
Jakarta: Program Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) diberikan kepada mahasiswa miskin. Pada 2024, sebanyak 200 ribu
KIP-K baru telah dibagikan.
Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Adhika Ganendra, menyatakan mahasiswa penerima KIP-K memiliki prestasi akademik yang baik. Sehingga, mereka bisa dapat menembus jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi
(SNBP) 2024.
"50 persennya, 101 ribu itu merupakan siswa miskin yang dapat diterima di jalur prestasi dan perguruan tinggi negeri," beber Adhika dalam webinar KIP Kuliah Wujudkan Mimpi Anak Indonesia di
YouTube Kemdikbud RI dikutip Jumat, 23 Agustus 2024.
Artinya, kata dia, semakin banyak anak miskin yang terbantu sekaligus berprestasi. Adhika mengatakan angka 50 persen siswa berprestasi itu meningkat dari tahun sebelumnya.
"Itu 10 persen lebih tinggi dibandingkan tahun lalu," ungkap dia.
Dia menuturkan data penerima KIP-K sudah terintegrasi dari jenjang sebelumnya, yakni pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. "Sehingga yang menerima KIP-K itu kita juga melihat data saat mereka menerima KIP dari pendidikan dasar dan menengah," papar Adhika.
(REN)