JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu cara agar menjaga motor tua tetap tampil gaya adalah dengan cara mengecat ulang. Hal ini bisa dilakukan kalau bodi motor sudah kusam dan ingin dibikin kembali segar atau coba warna yang baru.
Cuma, ada tantangan buat para pemilik motor tua kalau mau mengecat ulang bodinya. Beda dengan motor baru yang masih mulus, motor yang sudah lama digunakan seperti tahun 2005 ke bawah akan lebih kurang baik kondisinya.
Junistian Farhan, pemilik bengkel cat Square Project di Jagakarsa, Jakarta Selatan mengatakan, memang lebih banyak tantangannya saat mengerjakan motor dengan tahun di bawah 2005.
KOMPAS.com/FATHAN Modifikasi Yamaha Mio dengan komponen premium, tembus Rp 200 juta
"Kesulitan pertama, kita butuh waktu khusus untuk cari part. Misal ada yang (rusak) diganti," ucap Junis kepada Kompas.com belum lama ini.
Selain itu kalau tidak ada part bodi yang harus diganti, masalah selanjutnya ada di pencarian striping atau grafis bodi. Apalagi kalau misal pemiliknya memilih cat dengan model OEM, seperti orisinal dari pabrik beserta striping-nya.
"Saat cat, sulit cari striping, enggak umum di marketplace," kata Junis.
Memang kalau buat mengerjakan motor tua, Junis curhat persiapannya lebih panjang saat sebelum pengecatan. Paling beda ada saat cari suku cadang yang memang dibutuhkan.
Jadi buat pemilik motor tahun 2000-an yang mau cat ulang, harus sabar karena lebih memakan waktu. Beda dengan motor yang masih baru, bodinya masih lengkap dan mulus, tinggal dicat saja.
Kebanyakan pemilik motor sekarang yang mau ganti warna memilih tampilan yang lebih kalem, bahkan banyak yang contek warna dari mobil Eropa Halaman all [340] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu modifikasi pada motor yang bisa dilakukan dan hasilnya cukup signifikan adalah dengan mengecat bodi lama ke warna yang baru.
Mengecat bodi menghasilkan motor yang spesial, sesuai dengan keinginan pemilik dan jarang ada yang menyamai di jalan. Seiring berjalannya waktu, tren pilihan warna zaman sekarang dengan dulu sudah berubah.
Junistian Farhan, Pemilik Bengkel Cat dan Karbon Square Project di Jagakarsa, Jakarta Selatan, mengatakan, kebanyakan pemilik motor saat mau ganti warna, memilih warna yang elegan, cenderung agak gelap dan kalem.
KOMPAS.com/FATHAN Pilihan warna buat motor yang sedang tren di 2024
"Kalau dulu kita lihat kuning stabilo di mana-mana, oranye stabilo, sekarang juga masih ada. Tapi kalau membaca tren, yang sudah ganti warna, enggak jauh dari warna yang soft (lembut), elegan," kata Junis kepada Kompas.com, Rabu (31/7/2024).
Selain itu, pemilihan warna sekarang kebanyakan juga mencontek dari warna yang ada di mobil. Misal seperti Irish Green, British Racing Green, Austin Yellow, Laguna Seca Blue, itu kebanyakan awalnya digunakan cuma di kendaraan roda empat.
"Sekarang hampir 100 persen ke situ. Konsumen yang ke sini banyak minta contek (dari warna mobil)," kata Junis.
Selain warna bodi, warna pelek juga sekarang banyak memilih warna Gun Metal, keabu-abuan. Padahal dulu, warna-warna ngejreng seperti putih, kuning dan warna polos lainnya lebih dipilih.
"Dulu warna Gun Metal belum banyak, tapi sekarang sudah di mana-mana. Atau enggak Gold Sampaigne, Bronze, bahkan sekarang juga sudah diadopsi pabrikan (standar)," kata Junis.