#30 tag 24jam
Hospital Expo, Pameran Kesehatan Terbesar Asia Tenggara Resmi Dibuka
PT OSI secara resmi membuka Indonesia International Hospital Expo ke-36 pada Rabu (16/10) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. [739] url asal
#brandnewsroom #bnr #pt-osi #indonesia-international-hospital-expo #hospital-expo #pameran-kesehatan #alkes
(CNN Indonesia - Ekonomi) 17/10/24 09:01
v/16595754/
Indonesia International Hospital Expo ke-36 menandai tonggak penting dalam perkembangan industri kesehatan di tanah air. Acara yang dibuka para Rabu (16/10) di Jakarta Convention Center (JCC) ini tidak hanya menjadi ajang pameran, namun juga menjadi wadah bagi para ahli dan inovator untuk memamerkan teknologi kesehatan terbaru.
Terlebih, dalam waktu bersamaan juga turut dibuka Kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) XVI, Seminar Nasional PERSI XX, serta Seminar Tahunan Patient Safety XVIII. Rangkaian kegiatan tersebut akan diselenggarakan hingga Sabtu (19/10).
Pembukaan dilakukan oleh Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Nunung Nuryartono, Wakil Ketua Dewan Pengawas PERSI Kuntjoro Adi Purjanto, serta Ketua Umum PERSI Bambang Wibowo.
Pada sambutannya, Bambang menyatakan rangkaian kegiatan Kongres dan Seminar PERSI diikuti oleh lebih dari 1.000 peserta dari kalangan rumah sakit.
"Semua kegiatan ini kami selenggarakan untuk mendukung rumah sakit Indonesia untuk terus meningkatkan kualitasnya, sesuai tema yang kita usung, Rumah Sakit Tumbuh, Tangguh, dan Berkualitas untuk Semua," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (16/10).Sementara itu, Nunung menyatakan pentingnya dukungan kalangan rumah sakit dan kesehatan bagi pembangunan manusia Indonesia, termasuk program pemerintah dalam menanggulangi stunting dan tuberkolosis.
Sebagai informasi, Indonesia Hospital Expo 2024 ditargetkan dikunjungi 12.000 orang per hari. Sedangkan jumlah peserta pameran mencapai lebih dari 600 perusahaan dan institusi.
Capaian itu menjadikan acara ini sebagai pameran industri kesehatan terbesar di Asia Tenggara. Selain pengunjung domestik, setiap tahunnya pelaku sektor kesehatan dari berbagai negara juga menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin.
Direktur Marketing & Finance PT. Okta Sejahtera Insani selaku penyelenggara Hospital Expo 2024, Yudha Imam Sutedja, menyatakan acara ini diselenggarakan bersama PERSI sebagai organisasi RS yang menghimpun 2.799 RS dari 32 provinsi serta menaungi 18 asosiasi RS.
Acara ini juga didedikasikan bagi pemilik dan CEO rumah sakit (RS), manajemen RS, tenaga kesehatan, divisi purchasing RS, kalangan perbankan, digital health provider, sales dan marketing alat kesehatan, anggota organisasi kesehatan, hingga masyarakat umum.
"RS-RS peserta rangkaian acara PERSI serta kalangan kesehatan lainnya, setiap tahun memanfaatkan pameran ini sebagai momentum mengeksplorasi dan memenuhi kebutuhan atas produk dan jasa kesehatan terkini. Mereka memang sudah memasukkan pameran ini sebagai agenda tahunan berbelanja peralatan baru maupun untuk kepentingan peremajaan atau update," kata dia.
Ia menjelaskan, para pengunjung dapat melihat bahkan mencoba langsung berbagai produk dan jasa, terutama alat kesehatan (alkes) terkini, yang dipamerkan di area seluas 9.527 m2.
Area pameran sendiri ditempati 78% peserta dari Indonesia dan 22% global. Perusahaan global di antaranya berasal dari Tiongkok, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Austria, dan Amerika Serikat.
Produk dan jasa kesehatan yang dipamerkan, terdiri dari ambulans, peralatan anastesi, peralatan laboratorium klinis dan reagen, consumables, peralatan gigi, alat diagnosis, alat sekali pakai, peralatan tindakan gawat darurat, endoscopy dan bronchoscopy, ENT dan peralatan mata, dan peralatan hemodialisa.
Di samping itu juga dipamerkan tempat tidur RS, sistem informasi RS, hingga peralatan dapur dan mesin laundri, pakaian seragam medis, gas medis, layanan RS dan pelatihan, peralatan ortopedi, peralatan bedah, serta peralatan kecantikan.
Tidak ketinggalan layanan bangunan kantor dan arsitektur, patient central monitor, farmasi dan peralatannya, peralatan fisioterapi, peralatan radiologi, peralatan pernafasan, peralatan sterilisasi, sistem pengolahan air limbah, peranti teknologi informasi, dan yang lainnya.
Pada kesempatan ini, diselenggarakan pula Business Matching Forum yang menjadi kesempatan para pelaku industri kesehatan nasional, bertemu langsung dengan para buyer serta memperluas relasi dengan distributor dalam dan luar negeri.
Selain mengusung kepentingan business to business, ajang IHE setiap tahunnya juga memperhatikan kebutuhan masyarakat umum akan edukasi serta peralatan kesehatan pribadi.
Beberapa di antaranya, alat cek gula darah, tekanan darah, termometer, kursi roda, kruk, hingga pemerah ASI. Terdapat pula pemeriksaan kesehatan gratis, seperti pengecekan gula darah, golongan darah, tekanan darah, lemak tubuh, asam urat, kolesterol, serta melakukan kegiatan donor darah.
Ajang ini juga menghadirkan edukasi kesehatan yang terdiri atas tiga sesi temu wicara di Hall B JCC.
Pada Kamis (17/10) pukul 09.00-12.00, akan berbicara Presiden Yayasan Multipel Sklerosis Indonesia (YMSI), R.A. Kanya Puspokusumo, dan Sekretaris YMSI, Riwanti Estiasari, membawakan topik 'Diagnosis MS/Neuromyelitis Optica (NMO) dan Pentingnya Menjaga Kualitas Hidup Setelah Terdiagnosis MS/NMO'.
Di hari yang sama pukul 13.00, tampil motivator kesehatan dan penulis buku, Handrawan Nadesul, yang akan membawakan topik 'Semua Bisa Panjang Umur', serta peluncuran buku dengan judul yang sama.
Sedangkan topik kesehatan mental akan dibahas dalam sesi berjudul 'Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental untuk Kualitas Hidup yang Lebih Baik' pada Sabtu (19/10) pukul 10.00-12.00, oleh psikolog klinis Yayasan Pulih, Ika Putri Dewi.
Pameran Industri Kesehatan Hospital Expo Targetkan 12 Ribu Pengunjung
Indonesia International Hospital Expo ke-36, pameran industri kesehatan dan rumah sakit (RS) terbesar di Asia Tenggara, akan diselenggarakan pada 16-19 Oktober 2024 di Jakarta Convention Center (JCC). [588] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #pameran-kesehatan #hospital-expo #pameran #rumah-sakit #alat-kesehatan #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 13/10/24 02:08
v/16384337/
JAKARTA, investor.id - Indonesia International Hospital Expo ke-36, pameran industri kesehatan dan rumah sakit (RS) terbesar di Asia Tenggara, akan diselenggarakan pada 16-19 Oktober 2024 di Jakarta Convention Center (JCC).
Pameran tahunan ini didedikasikan bagi pemilik dan CEO rumah sakit (RS), manajemen RS, tenaga kesehatan, divisi purchasing RS, kalangan perbankan, digital health provider, sales dan marketing alat kesehatan, anggota organisasi kesehatan, hingga masyarakat umum. Pengunjung bisa registrasi di tautan https://linktr.ee/hospitalexpoID serta berdonasi pada PMI Jakarta sebesar Rp10.000 sebagai syarat masuk
“Jumlah pengunjung tahun ini ditargetkan 12.000 orang per-hari sedangkan jumlah peserta pameran lebih dari 600 perusahaan dan insitusi. Capaian itu menjadikan acara ini sebagai pameran industri kesehatan terbesar di Asia Tenggara. Selain pengunjung domestik, setiap tahunnya pelaku sektor kesehatan dari berbagai negara juga menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin,” kata Direktur Marketing & Finance PT. Okta Sejahtera Insani, Yudha Imam Sutedja, penyelenggara Indonesia International Hospital Expo yang juga populer disebut Hospital Expo.
Yudha menjelaskan, penyelenggaraan Indonesia International Hospital Expo diselenggarakan berkolaborasi dengan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) yang secara paralel di waktu dan lokasi yang sama, melaksanakan rangkaian Kongres ke-16, Seminar Nasional ke-20 dan Seminar Tahunan Patient Safety ke-18, bertema ”Rumah Sakit Tumbuh, Tangguh, dan Berkualitas untuk Semua.” PERSI saat ini tercatat sebagai organisasi RS yang menghimpun 2.799 RS dari 32 provinsi serta menaungi 18 asosiasi RS.
Yudha menjelaskan, para pengunjung dapat melihat bahkan mencoba langsung berbagai produk dan jasa, terutama alat kesehatan (alkes) terkini yang dipamerkan di area seluas 9.527 m2, ditempati 78% peserta dari Indonesia dan 22% global. Perusahaan global di antaranya berasal dari Tiongkok, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Austria, dan Amerika Serikat.
Produk dan jasa kesehatan yang dipamerkan, terdiri atas ambulans, peralatan anastesi, peralatan laboratorium klinis dan reagen, consumables, peralatan gigi, alat diagnosis, alat sekali pakai, peralatan tindakan gawat darurat, endoscopy, dan bronchoscopy.
Selain itu ada ENT dan peralatan mata, peralatan hemodialisa, tempat tidur RS, sistem informasi RS, peralatan dapur, mesin laundri, pakaian seragam medis, gas medis, layanan RS dan pelatihan, peralatan ortopedi, peralatan bedah, peralatan kecantikan, layanan bangunan kantor dan arsitektur.
Kemudian ada patient central monitor, farmasi dan peralatannya, peralatan fisioterapi, peralatan radiologi, peralatan pernafasan, peralatan sterilisasi, sistem pengolahan air limbah, peranti teknologi informasi, dan lain-lain.
Alat Kesehatan Pribadi
Indonesia International Hospital Expo, setiap tahunnya juga memperhatikan kebutuhan masyarakat umum terkait edukasi serta peralatan kesehatan pribadi. Di antaranya, alat cek gula darah, tekanan darah, termometer, kursi roda, kruk, hingga pemerah ASI. Terdapat pula pemeriksaan kesehatan gratis, seperti pengecekan gula darah, golongan darah, tekanan darah, lemak tubuh, asam urat, kolesterol, serta melakukan kegiatan donor darah.”
Pameran ini juga menggelar edukasi kesehatan yang terdiri atas tiga sesi temu wicara di Hall B JCC. Pada 17 Oktober 2024, pukul 9 hingga 12, akan berbicara Presiden Yayasan Multipel Sklerosis Indonesia (YMSI), RA. Kanya Puspokusumo dan Sekretaris YMSI Dr dr.Riwanti Estiasari, Sp.S (K) membawakan topik "Diagnosis MS/Neuromyelitis Optica (NMO) dan Pentingnya Menjaga Kualitas Hidup Setelah Terdiagnosis MS/NMO."
Di hari yang sama, pada pukul 13, motivator kesehatan dan penulis buku dr Handrawan Nadesul akan membawakan topik "Semua Bisa Panjang Umur" serta meluncurkan buku dengan judul yang sama.
Sedangkan topik yang kini banyak diperbincangkan, yaitu kesehatan mental akan dibahas dalam sesi berjudul "Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental untuk Kualitas Hidup yang Lebih Baik" pada 19 Oktober 2024, pukul 10 hingga 12 siang oleh psikolog klinis Yayasan Pulih, Ika Putri Dewi.
Editor: Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
16-19 Oktober, Hospital Expo 2024 Hadirkan Teknologi Kesehatan Terbaru
Pameran industri kesehatan Indonesia International Hospital Expo ke-36 pada 16-19 Oktober 2024 di Jakarta Convention Center juga mengusung misi edukasi. [712] url asal
#brandnewsroom #bnr #indonesia-international-hospital-expo #hospital-expo #alkes
(CNN Indonesia - Ekonomi) 17/09/24 10:00
v/15125629/
Pameran industri kesehatan Indonesia International Hospital Expo ke-36 yang akan diadakan pada 16-19 Oktober 2024 di Jakarta Convention Center menargetkan 12 ribu pengunjung per hari, yang di antaranya termasuk para anggota organisasi kesehatan, pemilik dan CEO rumah sakit (RS), manajemen RS, tenaga kesehatan, divisi purchasing RS, kalangan perbankan, penyedia alat kesehatan digital, penjual dan pemasar alat kesehatan, hingga masyarakat umum.
Direktur Marketing & Finance PT Okta Sejahtera Insani selaku penyelenggara, Yudha Imam Sutedja menyampaikan, perhelatan ajang Indonesia International Hospital Expo kali ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) yang pada waktu dan lokasi yang sama melaksanakan Kongres ke-16, Seminar Nasional ke-20 dan Seminar Tahunan Patient Safety ke-18, bertema "Rumah Sakit Tumbuh, Tangguh, dan Berkualitas untuk Semua".
"Para peserta rangkaian acara PERSI serta kalangan kesehatan lainnya, setiap tahun memanfaatkan Indonesia International Hospital Expo sebagai momentum mengeksplorasi dan memenuhi kebutuhan atas produk dan jasa kesehatan terkini," kata Yudha.
Menurutnya, para pemimpin dan manajemen RS seluruh Indonesia sudah menjadwalkan pameran ini sebagai agenda tahunan untuk berbelanja peralatan baru atau terkait kepentingan peremajaan.
Adapun produk dan jasa kesehatan yang dipamerkan antara lain adalah ambulans, peralatan anastesi, peralatan laboratorium klinis dan reagen, consumables, peralatan gigi, alat diagnosis, alat sekali pakai, serta peralatan tindakan gawat darurat.
Lalu, endoscopy dan bronchoscopy, ENT dan peralatan mata, peralatan hemodialisa, tempat tidur RS, sistem informasi RS, peralatan dapur, mesin laundri, pakaian seragam medis, gas medis, layanan RS dan pelatihan, hingga berbagai peralatan seperti ortopedi, bedah, kecantikan.
Kemudian, disediakan pula layanan bangunan kantor dan arsitektur, patient central monitor, farmasi dengan peralatannya, sistem pengolahan air limbah, peranti teknologi informasi, juga peralatan untuk fisioterapi, radiologi, pernafasan, dan sterilisasi.
Yudha menegaskan, selalu ada inovasi alat kesehatan (alkes) RS terbaru di pameran, sejalan dengan teknologi kesehatan yang berkembang sangat cepat.
"Sehingga acara ini sangat penting bagi kalangan RS dan medis. Sementara, untuk para pelaku industri kesehatan nasional, selain bertemu langsung dengan para buyer-nya, mereka juga dapat memperluas relasi dengan distributor dalam maupun luar negeri, salah satunya dalam Business Matching Forum," katanya.
Nantinya, pengunjung dapat melihat dan mencoba langsung berbagai produk dan jasa, terutama alkes terkini yang dipamerkan lebih dari 600 perusahaan dan institusi yang menempati total luas area 9.527 m2.
Dengan komposisi 61 persen domestik dan global 39 persen, sejumlah perusahaan dunia yang serta dalam pameran itu datang dari Tiongkok, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Austria, dan Amerika Serikat.
Setiap tahun, pameran ini juga menjadi destinasi pengunjung kalangan kesehatan dari berbagai negara, terutama wilayah Asia Tenggara. Dengan luas area dan jumlah peserta yang serta, Indonesia International Hospital Expo pun menjadi pameran industri kesehatan dan RS terbesar di Asia Tenggara.
Pameran Edukatif untuk Kebutuhan Kesehatan Publik
Pada setiap penyelenggaraan, Indonesia International Hospital Expo juga memperhatikan kebutuhan masyarakat umum, mulai edukasi hingga peralatan kesehatan pribadi sebagai upaya preventif dan kuratif untuk menjaga kualitas kesehatan."Dalam pameran juga ada alat-alat kesehatan diagnosa pribadi yang dapat digunakan di rumah seperti alat cek gula darah, tekanan darah, termometer, kursi roda, kruk, hingga pemerah ASI," kata Yudha.
Sebagai bentuk edukasi, Indonesia International Hospital Expo mendedikasikan sesi bincang-bincang dengan beragam topik. Tahun ini, ada tiga sesi bincang-bincang yang akan diadakan di Hall B JCC.
Pada 17 Oktober 2024 mendatang pada sesi pertama pukul 09.00-12.00 WIB, Presiden Yayasan Multipel Sklerosis Indonesia (YMSI) R.A. Kanya Puspokusumo dan Sekretaris YMSI Dr. dr. Riwanti Estiasari, Sp.S (K) membawakan topik "Diagnosis MS/Neuromyelitis Optica (NMO) dan Pentingnya Menjaga Kualitas Hidup Setelah Terdiagnosis MS/NMO".
Pada sesi kedua pukul 13.00 WIB, motivator kesehatan dan penulis buku dr. Handrawan Nadesul akan membawakan topik "Semua Bisa Panjang Umur", diikuti peluncuran buku berjudul sama.
Sementara pada 19 Oktober, ada psikolog klinis Yayasan Pulih, Ika Putri Dewi yang berbicara tentang "Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental untuk Kualitas Hidup yang Lebih Baik" mulai pukul 10.00-12.00 WIB.
Yudha mengatakan, ketiga sesi tersebut dihadirkan sebagai upaya menebarkan pemahaman kesehatan pada masyarakat.
"Jadi, baik kalangan kesehatan maupun masyarakat umum, mari ramai-ramai kunjungi Indonesia International Hospital Expo ke-36, karena di sini pun ada pemeriksaan kesehatan gratis, seperti pengecekan gula darah, golongan darah, tekanan darah, lemak tubuh, asam urat, kolesterol, serta melakukan kegiatan donor darah," ujar Yudha.
Pengunjung dapat melakukan registrasi di tautan https://linktr.ee/hospitalexpoID, serta berdonasi pada PMI Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp10 ribu.