#30 tag 24jam
OpenAI Rilis GPT-4o Versi Baru, Bisa Kasih Respons Lebih Panjang
OpenAI meningkatkan jumlah output token yang bisa dihasilkan oleh GPT-4o Long Output, sehingga bisa memberikan jawaban yang lebih panjang. Halaman all [903] url asal
#openai #model-ai #llm #gpt-4o #gpt-4o-long-output
(Kompas.com) 01/08/24 10:33
v/12855942/
KOMPAS.com - Induk chatbot ChatGPT, OpenAI meluncurkan model bahasa besar (Large Language Model/LLM) versi baru, yaitu GPT-4o Long Output. LLM tersebut diumumkan lewat situs resmi OpenAI pada Senin (29/7/2024).
GPT-4o Long Output merupakan versi baru dari LLM GPT-4o yang dirilis pada Mei 2024 lalu. Sebagai versi baru, OpenAI meningkatkan jumlah output token yang bisa dihasilkan oleh GPT-4o Long Output, yaitu sebanyak 64.000 token.
Token merupakan satuan untuk menghitung jumlah karakter atau kata yang diproses atau dihasilkan model AI. Satu token bisa berarti satu karakter atau satu kata dalam sebuah kalimat, tergantung dengan hitungan sistem yang kompleks.
Jumlah dukungan token GPT-4o Long Output sendiri naik 16 kali lipat dibanding GPT-4o dengan dukungan output 4.000 token. Artinya, GPT-4o Long Output bisa memberikan jawaban yang lebih panjang dari GPT-4o.
Dukungan token yang lebih banyak juga memungkinkan pengguna maupun pengembang yang memanfaatkan LLM ini, mendapat respons yang lebih panjang dan komprehensif, misalnya untuk mengedit kode program dan lain sebagainya.
OpenAI tak merinci alasan di balik hadirnya GPT-4o Long Output di situs resminya. Namun menurut penjelasan juru bicara OpenAI, LLM versi baru itu hadir berkat masukan dari pelanggan.
OpenAI Ilustrasi GPT-4o Long Output"Mereka menginginkan konteks output yang lebih panjang. Kami selalu menguji cara baru agar kami dapat melayani kebutuhan pelanggan dengan baik," kata juru bicara OpenAI, dikutip KompasTekno dari Venturebeat, Kamis (1/8/2024).
Terlepas dari perbedaan jumlah token output-nya, jendela konteks (context window) yang bisa diproses GPT-4o Long Output sama seperti GPT-4o, yaitu maksimum 128.000 token. Context window adalah jumlah token yang bisa diproses model AI dalam satu interaksi, mencakup token input dan output-nya.
Jadi pengguna bisa memberikan perintah teks dan mendapat jawaban, sampai 128.000 token bila digabungkan. Akan tetapi respons yang didapat pengguna GPT-4o Long Output bisa lebih panjang dari pengguna GPT-4o, karena dukungan token output-nya sampai 64.000, tidak mentok di 4.000 token.
Adapun untuk saat ini, GPT-4o Long Output baru tersedia dalam versi Alpha, secara terbatas untuk sekelompok pengguna. Periode pengujian ini disebut berlangsung selama beberapa pekan agar OpenAI bisa mengevaluasi seberapa efektif output ekstra dari GPT-4o Long Output untuk pengguna.
Hasil evaluasi itu nantinya menjadi bahan pertimbangan, apakah OpenAI akan memperluas ketersediaan GPT-4o Long Output ke lebih banyak pengguna atau tidak.
Rilis GPT-4o gratis
Pada pertengahan Mei 2024 lalu, OpenAI resmi merilis model bahasa besar (large language model/LLM) alias model AI terbaru dan tercanggih (flagship) mereka, yaitu GPT-4o.
Sama seperti GPT-3.5 atau GPT-4 Turbo, GPT-4o bisa diakses secara gratis menggunakan chatbot populer ChatGPT. Hanya saja, GPT-4o diklaim dapat membuat interaksi pengguna dengan chatbot tersebut lebih "hidup".
Bisa dibilang demikian karena fitur respons suara di GPT-4o sebenarnya sudah ada di model-model AI bikinan OpenAI sebelumnya, namun kini diklaim akan lebih natural, ekspresif, dan lebih humanis, alias bisa memiliki intonasi dan emosi seperti manusia.
OpenAI mendemonstrasikan kemampuan GPT-4o dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube mereka.
Dalam video tersebut, Chief Technology Officer (CTO) OpenAI, Mira Murati dan dua rekannya menampilkan bahwa GPT-4o dapat memberikan feedback dan solusi kepada pengguna apabila mereka melakukan kesalahan.
Hal ini diproses model AI tersebut secara real time via interaksi suara, dan kegiatan ini bisa dibilang lebih mirip seperti sebuah percakapan dengan seseorang.
Sebab, respons yang disampaikan GPT-4o terbilang cukup gesit, dan terbilang lebih cepat dibanding asisten digital macam Google Assistant atau Siri.
Selain cepat, suara yang dikeluarkan GPT-4o juga akan terdengar lebih ekspresif, misalnya dengan ekspresi tertawa atau kesal, dan dengan intonasi berbeda-beda, seperti intonasi halus, keras, nada robot, dan intonasi suara lainnya sesuai dengan kemauan pengguna.
Di samping itu, GPT-4o juga bisa berhenti bicara jika pengguna menginterupsinya. Di model AI sebelumnya, chatbot akan terus berbicara sebelum kalimat yang ingin disampaikan selesai dibacakan.
YouTube/OpenAI Demonstrasi GPT-4o yang menerjemahkan bahasa Italia ke bahasa Inggris via suara.Lalu, GPT-4o juga memiliki kemampuan menerjemahkan bahasa secara langsung. Dalam video demonstrasi, model AI tersebut bisa menerjemahkan bahasa asing secara langsung ke bahasa lain yang diminta via suara, asalkan bahasa tersebut didukung oleh ChatGPT.
Selain suara yang lebih natural, GPT-4o, apabila dibandingkan dengan LLM OpenAI lainnya, kini juga lebih pintar untuk mendeskripsikan gambar yang "dilihat", sekaligus bisa merangkum segala informasi yang ada di dalam gambar tersebut.
Hal ini terbilang wajar karena huruf "o" di GPT-4o merupakan singkatan untuk kata "omni" yang berasal dari bahasa Inggris.
Jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia, omni kira-kira memiliki arti "serba bisa". Artinya, GPT-4o merupakan model AI serba bisa di berbagai tipe pemrosesan konten, mulai dari teks, gambar, hingga suara.
Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TechCrunch, Selasa (14/5/2024), model AI GPT-4o tersedia dan bisa dijajal via ChatGPT versi gratis maupun berbayar (Plus dan Team).
OpenAI Rilis "GPT-4o Mini", Model AI Ringan, Pintar, dengan Harga Murah
TEKNO - OpenAI Rilis 'GPT-4o Mini', Model AI Pintar dengan Harga Murah untuk Pengembang Halaman all [638] url asal
#chatgpt #openai #gpt #ai #gpt-4o #gpt-4o-mini
(Kompas.com) 20/07/24 08:01
v/11402608/
KOMPAS.com - OpenAI merilis model bahasa AI atau large language model (LLM) terbarunya, yakni GPT-4o Mini, Kamis (18/7/2024).
GPT-4o Mini ini hadir sebagai model AI yang lebih ringan dibandingkan GPT-4o yang dirilis pada Mei lalu. Artinya, model GPT-4o Mini hadir untuk mengerjakan tugas-tugas sederhana.
Meski begitu, model AI ini dikatakan lebih mumpuni dibandingkan GPT-3.5 dan lebih hemat biaya.
GPT-4o Mini dilaporkan memiliki skor 82 persen pada Measurement Massive Multitask Language Understanding (MMLU), sebuah ujian benchmark yang terdiri dari sekitar 16.000 pertanyaan pilihan ganda di 57 mata pelajaran akademik.
Sementara GPT-3.5 mendapatkan skor 70 persen pada benchmark ini. Di sisi lain, model AI tercanggih OpenAI, GPT-4o dilaporkan mendapatkan skor 88,7 persen.
GPT-4o mini mendukung teks dan visi di API. Model ini memiliki jendela konteks 128 ribu token, mendukung hingga 16 ribu token keluaran per permintaan, dan memiliki basis pengetahuan hingga Oktober 2023.
GPT-4o Mini akan mendapat dukungan untuk input dan output teks, gambar, video, dan audio (multimodal) di masa mendatang. Peningkatan ini akan memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan model dengan cara yang lebih bervariasi, menjadikannya alat yang lebih lengkap untuk berbagai kegunaan.
Harga lebih murah
Dalam situs resminya, OpenAI mendeskripsikan GPT-4o Mini sebagai model AI-nya yang paling hemat biaya. OpenAI merinci, GPT-4o Mini membutuhkan biaya sebesar 15 sen per satu juta token masukan (input) dan 60 sen per satu juta token keluaran (output).
Menurut OpenAI, harga GPT-4o Mini itu jauh lebih terjangkau dibandingkan model frontier sebelumnya dan lebih dari 60 persen lebih murah dibandingkan GPT-3.5 Turbo.
Tujuan OpenAI menghadirkan GPT-4o Mini adalah menyediakan sesuatu yang ringan dan murah bagi pengembang untuk membuat aplikasi dan alat yang tidak mampu mereka buat dengan model yang lebih besar dan mahal seperti GPT-4.
“Saya pikir GPT-4o Mini benar-benar memenuhi misi OpenAI untuk menjadikan AI lebih mudah diakses oleh banyak orang. Jika kita ingin AI memberikan manfaat bagi seluruh penjuru dunia, setiap industri, setiap aplikasi, kita harus membuat AI jauh lebih terjangkau,” kata Olivier Godement, Kepala Produk dan API di OpenAI.
Dengan memadukan kekuatan, keterampilan, dan efektivitas biaya, GPT-4o mini seharusnya menjadi alat yang berharga bagi banyak pengguna, terutama pengembang yang ingin membangun aplikasi AI dengan biaya murah.
OpenAI bekerja sama dengan beberapa perusahaan untuk menguji GPT-4o Mini. Misalnya, startup teknologi keuangan Ramp menggunakan GPT-4o Mini untuk membuat alat yang mengekstrak data pengeluaran pada struk/bon belanja.
Jadi, pengguna tinggal mengunggah gambar struk. Kemudian, alat Ramp akan merinci pengeluaran pengguna.
Superhuman, sebuah klien email, juga menguji GPT-4o Mini dan menggunakannya untuk membuat fitur saran otomatis untuk memberikan tanggapan email.
Gantikan GPT-3.5 di ChatGPT
Menurut laporan The Verge, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Jumat (19/7/2024), pengguna ChatGPT pada paket Gratis, Plus, dan Tim dapat menggunakan GPT-4o Mini mulai hari ini, menggantikan GPT-3.5. Pengguna Perusahaan akan mendapatkan aksesnya minggu depan.
Artinya, GPT-3.5 tidak lagi menjadi opsi bagi pengguna ChatGPT. Namun, model GPT-3.5 tetap tersedia bagi pengembang melalui API, jika mereka memilih untuk tidak beralih ke GPT-4o Mini.
Godement mengatakan GPT-3.5 akan dihentikan dari API suatu saat nanti, tapi tidak yakin kapan waktunya.