#30 tag 24jam
Uniknya Pemilu AS, Papan Kampanye di Halaman Rumah
Kampanye calon kandidat politik di Indonesia biasanya terpampang sepanjang jalan. Namun tidak demikian di Amerika Serikat (AS). - Halaman all [340] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #pemilu-as #papan-kampanye-as #papan-kampanye #pilpres-as #kampanye-politik #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 05/11/24 12:46
v/17503527/
NEW YORK, investor.id – Kampanye calon kandidat politik di Indonesia biasanya terpampang sepanjang jalan. Namun tidak demikian di Amerika Serikat (AS). Uniknya pemilihan umum (pemilu) AS, jalan raya bersih dari foto wajah kandidat presiden, namun warga menempatkan papan kampenye politik di halaman rumahnya.
Papan tanda halaman politik ada di mana-mana selama pemilu AS. Berikut beberapa hal yang diketahui soal papan kampanye ini.
Pertama-tama, papan kampanye ini tidaklah murah. Papan tanda politik harganya rata-rata sekitar US$ 2 hingga US$ 2,50 per buah (sekitar Rp 31.500 hingga Rp 39.400) tergantung pada seberapa mewah yang ingin ditampilkan. Sekarang kalikan dengan beberapa ratus dan jumlahnya akan bertambah dengan sangat cepat.
Memasang papan reklame lebih dari sekadar reklame politik di setiap jalur yang tidak sah. Kandidat yang menyewa papan-papan ini bukan sekadar pengenalan nama.
Papan tanda halaman politik sering kali memerlukan waktu produksi 5-10 hari dan dapat diproduksi dengan percetakan lokal atau di salah satu toko khusus regional yang lebih besar di seluruh negeri.
Papan tanda halaman politik paling sering disablon, sehingga desainnya harus sederhana untuk menghemat biaya.
Gunakan grafis dan tipografi sederhana untuk hasil terbaik, dan kadidat biasanya menghindari gambar dan foto yang rumit. Sablon umumnya hanya menggunakan satu atau dua warna. Resolusi sablon cukup rendah, itulah sebabnya grafisnya harus sederhana.
Masyarakat melihat semakin banyak rambu jalan raya di jalan selama musim pemilihan. Rambu-rambu ini terkadang dicetak secara digital dengan gambar, yang umumnya lebih mahal, per rambu, daripada rambu yang dicetak di layar, dan tidak akan tahan lama dan tahan cuaca.
Papan-papan ini tak boleh ditempatkan melanggar hukum. Sebagian orang menganggap mencuri rambu halaman atau memasang rambu kampanye di tempat-tempat ilegal itu menyenangkan. Namun akan ada denda dan tuntutan hukum tidak menyenangkan dan buruk bagi kandidat Anda.
Dalam setiap kampanye, rambu politik akan dicuri, jatuh, atau hilang.
Biaya sebenarnya sebesar US$ 1 per pintu dan US$ 9 per rambu halaman.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
FBI: Iran Mengirim Dokumen Trump yang Diretas ke Kampanye Biden
FBI dan beberapa badan intelijen Amerika Serikat mengungkapkan bahwa peretas yang diduga berasal dari Iran [463] url asal
#donald-trump #serangan-siber #keamanan-nasional #pemilu-presiden #peretasan-informasi #kampanye-politik #intervensi-asing #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi
(Kontan) 19/09/24 13:40
v/15230609/
Sumber: The Guardian | Editor: Handoyo .
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Baru-baru ini, Biro Investigasi Federal (FBI) dan beberapa badan intelijen Amerika Serikat mengungkapkan bahwa peretas yang diduga berasal dari Iran berupaya mempengaruhi pemilu presiden 2024 dengan meretas kampanye Donald Trump dan menawarkan informasi yang dicuri kepada kampanye Presiden Joe Biden.
Kejadian ini dianggap sebagai bagian dari kampanye peretasan dan kebocoran informasi yang bertujuan untuk memengaruhi proses pemilihan di Amerika Serikat, serta menimbulkan keraguan terhadap integritas pemilu.
Upaya Mengintervensi Kampanye Biden
Menurut laporan resmi, peretas Iran mengirimkan email yang tidak diminta kepada anggota kampanye Biden, berisi cuplikan informasi yang diambil dari materi rahasia kampanye Trump. Email ini dikirimkan pada akhir Juni dan awal Juli 2024, sebelum peretasan terhadap kampanye Trump diketahui publik.
Namun, tidak ada indikasi bahwa tim kampanye Biden menanggapi email-email tersebut.
Beberapa media besar, seperti Politico, The New York Times, dan The Washington Post, juga dilaporkan telah menerima dokumen bocoran tersebut, tetapi sejauh ini menolak mengungkapkan detailnya.
Tanggapan dari Tim Kampanye Biden-Harris
Meskipun hanya sedikit orang di tim kampanye Biden yang menerima email dari peretas Iran, mereka segera melaporkannya sebagai percobaan phishing. Juru bicara kampanye Kamala Harris, Morgan Finkelstein, menyatakan bahwa tim kampanye mereka telah bekerja sama dengan penegak hukum sejak mengetahui adanya upaya kontak dari peretas tersebut.
Di sisi lain, kampanye Trump mengklaim bahwa kebocoran ini merupakan bukti nyata bahwa Iran secara aktif berupaya mengintervensi pemilu untuk mendukung lawan politik mereka. Pihak Iran sendiri membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa tuduhan keterlibatan dalam urusan dalam negeri AS tidak berdasar dan tidak dapat diterima.
Pengaruh Politik dan Respons Pemerintah
Serangan siber yang melibatkan peretasan dan kebocoran dokumen ini menjadi isu utama dalam upaya pemerintah AS untuk melindungi pemilu dari pengaruh asing.
Iran dilaporkan menentang pemilihan kembali Donald Trump, mengingat sikap keras Trump terhadap negara tersebut, termasuk penarikan AS dari perjanjian nuklir Iran, penerapan sanksi ekonomi yang berat, dan perintah pembunuhan terhadap Jenderal Qassem Suleimani.
Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah AS telah memberlakukan sanksi, tuntutan pidana, dan peringatan publik terhadap berbagai upaya intervensi asing dalam pemilu. Selain Iran, upaya serupa juga dilakukan oleh Rusia, yang dilaporkan menyebarkan konten pro-Rusia kepada audiens Amerika.
Eskalasi Serangan Siber dan Tindakan Pencegahan
Serangan siber terhadap kampanye Trump dan upaya peretasan yang ditujukan pada kampanye Biden-Harris hanyalah salah satu contoh dari berbagai ancaman keamanan yang diidentifikasi oleh perusahaan teknologi dan pejabat keamanan nasional.
Pada sebuah sidang di Komite Intelijen Senat, perwakilan dari perusahaan seperti Meta, Google, dan Microsoft memaparkan langkah-langkah yang mereka ambil untuk melindungi pemilu dari disinformasi dan serangan siber.
Dalam sidang tersebut, Presiden Microsoft, Brad Smith, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa masa paling rawan serangan siber kemungkinan akan terjadi 48 jam sebelum hari pemilihan.
Perusahaan-perusahaan teknologi ini terus berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk mengidentifikasi dan menangkal ancaman dari aktor-aktor asing yang berusaha memengaruhi proses pemilu.
Strategi Kampanye Politik di Media Sosial untuk Ungkit Elektabilitas Kandidat
Kampanye p0litik di media sosial menjadi salah satu metode paling ampuh di era serba digital saat ini. [1,006] url asal
#kampanye-politik #media-sosial #elektabilitas #info-tempo
(Bisnis Tempo) 03/09/24 12:32
v/14875334/
INFO BISNIS - Di era digital saat ini, teknik pemasaran melalui media sosial (social media marketing) telah menjadi salah satu metode paling populer untuk mempromosikan berbagai produk dan layanan. Perusahaan besar maupun usaha mikro dapat memanfaatkan teknik ini untuk menjangkau lebih banyak audiens.
Namun, pemanfaatan media sosial tidak hanya terbatas pada dunia bisnis. Media sosial juga telah menjadi alat yang kuat dalam dunia politik, khususnya untuk kampanye politik. Kampanye politik kini tidak lagi hanya dilakukan secara konvensional melalui baliho atau poster yang dipasang di tempat-tempat umum. Platform digital seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan TikTok telah menjadi arena baru bagi para kandidat untuk mempromosikan diri dan visi-misi mereka.
Contoh nyata penggunaan media sosial dalam kampanye politik dapat dilihat pada Pemilihan Umum 2024. Strategi pemasaran di media sosial digunakan secara masif oleh berbagai kandidat, baik calon presiden dan wakil presiden, maupun calon anggota legislatif. Mereka berlomba-lomba untuk aktif di media sosial guna meningkatkan visibilitas dan memperkenalkan visi serta misi mereka kepada calon pemilih.
Namun, pertanyaannya adalah, apakah kampanye politik di media sosial benar-benar efektif? Bagaimana media sosial dapat mempengaruhi efektivitas kampanye politik dan meningkatkan elektabilitas seorang kandidat?
Survei Litbang Kompas membuktikan bahwa media sosial merupakan salah satu sumber pemberitaan dan update pemilu yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat, terutama masyarakat berusia muda.
Tentunya, social media marketing dapat membawa banyak manfaat untuk kampanye politik. Apa saja?
Jangkauan Audiens yang Luas
Media sosial memungkinkan siapa pun untuk menyebarkan sebuah berita secara luas, tanpa adanya batasan geografis dan waktu. Kandidat tentunya bisa memanfaatkan kelebihan ini dari berbagai macam platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, hingga TikTok.
Mulai dari melakukan kampanye politik di media sosial secara gratis dan organik, hingga memanfaatkan fitur iklan atau ads dengan target yang mampu disesuaikan dengan kelompok pemilih yang diinginkan, misalnya terkait lokasi dan juga usia.
Menyampaikan Visi dan Misi Paling Update
Selain menyebarkan visi dan misi utama secara bebas dan luas, kandidat juga bisa memantau perkembangan berita terbaru yang sedang menjadi perhatian masyarakat, serta mengetahui apa saja tanggapan masyarakat dari isu-isu yang hangat di publik.
Dengan memanfaatkan pertukaran informasi yang masif ini, tim sukses kandidat bisa dengan cepat merancang strategi serta konten yang sesuai di media sosial.
Dampaknya, masyarakat akan mulai menaruh perhatian, pada kandidat yang mampu dengan sigap menanggapi berbagai keluhan dan masalah yang sedang jadi isu utama.
Membangun Hubungan Langsung dengan Pemilih
Kampanye politik di media sosial juga memungkinkan kandidat untuk berkomunikasi langsung dengan calon pemilih. Kandidat bisa langsung mendengarkan aspirasi dan kebutuhan dari masyarakat luas, lewat sesi tanya jawab di live streaming, komentar di unggahan media sosial, maupun melalui cuitan.
Kandidat dapat mengetahui secara langsung apa saja kekhawatiran yang tengah mencuat di kelompok pemilih, dan bisa langsung memberikan jawaban kepada mereka. Dengan ini, hubungan personal pun akan terbentuk secara organik, membuat calon pemilih mampu memberikan kepercayaan kepada para kandidat.
Menganalisa Hasil Kampanye secara Real Time
Media sosial dapat menyediakan informasi yang dibutuhkan terkait performa kampanye politik kandidat. Mulai dari seberapa sering kata kunci (keyword) terkait kandidat yang ada di media sosial, serta melihat apakah nama kandidat ada di daftar trending topic di suatu wilayah.
Dengan bantuan tools di social media marketing, kandidat juga dapat memantau seberapa banyak sebuah unggahan dilihat, seberapa besar tingkat keterlibatan (engagement rate) audiens atau calon pemilih dengan postingan kampanye kandidat, hingga bagaimana sebaran demografi para calon pemilih.
Nantinya, data-data ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk memperbaiki strategi kampanye politik, lewat konten-konten yang dibuat oleh kandidat agar efektivitas hasil kampanye semakin meningkat.
Membantu Lancarnya Kampanye Luring
Informasi yang disebarkan di media sosial juga mampu membantu terlaksananya kampanye luring (offline) para kandidat. Misalnya, kandidat ingin melaksanakan sesi diskusi atau turun langsung ke lapangan untuk bertemu para calon pemilih. Hal-hal terkait tanggal, tempat, serta susunan acara bisa disebarkan secara luas di media sosial.
Cara ini bisa dilakukan untuk meningkatkan partisipasi dan dukungan masyarakat, atas terselenggaranya acara tersebut. Kandidat juga bisa mengetahui, seberapa besar minat masyarakat terhadap acara-acara politik tersebut, dan bisa mempertimbangkan pelaksanaan acara serupa di wilayah-wilayah lainnya yang diperlukan.
Membangun Citra di Mata Pemilih
Salah satu kelebihan lainnya melakukan kampanye politik di media sosial adalah, kandidat bisa dengan leluasa menciptakan citra mereka di mata masyarakat dengan cara yang paling tepat. Misalnya, dengan menyebarkan informasi mengenai kegiatan sehari-hari kandidat secara rutin, menyampaikan pengalaman pribadi kehidupan kandidat, memperlihatkan kebijaksanaan kandidat, hingga menuangkan pemikiran dan prinsip kandidat.
Inilah yang akan membentuk citra baru di mata calon pemilih, sehingga kandidat bisa dinilai dengan lebih positif di mata masyarakat atas kecakapan dan juga sikapnya dalam memimpin.
Bisa Viral dengan Cepat
Media sosial menjadi tempat yang sangat mudah untuk membuat sesuatu menjadi viral, termasuk kampanye politik. Kandidat memiliki potensi sangat besar untuk membuat dan menyebarkan konten yang relevan dan tersebar luas di kalangan masyarakat.
Mulai dari kampanye kreatif dan cerdas, hingga menggunakan strategi meningkatkan engagement rate, dengan menaikkan jumlah like, comment dan share. Itulah tolok ukur mengapa suatu hal bisa menjadi viral.
Bahkan, riset membuktikan bahwa komentar-komentar yang bertebaran di social media, mampu mempengaruhi para pembaca untuk melakukan sesuatu dan mengambil tindakan sebesar 34 persen.
Tentunya, bila postingan kampanye politik Anda banyak melahirkan komentar-komentar positif, besar kemungkinan para pembaca akan lebih mudah untuk terpengaruh untuk mempertimbangkan Anda sebagai pilihan utama dalam kontestasi pemilu.
Rajakomen.com, Solusi untuk Meningkatkan Keberhasilan Kampanye Politik
Rajakomen.com mampu menawarkan jasa social media marketing, bagi Anda yang ingin memperluas target audiens Anda secara online. Rajakomen.com dapat memberikan bantuan promosi produk maupun jasa, yang mampu meningkatkan Engagement Rate (ER) Anda, dengan cara menaikkan jumlah like, comment, serta share.
Ketika memiliki tingkat ER yang tinggi, otomatis postingan dan konten Anda akan lebih mudah tersebar luas ke pengguna-pengguna lainnya karena dianggap relevan, viral, serta penting. Tentunya, apapun yang Anda promosikan dapat menjadi lebih populer dengan mudah.
Lewat komentar-komentar premium, asli, dan terverifikasi dari para komentator Indonesia yang dihadirkan oleh Rajakomen.com, promosi Anda dapat lebih berhasil sebab ada kesesuaian antara jumlah orang-orang yang bertinteraksi dengan postingan Anda, dengan seberapa banyak postingan tersebut telah dilihat.
Capai tujuan social media marketing Anda, termasuk untuk tujuan kampanye partai politik di sosial media, dengan Rajakomen.com. Coba dulu, rasakan manfaatnya! (*)