SLEMAN, investor.id - Kementerian PUPR melakukan penataan kawasan Embung Pelang di lahan Universitas Islam Indonesia (UII), Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dengan membangun ruang terbuka publik (RTP) senilai kurang lebih Rp 14 miliar.
Penataan kawasan UII tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penataan kawasan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mulai dikerjakan PUPR sejak akhir 2023 dan ditargetkan rampung pada November 2024 dengan total nilai mencapai Rp 90 miliar.
Pada penataan RTP di kawasan UII, Kementerian PUPR juga melakukan penghijauan dengan menanam masing-masing 100 pohon di UII, 100 pohon di UGM, dan 50 pohon di Universitas Widya Mataram sekaligus dalam rangka memperingati hari habitat dunia dan hari kota dunia (HHD-HKD).
Direktur Bina Teknik Permukiman dan Perumahan Ditjen Cipta Karya Dian Irawati menyampaikan, penanaman pohon bukan hanya berlangsung di DIY tetapi juga di seluruh balai prasarana permukiman wilayah di 34 provinsi.
“Dipilihnya UII karena kawasan ini termasuk wilayah yang dibangun PUPR,” ujar Dian saat ditemui di area Embung Pelang, UII, DIY, Kamis (10/10/2025).
Penghijauan kawasan lewat penanaman tersebut, terang Dian, juga bertujuan untuk menurunkan iklim mikro sekaligus menekan emisi karbon dari perubahan iklim yang terjadi. Selanjutnya, penataan kawasan di Embung Pelang akan diserahterimakan kepada pihak UII untuk dikelola.
“Jadi kami konservasi lewat penanaman pohon. Nantinya, kalau sudah selesai kami hibahkan ke kampus untuk dikelola. Termasuk penganggarannya,” ujar dia.
Warek Bidang Sumber Daya dan Pengembangan Karir UII Zaenal Arifin menambahkan, UII dan PUPR mempunyai kerja sama untuk menghijaukan kampus karena UII ingin mencetak lulusan yang menikmati dan belajar dari hutan hijau.
“Kalau di kampus mahasiswa diajarin teori, tapi kalau kondisi hijau itu ada di kampus, maka mereka akan bisa merasakan dan concern terhadap kampus hijau dan akan bermanfaat nagi mereka ketika terjun ke masyarakat,” paparnya.
“Kawasan ini memang belum jadi. Tapi, kalau nanti sudah jadi, tempat (RTP) ini akan menjadi salah satu yang harus sering dikunjungi mahasiswa supaya mereka paham ternyata hijau itu nikmat,” imbuh dia.
Pada kesempatan serupa, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah DIY Kementerian PUPR Jonny Zainuri Echsan mengungkapkan, kawasan UII ini sebelum dikelola merupakan selak belukar. Kemudian Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal SDA melakukan penataan Embung Pelang.
Bahkan, pihaknya kata Jonny, mendapat tugas khusus dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk menata area ini. Penataan kawasan UII ini merupakan bagian dari kegiatan Kementerian PUPR dalam menata kawasan UGM. "Kegiatannya di UGM dan UII dengan total anggaran Rp 90 miliar. Sementara khususu di UII sekitar Rp 14 miliar yang sekarang sudah masuk penyelesaian. Tinggal, kami melakukan perapihan dan pembersihan,” ungkapnya.
Dirinya berharap, kawasan ini utamanya bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin sebagai proses belajar mengajar.
Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News