KOMPAS.com - Anda terlanjur hutang ke rentenir? Ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghadapi rentenir dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dikutip dari laman resmi OJK, rentenir adalah orang yang meminjamkan uang kepada masyarakat dalam rangka memperoleh keuntungan melalui penarikan sejumlah bunga.
Meminjam uang kepada rentenir memang tidak memerlukan dokumen tertentu, seperti identitas maupun keterangan usaha.
Kemudahan dalam memperoleh pinjaman membuat sebagian masyarakat masih memilih berhutang ke renternir dibandingkan lembaga jasa keuangan resmi.
Meski begitu, biasanya bunga yang dikenakan dari pinjaman cukup besar dan penagihan bisa dilakukan sewenang-wenang saat peminjam telat membayar cicilan.
Bagi seseorang yang telanjur berhutang kepada rentenir dan memiliki kendala dalam membayar pelunasan, bisa menyimak sejumlah tips berikut.
Lantas, apa saja tips yang bisa dilakukan bagi seseorang yang telanjur berhutang kepada rentenir?
Tips menghadapi rentenir
1. Menghitung nominal yang harus dibayar secara detail
Saat rentenir atau pesuruhnya datang menagih pinjaman, Anda dapat menerima dan membicarakan terkait jumlah hutang secara baik-baik.
Lakukan negosiasi dengan menghitung kembali hutang dan bunga yang harus dibayar.
Dengan mengetahui nominal yang haru dibayar dan telah disepakati bersama, Anda bisa terhindar dari biaya penagihan tidak wajar.
2. Meminta penghapusan bunga
Bagi yang mengalami keberatan dalam proses pelunasan dikarenakan nilai bunga yang tinggi, bisa untuk mengajukan permohonan penghapusan bunga kepada rentenir.
Saat mempunyai pemasukan berlebih, Anda bisa segera melunasi hutang kepada rentenir agar hutang tidak berlarut-larut.
KOMPAS.com - Anda terlanjur hutang ke rentenir? Ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghadapi rentenir dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dikutip dari laman resmi OJK, rentenir adalah orang yang meminjamkan uang kepada masyarakat dalam rangka memperoleh keuntungan melalui penarikan sejumlah bunga.
Meminjam uang kepada rentenir memang tidak memerlukan dokumen tertentu, seperti identitas maupun keterangan usaha.
Kemudahan dalam memperoleh pinjaman membuat sebagian masyarakat masih memilih berhutang ke renternir dibandingkan lembaga jasa keuangan resmi.
Meski begitu, biasanya bunga yang dikenakan dari pinjaman cukup besar dan penagihan bisa dilakukan sewenang-wenang saat peminjam telat membayar cicilan.
Bagi seseorang yang telanjur berhutang kepada rentenir dan memiliki kendala dalam membayar pelunasan, bisa menyimak sejumlah tips berikut.
Lantas, apa saja tips yang bisa dilakukan bagi seseorang yang telanjur berhutang kepada rentenir?
Tips menghadapi rentenir
1. Menghitung nominal yang harus dibayar secara detail
Saat rentenir atau pesuruhnya datang menagih pinjaman, Anda dapat menerima dan membicarakan terkait jumlah hutang secara baik-baik.
Lakukan negosiasi dengan menghitung kembali hutang dan bunga yang harus dibayar.
Dengan mengetahui nominal yang haru dibayar dan telah disepakati bersama, Anda bisa terhindar dari biaya penagihan tidak wajar.
2. Meminta penghapusan bunga
Bagi yang mengalami keberatan dalam proses pelunasan dikarenakan nilai bunga yang tinggi, bisa untuk mengajukan permohonan penghapusan bunga kepada rentenir.
Saat mempunyai pemasukan berlebih, Anda bisa segera melunasi hutang kepada rentenir agar hutang tidak berlarut-larut.
3. Meminta perpanjangan waktu pelunasan pinjaman
Bagi peminjam yang mengalami kendala dalam pelunasan pinjaman, bisa meminta perpanjangan waktu.
Tentukan batas waktu pelunasan sesuai kemampuan. Namun, jangan sampai terlalu lama memperpanjang jangka waktu pelunasan agar bunga tak semakin tinggi.
4. Meminta pendampingan
Anda bisa meminta bantuan pendampingan kepada seseorang yang memahami kasus utang piutang.
Ini dilakukan untuk mencegah timbulnya penagihan utang secara paksa oleh rentenir yang bisa dilakukan dengan menyita barang bahkan yang mengancam jiwa.
Demikian beberapa tips dari OJK bagi masyarakat yang telanjur meminjam uang kepada rentenir. Masyarakat yang membutuhkan dana pinjaman disarankan untuk meminjam ke bank atau penyelenggara jasa keuangan resmi lainnya.
KOMPAS.com - Anda terlanjur hutang ke rentenir? Ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghadapi rentenir dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dikutip dari laman resmi OJK, rentenir adalah orang yang meminjamkan uang kepada masyarakat dalam rangka memperoleh keuntungan melalui penarikan sejumlah bunga.
Meminjam uang kepada rentenir memang tidak memerlukan dokumen tertentu, seperti identitas maupun keterangan usaha.
Kemudahan dalam memperoleh pinjaman membuat sebagian masyarakat masih memilih berhutang ke renternir dibandingkan lembaga jasa keuangan resmi.
Meski begitu, biasanya bunga yang dikenakan dari pinjaman cukup besar dan penagihan bisa dilakukan sewenang-wenang saat peminjam telat membayar cicilan.
Bagi seseorang yang telanjur berhutang kepada rentenir dan memiliki kendala dalam membayar pelunasan, bisa menyimak sejumlah tips berikut.
Lantas, apa saja tips yang bisa dilakukan bagi seseorang yang telanjur berhutang kepada rentenir?
Tips menghadapi rentenir
1. Menghitung nominal yang harus dibayar secara detail
Saat rentenir atau pesuruhnya datang menagih pinjaman, Anda dapat menerima dan membicarakan terkait jumlah hutang secara baik-baik.
Lakukan negosiasi dengan menghitung kembali hutang dan bunga yang harus dibayar.
Dengan mengetahui nominal yang haru dibayar dan telah disepakati bersama, Anda bisa terhindar dari biaya penagihan tidak wajar.
2. Meminta penghapusan bunga
Bagi yang mengalami keberatan dalam proses pelunasan dikarenakan nilai bunga yang tinggi, bisa untuk mengajukan permohonan penghapusan bunga kepada rentenir.
Saat mempunyai pemasukan berlebih, Anda bisa segera melunasi hutang kepada rentenir agar hutang tidak berlarut-larut.
3. Meminta perpanjangan waktu pelunasan pinjaman
Bagi peminjam yang mengalami kendala dalam pelunasan pinjaman, bisa meminta perpanjangan waktu.
Tentukan batas waktu pelunasan sesuai kemampuan. Namun, jangan sampai terlalu lama memperpanjang jangka waktu pelunasan agar bunga tak semakin tinggi.
4. Meminta pendampingan
Anda bisa meminta bantuan pendampingan kepada seseorang yang memahami kasus utang piutang.
Ini dilakukan untuk mencegah timbulnya penagihan utang secara paksa oleh rentenir yang bisa dilakukan dengan menyita barang bahkan yang mengancam jiwa.
Demikian beberapa tips dari OJK bagi masyarakat yang telanjur meminjam uang kepada rentenir. Masyarakat yang membutuhkan dana pinjaman disarankan untuk meminjam ke bank atau penyelenggara jasa keuangan resmi lainnya.