#30 tag 24jam
Menurut Teten, Ini Empat Syarat Indonesia Jadi Pusat "Modest Fashion" Dunia
Menkop Teten Masduki ungkap 4 syarat penting agar Indonesia jadi pusat modest fashion dunia. Halaman all [422] url asal
#industri-fashion #modest-fashion #menkop-teten #jakarta-modest-fashion-month
(Kompas.com - Money) 14/10/24 16:14
v/16454815/
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop-UKM) Teten Masduki mengungkapkan empat syarat penting agar Indonesia dapat menjadi negara terkemuka dalam industri modest fashion dunia.
Sebagai informasi, modest fashion berkaitan dengan kesadaran dalam hal menutupi bagian tubuh.
Syarat pertama, kata Teten, Indonesia harus menyiapkan ekosistem industri modest fashion dalam negeri.
“Sekarang (ekosistem) belum mengarah ke industrialisasi," sebut Teten dalam acara Jakarta 1st Modest Fashion Month (Mofam) di Jakarta Pusat, Minggu (13/10/2024), dikutip dari siaran pers.
Teten mengaku sudah sejak lama melihat modest fashion adalah salah satu keunggulan domestik Indonesia. Bahkan, ia menyebutkan bahwa Indonesia juga memiliki market besar di dalam negeri.
"Kita bisa melirik market besar dari masyarakat Muslim. Kita melihat potensi market demand kita, produk lifestyle yang sangat dinamis," ujar Teten.
Syarat kedua, Indonesia harus melakukan Research and Development (RnD) yang melibatkan desainer hingga industri tekstil.
"Kita harus terus mengembangkan bahan baku menyesuaikan perubahan market. Ini belum tertata dengan baik," kata Teten.
Syarat ketiga, pemerintah harus menyiapkan segala sesuatu untuk mendukung upaya masuk dalam rantai pasok industri.
“Ini harus disiapkan terlebih dahulu, kita harus menyiapkan brand lokal agar bisa bersaing dengan brand asing, baik di dalam maupun luar negeri," kata Menteri Teten.
Oleh karena itu, Teten mengingatkan, Indonesia tidak cukup dengan hanya memiliki potensi besar, tetapi harus bisa mengelola dan mengoptimalkannya.
“Contoh, masyarakat di Timur Tengah masih memakai modest fashion hitam putih. Kita bisa mengubah mereka lebih berwarna," ucap Teten.
Syarat terakhir atau keempat, Indonesia harus mampu menyiapkan strategi marketing yang efektif.
“Sekarang ini, terlalu banyak yang membuat fashion show, sehingga terlihat tidak ada strategi terintegrasi," ujar Teten.
Teten mengatakan, apabila membuat sebuah event, misalnya Jakarta Modest Fashion Week, harus disepakati semua pihak bahwa event harus bisa membidik buyer.
“Bukan hanya kecil-kecilan, melainkan harus membidik buyer hingga B2B. Jadi, kita harus bisa menghitung marketnya," kata Teten.
Opening Night JF3 Dimeriahkan Desainer Prancis
Pekan mode JF3 Fashion Festival dibuka Kamis malam (25/7/2024) di La Piazza Fashion Tent, Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta. Sebagai pembuka, desainer asal Prancis, Armine Ohanyan, menghadirkan [529] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #pekan-mode #jf3-2024 #industri-fashion #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 27/07/24 21:38
v/12338597/
JAKARTA, investor.id – Pekan mode JF3 Fashion Festival dibuka Kamis malam (25/7/2024) di La Piazza Fashion Tent, Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta. Sebagai pembuka, desainer asal Prancis, Armine Ohanyan, menghadirkan koleksinya.
“JF3 sudah memasuki tahun ke-20 untuk mendukung industri mode di Indonesia. Awalnya kami berusaha mendukung perajin lokal supaya karyanya dibawakan lebih professional. Tujuannya untuk menggerakkan roda bisnis mereka,” kata Chairman JF3, Soegianto Nagaria, saat membuka JF3 Fashion Festival 2024.
Selama 20 tahun berjalan, diakui Soegianto, ada banyak tantangan yang dihadapi JF3. “Tantangannya adalah eksposur dan akses ke pasar internasional,” ujar Soegianto.
Festival mode terbesar, paling berpengalaman, dan paling berpengaruh di Indonesia, JF3, kembali diadakan untuk melanjutkan komitmennya mendukung ekosistem industri mode tanah air. Di tahun ke-20 ini, JF3 mengusung tema #20YearsContribution, yang menandai tonggak sejarah dua dekade kontribusi nyata JF3 untuk industri mode Indonesia, baik dari segi inovasi, relasi, dan bisnis. Festival mode terbesar di Indonesia ini digelar pada 18 hingga 28 Juli di Summarecon Mall Kelapa Gading dan 26 Juli hingga 4 Agustus 2024 di Summarecon Mall Serpong.
Advisor JF3, Thresia Mareta menjelaskan, "Dalam 3 tahun terakhir, JF3 telah membuat banyak perubahan, terutama dalam bagaimana presentasi itu dilakukan. Saya melihat kita sangat membutuhkan visi yang baru untuk membawa industriri ini keluar dari masa lalu yang saya sadari sudah sangat tidak relevan dengan perkembangan masa. Untuk itu kami melakukan perubahan eksekusi secara detail, mulai dari pemilihan lokasi, konsep presentasi, hingga bagaimana ruang itu dibangun untuk mencapai relevansi yang dituju. Hasilnya, dalam 3 tahun terakhir ini, JF3 selalu berbeda dan menampilkan sesuatu yang baru.”
Malam pembukaan JF3 Fashion Festival 2024 berlangsung dengan meriah. Pada momentum ini, JF3 kembali menyatukan para pelaku industri mode, media, dan pecinta fashion dalam sebuah perayaan yang menjadi bukti nyata komitmen JF3 dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan desainer-desainer muda berbakat.
Desainer pembuka asal Prancis, Armine Ohanyan mendapatkan kehormatan sebagai desainer pembuka di JF3 2024. Ia menggelar koleksi bertema Cyberdistortion. Partisipasi Armine merupakan hasil kerja sama antara JF3, Pintu Incubator, dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia melalui Institut Français d'Indonésie (IFI).
“Koleksi saya menggabungkan keterampilan kerajinan tradisional dengan teknologi modern untuk menciptakan karya-karya inovatif dan berkelanjutan,” kata Armine.
Karya-karyanya menawarkan desain yang sangat mendetail dan bermakna yang dipengaruhi oleh semangat perempuan dan keindahan alam. Keahliannya dalam mengintegrasikan teknologi seperti pemotongan laser, thermoforming, dan pencetakan 3D telah diakui melalui berbagai penghargaan bergengsi, termasuk nominasi untuk Luxury And Creative Talents 2023 dan sebagai Finalis untuk Grand Prix For The Creation Of The City Of Paris 2022.
Armine menyerukan NO WASTE dengan menciptakan koleksi kapsul edisi terbatas yang berkolaborasi dengan seniman atau pengrajin, dan mengekspresikan cara baru dalam merancang mode sambil menonjolkan kerajinan tangan dan Made in Paris.
Koleksi terbarunya mengeksplorasi ketegangan antara dunia digital dan realitas, mencerminkan tantangan sosial dan ekologis yang kita hadapi saat ini. Inspirasi utamanya adalah kontradiksi dalam kehidupan kita, yang diwakili melalui warna, tekstur, dan bentuk yang berlawanan.
“Koleksi ini menawarkan pakaian unisex dengan sentuhan futuristik, mencerminkan bagaimana kita dapat membawa pengetahuan dan warisan masa lalu menuju masa depan,” tandas Armine.
Editor: Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
JF3 2024: Perayaan 20 Tahun Memperkuat Industri Mode Indonesia
Di tahun ke-20 ini, JF3 mengusung tema #20YearsContribution, yang menandai tonggak sejarah dua dekade kontribusi JF3 untuk industri mode Indonesia [999] url asal
#pagelaran-busana #industri-fashion #industri-mode #industri-fashion-indonesia #jf3 #jf3-fashion-festival-2024
(Kompas.com) 27/07/24 13:10
v/12296967/
KOMPAS.com - Festival mode JF3 kembali diadakan untuk melanjutkan komitmen mendukung ekosistem industri mode tanah air. Di tahun ke-20 ini, JF3 mengusung tema #20YearsContribution, yang menandai tonggak sejarah dua dekade kontribusi JF3 untuk industri mode Indonesia, baik dari segi inovasi, relasi, dan bisnis.
Festival mode ini digelar pada 18 hingga 28 Juli di Summarecon Mall Kelapa Gading dan 26 Juli hingga 4 Agustus 2024 di Summarecon Mall Serpong.
Chairman JF3, Soegianto Nagaria, menyatakan, “Pada awalnya JF3 diinisiasi oleh PT Summarecon Agung untuk mendukung para pelaku usaha mode agar dapat menampilkan karyanya secara lebih profesional."
"Usia 20 tahun bukanlah waktu yang singkat, terutama untuk sebuah festival mode. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, seperti krisis ekonomi dan pandemi, JF3 tetap teguh melangkah. Bagi kami, pelaku industri mode harus terus bergerak maju agar visi kami untuk memajukan industri mode bisa terwujud sepenuhnya.”
Malam pembukaan JF3 Fashion Festival 2024 berlangsung pada Kamis, 25 Juli 2024, pukul 19:00 di La Piazza Fashion Tent, Summarecon Mall Kelapa Gading.Adapun JF3 saat ini semakin berkembang dibanding perhelatan sebelumnya. Menurut Thresia Mareta, Advisor JF3, dalam 3 tahun terakhir, JF3 telah membuat banyak perubahan, terutama dalam bagaimana presentasi dilakukan.
"Saya melihat kita sangat membutuhkan visi yang baru untuk membawa industri ini keluar dari momok masa lalu yang saya sadari sudah sangat tidak relevan dengan perkembangan masa."
"Untuk itu kami melakukan perubahan eksekusi secara detail, mulai dari pemilihan lokasi, konsep presentasi, hingga bagaimana ruang itu dibangun untuk mencapai relevansi yang dituju. Hasilnya, dalam 3 tahun terakhir ini, JF3 selalu berbeda dan menampilkan sesuatu yang baru,” papar Thresia.
Dikatakan Thresia, salah satu alasan JF3 diselenggarakan adalah karena Thresia melihat tidak banyak hal baru di industri fashion Indonesia.
"Kita melakukan hal yang sama bertahun-tahun. Koleksi yang ditampilkan itu-itu saja, cara menampilkannya pun sama saja, sepertinya tidak ada yang baru. Pengembangan pasarnya juga akhirnya berputar di situ aja. Akibatnya koleksi para desainer kurang beragam dan kurang banyak," paparnya, Kamis (25/7/2024).
Karenanya keberadaan JF3 diharapkan bisa mengubah semua itu, menjadikan koleksi para desainer muda lebih dikenal dan terlihat, dan dipresentasikan dengan cara yang berbeda dan lebih baik.
Malam pembukaan JF3 Fashion Festival 2024 berlangsung pada Kamis, 25 Juli 2024, pukul 19:00 di La Piazza Fashion Tent, Summarecon Mall Kelapa Gading.
Acara pembukaan yang dihadiri oleh ratusan tamu VIP dan tokoh penting dari berbagai sektor ini menjadi tonggak sejarah bagi perjalanan dua dekade JF3 dalam memajukan industri mode Indonesia.
"Malam ini, JF3 kembali menyatukan para pelaku industri mode, media, dan pecinta fashion dalam sebuah perayaan, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen JF3 dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan desainer-desainer muda berbakat," ujar Thresia.
Berbagai inisiatif strategis diluncurkan pada malam pembukaan ini, menandai langkah maju JF3 dalam membawa industri mode Indonesia ke kancah global. Berikut adalah sorotan dari acara tersebut:
JF3 Awards
Melanjutkan tradisi setiap tahun, JF3 kembali memberikan penghargaan kepada para pihak dan insan yang berperan penting dalam industri mode tanah air. Ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi dan upaya mereka dalam memajukan industri mode Indonesia. Pada tahun ini, penghargaan yang diberikan terdiri dari dua kategori: Emerging Local Brand dan #20YearsCollaboration Awards.
JF3 mengumumkan pemenang JF3 Model Search 2024 pada Opening Night.Pengumuman pemenang JF3 Model Search 2024
JF3 Model Search telah membangun reputasi sebagai audisi model bergengsi selama 20 tahun terakhir, secara konsisten membuka akses dan peluang kepada model muda untuk membangun karir profesional mereka di dunia modelling.
Melibatkan profesional di industri mode, JF3 menerapkan standar tinggi dalam setiap tahap seleksi, untuk melahirkan bakat terbaik di industri modeling tanah air.
Sekitar 400 model muda berbakat mengikuti audisi ini di tiga kota: Bali, Yogyakarta, dan Jakarta, menunjukkan antusiasme terhadap JF3 Model Search sebagai pintu gerbang karir model muda menuju industri mode profesional.
Melalui proses seleksi ketat selama dua bulan dalam tiga tahap, JF3 mengumumkan pemenang JF3 Model Search 2024 pada Opening Night.
Desainer pembuka: Armine Ohanyan untuk koleksi “Cyberdistortion”
Armine Ohanyan, desainer muda asal Prancis, mendapatkan kehormatan sebagai desainer pembuka di JF3 2024. Partisipasi Armine merupakan hasil kerja sama antara JF3, Pintu Incubator, dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia melalui Institut Français d'Indonésie (IFI).
Di JF3 Fashion Festival 2024, Armine Ohanyan akan mempresentasikan koleksi terbarunya bertajuk Cyberdistortion.Armine Ohanyan adalah seorang desainer muda yang kreatif menggabungkan keterampilan kerajinan tradisional dengan teknologi modern untuk menciptakan karya-karya inovatif dan berkelanjutan.
Karya-karyanya menawarkan desain yang mendetail dan bermakna yang dipengaruhi oleh semangat perempuan dan keindahan alam.
Keahliannya dalam mengintegrasikan teknologi seperti pemotongan laser, thermoforming, dan pencetakan 3D telah diakui melalui berbagai penghargaan bergengsi, termasuk nominasi untuk Luxury And Creative Talents 2023 dan sebagai Finalis untuk Grand Prix For The Creation Of The City Of Paris 2022.
Armine menyerukan NO WASTE dengan menciptakan koleksi kapsul edisi terbatas yang berkolaborasi dengan seniman atau pengrajin, dan mengekspresikan cara baru dalam merancang mode sambil menonjolkan kerajinan tangan dan Made in Paris.
Di JF3 Fashion Festival 2024, Armine Ohanyan akan mempresentasikan koleksi terbarunya bertajuk "Cyberdistortion." Koleksi ini mengeksplorasi ketegangan antara dunia digital dan realitas, mencerminkan tantangan sosial dan ekologis yang kita hadapi saat ini.
Inspirasi utamanya adalah kontradiksi dalam kehidupan kita, yang diwakili melalui warna, tekstur, dan bentuk yang berlawanan.
Koleksi ini menawarkan pakaian unisex dengan sentuhan futuristik, mencerminkan bagaimana kita dapat membawa pengetahuan dan warisan masa lalu menuju masa depan.
Informasi lebih lanjut mengenai JF3 Model Search dan informasi lainnya seputar JF3 2023 dapat diakses melalui website resmi www.jf3.co.id atau melalui akun media sosial @jf3_info
Menakar Kekuatan JF3 sebagai Ekosistem Industri Fashion Indonesia
Sebuah pekan mode tak bisa dipandang sebelah mata. Pekan mode atau fashion week merupakan bagian yang memperkuat ekosistem industri fashion sebuah negara. - Halaman all [753] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #pekan-mode #fashion-week #jakarta-fashion-and-food-festival-2024 #jf3 #industri-fashion #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 23/07/24 14:54
v/11800581/
JAKARTA,investor.id – Sebuah pekan mode tak bisa dipandang sebelah mata. Pekan mode atau fashion week merupakan bagian yang memperkuat ekosistem industri fashion sebuah negara.
Hal ini sangat disadari oleh penyelenggara pekan mode Jakarta Fashion Food and Festival (JF3). Selama 20 tahun, sejak dimulai tahun 2024, JF3 konsisten dan berkomitmen menggelar pekan mode untuk memperkuat ekosistem dan memajukan industri mode/fashion Indonesia.
“JF3 bukan hanya sebuah acara, melainkan sebuah ekosistem yang telah matang dan lengkap untuk mendukung para pelaku industri mode. Ekosistem ini mencakup acara JF3 sebagai platform untuk menghubungkan pelaku dengan media dan masyarakat, serta mal dan department store sebagai sarana untuk transaksi bisnis dan pasar yang telah terbangun,” kata Chairman JF3, Soegianto Nagaria, saat jumpa pers JF3 2024 di Jakarta, Kamis (18/7/2024).
Soegianto mengatakan, “Perjalanan 20 tahun mengukuhkan JF3 sebagai festival mode tahunan terbesar di Indonesia. Konsistensi yang telah diperlihatkan selama ini menjadi bukti komitmen JF3 dalam mendukung pertumbuhan industri mode tanah air,” lanjut Soegianto.
Sebagai industri, bidang mode/fashion saat ini memang terus digenjot karena potensi dan kontribusinya cukup besar. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, kontribusi subsektor fashion di Indonesia mencapai 17,6% dari total nilai tambah ekonomi kreatif.
"Kontribusi fashion di Indonesia 17,6% dari total nilai tambah ekonomi kreatif kita, yaitu sebesar Rp225 triliun (pada 2022)," ungkap Sandiaga saat membuka Indonesia Fashion Week 2024 pada Maret lalu.
Tahun ini, Pemerintah menargetkan kontribusi subsektor fashion pada ekonomi nasional mencapai 18 hingga 25%. "Sekitar 1-2% ke angka 18-19%. Bersyukur kalau bisa menyentuh angka 25%," target Sandiaga.
Fashion, kata Sandiaga, juga mendominasi nilai ekspor yakni sebesar 61% pada 2021 dari total ekspor produk ekonomi kreatif. Sementara pada 2022, tercatat nilai devisa subsektor fashion mencapai US$16,47 miliar. Dari sisi penyerapan SDM, subsektor fashion menyerap tenaga kerja sebesar 17% atau sebesar 25 juta lapangan kerja.
“Saya berharap subsektor fashion mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja, serta masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan itu untuk berkecimpung dalam industri fesyen sehingga lapangan kerja lebih banyak terbuka,” harap Sandiaga.
Menyerap banyak tenaga kerja, memang menjadi salah satu tujuan majunya industri fashion tenaga kerja. Selama 20 tahun penyelenggaraan JF3 di Summarecon Mall Kelapa Gading, total sudah 265 kreator yang terdiri dari desainer dan brand fashion yang pernah berkolaborasi dengan JF3 selama 20 tahun penyelenggaraan. Itu belum para karyawan dan perajin yang terlibat di dalamnya. Dampak ekonominya memang multifyler effect.
Tak cuma pelaku industri fashion, pelaku industri kuliner juga ikut terdampak positif. Penyelenggara JF# mencatat, setelah pandemi, jumlah pengunjung JF3 di tahun 2023 mengalami kenaikan sekitar 34% dari tahun sebelumnya. Pengunjung di tahun 2023 mencapai angka 3,6 juta, meningkat dari 2,7 juta pengunjung di tahun 2022. “Para pengunjung ini butuh makan. Karena itu di JF3 digelar pula festival makanan yang menghadirkan beragam kuliner Nusantara langsung dari pelaku UMKM,” ujar Soegianto Nagaria.
Mengembangkan Pasar
Merinci ekosistem industri fashion, di dalamnya tentu ada pelaku industri ini, yaitu desainer, perajin, penjahit, penyedia bahan baku, (pusat perbelanjaan, mal), pekan mode, model, pemerintah, dan lain-lain, hingga muaranya adalah ke penjual dan pasar/pembeli.
Tahun ini, JF3 digelar di dua tempat, yaitu pada 18-28 Juli di Summarecon Mall Kelapa Gading dan 26 Juli hingga 4 Agustus 2024 di Summarecon Mall Serpong.
Namun, tak cukup hanya itu. Setelah pekan mode selesai, bagaimana kelanjutan produk fashion tersebut? Hal ini disadari betul oleh Thresia Mareta, Advisor JF3.
“Setelah mengumpulkan pengalaman selama 20 tahun, kami melihat ada beberapa mata rantai yang belum terkoneksi dalam rangkaian industri fashion Indonesia sehingga menyebabkan industri fashion Indonesia sulit untuk maju. Ke depannya JF3 akan lebih berperan untuk mengisi mata rantai yang terputus ini dengan eksekusi yang nyata,” harap Thresia.
Eksekusi nyata itu adalah PINTU Incubator, sebuah upaya kolaborasi antara JF3, LAKON Indonesia, dan Kedutaan Besar Perancis, melalui Institut Français d'Indonesie (IFI). “Salah satu program di JF3 yang kami namakan PINTU Incubator, saat ini telah terbukti berhasil membuka banyak kesempatan bagi para peserta untuk mengembangkan pasar mereka hingga ke tingkat global,” ujar Soegianto Nagaria.
Tahun ini PINTU Incubator berlanjut memasuki tahun ketiga. Lebih dari 300 brand lokal melakukan registrasi, dan telah terpilih sebanyak 7 brand hasil kurasi yang akan mengikuti proses inkubasi. Proses ini melibatkan mentor dari para profesional di Indonesia, dan akan melibatkan ahli fashion, juga pelaku bisnis mode dari Prancis.
Salah satu Peserta PINTU Incubator, Apakabar, tahun ini mendapatkan beasiswa 6 bulan untuk mendapatkan pendidikan di Ecole Duperre, sekolah mode paling bergengsi di Paris.
Editor: Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News