#30 tag 24jam
Orang Dewasa Paling Banyak Terkena Long Covid, Ini Tanda dan Gejalanya
Berikut tanda dan gejala long Covid-19 yang banyak diidap oleh orang dewasa. [686] url asal
#covid-19 #gejala-covid-19 #kasus-covid-19 #tanda-long-covid #long-covid #long-covid-19 #gejala-long-covid-19
(Bisnis.Com) 08/07/24 20:04
v/10107874/
Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah studi mengatakan bahwa orang dewasa lebih rentan terkena long Covid-19.
Mengutip dari Science Alert, setidaknya hampir 6.9 persen atau 17,8 juta orang dewasa di Amerika Serikat (AS) menderita Covid-19 dalam jangka waktu yang lama.
Kemudian dalam sebuah survei, total 8.275 orang dewasa mengatakan mereka telah terinfeksi Covid-19 setidaknya satu kali. Kemudian 1.202 dilaporkan mengalami gejala yang berkepanjangan, seperti kelelahan, kabut otak, dan kesulitan bernapas.
Dari kelompok umur, perempuan lebih mungkin melaporkan pernah menderita Covid-19 jangka panjang dibandingkan laki-laki.
Namun data juga menunjukkan bahwa orang yang sudah mendapat vaksin booster lebih rendah terkena long Covid, dibandingkan mereka yang hanya menerima dua dosis vaksinasi.
Tanda-tanda Long Covid
David Putrino, PhD, seorang direktur Inovasi Rehabilitasi untuk Sistem Kesehatan Mount Sinai di New York City mengatakan ia telah merawat dan mempelajari pasien yang menderita Covid-19 jangka panjang.
Menurutnya, pasien dapat pulih (atau merasa pulih) dari long Covid yang berkepanjangan hingga tantangan kekebalan berikutnya.
“Kami melihat pasien yang terjangkit Covid-19 diikuti dengan long Covid kemudian menjadi lebih baik sepenuhnya atau sebagian besar membaik. Kemudian mereka tertular Covid lagi, dan ini diikuti dengan kambuhnya gejala-gejala Covid yang berkepanjangan,” kata Jeffrey Parsonnet, MD, spesialis penyakit menular dan direktur Klinik Sindrom COVID Pasca Akut Dartmouth Hitchcock, Lebanon, New Hampshire, dikutip dari Medscape.
Jeffrey menjelaskan bahwa setiap pasien yang mengalami long Covid, memiliki gejala yang berbeda-beda.
“Setiap pasien terlihat berbeda dalam hal apa yang menjadi lebih baik dan seberapa cepat. Dan lagi, beberapa pasien tidak membaik (atau bahkan sedikit membaik) setelah beberapa tahun,” katanya.
Gejala Long Covid
Menurut WHO, long Covid-19 adalah kondisi di mana seorang penyintas masih merasakan gejala penyakit tersebut dalam jangka waktu yang lama.
Kini sebuah studi baru menemukan bahwa hanya ada 7 gejala kesehatan jangka panjang yang terkait langsung long Covid-19.
Hal ini ditemukan oleh para peneliti di University of Missouri yang menganalisis catatan medis elektronik 52.461 pasien di Amerika Serikat. Semua pasien telah didiagnosis dengan infeksi COVID sebelum 14 April 2022.
Para peneliti mempelajari 47 gejala kesehatan teratas yang paling sering dilaporkan dari long Covid-19. Mereka hanya menemukan tujuh gejala yang diterapkan pada subkelompok pasien dewasa yang terinfeksi. Berikut adalah tujuh gejala yang bisa bertahan hingga satu tahun.
Bahkan gejala-gejala ini pun sangat mungkin mengganggu aktivitas seseorang sehari-hari. Lantas, apa saja gejala terbaru yang bisa dialami oleh seseorang menderita long Covid-19? Berikut ulasannya.
1. Jantung berdebar kencang...
1. Jantung berdebar kencang
Salah satu gejala yang dirasakan oleh seseorang yang mengalami long Covid-19 adalah ketika jantung berdetak cepat atau tidak teratur di dada. Seseorang juga mungkin bisa merasa pusing, terutama saat berdiri.
2. Rambut rontok
Orang bisa mengalami rambut rontok. Kondisi ini disebut Telogen Effluvium, yang dapat terjadi ketika tubuh mengalami tekanan fisik dan emosional, seperti saat melawan infeksi Covid-19. Stres akibat COVID mengejutkan tubuh dan mengganggu siklus pertumbuhan-istirahat. Hal ini menyebabkan peningkatan kerontokan rambut.
3. Kelelahan
Ini adalah salah satu gejala long Covid-19 yang paling umum. Para peneliti di Iran melakukan meta-analisis yang mencakup 52 studi dengan 127.117 peserta. Mereka menemukan bahwa 42,5 persen orang yang mengidap long Covid-19 mengalami kelelahan kronis yang dapat bertahan selama berbulan-bulan, meskipun sudah mendapat perawatan medis.
4. Nyeri dada
Nyeri dada atau rasa tidak nyaman di dada juga merupakan gejala umum dari long Covid-19. Jenis nyeri ini bisa terasa seperti otot di dada yang pegal. Bahkan, ketika bagiann dada disentuh itu bisa sangat terasa sakit dan rasa sakitnya semakin parah dari gerakan seperti memutar atau meregangkan tubuh.
5. Sesak napas
Meski sudah terinfeksi Covid-19 sejak awal, tapi akan ada kemungkinan seseorang mendapati bahwa nafasnyatersengal-sengal dan lebih mudah merasa sesak napas.
6. Nyeri sendi
Seseorang akan mungkin mengalami nyeri sendi sebagai tanda jika orang tersebut berada di rumah sakit selama Covid-19 atau kurang aktif dari biasanya karena sakit. Rasa sakit ini mungkin hilang dengan sendirinya atau kadang-kadang bisa berlangsung lebih lama.
7. Obesitas
Menurut temuan studi tahun 202 dalam Journal of Clinical Medicine, sindrom Covid-19 sebelumnya, bisa menyebabkan ketidakmampuan untuk melakukan tugas rumah dan pekerjaan sehari-hari. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan risiko obesitas.