Bisnis.com, JAKARTA -- Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia memiliki "magnet" tersendiri bagi masyarakat, khususnya umat Katolik. Salah satu warga yang antusias untuk Paus Fransiskus adalah Wini Prasadja (34) asal Jakarta.
Meskipun Wini tengah mengandung sembilan bulan, tetapi dirinya sangat antusias bertemu langsung dengan pimpinan tertinggi Gereja Katolik di dunia tersebut.
"Hamil 9 bulan, pengen ketemu Paus Fransiskus, blessing dulu sebelum nanti ngeden," ujarnya saat ditemui usai kegiatan Misa Agung di Gelora Bung Karno, Kamis (5/9/2024).
Menurutnya, kunjungan Paus ke Indonesia telah menyebarkan kebaikan, kesenangan, serta semangat toleransi di Tanah Air.
"Harapannya ya negara lebih damai sukses, sesuai dengan rencana illahi," tambahnya.
Suami Wini, Andreas Prasadja mengaku girang usai bertemu dengan Paus Fransiskus. Pasalnya, kunjungan Sri Paus ke Indonesia bisa menjadi kesempatan sekali seumur hidup bagi dirinya.
Oleh sebab itu, Andreas berharap ke depannya bisa menemui Paus Fransiskus secara langsung di kampung halamanya, Vatikan.
"Sangat beruntung, sangat penuh berkat, seneng banget. Harapannya, semoga kami bisa mengunjungi beliau di Vatikan ya," pungkasnya.
Sebagai informasi, Paus Fransiskus tiba di kawasan Stadion GBK pada pukul 16.20 WIB. Didampingi bodyguard, Paus asal Argentina itu menaiki mobil putih dengan kap terbuka atau Popemobile yang diproduksi oleh PT Pindad.
Paus Fransiskus tersenyum sambil melambaikan tangannya kepada puluhan ribu jemaat atau umat Katolik yang ingin mengikuti ibadah Misa Kudus pada hari ini.
Mengenakan seragam kebesarannya, yakni baju dan topi putih serta kalung salib yang terbuat dari perak, Paus Fransiskus seakan tak pernah lelah untuk menyapa jemaat umat Katolik Indonesia pada sore itu.
Stadion Madya dan Stadion GBK pun langsung bergemuruh untuk menyambut Pemimpin Gereja Katolik dan Kepala Negara Vatikan tersebut.
"Viva Il Papa! Viva Il Papa! Viva Papa Franscesco, Viva Papa Franscesco!" teriakan menyambut Paus Fransiskus terus menggema di Stadion GBK Senayan seperti dikutip dari siaran Youtube, Kamis (5/9/2024).
Bisnis.com, JAKARTA - Jemaat Katolik mulai berdatangan ke kawasan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) untuk mengikuti kegiatan Misa Agung Paus Fransiskus yang akan digelar pada Kamis sore (5/9/2024). Berikut lokasi parkir kendaraan di sekitar kawasan GBK yang bisa Anda gunakan.
Dilansir dari Antara pada Kamis (5/9/2024), puluhan jemaat menaiki Mass Rapid Transit (MRT) dari Stasiun Bundaran HI dan Stasiun Dukuh Atas yang menjadi hub transportasi di Jakarta. Ratusan warga beragam usia datang berkelompok dan ada juga yang berdua hingga seorang diri berjalan menaiki moda transportasi tersebut.
Para jemaat juga menggunakan kaos beragam warna dengan foto Paus Fransiskus dengan sejumlah tulisan di baju yang mereka kenakan.
Sebagian besar mereka turun di Stasiun MRT Istora dan ada juga yang turun di Stasiun Senayan lalu berjalan ke kawasan GBK.
Bagi jemaat yang membawa kendaraan, Polda Metro Jaya menyiapkan kantong-kantong parkir di sekitar kawasan GBK. Meski demikian, jemaat diimbau untuk menggunakan transportasi umum seperti MRT dan TransJakarta untuk menuju area Misa Akbar Paus Fransiskus.
Lokasi Parkir Kendaraan (Mobil dan Motor) di Sekitar GBK
Berikut lokasi kantong parkir di sekitar kawasan GBK yang bisa digunakan oleh jemaat yang akan mengikuti Misa Agung Paus Fransiskus, Kamis sore (5/9/2024).
Parkir Plaza Tenggara dengan kapasitas 150 kendaraan roda empat dan 174 kendaraan roda dua
Parkir Istora dengan kapasitas 257 roda empat dan 1.000 roda dua
Parkir Elevated sisi selatan dengan kapasitas roda empat 400 unit dan roda dua 1.500 unit
Parkir Elevated sisi utara yang berkapasitas roda empat 400 unit dan roda dua 1.500 unit
Parkir Akuatik yang bisa menampung 175 roda empat dan 250 roda dua
Lapangan ABC yang berkapasitas 50 roda empat dan 1.305 roda dua
Stadion Madya dengan kapasitas 100 kendaraan roda empat dan 500 kendaraan roda dua
Lapangan Softball dengan kapasitas 150 kendaraan roda empat dan 500 roda dua
Masjid Albina menyediakan tempat untuk 25 kendaraan roda empat dan 1.000 kendaraan roda dua.
Layanan TransJakarta untuk Misa Agung Paus Fransiskus di GBK
Adapun layanan TransJakarta di sekitar kawasan Gelora Bung Karno berjumlah 387 unit dengan jumlah yang beroperasi 351 unit sedangkan sisanya sebanyak 36 unit sebagai cadangan.
Sebanyak 351 unit itu terdiri dari kategori layanan angkutan umum terintegrasi:
Stasiun Palmerah - Transport Hub Dukuh Atas (9 unit)
Bisnis.com, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan surat edaran bagi seluruh peserta didik dan aparatur sipil negara (ASN) agar belajar serta bekerja dari rumah (work from home/WFH) saat Misa akbar Paus Fransiskus di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan pada Kamis (5/9/2024).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Budi Awaluddin menyatakan edaran ini dikeluarkan guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas di kawasan GBK dan sekitarnya.
"Dinas Pendidikan sudah mengambil langkah dengan mengeluarkan surat edaran (SE) Kepala Dinas Nomor 24/SE/2024 tentang WFH dan belajar dari rumah," katanya dikutip dari Antara, Rabu (4/9/2024). Surat tersebut diperuntukkan bagi seluruh ASN dan peserta didik pada satuan pendidikan sebanyak 205 sekolah di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta selatan. Imbauan untuk belajar di rumah juga berlaku bagi siswa yang berada di empat kecamatan Jakarta Selatan, yakni Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Setiabudi, dan Pasar Minggu. "Kemudian, untuk Jakarta Pusat terdapat 46 sekolah yaitu di kecamatan Gambir, Sawah Besar, Menteng, dan Tanah Abang," jelasnya. Sebelumnya, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi mengimbau para pekerja wilayah Thamrin dan GBK menerapkan bekerja dari rumah (WFH) saat kegiatan Misa akbar bersama Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus di GBK. "Imbauan itu menyesuaikan kebijakan perusahaan masing-masing mengingat antisipasi kepadatan lalu lintas lebih tinggi pada 5 September 2024," jelasnya. Selain Misa akbar, pada tanggal yang sama, dijadwalkan berlangsung kegiatan internasional lain, yakni International Sustainability Forum (ISF) di Jakarta Convention Center yang turut dihadiri Presiden Joko Widodo.
"Masyarakat sebaiknya mencermati rute-rute menuju GBK dan sekitarnya lantaran akan ada kepadatan lalu lintas melebihi hari biasa," kata Heru.
Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya telah menyiapkan sembilan lokasi parkir kendaraan pribadi di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) bagi jemaat yang akan menghadiri Misa Suci Akbar Paus Fransiskus pada Kamis (5/9/2024).
"Untuk pengunjung yang menggunakan roda empat dan roda dua memang sudah disiapkan. Ada di parkir dalam [GBK]," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Latif Usman dikutip dari Antara, Kamis (3/9/2024).
Paus Fransiskus dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa siang (3/9/2024).
Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus menumpang pesawat komersil milik ITA Airways, maskapai penerbangan nasional Italia, menuju Bandara Soekarno-Hatta, Indonesia.
Berdasarkan pemberitaan SimplyFlying, Paus Fransiskus akan menggunakan maskapai nasional Italia, ITA Airways ke Indonesia untuk memulai Perjalanan Apostoliknya selama 12 hari. Pesawat Paus Fransiskus terbang dari Roma ke Indonesia pada 2 September 2024 menggunakan ITA A330neo sebelum melanjutkan kunjungannya ke Papua Nugini, Timor-Leste, dan Singapura.
Menurut rilis dari ITA Airways, Paus Fransiskus berangkat dari Terminal 5 Bandara Fiumicino Roma (FCO) pada pukul 17.15 waktu setempat pada 2 September, dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta (CGK) pada Kamis (3/9/2024) pukul 11.30 WIB.
Paus Fransiskus menaiki ITA Air dari Vatikan menuju Indonesia. Dok Instagram ITA Air
Lokasi Parkir Kendaraan di Sekitar GBK
Berikut lokasi kantong parkir di sekitar GBK yang bisa digunakan oleh jemaat yang akan mengikuti Misa Agung Paus Fransiskus di Jakarta.
Parkir Plaza Tenggara dengan kapasitas 150 kendaraan roda empat dan 174 kendaraan roda dua
Parkir Istora dengan kapasitas 257 roda empat dan 1.000 roda dua
Parkir Elevated sisi selatan dengan kapasitas roda empat 400 unit dan roda dua 1.500 unit
Parkir Elevated sisi utara yang berkapasitas roda empat 400 unit dan roda dua 1.500 unit
Parkir Akuatik yang bisa menampung 175 roda empat dan 250 roda dua
Lapangan ABC yang berkapasitas 50 roda empat dan 1.305 roda dua
Stadion Madya dengan kapasitas 100 kendaraan roda empat dan 500 kendaraan roda dua
Lapangan Softball dengan kapasitas 150 kendaraan roda empat dan 500 roda dua
Masjid Albina menyediakan tempat untuk 25 kendaraan roda empat dan 1.000 kendaraan roda dua.
Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya telah menyiapkan sembilan lokasi parkir kendaraan pribadi di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) bagi jemaat yang akan menghadiri Misa Suci Akbar Paus Fransiskus pada Kamis (5/9/2024).
"Untuk pengunjung yang menggunakan roda empat dan roda dua memang sudah disiapkan. Ada di parkir dalam [GBK]," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Latif Usman dikutip dari Antara, Kamis (3/9/2024).
Paus Fransiskus dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa siang (3/9/2024).
Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus menumpang pesawat komersil milik ITA Airways, maskapai penerbangan nasional Italia, menuju Bandara Soekarno-Hatta, Indonesia.
Berdasarkan pemberitaan SimplyFlying, Paus Fransiskus akan menggunakan maskapai nasional Italia, ITA Airways ke Indonesia untuk memulai Perjalanan Apostoliknya selama 12 hari. Pesawat Paus Fransiskus terbang dari Roma ke Indonesia pada 2 September 2024 menggunakan ITA A330neo sebelum melanjutkan kunjungannya ke Papua Nugini, Timor-Leste, dan Singapura.
Menurut rilis dari ITA Airways, Paus Fransiskus berangkat dari Terminal 5 Bandara Fiumicino Roma (FCO) pada pukul 17.15 waktu setempat pada 2 September, dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta (CGK) pada Kamis (3/9/2024) pukul 11.30 WIB.
Paus Fransiskus menaiki ITA Air dari Vatikan menuju Indonesia. Dok Instagram ITA Air
Lokasi Parkir Kendaraan di Sekitar GBK
Berikut lokasi kantong parkir di sekitar GBK yang bisa digunakan oleh jemaat yang akan mengikuti Misa Agung Paus Fransiskus di Jakarta.
Parkir Plaza Tenggara dengan kapasitas 150 kendaraan roda empat dan 174 kendaraan roda dua
Parkir Istora dengan kapasitas 257 roda empat dan 1.000 roda dua
Parkir Elevated sisi selatan dengan kapasitas roda empat 400 unit dan roda dua 1.500 unit
Parkir Elevated sisi utara yang berkapasitas roda empat 400 unit dan roda dua 1.500 unit
Parkir Akuatik yang bisa menampung 175 roda empat dan 250 roda dua
Lapangan ABC yang berkapasitas 50 roda empat dan 1.305 roda dua
Stadion Madya dengan kapasitas 100 kendaraan roda empat dan 500 kendaraan roda dua
Lapangan Softball dengan kapasitas 150 kendaraan roda empat dan 500 roda dua
Masjid Albina menyediakan tempat untuk 25 kendaraan roda empat dan 1.000 kendaraan roda dua.
Berikut fakta-fakta terkait kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia. Mulai dari terbang pakai pesawat komersial hingga bawa misi toleransi saat ke Istiqlal. [896] url asal
Bisnis.com, JAKARTA - Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Paus Fransiskus dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada 3-6 September 2024. Kunjungan Paus Fransiskus memiliki arti yang penting tidak hanya bagi umat Katolik, tetapi seluruh rakyat di Tanah Air.
Paus Fransiskus akan tiba di Jakarta melalu Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (3/9/2024). Meski hanya berkunjung selama tiga hari, jadwal Paus Fransiskus dan rombongan terbilang padat. Mulai dari bertemu Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Kepresidenan, berkunjung ke gereja Katedral, menyambangi Masjid Istiqlal hingga puncaknya misa Agung di Gelora Bung Karno (GBK) pada Kamis (5/9/2024).
Dalam kunjungannya ke Indonesia, Paus Fransiskus dijadwalkan akan bertemu tak hanya dengan para pejabat negara, dan wakil-wakil pemeluk agama Katolik, tapi juga akan menemui warga yang terpinggirkan seperti lansia, anak kecil, dan anak jalanan.
Paus Fransiskus, yang memilkiki nama asli Jorge Mario Bergoglio juga direncanakan akan melakukan penandatanganan dokumen bersejarah yang membahas mengenai isu kemanusiaan, toleransi, dan lingkungan.
Penandatanganan dokumen oleh Paus Fransiskus ini diharapkan menjadi sebuah simbol ditegakkannya toleransi, terutama toleransi beragama di Indonesia, negara dengan penduduk mayoritas Islam.
Berikut Fakta-fakta Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia
1. Pengamanan Berlapis
TNI dan Polri melaksanakan apel gelar pasukan gabungan pada Senin (2/9/2024) dalam rangka pengamanan kunjungan Paus Fransiskus dan acara International Sustainability Forum (ISF) 2024 di Jakarta.
Kepala Satgas Humas Operasi Tribrata Jaya 2024 Tjahyono Saputro menjelaskan, apel pasukan gabungan ini dilakukan agar setiap personel tahu fungsi dan tugasnya, sehingga dalam pelaksanaan nanti tidak ada kesalahan.
Dalam pengamanan nantinya, kata dia, sebanyak 4.000 personel gabungan akan dikerahkan, mulai dari TNI, Polri, Paspampres, BSSN, BNPT, BNPB, hingga Pemda.
Adapun, 270 personel TNI/Polri dan Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, bakal dikerahkan untuk melakukan pengamanan VVIP dalam menyambut kedatangan Paus Fransiskus.
Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta M. Holik Muardi menyampaikan ratusan petugas pengamanan tersebut disiapkan secara khusus untuk memastikan kenyamanan dan keamanan tamu kehormatan Paus Fransiskus yang akan tiba ke Tanah Air melalui Gedung VIP Terminal 3 Bandara Soetta.
Holik menyebutkan, dari ratusan personel pengamanan yang terdiri dari Aviation Security, BKO TNI, Polri, Paspampres, dan petugas keamanan lainnya akan berkolaborasi untuk memastikan seluruh aspek keamanan, baik di darat maupun udara, berjalan dengan lancar dan sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan.
2. Pakai Pesawat Komersial
Paus Fransiskus menumpang pesawat komersil milik ITA Airways, maskapai penerbangan nasional Italia, menuju Bandara Soekarno-Hatta, Indonesia.
Berdasarkan pemberitaan SimplyFlying, Paus Fransiskus akan menggunakan maskapai nasional Italia, ITA Airways ke Indonesia untuk memulai Perjalanan Apostoliknya selama 12 hari. Pesawat Paus Fransiskus terbang dari Roma ke Indonesia pada 2 September 2024 menggunakan ITA A330neo sebelum melanjutkan kunjungannya ke Papua Nugini, Timor-Leste, dan Singapura.
Menurut rilis dari ITA Airways, Paus Fransiskus berangkat dari Terminal 5 Bandara Fiumicino Roma (FCO) pada pukul 17.15 waktu setempat pada 2 September, dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta (CGK) pada pukul 11.30 waktu setempat keesokan harinya.
Angkasa Pura II (Persero), sebagai pengelola utama Bandara Soekarno-Hatta telah mengambil langkah-langkah agar kegiatan kunjungan kenegaraan ini tidak mengganggu laju operasional harian.
3. Bertemu Jokowi di Istana
Pada Rabu pagi (4/9/2024) Paus Fransiskus diagendakan akan bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka. Nantinya, Jokowi akan didampingi beberapa menteri kabinet, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, serta Duta Besar Indonesia untuk Takhta Suci (Vatikan) Michael Trias Kuncahyono.
Paus Fransiskus. Dok Reuters
4. Bawa Pesan Toleransi saat Kunjungi Istiqlal
Salah satu agenda penting lainnya dalam lawatan Paus Fransiskus adalah pemimpin tertinggi Katolik tersebut dengan para pemimpin lintas agama di Masjid Istiqlal. Pertemuan disebut memiliki peran penting karena menjadi simbol persatuan dan toleransi antar umat beragama di Indonesia.
Selain itu, Paus Fransiskus bakal meninggalkan jejak toleransi dengan merekatkan kenangan pribadinya pada polihedron atau instalasi karya seni bertajuk Hati Indonesia.
Mosaik yang menjadi simbol dari masyarakat Indonesia yang inklusif tersebut dibangun khusus untuk menyambut kedatangan Paus Fransiskus. Inisiatif pembangunan mosaik tersebut berasal dari Scholas Occurrentes, institusi di bawah naungan Vatican, yang hadir ke Indonesia berkat kolaborasi dan dukungan penuh 5P Global Movement.
“Karya seni ini mewakili semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang melibatkan total 1.500 kontributor. Para kontributor adalah pelajar dari program penguatan karakter di Jakarta, peserta lokakarya di Bali, Lombok, dan Labuan Bajo, serta masyarakat dari tiga lembaga pemasyarakatan,” ujar Global President of Scholas Occurrentes José María del Corral, Senin (2/9/2024).
5. Misa Agung di GBK
Sebagai agenda puncak, Paus Fransiskus akan memimpin Misa Agung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) dan Stadion Madya, Senayan, Jakarta, pada Kamis (5/9/2024).
Agenda itu rencananya dihadiri oleh sekitar 86.000 umat Katolik dari berbagai wilayah di Indonesia. Ketua Panitia Pelaksana Panitia Kunjungan Bapa Suci Fransiskus, Ignasius Jonan menjelaskan agenda tersebut akan terbuka bagi mereka yang mendapatkan undangan atau akses khusus.
Oleh karena itu, dia berpesan agar umat Katolik yang tidak memiliki undangan untuk menyaksikan Perayaan Ekaristi Kudus melalui tayangan televisi.
Dilansir dari laman indonesia.go.id, dalam perayaan Misa Suci di GBK, umat yang dapat mengikuti misa adalah umat yang telah memiliki tiket gelang.
Sementara itu, umat yang tidak memiliki tiket gelang tidak diijinkan masuk ke area stadion GBK. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban acara yang akan berlangsung. Diharapkan umat dapat hadir dengan mempersiapkan kelengkapan persyaratan sehingga dapat mengikuti Misa Suci dengan nyaman dan aman.