Founder & Owner Dama Kara Nurdini Prihastiti menjelaskan Dama Kara didirikan di Bandung, Jawa Barat pada 2020, tepatnya saat pandemi COVID-19. [990] url asal
Batik merupakan warisan budaya sekaligus simbol identitas bangsa Indonesia. Tak hanya sekadar kain, setiap goresan batik kaya akan makna mendalam dan keindahan. Hal inilah yang membuat batik diminati masyarakat Indonesia, bahkan juga dunia.
Industri batik juga memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Berdasarkan catatan Kementerian Perindustrian, nilai ekspor industri batik mencapai USD 17,5 juta sepanjang 2023, sementara pada Semester I-2024 nilai ekspor batik sudah mencapai USD 9,45 juta.
Berkembang pesatnya industri batik tentu tak lepas dari antusiasme masyarakat hingga kemunculan berbagai brand lokal yang menghadirkan produk-produk inovatif dan berkualitas. Salah satu merek yang menarik perhatian publik dan sudah berhasil melakukan ekspor adalah Dama Kara.
Founder & Owner Dama Kara Nurdini Prihastiti menjelaskan Dama Kara didirikan di Bandung, Jawa Barat pada 2020, tepatnya saat pandemi COVID-19.
Lewat Dama Kara, Nurdini ingin mengubah persepsi bahwa pakaian batik hanya dikenakan sebagai pakaian formal di momen tertentu saja, melainkan juga saat beraktivitas sehari-hari.
"Dari fenomena tersebut, Dama Kara menciptakan karya sandang batik dengan model yang timeless dan motif yang simpel namun sarat makna agar pakaian batik bisa digunakan di momen apapun. Setelah beberapa bulan berjalan dan trend berbelanja online semakin meningkat, Dama Kara akhirnya mulai berjualan di marketplace yaitu Shopee. Produk-produk yang Dama Kara hadirkan pada saat itu yaitu pakaian ready to wear seperti one-set batik, outer batik, dan lain-lain," ujar Nurdini dalam keterangannya, Kamis (7/11/2024).
Potret Proses Produksi Batik Dama Kara Foto: istimewa
Berdayakan Warga Lokal & Teman Difabel Lewat Produk Kreatif
Dalam proses pembuatan batik, Dama Kara menghadirkan koleksi yang versatile alias serbaguna. Beberapa di antaranya, seperti Suar Kebaya Encim Sleeveless, Suar Kebaya Encim Shorsleeve, sampai Natha Outer yang nyaman dan modis. Menariknya, mayoritas produk Dama Kara diproses dan diproduksi secara tradisional.
"Komitmen utama kami untuk mengangkat kain yang diproses secara tradisional melalui proses batik, ikat, jumput, bordir dan jahit jelujur dengan merangkul penjahit rumahan, dengan support alat, permodalan, hingga pembinaan, dan kini terus berkembang menjadi tiga sub-produksi dengan 20 penjahit. Setiap koleksi Dama Kara dibuat sepenuh hati dengan pemilihan kain yang nyaman untuk keseharian, model yang timeless hingga mengembangkan motif yang sarat makna," ucap Nurdini.
Nurdini menjelaskan saat ini Dama Kara memiliki sekitar 60 orang karyawan, mulai dari proses produksi sampai distribusi. Mayoritas karyawan pun merupakan masyarakat lokal di sekitar tempat produksi dan gudang Dama Kara.
Selain itu, pihaknya juga memberi ruang bagi para penyandang disabilitas. Dama Kara mendukung kelas menggambar untuk para difabel bersama sejumlah yayasan di Bandung.Adapun hasil gambar dari kelas tersebut digunakan sebagai desain untuk produk non-batik Dama Kara seperti jaket. Motif yang dibuat untuk para 'teman istimewa' tersebut digambar di atas media air menggunakan teknik bernama suminagashi atau paper marbling.
"Berangkat dari keyakinan bahwa berkarya tak mengenal keterbatasan, Dama Kara terus berkolaborasi dengan disabilitas yang kami namakan 'teman istimewa', karena kami percaya setiap insan diciptakan dengan keistimewaan. Kebetulan, artikel jaket yang diproduksi itu menjadi salah satu best seller items Dama Kara di Shopee. Dama Kara selalu menceritakan tentang semangat positif untuk terus mencintai diri dan berkarya dan terus berkolaborasi dengan teman istimewa dengan mengeksplorasi berbagai teknik baru karena berkarya tak mengenal keterbatasan," jelas Nurdini.
Nurdini Saat Memproduksi Batik Bersama Pekerjanya Foto: istimewa
Bertumbuh, Berkembang dan Naik Kelas Bersama Shopee
Nurdini mengungkapkan dalam proses pemasaran, Dama Kara bergabung menjadi mitra Shopee untuk memperkenalkan produk-produknya. Sejak bergabung pada 2020, pihaknya sukses meningkatkan penjualan khususnya setelah menggunakan fitur Shopee Live.
"Dengan adanya Shopee Live, Dama Kara menambah jumlah tim dari yang semula dua orang menjadi enam orang talent live. Setelah melakukan live penjualan Dama Kara di Shopee meningkat 85% dengan mulai teraturnya durasi live Dama Kara.Transaksi tertinggi di live kita pastinya saat tanggal kembar, yang biasanya kita live 18 jam per hari, adapun khusus di tanggal kembar kita live 24 jam dan sukses meningkatkan penjualan hingga 400% dibandingkan dengan penjualan pada hari biasa," tuturnya.
Tak hanya itu, Dama Kara juga mencatatkan penjualan secara live stream terbanyak sepanjang perjalanan pada Maret 2024, dengan jumlah penonton harian mencapai lebih dari 4.000 orang. Menurut Nurdini, hal ini tidak terlepas dari momentum hari raya Idul Fitri dan tersampaikannya informasi bahwa produk Dama Kara cocok untuk digunakan keluarga dan sanak saudara pada hari raya Idul Fitri.
Nurdini menilai ada sejumlah penyebab fitur Shopee Live membantu Dama Kara untuk meningkatkan penjualan. Pertama, fitur interaktif tersebut dapat memberikan pengalaman belanja baru bagi konsumen.
Kedua, fitur tersebut memunkginkan Dama Kara untuk memperlihatkan produk secara langsung. Hal ini memungkinkan konsumen lebih memahami kualitas, detail produk, serta cara menggunakan hingga merawat produk-produk yang ditawarkan Dama Kara.
Nurdini mengungkapkan fitur Shopee Live dan Shopee Video juga sangat membantu para pengusaha industri kreatif indonesia, khususnya pelaku usaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ingin naik kelas.
Selain itu, hadirnya Program Ekspor Shopee membuat produk Dama Kara kini telah bisa dibeli pembeli di Malaysia, Singapura, dan Taiwan.
"Selain itu, pelaku UMKM juga perlu terus belajar, adaptif dan relevan dengan market, senantiasa mencoba berbagai hal yang bisa meningkatkan value brand. Manfaatkan berbagai fitur yang dimiliki di Shopee untuk terus relevan dengan pasar dan meningkatkan penjualan," pungkasnya.
Jakarta: Univeristas Kristen Maranatha menjembatani para lulusannya mencari kerja. Kampus menggelar Maranatha Job Fair (MJF) pada 1-2 November di kampus UK Maranatha, Bandung, Jawa Barat.
“MJF hari ini, ada 24 perusahaan yang ikut berpartisipasi. Jumlah jobseeker yang sudah mendaftar per pagi ini sudah mencapai lima ribu lebih,” ujar Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UK Maranatha, Hanny Juliany Dani, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Jumat, 1 November 2024.
MJF menawarkan lebih dari 250 lowongan pekerjaan dari berbagai sektor industri. Perusahaan yang menawarkan pekerjaan terdiri dari perusahaan-perusahaan nasional, multinasional, lokal, juga BUMN.
“Sejauh ini perusahaan yang sudah rutin berpartisipasi merasa sangat puas, termasuk yang baru pertama kali ikut serta. Penyerapannya pun baik, bahkan ada perusahaan yang langsung melakukan interviu di tempat,” papar Hanny. MJF memfasilitasi perusahaan melakukan rekrutmen dan interviu langsung pada hari kedua Sabtu, 2 November 2024.
Kabid Medkom & Humas Maranatha, Iwan Santosa, mengatakan MJF merupakan upaya membantu pemerintah untuk menekan angka pengangguran. Selain itu, memfasilitasi lulusan UK Maranatha mempersiapkan karier dan terjun ke dunia kerja.
“MJF merupakan salah satu program unggulan Maranatha. Sebagai perguruan tinggi terakreditasi unggul, UK Maranatha tidak hanya fokus membentuk mahasiswa sampai titik kelulusan saja, tapi juga mempersiapkan masa depan setelahnya, yaitu karier mereka,” kata Iwan.
Sekretaris Disnaker Kota Bandung, Dicky Wishnumulya R, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Maranatha Job Fair. Dia menuturkan tingkat pengangguran Kota Bandung mencapai 11,46 persen, belum kembali seperti zaman sebelum pandemi.
“Job fair seperti yang diadakan di Maranatha ini bisa membantu Pemerintah Kota Bandung menurunkan TPT,” ujar dia.
Dicky berpesan khusus kepada para pencari kerja Gen Z di tengah kompetisi dan meningkatnya kualifikasi yang dibutuhkan di dunia kerja, agar mereka membekali diri tidak hanya dengan ijazah formal, tetapi juga dengan berbagai macam keterampilan dan pelatihan.
Rangkaian acara MJF hari pertama pada Jumat, 1 November 2024 juga diisi Talkshow Career Preparation “Creative & Innovative Thinking in 5.0 Industry” dengan pembicara Abigail Augusty Devina dan Rahayu, Recruitment Team Department Talent Acquisition PT Pegadaian.
MJF hari kedua pada Sabtu, 2 November 2024 bakal diisi Seminar Career Preparation mengangkat judul From Passion to Profession, menghadirkan pembicara Rizky Arief Dwi Prakoso, CEO HMNS Perfumery.
MJF merupakan acara rutin yang diselenggarakan dua kali setiap tahun, biasanya tidak lama setelah berlangsungnya acara wisuda. MJF tak hanya untuk lulusan UK Maranatha tetapi juga terbuka untuk umum.
Jakarta: Universitas Kristen Maranatha mewisuda 677 lulusan periode I Tahun Akademik 2024/2025 di kampus UK Maranatha, Bandung pada 19 dan 26 Oktober 2024. Rektor UK Maranatha, Sri Widiyantoro, memberikan apresiasi khusus kepada salah satu lulusan yang diwisuda pada usia 78 tahun.
Sri berpesan kepada seluruh wisudawan agar memiliki semangat yang sama, yaitu belajar sepanjang hayat atau lifelong learning. Ketua Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Maranatha (YPTKM), James Martin Aryadi Budiman, mengapresiasi dan berbangga atas keberhasilan studi para wisudawan.
“Hampir 50 persen berpredikat Cum Laude, hal yang sungguh membanggakan bagi kita, Universitas Kristen Maranatha,” kata James dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Selasa, 22 Okotber 2024.
Ketua Bidang Media, Komunikasi, dan Humas UK Maranatha, Iwan Santosa, mengatakan ini adalah upacara wisuda istimewa. Sebab, hampir setengahnya diwisuda lulus dengan pujian atau Cum Laude.
“Salah satunya adalah Grace Angelina Gunawan, penerima beasiswa OSC yang lulus dengan IPK sempurna," beber James.
Grace adalah lulusan terbaik Program Sarjana Teknik Informatika, Fakultas Teknologi dan Rekayasa Cerdas. Ia memperoleh beasiswa melalui program Online Scholarship Competition (OSC) kolaborasi antara UK Maranatha dan Medcom.id.
“Selain Grace, ada tiga penerima beasiswa OSC lainnya yang ikut diwisuda hari ini, dari Fakultas Humaniora dan Industri Kreatif, juga Fakultas Hukum dan Bisnis Digital,” kata Iwan.
Selain itu, ini merupakan pertama kalinya Maranatha mewisuda lulusan enam fakultas. Tiga di antaranya adalah fakultas yang baru diresmikan pertengahan tahun 2024, hasil penggabungan beberapa fakultas yang telah ada sebelumnya. “Makin istimewa lagi, ini adalah kali pertama para wisudawan mengenakan toga wisuda dengan desain warna yang baru, mewakili identitas fakultas-fakultas baru,” tutur dia.
Iwan mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan beserta orang tua, wali, dan seluruh keluarga besar wisudawan. Ia berpesan agar hal-hal baik yang telah dipelajari dan menjadi keseharian saat menempuh studi di Maranatha, khususnya nilai-nilai integritas, kepedulian, dan keprimaan, janganlah berhenti hanya sampai wisuda saja.
"Biarlah nilai-nilai dan karakter itu bisa terus mendampingi dan menjadi landasan di mana pun kalian berkarya nanti,” pesan Iwan.
Ia juga mengajak seluruh wisudawan yang kini telah menjadi bagian dari keluarga besar 48 ribu alumni UK Maranatha untuk menjadi insan-insan sukses dan inspiratif.
“Banyak alumni Maranatha yang sukses berkarya di tengah masyarakat. Ada yang jadi pengusaha, ada yang dipercaya mengemban jabatan strategis, ada yang tergerak mengabdi bagi masyarakat melalui jalur politik. Giliran kalian berikutnya. You’re next!” ujar dia.
Jakarta: Simposium internasional dwitahunan “Spirit of Bandung” sukses digelar di kampus Universitas Kristen Maranatha, Bandung. Agenda ini bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Bandung pada 25 September 2024.
“Tahun ini topik kearifan lokal dan transformasi digital diangkat sebagai tema utama,” kata Ketua Bidang Media, Komunikasi, dan Humas UK Maranatha, Iwan Santosa. Para pembicara dari beberapa negara memaparkan isu-isu penting mengenai transformasi digital dan implementasinya di berbagai sektor.
“Mulai dari penerapan digitalisasi di sektor pendidikan, rumah sakit, dunia kesehatan, industri retail, hingga sektor seni dan budaya dibahas dalam sesi-sesi keynote dan diskusi panel,” ungkap Iwan. “Saung Angklung Udjo memaparkan bagaimana transformasi digital telah membantu mereka untuk bangkit dari keterpurukan, dan bagaimana digitalisasi berperan dalam pelestarian seni tradisional,” lanjutnya.
Beberapa pakar akademisi dan praktisi baik dari dalam maupun luar negeri membahas isu penting mengenai penggunaan artificial intelligence (AI) seperti ChatGPT atau Gemini yang menjadi pro-kontra terutama di sektor pendidikan. “Mereka memaparkan hasil penelitian dan pengalaman, cara merangkul kemajuan AI untuk meningkatkan kemampuan manusia, sampai kendala dan cara mengatasi dampak negatifnya," ujar Iwan.
Semangat Kolaborasi KAA
Spirit of Bandung adalah gelaran biennale yang dilatarbelakangi semangat mempromosikan saling pengertian, komunikasi, dan kerja sama antarbudaya dan antarbangsa. Semangat ini melanjutkan prinsip-prinsip yang dihasilkan pada Konferensi Asia-Afrika di Kota Bandung, 1955.
Cindrawaty Lesmana, Ph.D., Direktur Pusat Bahasa Mandarin di Universitas Kristen Maranatha (PBM Maranatha) mengatakan bahwa Spirit of Bandung adalah forum akademik yang dicetuskan oleh PBM Maranatha pada tahun 2013, hasil kerja sama antara Universitas Kristen Maranatha dan Hebei Normal University.
Spirit of Bandung merupakan platform pertukaran budaya antara Indonesia dan Tiongkok yang sejak pertama kali diadakan telah memberikan pengaruh yang baik, khususnya di tingkat regional,” ungkapnya.
Topik mengenai kearifan lokal diangkat karena di tengah transformasi digital, terutama pascapandemi Covid-19 dengan percepatan digitalisasi yang begitu tinggi, kearifan lokal tidak boleh terpinggirkan.
Cindrawaty menjelaskan, “Kearifan lokal berperan penting untuk mempertahankan identitas budaya dan memperkuat kemajuan digital, khususnya untuk membangun masyarakat yang makmur dan lingkungan yang sehat”.
Sementara itu, Dr. Krismanto Kusbiantoro, S.T., M.T., CIQaR, dalam paparan penutup menyimpulkan bahwa semangat kolaborasi antara Indonesia dan Tiongkok yang dibangun sejak KAA 1955 harus mampu mempercepat transformasi digital. “Lewat kolaborasi dan semangat saling berbagi dan belajar, bukan tidak mungkin percepatan transformasi digital mampu mewujudkan Indonesia Emas 2045,” jelasnya.
Mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan pada hari terakhir (26/9/2024), para delegasi dari luar Kota Bandung berkesempatan mengikuti cultural tour mengunjungi Museum KAA dan menyusuri kawasan Jalan Braga, untuk menikmati suasana Kota Bandung yang baru saja merayakan HUT ke-214.
Deklarasi tersebut berisi pernyataan dukungan gerakan anti-pergaulan bebas, judi online, pinjaman online, kekerasan seksual, perundungan, dan narkoba. [516] url asal
Jakarta: Universitas Kristen Maranatha melantik 1.300 mahasiswa baru dalam upacara pelantikan sekaligus menandai pembukaan Tahun Akademik 2024/2025. Mahasiswa baru juga mendeklarasikan anti pergaulan bebas hingga perundungan.
Pelantikan dengan pengenaan jas almamater oleh Rektor dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Riset UK Maranatha kepada dua orang perwakilan mahasiswa baru, kemudian diikuti oleh seluruh mahasiswa. Acara digelar di Auditorium Prof. Dr. P. A. Surjadi, M.A., kampus UK Maranatha, Bandung pada Sabtu, 14 September 2024.
“Mahasiswa angkatan 2024 yang hadir dan baru saja dilantik berjumlah sekitar 1.300 orang, dari enam fakultas seluruh jenjang,” kata Ketua Bidang Media, Komunikasi, dan Humas UK Maranatha, Iwan Santosa, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Jumat, 20 September 2024.
Iwan mengatakan ini adalah pertama kalinya upacara pelantikan diikuti oleh mahasiswa enam fakultas, tiga di antaranya adalah fakultas baru. Fakultas baru itu, yakni Fakultas Teknologi dan Rekayasa Cerdas, Fakultas Humaniora dan Industri Kreatif, serta Fakultas Hukum dan Bisnis Digital.
“Ketiganya baru diresmikan pertengahan tahun ini,” beber Iwan.
Sebelum dilantik, mahasiswa baru UK Maranatha wajib mengikuti orientasi pada awal September 2024. Masa orientasi dan penyambutan mahasiswa baru di universitas terakreditasi Unggul ini dikemas dalam rangkaian acara Wiratha Fest yang diisi berbagai kegiatan.
“Seluruh aktivitas di Wiratha Fest 2024 bertujuan positif dan inspiratif, memberikan bekal kepada para mahasiswa baru untuk beradaptasi di lingkungan kampus, memberi motivasi dan inspirasi untuk keberhasilan studi mereka,” kata Iwan.
Dia mengatakan mahasiswa baru bisa saling mengenal rekan-rekan dari fakultas-fakultas lainnya dan dapat mengembangkan diri melalui sesi-sesi diskusi dengan para tokoh sukses yang diundang sebagai narasumber. Mahasiswa baru juga mengikuti seminar berjudul “Discover the Boundaries: Best Version of Me” yang dibawakan oleh dr. Allen Albert Pelapelapon, M.Biomed. Dia membahas topik pergaulan bebas.
Ia memaparkan pergaulan bebas merujuk pada risky social behaviour yang umumnya berdampak buruk. Substansi negatif yang masuk dalam pergaulan bebas termasuk antara lain konsumsi miras, rokok, vaping, judi online, vandalisme, bolos kuliah, seks bebas, dan balap liar.
Topik ini sangat penting dipahami oleh mahasiswa yang sedang dalam usia pencarian jati diri. Tujuannya, memberikan wawasan dan pemahaman kepada mereka agar tidak terjerumus dan terjebak dalam perilaku yang berdampak buruk bagi diri sendiri ataupun masyarakat luas.
Selain itu, salah satu kewajiban mahasiswa baru Maranatha dalam masa orientasi adalah deklarasi komitmen pencegahan pergaulan bebas beserta dampaknya. Deklarasi tersebut berisi pernyataan dukungan gerakan anti-pergaulan bebas, rokok, rokok elektrik, judi online, pinjaman online, kekerasan seksual, perundungan, dan narkoba.
Pernyataan deklarasi diucapkan oleh enam perwakilan mahasiswa dari masing-masing fakultas, serentak bersama seluruh mahasiswa baru. Mereka juga menuliskan deklarasi tersebut di secarik kertas yang kemudian ditempelkan bersama-sama di sebuah papan deklarasi.
“Dari sisi kampus, dukungan gerakan pencegahan diwujudkan dengan membentuk satgas, salah satunya Satgas Anti-Kekerasan Seksual. Ada juga pusat-pusat konseling untuk membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan atau ingin berkonsultasi, baik akademik, psikologis, maupun spiritual,” papar Iwan.
Iwan mengungkapkan tugas UK Maranatha tidak sekadar membina pengembangan para mahasiswa dari sisi knowledge saja. Tetapi yang lebih penting adalah karakter, pergaulan, pengalaman, juga perhatian untuk masa depan dan kesuksesan mereka.
Program RPL adalah memberikan pengakuan atau rekognisi atas pengalaman pembelajaran seseorang yang sudah pernah dicapai sebelumnya. Pengakuan atau penyetaraan capaian pembelajaran tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan formal di UK Maranatha.
Ketua Bidang Media, Komunikasi, dan Humas UK Maranatha, Iwan Santosa mengatakan, program RPL membuka akses lebih luas kepada masyarakat untuk dapat menempuh pendidikan tinggi di UK Maranatha. “Tidak hanya memperluas akses pendidikan saja, program RPL ini jelas bermanfaat karena dapat mengurangi masa studi, mereka bisa lulus lebih cepat,” ungkapnya.
Lebih detail, ia menjelaskan, masa kuliah dapat dipersingkat melalui mekanisme pengakuan atas capaian pembelajaran sebelumnya, yang kemudian dikonversi menjadi SKS mata kuliah. Pengakuan juga dapat diberikan atas pengalaman kerja yang relevan dengan program studi yang akan diikuti. “Pengalaman kerja pun dapat direkognisi dan dikonversi menjadi kredit mata kuliah,” jelas Iwan.
“Contohnya seseorang yang sudah berpengalaman profesi di bidang teknik sipil. Setelah lolos asesmen, sangat memungkinkan pengalaman kerjanya dapat dikonversi, misalnya menjadi lima belas mata kuliah. Jadi, tinggal sekitar seratus SKS lagi yang perlu diambil, sehingga bisa lulus hanya dalam waktu tiga tahun saja,” imbuhnya.
Dikutip dari laman resmi www.maranatha.edu/rpl, program RPL Maranatha dapat diikuti oleh lulusan SMA/SMK dan sederajat maupun lulusan jenjang diploma, juga mereka yang pernah mengikuti studi di perguruan tinggi, tetapi tidak selesai. Bagi calon peserta yang ingin direkognisi pengalaman kerjanya, perlu memiliki dokumentasi atau portofolio sebagai bukti saat dilakukan asesmen.
Program RPL Maranatha juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang ingin melanjutkan studi dari jenjang diploma (D-III) ke jenjang sarjana (S-1).
Fakultas Baru
Rektor UK Maranatha, Sri Widiyantoro menyebutkan, pada 2024 ini Maranatha tengah memasuki fase “terbang tinggi”. Ada banyak pencapaian dan perubahan yang terjadi di UK Maranatha sepanjang beberapa tahun terakhir.
Perubahan terbesar adalah hadirnya fakultas-fakultas baru yaitu Fakultas Teknologi dan Rekayasa Cerdas, Fakultas Humaniora dan Industri Kreatif, serta Fakultas Hukum dan Bisnis Digital.
“Dies Natalis ke-59 ini pertama kalinya Maranatha merayakan HUT dengan struktur fakultas baru. Sekarang ini ada enam fakultas, tiga di antaranya adalah fakultas baru yang belum lama ini diresmikan,” kata Iwan. Ketiga fakultas baru merupakan penggabungan beberapa fakultas sebelumnya, untuk memperkuat kiprah nasional dan internasional, juga kolaborasi interdisiplin dan dengan dunia industri.
Awal tahun 2024, kampus mitra Beasiswa OSC (Online Scholarship Competition) ini berhasil memperoleh status Akreditasi Unggul dari BAN-PT. UK Maranatha juga masuk sebagai top ten perguruan tinggi terbaik Indonesia menurut Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2024.
Dalam kancah global, UK Maranatha juga meningkatkan internasionalisasi dengan diraihnya akreditasi internasional. Saat ini delapan program studi telah terakreditasi internasional ASIIN dan AQAS. Akreditasi internasional ini akan terus ditingkatkan untuk program-program studi lainnya.
Jakarta: Universitas Kristen Maranatha membuka penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2025/2026. Kampus menawarkan fakultas baru hingga beasiswa penuh bagi calon mahasiswa.
“Saat ini ada enam fakultas di Maranatha, termasuk Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Psikologi yang telah dikenal oleh masyarakat. Tiga fakultas baru adalah Fakultas Teknologi dan Rekayasa Cerdas, Fakultas Humaniora dan Industri Kreatif, serta Fakultas Hukum dan Bisnis Digital,” beber Ketua Bidang Media, Komunikasi, dan Humas UK Maranatha, Iwan Santosa, dalam pembukaan Maranatha Vaganza 2024 melaui keterangan tertulis, Jumat, 19 Juli 2024.
Iwan menjelaskan fakultas-fakultas baru tersebut merupakan evolusi dari beberapa fakultas sebelumnya untuk mengembangkan kualitas dan kiprah di level nasional dan internasional. Salah satu pembaruan adalah dalam hal kurikulum yang up-to-date mengikuti kondisi masa kini, juga memperkuat kolaborasi interdisiplin dan dengan dunia industri. “Pembaruan ini akan membuka jalan untuk lahirnya lebih banyak inovasi dan prestasi yang bermanfaat khususnya bagi mahasiswa dan dosen,” tutur dia.
Dia mengungkapkan proses pembentukan fakultas baru telah dipersiapkan cukup lama. Ia mengatakan langkah evolusi ini persiapannya tidak mudah karena melibatkan perubahan dan perkuatan pada banyak sektor.
“Terutama setahun terakhir ini, hingga resmi diluncurkan pada momentum Maranatha Vaganza 2024,” beber dia.
Direktur Penelusuran Bakat dan Admisi, Partogi Anggara Putra Siahaan, mengatakan pada masa pendaftaran awal ini, ada banyak benefit yang bisa didapatkan oleh calon mahasiswa. “Mulai dari potongan uang pangkal sampai beasiswa penuh,” beber dia.
Program-program beasiswa unggulan yang diluncurkan dalam pembukaan Maranatha Vaganza 2024, yaitu Beasiswa Juara Maranatha, Beasiswa Prestasi Akademik, Beasiswa Jalur Reguler, dan Beasiswa Maranatha Vaganza. Beberapa beasiswa tersebut memberikan fasilitas bebas uang pangkal, bebas biaya pendaftaran, bahkan full scholarship selama masa studi hingga lulus.
Maranatha Vaganza 2024 adalah rangkaian acara open house UK Maranatha yang terdiri dari kegiatan workshop, kunjungan fakultas, ekshibisi program unggulan, talkshow, performance unit kegiatan mahasiswa, hingga program “Parents Meet Rector”.