#30 tag 24jam
Siapa Pemilik Mal Ciputra? Ini Sosoknya
Kebakaran melanda Mal Ciputra Jakarta akibat gas bocor. Mal ini merupakan bagian dari Ciputra Group yang didirikan Ir Ciputra. [407] url asal
#pemilik-mal-ciputra #ciputra-group #kebakaran-mal-ciputra
(detikFinance - Infrastruktur) 05/10/24 09:00
v/16002769/
Jakarta - Mal Ciputra di Jakarta Barat sempat kebakaran dini hari kemarin. BPBD DKI Jakarta menyampaikan kebakaran berdampak ke lantai 4, 5, dan 6 bangunan. Api diduga dipicu gas bocor.
Polisi menyebutkan sumber api kebakaran berasal dari lantai 5 mal tersebut. Awal kejadian, cleaning service Mal Ciputra sedang membersihkan eskalator di lantai 5 mendengar suara percikan api. Saksi kemudian mencari tahu suara percikan api itu. Saat itu, saksi melihat api di restoran di lantai 5.
Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada satpam. Satpam dan petugas sekuriti berusaha memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (Apar) dan hidran. Sebanyak 16 unit Damkar diturunkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit.
Siapa pemilik Mal Ciputra?
Mal Ciputra awalnya berdiri sejak tahun 1993 di Surabaya sebagai salah satu bisnis komersial dari PT Ciputra Development Tbk. Ciputra sebagai pendiri perusahaan Ciputra Group yang bergerak di bidang properti.
Pria yang meninggal dunia pada 2019 dengan usia 88 tahun ini dikenal sebagai tokoh senior di dunia properti Tanah Air. Ciputra dikenal sebagai seorang pelopor bidang usaha properti di Indonesia. Kemampuannya teruji sukses merintis dan membesarkan tiga grup korporasi yakni Grup Jaya, Grup Metropolitan, dan Grup Ciputra.
Ciputra merupakan seorang pengusaha properti, tokoh entrepreneurship, dan filantropis yang lahir di Parigi, Sulawesi Tengah. Ciputra menjalani masa kecil yang tidak mudah karena harus kehilangan ayahnya yang ditangkap dan ditahan tentara penjajah.
Setelah kehilangan ayahnya, Ciputra menjadi tulang punggung keluarga. Sejak kecil, Ciputra sudah menunjukkan ketertarikannya terhadap dunia bisnis, arsitektur dan seni, yang tercermin dari intuisinya dalam merenovasi sebuah bangunan gudang.
Pada 1980-an, Ciputra bersama keluarga mendirikan Grup Ciputra. Melansir laman resmi perusahaan, PT Ciputra Development berhasil melantai perdana di Bursa Efek Jakarta pada tahun 1994. Di tahun yang sama, Citra Raya Tangerang resmi diluncurkan sebagai proyek berskala kota terbesar dengan luas 2.760 hektar.
Mal Ciputra sekarang Jumlah tujuh di Indonesia, diantaranya Mal Ciputra Jakarta, Mal Ciputra Tangerang, Mal Ciputra Cibubur, Mal Ciputra Semarang, Ciputra World Surabaya Mall, CitraLand Vittorio Wiyung Surabaya, dan Mall Ciputra Seraya.
Tak hanya mal, Ciputra Group sebagai perusahaan properti terkemuka di Indonesia yang memiliki berbagai bisnis seperti gedung perkantoran, hotel, apartemen, dan fasilitas rekreasi.
Sejak tahun 2002 posisi direktur utama PT Ciputra Development dipegang oleh Candra Ciputra Ia juga memegang jabatan di anak-anak perusahaan, di antaranya adalah sebagai Komisaris Utama PT Metrodata Electronics Tbk, Direktur Utama PT Ciputra Property Tbk, dan Direktur PT Ciputra Surya Tbk.
Demikian terkait informasi pemilik Ciputra Mal, semoga informasi tersebut bermanfaat bagi detikers!
(fdl/fdl)
Naik Damri dari Ciputat Bisa Langsung ke 8 Kota Ini
Perum Damri luncurkan rute baru AKAP dari Ciputat ke Bandar Lampung, Semarang, Yogyakarta, dan Malang. Tarif mulai Rp 180.000. [337] url asal
#damri #layanan-bus #rute-baru #ciputat
(detikFinance - Market Research) 23/09/24 22:00
v/15464551/
Jakarta - Perum Damri membuka rute baru layanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Damri membuka rute yang menghubungkan Jakarta bagian selatan menuju ke 8 kota.
Per 20 September 2024, Damri baru saja membuka rute sebagai berikut Ciputat-Purwokerto-Wonosobo PP, Ciputat-Semarang-Solo-Yogyakarta PP, Ciputat-Surabaya-Malang PP, dan Ciputat-Bandar Lampung PP.
Pool DAMRI Ciputat tersedia di Jl. RE Martadinata No.1, Cipayung, Kec. Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten 15411 sebagai titik keberangkatan layanan-layanan baru tersebut.
"Kami menyadari tingginya animo pelanggan akan titik keberangkatan dari daerah Tangerang Selatan untuk bepergian antar wilayah. Oleh karena itu, DAMRI menghadirkan layanan AKAP di Ciputat," ujar Corporate Secretary Damri Chrystian R. M. Pohan dalam keterangannya, Senin (23/9/2024).
Pohan menjelaskan bahwa operasional untuk layanan menuju Wonosobo, Yogyakarta, dan Malang tersedia di pukul 17.00 WIB. Sementara, perjalanan menuju Bandar Lampung tersedia pukul 20.00 WIB.
Untuk layanan Ciputat-Purwokerto-Wonosobo di kelas bisnis dikenakan tarif Rp 180.000 untuk tujuan akhir di Purwokerto dan Rp 210.000 untuk tujuan akhir di Wonosobo. Titik tujuan di Purwokerto tersedia di Pool DAMRI Purwokerto dan Wonosobo di Terminal Wonosobo.
Kemudian untuk layanan Ciputat-Semarang-Solo-Yogyakarta PP hadir dengan tarif Rp 225.000 untuk tujuan akhir Semarang dan Rp 240.000 untuk tujuan akhir Yogyakarta di kelas bisnis. Titik tujuan di Semarang tersedia di Kantor Pemasaran DAMRI Semarang Jl. Walisongo, Solo di Kantor Pemasaran DAMRI Surakarta, dan Yogyakarta di Pool DAMRI Yogyakarta.
Kemudian, untuk layanan Ciputat-Surabaya-Malang tarifnya sebesar Rp 380.000 untuk tujuan akhir Surabaya maupun Rp 410.000 untuk tujuan akhir Malang di kelas eksekutif. Titik tujuan di Surabaya tersedia di Terminal Bungur Asih dan Malang di Kantor Pemasaran DAMRI Malang," terang Pohan.
Sementara tujuan Bandar Lampung dilayani kelas eksekutif dengan tarif Rp 320.000 dan titik akhir di Kantor Pemasaran DAMRI Metro.
Dalam menghadirkan layanan baru tersebut, DAMRI memastikan bahwa persiapan armada dan fasilitas pendukung telah dipersiapkan dengan matang.
"Armada DAMRI sudah melalui pengecekan menyeluruh demi menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman," ujar Pohan.
(hal/rrd)
Menhub Resmikan Fasilitas Transportasi Terpadu '10 Minute City' di Tangerang - kumparan.com
Menhub ajak swasta bangun fasilitas transportasi terpadu, mudahkan mobilitas masyarakat. [683] url asal
#infrastruktur #menhub #transportasi #ciputra
(Kumparan.com - Bisnis) 19/09/24 20:43
v/15253154/
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meresmikan pembangunan fasilitas transportasi berkonsep '10 Minute City' di Kawasan Citra Raya Tangerang, Banten, sebagai pendukung mobilitas masyarakat di daerah ini.
"Dengan adanya konsep '10 Minute City' yang dibangun Citra Raya Grup Tangerang ini suatu yang baik. Dan ini suatu contoh yang dapat diaplikasi di daerah lain," ujar Menhub seperti dikutip dari Antara, Kamis (19/9),
Ia menyampaikan, dengan pemenuhan fasilitas transportasi terpadu yang dibangun di kawasan pengembangan mencapai 2.760 hektare ini, dinilai akan berdampak positif bagi masyarakat sekitar untuk mendukung mobilitas sehari-hari.
"Ini adalah bagian eksekusi konsep makro dari pemerintah, sehingga bisa dikatakan mereka yang akan ke Jakarta sampai ke angkutan massal itu cukup dengan menikmati fasilitas dan kendaraan ini. Dan ini disediakan gratis," katanya.
Budi juga mengungkapkan, dilihat secara mikro bahwa di wilayah Tangerang ini transportasi pendukung sangat dibutuhkan. Pasalnya, mobilitas masyarakat yang ada cukup tinggi.
"Saya pikir bahwa untuk infrastruktur penunjangnya Citra Raya sudah punya. Bahwa forsmale memiliki 10 minute, tetapi ada juga dari Citra Raya ke Jakarta dan itu tugas pemerintah sudah diambil alih serta difasilitasi oleh pengembang," katanya lagi.
Menhub menambahkan, kolaborasi dan koordinasi antara pemerintah pusat/daerah dan swasta, penting untuk dilaksanakan guna mewujudkan transportasi darat yang berintegritas dan berkeselamatan.
"Jadi pemerintah mengupayakan aksesibilitas yang sifatnya lebih massal, sedangkan developer melakukan persiapan berkaitan dengan transportasi mikro atau lokal," kata dia.
Managing Director Ciputra Group Budiarsa Sastrawinata menjelaskan, bahwa pembangunan fasilitas transportasi berkonsep '10 Minute City' ditujukan sebagai memberikan kemudahan akses bagi penghuninya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya dalam waktu 10 menit, dengan berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan transportasi umum.
Konsep Kota 10 Menit dalam Sebuah Kota Terpadu diimplementasikan di berbagai kota metropolitan global untuk mengurangi emisi transportasi dan meningkatkan kesejahteraan serta keamanan masyarakat.
"Filosofi ini memungkinkan masyarakat untuk beraktivitas dan menjangkau kebutuhan sehari-hari dalam jangka waktu yang singkat. Pemerintah Indonesia bahkan menerapkan prinsip 10 Minute City dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan memprioritaskan jalur pejalan kaki, transportasi ramah lingkungan, dan keterjangkauan fasilitas di dalamnya," ujarnya pula.
Ia mengungkapkan, transformasi Citra Raya Tangerang menuju kota terpadu yang semakin modern dan efisien berkomitmen selama lebih dari empat dekade dalam menghadirkan hunian berkualitas, terintegrasi dengan infrastruktur dan fasilitas publik kini membawa Citra Raya Tangerang menuju transformasi baru dengan konsep "The Ten-Minute City".
"Citra Raya Tangerang menawarkan sebuah konsep unik di mana segala kebutuhan, seperti fasilitas kesehatan, pendidikan, rekreasi, olahraga, sarana ibadah, lifestyle, dan komersial, dapat diakses dengan berjalan kaki, bersepeda ataupun menggunakan transportasi umum dalam waktu 10 menit," ujarnya lagi.
Adapun untuk fasilitas utama yang dapat dijangkau dalam 10 menit di Citra Raya Tangerang, di antaranya meliputi fasilitas kesehatan berupa Ciputra Hospital, Klinik Citra Sehat, Klinik Eco Medika.
Fasilitas pendidikan, di antaranya Universitas Esa Unggul, Sekolah Citra Berkat, Sekolah Tarakanita, Sekolah Citra Islami, dan STIE Putra Perdana Indonesia.
Fasilitas komersial dan perbelanjaan, di antaranya Mal Ciputra Tangerang, EcoPlaza, Hypermart, Citra Food Festival, Citra City Square dan City Market.
Fasilitas rekreasi, di antaranya World of Wonders Theme Park, Water World, dan Little Kyoto EcoPark.
Fasilitas olahraga, di antaranya Citra Raya Sports Club, EcoClub, dan lainnya.
Sarana ibadah, di antaranya Masjid Al Ikhawan, Masjid At-Taqwa, Gereja Katholik St Odilia, Gereja Bersama, dan Masjid Ash Shomad.
Untuk mendukung mobilitas, Citra Raya Tangerang menghadirkan Citra Connect, shuttle bus yang beroperasi setiap 10 menit dengan rute ke 25 halte yang tersebar di seluruh kawasan Citra Raya Tangerang.
"Pengguna dapat dengan mudah membayar menggunakan contactless tapcard. Setiap halte dan bus disiapkan dengan CCTV untuk keamanan dan kenyamanan pengguna bus. Serta solar panel sebagai sumber energi alternatif dalam rangka mendukung konsep gaya hidup EcoCulture yang telah diterapkan di Citra Raya Tangerang sejak 2011," katanya lagi.
Selain itu, kata Budiarsa, di setiap halte juga tersedia Beam Electric Scooter, skuter ramah lingkungan yang dapat diakses melalui pembayaran cashless. Ratusan skuter disediakan di setiap halte dan Beam Point di cluster-cluster residential, sehingga penghuni bisa menjelajahi seluruh kawasan dengan mudah dan nyaman.
"Dengan transformasi ini, Citra Raya Tangerang memungkinkan setiap keluarga yang tinggal di dalamnya hidup dengan nyaman, beraktivitas, dan menikmati berbagai momen kebersamaan tanpa harus menempuh perjalanan panjang yang melelahkan," kata dia pula.
Kisah Ciputra Bangun Kerajaan Properti RI Modal Rp 10 Juta & Hampir Bangkrut
Ini kisah sukses Ciputra membangun kerajaan properti di Indonesia. [676] url asal
#kisah-inspiratif #ciputra #pengusaha
(detikFinance - Perencanaan Keuangan) 25/07/24 07:45
v/12022873/
Jakarta - Ciputra atau Tjiputra adalah salah satu pengusaha sukses, pionir sektor properti Indonesia. Ia punya banyak perusahaan di bidang properti seperti Jaya Group, Metropolitan Group, dan Ciputra Group.
Berkat itu pria kelahiran Parigi, Sulawesi Tengah 24 Agustus 1931 ini bahkan dikenal sebagai salah satu raja properti di Tanah Air. Namanya bahkan masih dalam daftar terkaya di Indonesia, meski ia sudah tutup usia.
Ciputra meninggal dunia pada 27 November 2019 silam. Ia berpulang di usia ke-88 tahun dan dimakamkan di Jonggol, Jawa Barat. Setelah kepergiannya itu, perusahaan dan harta warisannya kini dikelola oleh anak-cucunya.
Bahkan hingga per 16 Desember 2024 kemarin, Forbes mencatat kekayaan bersih Keluarga Ciputra US$ 1,7 miliar atau setara Rp 27,56 triliun (kurs Rp 16.215) dan menempatkannya di urutan ke-26 dalam daftar orang terkaya di Indonesia.
"Ciputra adalah seorang arsitek terlatih, yang mendirikan grup Ciputra lebih dari tiga dekade lalu. Saat ini Ciputra Grup adalah salah satu perusahaan properti terbesar di tanah air dengan lebih dari 70 proyek di 33 kota," tulis Forbes dalam laporannya.
"Dua putra dan dua putri mendiang, Candra, Cakra, Junita dan Rina, yang telah lama berkecimpung dalam bisnis keluarga, kini menjalankan grup Ciputra," jelas majalah keuangan dunia itu lagi.
Namun kesuksesan Ciputra diraih dengan penuh perjuangan. Ia bahkan pernah terlilit utang ketika krisis 1998.
Dalam catatan detikcom yang mengutip dari buku 'Properti Moderat, Modal Dengkul dan Urat' karya Benny Lo, Ciputra merintis bisnis sejak masih kuliah di jurusan Arsitektur Institut Teknologi Bandung pada 1957. Ketika itu dia bersama 2 teman kuliahnya yakni Budi Brasali dan Ismail Sofyan mendirikan biro arsitektur dengan bendera PT Daya Cipta.
Biro arsitektur milik Ciputra dan dua rekannya banyak mendapat proyek. Pada 1960, Ciputra lulus ITB dan pindah ke Jakarta.
"Kita harus ke Jakarta karena di sana banyak pekerjaan," kata Ciputra seperti dikutip dari buku Properti Moderat, Modal Dengkul dan Urat karya Benny Lo.
Benar saja, di Jakarta kiprah bisnis Ciputra kian moncer. Hingga akhirnya pada tahun 1961 dia mendirikan Grup Jaya dengan modal Rp 10 juta. Perusahaannya pun kian berkibar. Melalui PT Ciputra Development, pengusaha dengan nama lain Tjie Tjin Hoan itu sukses membawa perusahaan lokal ke panggung bisnis global dengan nilai aset lebih dari Rp 30 triliun.
Namun, perjalanan bisnis Ciputra tak selamanya mulus. Pada 23 Juli 1996 setelah 30 tahun memegang kemudi perusahaan, Ciputra mundur dari PT Pembangunan Jaya, perusahaan yang dia dirikan pada 1961. Baru setahun pensiun, badai datang menghantam Pembangunan Jaya dan perusahaan-perusahaan lain milik Ciputra yang bernaung di bawah grup Metropolitan Development maupun grup Ciputra.
Padahal sebelumnya Grup Jaya banyak mengerjakan proyek-proyek besar. Sebagian proyek itu dikerjakan dengan modal pinjaman dalam bentuk mata uang dolar ke bank asing. Waktu itu Ciputra optimistis bisa mengembalikan semua pinjaman.
Perhitungan dan keyakinan Ciputra meleset. Memasuki tahun 1998 kekuatan rupiah cepat sekali lunglai di depan dolar Amerika Serikat. Dari semula nilai satu dolar hanya berkisar Rp 2.000, kemudian naik menjadi Rp 2.500, dan dalam waktu kurang dari setahun, nilai tukar dolar sudah melompat lebih dari lima kali lipat. Utang Grup Jaya pun menggelembung sangat besar hingga mencapai hampir US$ 100 juta.
"Kami sama sekali tak menduga," kata Ciputra dikutip dalam biografinya, The Passion of My Life, yang dia luncurkan akhir November 2017 silam.
Saat krisis ekonomi tahun 1998, Edmund Sutisna, kala itu Direktur Pembangunan Jaya, menuturkan, Ciputra berbagi tugas dengan manajemen Pembangunan Jaya dan Metropolitan. Penyelesaian masalah di Pembangunan Jaya diserahkan kepada direksi, demikian pula di Metropolitan.
"Pak Ci konsentrasi menyelesaikan masalah di Grup Ciputra. Dia memberi kepercayaan kepada kami di Grup Jaya untuk menyelesaikan sendiri. Tapi kalau ada masalah kami konsultasikan dengan beliau," kata Edmund kepada detikcom, beberapa waktu lalu.
Perlahan-lahan tiga kelompok usaha Ciputra: Pembangunan Jaya, Metropolitan, dan Grup Ciputra keluar dari krisis. Untuk menutup utang, Ciputra melepas saham di sejumlah perusahaan, di antaranya di Bumi Serpong Damai (BSD). Beberapa unit usaha seperti Bank Ciputra terpaksa ditutup untuk selamanya.
Ciputra pun berhasil bangkit dan lolos dari kebangkrutan. Saat ini generasi ketiga keluarga Ciputra sudah siap bergabung dalam manajemen Ciputra Grup, ikut meneruskan usaha keluarga yang penuh lika-liku.
(kil/kil)
Guru Potong Rambut Siswi tak Pakai Ciput, Ahli Pendidikan Islam: Kedepankan Empati
Seharusnya guru tidak potong rambut yang tak pakai ciput. [604] url asal
#ciput #daleman-jilbab #empati #guru-potong-rambut-siswi-tak-pakai-jilbab #pendidikan
(Republika - Khazanah) 10/07/24 10:40
v/10286506/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di lingkungan pendidikan Indonesia masih banyak oknum guru yang melakukan bullying saat mendisplinkan siswanya. Pada 2023 lalu misalnya, seorang oknum guru di Lamongan memotong rambut belasan siswanya yang berhijab lantaran tidak memakai ciput.
Pemotongan rambut siswi itu pun dianggap sebagai cara mendidik yang keliru. Bahkan, Dekan Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakartaini, Prof Sri Sumarni menilai sanksi hukuman yang diberikan oknum guru merupakan sebagai tindakan bullying yang tidak sesuai dengan nafas pendidikan.
"Segala bentuk bullying tentu itu sangat tidak sesuai dengan nafas pendidikan. Apalagi sampai bullying fisik. Itu bullying fisik dan bullying psikis. Dua-duanya," ujar Prof Sri saat dihubungi Republika Selasa (8/7/2024).
Menurut dia, sanksi hukuman seperti itu justru akan membuat siswa mengalami trauma seumur hidup. Bahkan, jika guru tidak berhati-hati, siswa tersebut bisa mengalami depresi karena kejadian itu.
"Itu membunuh karakter, membunuh masa depan anak, bahkan membunuh kehidupan anak. Seolah-olah dia sudah pada titik nol, dipermalukan. Jadi itu bullyingnya sudah sangat tingkat tinggi, fisik dan psikis," ucap Prof Sri.
Pakar pendidikan Islam ini menegaskan, segala bentuk bullying sekarang ini sudah dilarang di dalam pendidikan. Karena, menurut dia, telah banyak kasus bullying yang menyebabkan anak didik itu depresi.
"Ada yang gantung diri, bahkan ada yang tidak mau lagi sekolah, masa depan suram dan seterusnya," kata dia.
Prof Sri sendiri sudah sering menjumpai kasus bullying di sekolah. Misalnya, ada siswa yang tidak mau lagi sekolah lantaran dibully. Sementara, orang tidak tahu kalau anaknya itu dibully terus di sekolah. Sehingga, anak pun menjadi depresi.
"Jadi kemudian ada menyiksa dirinya, ada yang kemudian merusak lingkungan juga ada," jelas dia.
Karena menyiksa dirinya, lanjut dia, anak itu pun sampai kurus. Saat pertama kali melihat foto siswa korban bully itu, Prof Sri pun menangis. Ia tidak tega melihat anak itu kurus lantaran dibully.
"Padahal saya hanya melihat fotonya. Fotonya anaknya teman saya itu. Jadi segala bentuk bullying ya. Dan bullying psikis itu kadang-kadang juga lebih menusuk juga loh daripada bullying fisik," ujar Prof Sri.
Dia melihat di semua sekolah sekarang ini masih ada kasus bullying. Karena itu, menurut dia, gerakan anti bullying harus menjadi perhatian dari semua pihak. Sehingga, kedepannya tercipta lingkungan pendidikan yang sehat seperri negara?negara maju.
"Di Jepang itu bahkan ada simulasi bagaimana anak itu tidak boleh menyakiti temannya. Ada simulasi seperti itu. Tentu ya di negara kita ini harus segera," ucap dia.
Di kalangan guru sendiri, menurut dia, terkadang menyadari dengan bahaya bullying. Namun, karena empatinya dangkal, oknum guru itu masih saja melakukan bullying terhadap siswanya.
"Jadi sebenarnya modal menjadi guru itu sebenarnya yang utama adalah karakter empati. Rasa empati itu sebenarnya modal utama," kata dia.
Dia mengatakan, panggilan jiwa seorang guru itu yang pertama adalah rasa empati itu. Karena itu, menurut dia, ketika ada siswa yang melakukan pelanggaran di sekolahnya, seorang guru harus mengedepankan empatinya.
"Jadi guru itu harus mengedepankan rasa empatinya itu untuk memperbaiki anak," jelas Prof Sri.
Dia mencontohkan, ketika misalnya ada siswa yang kancing bajunya lepas, maka hendaknya seorang guru itu membawakan kancing itu dari rumah dan memasangkannya. Begitu pun ketika ada siswa yang tidak memakai ciput, maka guru itu harus bisa mengupayakannya.
"Dengan demikian anak itu akan juga timbul rasa empati. Jadi jika kita ingin memperbaiki anak itu, maka menggunakan kebaikan-kebaikan, sehingga itu akan menular juga ke anak itu," ucap dia.
Menurut dia, kebaikan-kebaikan yang ditunjukkan gurunya itu juga akan diingatnya seumur hidup. Setelah itu, siswa itu akan terinspirasi dengan gurunya untuk berbuat baik juga kepada orang lain.
"Kita memperbaiki anak itu dengan kebaikan, maka kita akan menjadi pendidik yang inspiratif. Didahului dengan rasa empati dan menyebar kebaikan," kata Prof Sri.
"Jadi hukumannya bukan malah dibully," ucap dia.