JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Presiden Moeldoko perpanjangan usia pensiun TNI dari semula 58 tahun menjadi 60 tahun dalam revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI akan menghemat anggaran rekrutmen prajurit baru.
Diketahui dalam revisi aturan tesebut, usia pensiun TNI diperpanjang menjadi usia 60-65 tahun, dari sebelumnya 58-60 tahun.
"(Revisi) akan mempengaruhi rekrutmen ya. Sehingga nanti akan bisa ada penghematan, karena usia yang tadinya harus in out-nya cepat, tapi sekarang dengan extension ini menjadi berkurang. Saya kira akan mengurangi biaya untuk rekrutmen," kata Moeldoko dalam program ROSI Kompas TV, dikutip Jumat (26/7/2024).
Moeldoko menuturkan, rencana perpanjangan usia pensiun ini bukan tanpa alasan. Wacana ini turut mempertimbangkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia yang semakin baik.
Begitu pula tingkat gizi masyarakat kita yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.
"Kalau dulu zaman saya tahun 80-an punya prajurit usia 48 (tahun) sudah goyang-goyang. Sekarang prajurit saya usia 54 (tahun) masih gagah masih kuat. Ini juga sebuah pertimbangan," tuturnya.
Di sisi lain, perpanjangan usia TNI akan membuat prajurit semakin matang, yang mempengaruhi pembinaan organisasi yang semakin baik.
Namun ia tidak memungkiri adanya potensi gesekan atau jalan terjal untuk prajurit yang seharusnya diangkat pada posisi tertentu. Dengan perpanjangan usia pensiun, prajurit yang seharusnya naik pangkat akan mundur sekitar 2 tahun.
Kendati begitu menurut Moeldoko, TNI sudah punya pengalaman menjalani hal tersebut, ketika batas usia pensiun ditingkatkan dari 56 tahun menjadi 58 tahun beberapa waktu lalu.
"Jadi menurut saya kita sudah punya pengalaman sekarang bagaimana mengelola. (Tapi) Kalau beban anggaran saya pastikan enggak ya, karena tadi itu justru semakin berkurang. Karena harusnya keluar, tapi ada bertahan 2 tahun (karena usia pensiun meningkat) berarti ada penghematan untuk rekrutmen," jelas Moeldoko.
Diberitakan sebelumnya, draf terbaru revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI (RUU TNI) memperpanjang usia pensiun perwira dari semula 58 tahun menjadi 60 tahun.
Dalam draf yang diterima Kompas.com, bunyi Pasal 53 Ayat (1) UU TNI akan diubah sebagai berikut, “prajurit melaksanakan dinas keprajuritan sampai usia paling tinggi 60 tahun bagi perwira dan paling tinggi 58 tahun bagi bintara dan tamtama”.
Kemudian, pada Ayat (2), khusus jabatan fungsional, prajurit dapat melaksanakan dinas keprajuritan sampai usia paling tinggi 65 tahun sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
RUU TNI juga mengakomodasi perpanjangan masa dinas sebanyak dua kali bagi perwira tinggi (pati) bintang empat.
“Khusus untuk perwira tinggi bintang 4, prajurit dapat diperpanjang masa dinas keprajuritannya maksimal dua kali yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden,” bunyi Ayat (3).
Adapun perpanjangan masa dinas keprajuritan sebagaimana dimaksud pada Ayat (3) berlaku paling lama dua tahun dan/atau dapat diperpanjang kembali sesuai dengan persetujuan presiden.
Ketentuan lebih lanjut mengenai masa dinas keprajuritan akan diatur dengan peraturan pemerintah.
Jakarta: Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto merespons perihal dugaan peretasan terhadap data Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI. Agus mengatakan pihaknya akan mengevaluasi sumber daya manusia (SDM).
"Makanya kita lagi evaluasi. Evaluasi dari SDM-nya," kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 10 Juli 2024.
Agus akan melakukan penguatan terhadap divisi tersebut. Salah satunya dengan dukungan alat-alat yang lebih canggih. "Mungkin alat-alatnya juga harus bagus," ucap Agus.
Jenderal bintang empat itu juga berencana membuka rekrutmen khusus di satuan siber. Personel harus memiliki kemampuan mumpuni di bidang teknologi informasi (IT).
"Siber itu dari si pilihannya harus mempunyai kemampuan IT. Baru masuk lewat rekturmen khusus nanti, pendidikannya juga khusus, baru dia nanti kita masukan ke satuan siber. Tidak dari bintara umum atau tantama umum atau perwira umum. Jadi khusus. Memang dari kuliahnya atau SMA-nya sudah punya kemampuan it," jelas Agus.
BAIS TNI diduga diretas hacker MoonzHaxor. Informasi tersebut pertama kali tersebar luaskan platform media sosial X oleh akun @MurtafhaOne1.
“Bocor! Data BAIS, INAFIS dan Kemenhub dijual di Dark Web, harganya USD1.000-USD7.000,” tulis akun X @MurtafhaOne1 melalui keterangan tertulis, Selasa, 25 Juni 2024.
Tak hanya itu, @MurtafhaOne1 juga menuliskan kekecewaannya akan ketidakamanan sistem siber Bangsa Indonesia. Sebab, mudah dibobol oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Ternyata keamanan siber bangsa ini memang lemah meski sudah punya lembaga bernama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN),” tulisnya.
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) membuka rekrutmen Tamtama Prajurit Karier (Tamtama PK) Gelombang II Tahun 2024. Halaman all [662] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) membuka rekrutmen Tamtama Prajurit Karier (Tamtama PK) Gelombang II Tahun 2024.
Adapun proses validasi pendaftaran dimulai 15 Juli 2024 hingga 7 Agustus 2024 di lokasi panitia daerah (Panda) masing-masing.
Rekrutmen Tamtama TNI AL terbuka bagi calon peserta dengan latar belakang pendidikan minimal SMP dengan usia minimal 17 tahun 9 bulan dan berusia maksimal 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama.
Bagi Anda yang berminat menjadi abdi negara calon prajurit Tamtama TNI AL, berikut persyaratan dan cara mendaftarnya.
Persyaratan Rekrutmen Tamtama TNI AL 2024
Persyaratan umum:
Warga Negara Indonesia.
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Umur minimal 18 tahun saat dilantik menjadi prajurit.
Sehat jasmani dan rohani, serta tidak pernah terlibat narkoba.
Tidak kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan tetap.
Berkelakuan baik tanpa catatan kriminal dari Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Lulus seleksi dari tim Panda dan Panpus yang ditunjuk Kasal.
Persyaratan lain:
Pria dengan tinggi minimal 163 cm dan berat badan seimbang.
Berijazah minimal SMP/sederajat.
Berusia maksimal 22 tahun dan minimal 17 tahun 9 bulan saat pembukaan pendidikan pertama.
Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun sejak dilantik.
Persyaratan Tambahan
Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan pertama.
Bukan prajurit TNI, anggota Polri, atau PNS.
Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
Ijazah dari luar negeri harus disahkan oleh Kemendikbudristek.
Tidak bertato atau ditindik di telinga atau anggota badan lainnya.
Bagi yang sudah bekerja, wajib melampirkan surat persetujuan dari instansi dan pernyataan bersedia diberhentikan.
Berdomisili minimal 12 bulan di wilayah pendaftaran terdekat.
Memiliki kartu BPJS atau kartu jaminan kesehatan sejenis.
Cara mendaftar Tamtama TNI AL 2024
Pendaftaran Tamtama PK TNI AL 2024 dilakukan dalam dua tahapan. Tahap pertama, calon mendaftar secara online melalui internet dengan mengakses alamat website al.rekrutmen-tni.mil.id dengan mengisi formulir pendaftaran secara benar dan lengkap.
Tahap kedua, validasi/daftar ulang dilakukan secara fisik ke tempat pendaftaran terdekat. Pada tahap ini, peserta wajib menunjukkan beberapa dokumen persyaratan yakni:
Formulir pendaftaran yang telah dicetak
Foto hitam putih terbaru ukuran 3 x 4 dan 4 x 6 masing-masing 2 lembar
Dokumen asli beserta fotocopy yang sudah dilegalisir terdiri dari:
Akta Kelahiran
KTP calon beserta KTP orang tua/wali
Akta Kematian (bagi orang tua yang sudah meninggal)
Kartu Keluarga
Ijazah SD/MI, SMP/MTS dan SMA/SMK/MA
Daftar Nilai Ujian Nasional SD/MI, SMP/MTS dan SMA/SMK/MA; dan
SKCK.
Jadwal kegiatan penerimaan calon Tamtama PK TNI AL Gel II TA 2024
Jadwal Kegiatan:
Sosialisasi dan publikasi : 18 Juni s.d. 7 Juli 2024
Pendaftaran online : 8 Juli s.d. 7 Agustus 2024
Validasi : 15 Juli s.d. 7 Agustus 2024
Laporan animo akhir : 7 Agustus 2024
Seleksi tingkat daerah : 8 Agustus s.d. 11 September 2024
Batas akhir sidang Pantukhir daerah : 12 September 2024
Rakor penentuan pemanggilan : 17 September 2024
Seleksi tingkat pusat Cata PK TNI AL Gelombang II TA 2024 Puslatdiksarmil Kodiklatal dan Satdik 4 Kodiklatal:
Calon tiba di Panpus Malang : 21 s.d. 22 Oktober 2024
Pakta integritas : 23 Oktober 2024
Pemeriksaan dan pengujian : 24 Oktober s.d. 2 November 2024
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) membuka rekrutmen Tamtama Prajurit Karier (Tamtama PK) Gelombang II Tahun 2024. Halaman all [662] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) membuka rekrutmen Tamtama Prajurit Karier (Tamtama PK) Gelombang II Tahun 2024.
Adapun proses validasi pendaftaran dimulai 15 Juli 2024 hingga 7 Agustus 2024 di lokasi panitia daerah (Panda) masing-masing.
Rekrutmen Tamtama TNI AL terbuka bagi calon peserta dengan latar belakang pendidikan minimal SMP dengan usia minimal 17 tahun 9 bulan dan berusia maksimal 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama.
Bagi Anda yang berminat menjadi abdi negara calon prajurit Tamtama TNI AL, berikut persyaratan dan cara mendaftarnya.
Persyaratan Rekrutmen Tamtama TNI AL 2024
Persyaratan umum:
Warga Negara Indonesia.
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Umur minimal 18 tahun saat dilantik menjadi prajurit.
Sehat jasmani dan rohani, serta tidak pernah terlibat narkoba.
Tidak kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan tetap.
Berkelakuan baik tanpa catatan kriminal dari Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Lulus seleksi dari tim Panda dan Panpus yang ditunjuk Kasal.
Persyaratan lain:
Pria dengan tinggi minimal 163 cm dan berat badan seimbang.
Berijazah minimal SMP/sederajat.
Berusia maksimal 22 tahun dan minimal 17 tahun 9 bulan saat pembukaan pendidikan pertama.
Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun sejak dilantik.
Persyaratan Tambahan
Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan pertama.
Bukan prajurit TNI, anggota Polri, atau PNS.
Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
Ijazah dari luar negeri harus disahkan oleh Kemendikbudristek.
Tidak bertato atau ditindik di telinga atau anggota badan lainnya.
Bagi yang sudah bekerja, wajib melampirkan surat persetujuan dari instansi dan pernyataan bersedia diberhentikan.
Berdomisili minimal 12 bulan di wilayah pendaftaran terdekat.
Memiliki kartu BPJS atau kartu jaminan kesehatan sejenis.
Cara mendaftar Tamtama TNI AL 2024
Pendaftaran Tamtama PK TNI AL 2024 dilakukan dalam dua tahapan. Tahap pertama, calon mendaftar secara online melalui internet dengan mengakses alamat website al.rekrutmen-tni.mil.id dengan mengisi formulir pendaftaran secara benar dan lengkap.
Tahap kedua, validasi/daftar ulang dilakukan secara fisik ke tempat pendaftaran terdekat. Pada tahap ini, peserta wajib menunjukkan beberapa dokumen persyaratan yakni:
Formulir pendaftaran yang telah dicetak
Foto hitam putih terbaru ukuran 3 x 4 dan 4 x 6 masing-masing 2 lembar
Dokumen asli beserta fotocopy yang sudah dilegalisir terdiri dari:
Akta Kelahiran
KTP calon beserta KTP orang tua/wali
Akta Kematian (bagi orang tua yang sudah meninggal)
Kartu Keluarga
Ijazah SD/MI, SMP/MTS dan SMA/SMK/MA
Daftar Nilai Ujian Nasional SD/MI, SMP/MTS dan SMA/SMK/MA; dan
SKCK.
Jadwal kegiatan penerimaan calon Tamtama PK TNI AL Gel II TA 2024
Jadwal Kegiatan:
Sosialisasi dan publikasi : 18 Juni s.d. 7 Juli 2024
Pendaftaran online : 8 Juli s.d. 7 Agustus 2024
Validasi : 15 Juli s.d. 7 Agustus 2024
Laporan animo akhir : 7 Agustus 2024
Seleksi tingkat daerah : 8 Agustus s.d. 11 September 2024
Batas akhir sidang Pantukhir daerah : 12 September 2024
Rakor penentuan pemanggilan : 17 September 2024
Seleksi tingkat pusat Cata PK TNI AL Gelombang II TA 2024 Puslatdiksarmil Kodiklatal dan Satdik 4 Kodiklatal:
Calon tiba di Panpus Malang : 21 s.d. 22 Oktober 2024
Pakta integritas : 23 Oktober 2024
Pemeriksaan dan pengujian : 24 Oktober s.d. 2 November 2024