT. Xiaomi Technology Indonesia saja, telah mengguyur duitnya di Batam hingga lebih dari Rp27 triliun.
Perusahaan asal Singapura inipun didapuk sebagai Penanaman Modal Asing (PMA) terbesar dalam Anugerah Investasi 2024 BP Batam yang digelar oleh Biro Humas, Promosi dan Protokol nya, di Radisson Golf and Convention Center Batam, Selasa (22/10).
Anugerah Investasi 2024 yang dibuka oleh Plh Kepala BP Batam Purwiyanto ini, adalah apresiasi kepada para pelaku usaha yang telah berkontribusi memajukan perekonomian Batam dan menjadi rangkaian dari kegiatan Hari Bakti BP Batam ke-53 yang mengusung tema “Batam Baru, Indonesia Maju”.
Susiwijono yang memberikan sambutan secara daring menyebut, pesatnya pertumbuhan ekonomi dan investasi tadi, tentu tidak lepas dari letak Pulau Batam yang berada di bibir Selat Malaka yang terkenal super sibuk itu.
Lelaki 55 tahun ini pun mengapresiasi BP Batam, bahwa selama ini telah mampu mengawal jalannya iklim investasi yang kondusif di Batam.
Dia pun berharap apresiasi yang diberikan BP Batam kepada para pelaku usaha menjadi semangat yang lebih untuk mewujudkan pembangunan Batam yang lebih pesat.
"Mudah-mudahan semua stakeholder di Batam terus semangat berkarya, terinspirasi, dan termotivasi untuk bersama-sama membangun Batam sebagai kawasan industri modern terkemuka di Asia Tenggara," lelaki kelahiran Ponorogo ini berharap.
Bagi Purwiyanto, pesona Batam sebagai destinasi investasi yang menjanjikan dari sisi kualitas dan kuantitas terus mengemuka di dunia internasional.
Tengoklah, pada semester 1 tahun ini saja, investasi telah berada di angka Rp12,31 triliun. Angka ini naik 55,70% ketimbang periode yang sama di tahun lalu.
Pertumbuhan jumlah proyek sebesar 69,65%. Ini didukung pula oleh realisasi nilai ekspor tahun 2023 sebesar USD 14,6 miliar dan nilai impor sebesar USD 13,8 miliar.
"Selain catatan peningkatan investasi, ekspor, dan impor, BP Batam juga terus menggesa berbagai proyek pembangunan. Salah satu tujuannya adalah memperlancar investasi yang sudah berdiri sekaligus memberikan daya tarik tersendiri bagi investor di seluruh belahan dunia," katanya.
Sama seperti Susiwijono, lelaki ini juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam suksesnya pembangunan di Batam.
"Terima kasih kami ucapkan kepada FKPD Kepri dan Kota Batam serta seluruh asosiasi usaha dan pelaku usaha yang telah bersinergi mewujudkan iklim investasi yang kondusif yang berujung pada peningkatan perekonomian yang positif di Batam," ujarnya.
Para peraih Anugerah Investasi BP Batam 2024:
1. PMA dengan Kepatuhan Pelaporan Penyampaian LKPM di raih oleh PT Volex Indonesia Batam;
2. PMA dengan Penyusunan Certificate of Origin (COO) Terbesar di raih oleh PT SMOE Indonesia;
3. PMA dengan Nilai TKDN Tertinggi di raih oleh PT Yokohama Industrial Products Manufacturing Indonesia;
4. Perusahaan Inklusif di raih oleh PT Flextronics Technology Indonesia;
5. PMA dengan Realisasi Investasi Terbesar di Bidang Industri Kapal di raih oleh PT United Sindo Perkasa;
6. Perusahaan dengan Tenaga Kerja Terbanyak di raih oleh PT McDermott Indonesia Batam;
7. Kawasan Industri Terbaru di raih oleh Kawasan Industri Tunas Prima;
8. PMA dengan Realisasi Investasi Terbesar di raih oleh PT Xiaomi Technology Indonesia;
9. Tokoh Pengembang Kawasan Wisata Inovatif di raih oleh Tek Po (Abi) selaku pemilik kawasan Golden Prawn;
10. Tokoh Inspirasi Pengembangan Batam di raih oleh Johanes Kennedy Aritonang selaku Chairman Panbil Group. (MI)
BP Batam menggelar Anugerah Investasi 2024 untuk menghargai pelaku usaha. Dukungan pemerintah pusat diharapkan mempercepat pembangunan dan investasi di Batam. [566] url asal
Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Biro Humas, Promosi, dan Protokol menggelar Anugerah Investasi Tahun 2024. Kegiatan ini dihelat sebagai momen apresiasi para pelaku usaha yang telah berkontribusi memajukan perekonomian Batam.
Dalam sambutannya, Sekretaris Kemenko Perekonomian yang juga Ketua Dewan Pengawas BP Batam, Susiwijono Moegiarso mendukung penuh langkah strategis yang sejauh ini diambil BP Batam dalam mengembangkan kawasan investasi berstandar internasional.
Hal ini mengingat pihaknya yang mengemban tugas dan wewenang dalam menetapkan kebijaksanaan umum, membina, mengawasi, serta mengkoordinasikan kegiatan di BP Batam.
"Tentunya dukungan dari Pemerintah Pusat kepada BP Batam dalam mengembangkan Batam sebagai kawasan manufaktur yang modern serta transformasi sebagai pusat data di Indonesia akan terus berjalan mengingat letak kawasan ini sangat strategis berada di Selat Malaka sebagai salah satu jalur perdagangan tersibuk di dunia," terang Susiwijono dalam keterangan tertulis, Selasa (22/10).
Susiwijono turut mengapresiasi BP Batam sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat yang selama ini telah mengawal jalannya iklim investasi yang kondusif di Batam bersama pelaku usaha. Ia juga berharap apresiasi dari BP Batam kepada pelaku usaha dapat memberikan semangat dalam mewujudkan pembangunan Batam yang lebih pesat kedepannya.
"Terima kasih kepada BP Batam selaku pengelola KPBPB Batam atas perannya dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dimana hal ini turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian nasional," kata Susiwijono.
"Melalui kegiatan ini, semoga seluruh stakeholder di Batam dapat terus semangat berkarya, terinspirasi, dan termotivasi untuk bersama-sama membangun Batam sebagai kawasan industri modern terkemuka di Asia Tenggara," lanjut Susiwijono.
Sementara itu, Plh. Kepala BP Batam, Purwiyanto yang membuka kegiatan ini menjelaskan pesona Batam sebagai destinasi investasi yang menjanjikan. Baik dari sisi kualitas dan kuantitas terus mengemuka di dunia internasional.
Hal ini didukung catatan peningkatan investasi yang signifikan pada semester 1 tahun 2024 sebesar Rp 12,31 triliun mencerminkan peningkatan sebesar 55,70%. Ini dibandingkan periode yang sama di tahun 2023 dengan pertumbuhan jumlah proyek sebesar 69,65% yang didukung dengan realisasi nilai ekspor tahun 2023 sebesar US$ 14,6 miliar dan nilai impor sebesar US$ 13,8 miliar.
"Selain catatan peningkatan investasi, ekspor, dan impor, BP Batam terus menggesa berbagai proyek pembangunan dengan salah satu tujuannya adalah memperlancar investasi yang sudah berdiri sekaligus memberikan daya tarik tersendiri bagi investor di seluruh belahan dunia," jelas Purwiyanto.
Melalui kesempatan ini, Purwiyanto turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kesuksesan pembangunan Batam.
"Terima kasih kami ucapkan kepada FKPD Kepri dan Kota Batam serta seluruh asosiasi usaha dan pelaku usaha di Batam yang telah bersinergi mewujudkan iklim investasi yang kondusif serta peningkatan perekonomian yang positif di Batam," kata Purwiyanto.
Berikut rincian peraih Anugerah Investasi BP Batam Tahun 2024:
1. PMA dengan Kepatuhan Pelaporan Penyampaian LKPM di raih oleh PT Volex Indonesia Batam;
2. PMA dengan Penyusunan Certificate of Origin (COO) Terbesar di raih oleh PT SMOE Indonesia;
3. PMA dengan Nilai TKDN Tertinggi diraih oleh PT Yokohama Industrial Products Manufacturing Indonesia;
4. Perusahaan Inklusif di raih oleh PT Flextronics Technology Indonesia;
5. PMA dengan Realisasi Investasi Terbesar di Bidang Industri Kapal di raih oleh PT United Sindo Perkasa;
6. Perusahaan dengan Tenaga Kerja Terbanyak diraih oleh PT McDermott Indonesia Batam;
7. Kawasan Industri Terbaru di raih oleh Kawasan Industri Tunas Prima;
8. PMA dengan Realisasi Investasi Terbesar di raih oleh PT Xiaomi Technology Indonesia;
9. Tokoh Pengembang Kawasan Wisata Inovatif diraih oleh Tek Po (Abi) selaku pemilik kawasan Golden Prawn;
10. Tokoh Inspirasi Pengembangan Batam di raih oleh Johanes Kennedy Aritonang selaku Chairman Panbil Group.
Bisnis.com, BATAM - Perusahaan asal Singapura, PT Xiaomi Technology Indonesia menjadi penanaman modal asing (PMA) dengan nilai realisasi investasi terbesar di Batam. Berdasarkan data yang dihimpun Badan Pengusahaan (BP) Batam sepanjang 2023-2024, pabrikan smartphone ini telah berinvestasi sebesar Rp27,12 triliun.
Hal tersebut terungkap saat acara Anugerah Investasi 2024 yang digelar BP Batam, Selasa (22/10/2024).
Xiaomi pada Februari 2017, mengumumkan bahwa pihaknya menjalin kemitraan dengan PT Sat Nusapersada, di mana Xiaomi merakit smartphone 4G untuk kebutuhan dalam negeri di pabrik milik manufaktur lokal tersebut.
Batam dipilh menjadi basis produksi karena posisinya yang strategis di antara tiga negara Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Lokasinya yang berada di Selat Malaka juga menjadi pertimbangan strategis terkait alur logistik pengiriman barang.
Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiharso yang hadir melalui daring mengatakan, Batam hingga saat ini telah menjadi kota dengan pertumbuhan ekonomi dan investasi yang cukup pesat.
"Saat ini, Kota Batam tidak hanya menjadi kawasan investasi infrastruktur saja namun juga sudah menjadi investasi digital hingga data center yang hingga saat ini terus bertumbuh," tegasnya lagi.
Menurut Susiwijono, posisi Batam yang strategis menjadi salah satu faktor utama hingga membuat kota ini menjadi tujuan investasi, baik skala nasional maupun internasional. Saat ini, pembangunan di Batam sudah sangat masif dengan banyaknya proyek-proyek baru, dan pengelolaannya dipercayakan kepada BP Batam.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Anugerah Investasi BP Batam 2024. "Semoga kegiatan ini dapat memberikan semangat berkarya, berusaha sekaligus menjadi inspirasi serta motivasi bagi stakeholder di seluruh Batam untuk sama-sama membangun Batam menjadi kawasan industri modern," jelasnya.
Selain itu, BP Batam juga memberikan penghargaan kepada sejumlah kategori lainnya, mulai dari PMA dengan kepatuhan pelaporan penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) terbaik yakni PT Volex Indonesia (Amerika).
Selanjutnya, PMA dengan penyusunan certificate of origin (COO) terbesar yakni PT SMOE Indonesia (Singapura). PMA dengan nilai tingkat komponen dalam negeri tertinggi (TKDN) terbaik yakni PT Yokohama (Jepang). Nilai TKDN dari perusahaan ini mencapai 68,69%.
Setelah itu, penghargaan untuk perusahaan inklusif yang artinya menghargai dan mengakomodasi keberagaman kondisi fisik karyawan khususnya disabilitas yang jatuh pada PT Flextronics Technology Indonesia (Amerika). Perusahaan ini mempekerjakan sebanyak 34 karyawan disabilitas.
Penghargaan berikutnya, PMA dengan realisasi investasi terbesar di sektor shipyard jatuh pada PT United Sindo Perkasa (Singapura). Nilai investasi hingga semester I/2024 sebesar US$4.143,8.
Kemudian perusahaan dengan tenaga kerja terbanyak yakni PT McDermott Indonesia (Amerika). Total tenaga kerja hingga 2024 sebanyak 11.280 orang. Lalu, kawasan industri terbaru yang sangat diminati investor asing jatuh pada Kawasan Industri Tunas Prima yang dikelola oleh PT Prima Propertindo Utama.
BP Batam juga memberikan penghargaan terhadap dua tokoh inspiratif di Batam, yakni Tek Po atau Abi sebagai tokoh pengembangan kawasan wisata inovatif, serta Johannes Kennedy Aritonang, Bos Panbil Group sebagai tokoh inspirasi pengembangan Batam.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala BP Batam Purwiyanto mengatakan, menyambut baik dan mengapresiasikan pelaksanaan Anugerah Investasi 2024. Hal ini menandakan investasi di Batam terus tumbuh dan berkembang.
"Kami sangat bersyukur dan mengapresiasikan pelaksanaan ini, dan mengucapkan terima kasih kepada para investor yang sudah berinvestasi di Kota Batam hingga pencapaian Batam menyumbang hal penting dalam pertumbuhan ekonomi di daerah maupun nasional," tegasnya.
Bisnis.com, BATAM - Perusahaan asal Singapura, PT Xiaomi Technology Indonesia menjadi penanaman modal asing (PMA) dengan nilai realisasi investasi terbesar di Batam. Berdasarkan data yang dihimpun Badan Pengusahaan (BP) Batam sepanjang 2023-2024, pabrikan smartphone ini telah berinvestasi sebesar Rp27,12 triliun.
Hal tersebut terungkap saat acara Anugerah Investasi 2024 yang digelar BP Batam, Selasa (22/10/2024).
Xiaomi pada Februari 2017, mengumumkan bahwa pihaknya menjalin kemitraan dengan PT Sat Nusapersada, di mana Xiaomi merakit smartphone 4G untuk kebutuhan dalam negeri di pabrik milik manufaktur lokal tersebut.
Batam dipilh menjadi basis produksi karena posisinya yang strategis di antara tiga negara Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Lokasinya yang berada di Selat Malaka juga menjadi pertimbangan strategis terkait alur logistik pengiriman barang.
Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiharso yang hadir melalui daring mengatakan, Batam hingga saat ini telah menjadi kota dengan pertumbuhan ekonomi dan investasi yang cukup pesat.
"Saat ini, Kota Batam tidak hanya menjadi kawasan investasi infrastruktur saja namun juga sudah menjadi investasi digital hingga data center yang hingga saat ini terus bertumbuh," tegasnya lagi.
Menurut Susiwijono, posisi Batam yang strategis menjadi salah satu faktor utama hingga membuat kota ini menjadi tujuan investasi, baik skala nasional maupun internasional. Saat ini, pembangunan di Batam sudah sangat masif dengan banyaknya proyek-proyek baru, dan pengelolaannya dipercayakan kepada BP Batam.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Anugerah Investasi BP Batam 2024. "Semoga kegiatan ini dapat memberikan semangat berkarya, berusaha sekaligus menjadi inspirasi serta motivasi bagi stakeholder di seluruh Batam untuk sama-sama membangun Batam menjadi kawasan industri modern," jelasnya.
Selain itu, BP Batam juga memberikan penghargaan kepada sejumlah kategori lainnya, mulai dari PMA dengan kepatuhan pelaporan penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) terbaik yakni PT Volex Indonesia (Amerika).
Selanjutnya, PMA dengan penyusunan certificate of origin (COO) terbesar yakni PT SMOE Indonesia (Singapura). PMA dengan nilai tingkat komponen dalam negeri tertinggi (TKDN) terbaik yakni PT Yokohama (Jepang). Nilai TKDN dari perusahaan ini mencapai 68,69%.
Setelah itu, penghargaan untuk perusahaan inklusif yang artinya menghargai dan mengakomodasi keberagaman kondisi fisik karyawan khususnya disabilitas yang jatuh pada PT Flextronics Technology Indonesia (Amerika). Perusahaan ini mempekerjakan sebanyak 34 karyawan disabilitas.
Penghargaan berikutnya, PMA dengan realisasi investasi terbesar di sektor shipyard jatuh pada PT United Sindo Perkasa (Singapura). Nilai investasi hingga semester I/2024 sebesar US$4.143,8.
Kemudian perusahaan dengan tenaga kerja terbanyak yakni PT McDermott Indonesia (Amerika). Total tenaga kerja hingga 2024 sebanyak 11.280 orang. Lalu, kawasan industri terbaru yang sangat diminati investor asing jatuh pada Kawasan Industri Tunas Prima yang dikelola oleh PT Prima Propertindo Utama.
BP Batam juga memberikan penghargaan terhadap dua tokoh inspiratif di Batam, yakni Tek Po atau Abi sebagai tokoh pengembangan kawasan wisata inovatif, serta Johannes Kennedy Aritonang, Bos Panbil Group sebagai tokoh inspirasi pengembangan Batam.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala BP Batam Purwiyanto mengatakan, menyambut baik dan mengapresiasikan pelaksanaan Anugerah Investasi 2024. Hal ini menandakan investasi di Batam terus tumbuh dan berkembang.
"Kami sangat bersyukur dan mengapresiasikan pelaksanaan ini, dan mengucapkan terima kasih kepada para investor yang sudah berinvestasi di Kota Batam hingga pencapaian Batam menyumbang hal penting dalam pertumbuhan ekonomi di daerah maupun nasional," tegasnya.
Penetapan KEK pariwisata dan internasional Batam ini semakin mendorong percepatan pengembangan wilayah di kota Batam dan ekonomi nasional. [314] url asal
Bisnis.com, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menyambut baik penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam oleh Presiden Jokowi, 7 Oktober 2024. KEK terbaru ini dinilai akan mampu meningkatkan daya saing Batam sekaligus tingkatkan nilai investasi. Implementasi kedepannya akan membuat Batam juga dapat menjadi pusat wisata kesehatan terpadu di Indonesia.
Penetapan ini melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39/2024. Sebelumnya usulan KEK tersebut telah disetujui oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto karena telah memenuhi kriteria pembentukan KEK.
KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam ini seluas 47,17 Ha, dan terbagi di wilayah Sekupang seluas 23,10 Ha (Wisata Kesehatan Terpadu) dan wilayah Nongsa seluas 24,07 Ha (Pariwisata).
Pelaksana Harian (Plh) Kepala BP Batam, Purwiyanto mengatakan pihaknya menyambut baik penetapan KEK tersebut. Pihaknya mengaku optimistis Penetapan KEK pariwisata dan internasional Batam ini semakin mendorong percepatan pengembangan wilayah di kota Batam dan ekonomi nasional.
"KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam dicanangkan mampu meraup investasi sebesar Rp 6,91 triliun sampai dengan 2032 dan menyerap tenaga kerja 105.406 orang hingga 80 tahun kedepan," terangnya.
Adapun wilayah Sekupang akan dilaksanakan kegiatan utama kesehatan dengan rencana bisnis Rumah Sakit Internasional (Mayapada Apollo Batam International Hospital), Nursing Academy International, MedTech Park yang dilengkapi MICE (Meetings, Incentive, Convention & Exhibition), Perumahan Dokter, Dormitory, Hotel & Retail.
"RSBP Batam beserta sarana pendukung juga akan menjadi bagian dalam KEK yang layanannya akan terintegrasi dengan Mayapada Apollo Batam International Hospital," tambahnya.
Sementara wilayah Nongsa akan dilaksanakan kegiatan utama pariwisata dengan rencana bisnis Retirement Village & Clinic dan akomodasi penunjang berupa Cottages, Bungalow, Motel yang diperuntukan bagi wisatawan, pasien dan keluarga pendamping.
"KEK ini diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan terdepan dan harapan baru bagi layanan kesehatan di Indonesia," harap Purwiyanto.
BP Batam optimis pengembangan kawasan tersebut akan membawa manfaat ekonomi yang signifikan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Sehingga, berdampak kepada peningkatan lapangan kerja, pengembangan infrastruktur, serta pertumbuhan investasi yang berkelanjutan. (K65)