JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika membuka media sosial, tidak jarang kamu akan menemukan beberapa akun yang kamu ikuti mengunggah aktivitas berolahraga mereka di sana.
Mulai dari foto atau video mereka sedang berlari, menunjukkan sepatu berlari, berenang, memanjat tebing, bahkan mengikuti lomba.
Bagi pengguna aplikasi-aplikasi tertentu yang bisa merekam jejak kegiatan berolahraga, mereka juga sering mengunggah screenshot aplikasi tersebut ke media sosial.
Psikolog klinis sekaligus Pendiri Cup of Stories Fitri Jayanthi, M.Psi. mengatakan, setiap orang memiliki alasan tersendiri mengapa mereka suka memamerkan aktivitas olahraganya di media sosial.
"Bisa saja karena murni ingin meninggalkan jejak perjuangan mereka melakukan olahraga," ujar dia saat dihubungi, Senin (8/7/2024).
Bisa jadi, mereka mengunggahnya demi mendapatkan validasi dan dukungan dari pengikutnya di media sosial.
Sementara alasan lainnya adalah untuk memberi motivasi agar para pengikutnya melakukan hal serupa dengan mereka.
Psikolog Meity Arianty STP., M.Psi. menambahkan, alasan lainnya berkaitan dengan tingkat kepercayaan diri atau validasi.
"Bisa keduanya, misalnya mau mendapatkan pengakuan dari orang lain bahwa ia juga hidup sehat," Ketua Lembaga M.eureka Psychology Consultant ini berujar saat dihubungi, Senin.
Bisa pula mereka ingin meningkatkan rasa percaya diri melalui perhatian yang diterima dari para pengikutnya.
"Namun, jika pada akhirnya membuat orang tersebut jadi menyukai olahraga dan hidup sehat ya akan baik," terang dia.
"Namun, sayangnya kebanyakan hanya ikut-ikutan saja dan berujung pada euforia sesaat," lanjut Meity.