JAKARTA, investor.id– Mencuci pakaian tak hanya harus bersih supaya wangi. Namun juga tidak menimbulkan residu (sisa) detergen yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan kulit.
“Organ terbesar di tubuh manusia adalah kulit dan kulit ini sangat sering bersentuhan dengan pakaian. Jadi jangan sampai pakaian yang dipakai tidak bersih saat mencucinya, sehingga masih kotor, lembab, maish ada parasite menempel di serat pakaian atau masih ada sisa residu detergen, karena ini dapat menyebabkan masalah kesehatan kulit,” kata dokter kulit dr Dia Febrina SpDVE pada peluncurkan produk mesin cuci terbaru Toshiba bertajuk "Cleaner Clothes, Healthier Skin #UltimateHygieneMatters" di Jakarta.
“Masalah-masalah kulit itu antara lain iritasi kulit, jerawat di punggung, hingga dermatitis (ruam) kulit,” papar dr Dia.
Dr menjelaskan mekanisme residu detergen di pakaian dapat menyebabkan jerawat. “Residu detergen yang menempel di kulit, akan menyumbat pori-pori kulit sehingga kulit meradang dan jadi jerawat,” jelas dr Dia.
Karena itu, saran dr, bila mencuci menggunakan mesin cuci, harus rutin mencuci drum mesin cuci. “Drum mesin cuci harus rutin berkala dibersihkan. Apalagi di bagian soket drum itu biasanya tertinggal kotorna dna jamur, itu harus dibersihkan supaya tidak menimbulkan infeksi kulit atau jerawat,” tegas dr Dia.
Product Manager Washing Maching Toshiba Lifestyle Indonesia, Arman Zendrato, mengatakan, pasar mesin cuci saat ini mengarah kepada kebutuhan tak hanya dapat mencui putih bersih, tetapi juga bebas dari residu detergen.
“Ya, meskipun sudah selesai mencuci bersih, namun bakteri dan residu detergen belum lepas dari pakaian. Toshiba sangat memikirkan itu sehingga meluncurkan mesin cuci yang dapat mencuci bersih dan bebas dari residu detergen,” kata Arman.
Arman memaparkan, Toshiba memperkenalkan produk mesin cuci bukaan depan (front loading) seri T25 dan T21 yang didesain dengan berbagai fitur unggulan. Mesin cuci ini dilengkapi dengan panel sentuh berwarna yang memudahkan pengoperasian dan memberikan tampilan yang elegan. Teknologi Aroma+ menjaga pakaian tetap harum dan bebas bau tidak sedap.
Sistem Sensedose pada mesin cuci ini secara otomatis mengatur jumlah detergen yang dibutuhkan sesuai dengan berat dan jenis kain.
“Fitur Ultra Fine Bubble bekerja dengan menghasilkan gelembung mikro yang menghilangkan noda secara mendalam, bahkan pada suhu rendah. Fitur ini secara efektif mengurangi sisa residu detergen yang bisa menempel pada pakaian, sehingga sangat membantu dalam melindungi kulit sensitif dari potensi iritas,” ujar Arman.
Tips Menggunakan Mesin Cuci Front Loading
Mesin cuci bukaan depan atau front loading menawarkan kemudahan bagi pengguna karena lebih praktis digunakan. Mesin cuci front loading juga menjadi andalan keluarga karena desainnya yang modern, lebih hemat air dan energi, serta kemampuan mencuci lebih bersih.
Untuk memaksimalkan penggunaan mesin cuci dan menjaganya bertahan lebih lama, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mencuci.
1. Sortir Pakaian Sebelum Mencuci
Pastikan untuk memisahkan pakaian berdasarkan warna, jenis kain, dan tingkat kekotoran yang akan dicuci. Pakaian berwarna putih dan berwarna terang harus dicuci terpisah dari pakaian berwarna gelap untuk menghindari luntur. Pakaian berbahan halus seperti sutra dan renda harus dicuci dengan siklus cuci yang lembut. Sedangkan pakaian yang sangat kotor harus dicuci dengan siklus cuci yang lebih lama.
2. Gunakan Detergen Khusus Mesin Cuci Front Loading
Mesin cuci front loading membutuhkan detergen yang rendah busa. Pilih detergen khusus untuk mesin cuci front loading, biasanya detergen ini berbentuk cair. Hindari penggunaan detergen bubuk biasa karena dapat menyebabkan penumpukan residu pada tabung mesin cuci, sehingga menimbulkan kerusakan pada mesin dan pakaian.
3. Atur Kapasitas Cucian dengan Tepat
Jangan mengisi mesin cuci front loading secara berlebihan. Kapasitas ideal untuk mesin cuci front loading adalah sekitar 70% dari total kapasitas tabung. Hal ini untuk memastikan pakaian memiliki ruang yang cukup untuk bergerak dan deterjen dapat bekerja dengan maksimal.
4. Pilih Program Cuci Sesuai dengan Jenis Pakaian
Mesin cuci front loading memiliki berbagai program cuci yang dapat dipilih sesuai dengan jenis pakaian dan tingkat kekotoran. Pilih program cuci yang sesuai dengan kebutuhan kamu untuk mendapatkan hasil pencucian yang maksimal.
5. Bersihkan Mesin Cuci Secara Berkala
Mesin cuci front loading perlu dibersihkan secara berkala untuk mencegah penumpukan residu deterjen dan bakteri. Gunakan pembersih khusus mesin cuci front loading untuk membersihkannya, atau gunakan mesin cuci yang memiliki fitur self-cleaning drum seperti pada mesin cuci Toshiba. Fitur ini menjalankan pembersihan drum otomatis secara rutin dan membantu menghilangkan kotoran dan residu pada drum mesin cuci.
Editor: Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News