JAKARTA, investor.id - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan akan mengefisiensi penggunaan anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) senilai Rp 1,7 triliun. Anggaran itu akan difokuskan untuk peningkatan produktivitas petani, alih-alih dihamburkan untuk biaya seminar dan perjalanan dinas.
"Anggaran kami yang Rp 1,7 triliun kemarin, tahun ini kita ada refocusing. Yang dulunya anggaran itu untuk biaya perjalanan dinas, biaya seminar, dan seterusnya. Kita alihkan untuk mendahulukan petani," ungkap Amran, di Kantor Kementan, Jakarta, Senin (28/10/2024).
Amran mengungkapkan, pemerintah akan membenahi sejumlah permasalahan yang menganggu produktivitas petani. Beberapa hal yang telah dilakukan di antaranya, pemanfaatan anggaran negara untuk belanja benih pertanian yang unggul hingga pompa udara pertanian.
"Alhamdulillah hasilnya. Anggaran tidak bertambah, tetapi meningkatkan produksi pertanian hingga Rp 1 juta ton. Nilainya Rp 12 triliun peningkatan. Semua data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementan tidak akan mengeluarkan data untuk produksi. Itu artinya, refocusing, efisien anggaran kita berhasil," tuturnya.
Amran lalu menjelaskan, peningkatan produktivitas petani tersebut adalah demi mendukung tercapainya cita-cita Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong swasembada pangan dan energi.
"Swasembada kita akan capai secepat-cepatnya. Targetnya 4 tahun. Semoga sebelum 4 tahun kita sudah tercapai," kata Amran.
Ada pun Amran menyampaikan, berbagai upaya ini merupakan amanat dari Prabowo yang ia terima selama rangkaian acara retreat bagi para Menteri Kabinet Merah Putih di Magelang. Ada tiga pesan Prabowo yang ia terima, diantaranya terkait pemberantasan korupsi, efisiensi anggaran negara, serta mendukung tercapainya swasembada pangan dan energi.
"Sejalan dengan arahan Bapak Presiden, setiap dalam pertemuan sidang kabinet, ratas (rapat terbatas), maupun acara, bahwasannya pemberantasan korupsi kita harus jalankan bersama. Yang kedua adalah efisiensi anggaran APBN. Ketiga, swasembada," pungkasnya.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News