#30 tag 24jam
Asus ROG Strix X870-A Gaming WiFi, Futuristik dan Rapi
Melihat paket penjualan, kotak putihnya menampilkan gambar motherboard berukuran besar di penutup atas. [779] url asal
#review-motherboard #asus #asus-rog #hardware #amd #asus-rog-strix-x870a-gaming-wifi #motherboard-asus #review-asus-rog-strix-x870a-gaming-wifi
(MedCom) 04/11/24 13:08
v/17458528/
Jakarta: Asus ROG Strix X870-A Gaming WiFi adalah motherboard kelas atas. Telah datang ke meja pengujian redaksi teknologi Medcom.id, motherboard ini sudah mengadopsi chipset AMD X870 sebagai tandem prosesor Ryzen 9000 Series. Melihat paket penjualan, kotak putihnya menampilkan gambar motherboard berukuran besar di penutup atas.Buka kotaknya dan hal pertama yang kita lihat adalah motherboard itu sendiri. Di bawahnya ada sejumlah aksesori: dua kabel SATA 6Gb/s, bantalan termal untuk SSD M.2 22110, Asus Wi-Fi Q-Antenna, pengikat kabel, paket M.2 Q-Latch dan M.2 Q-Slide, empat paket karet M.2, gantungan kunci ROG, lembar stiker ROG Strix, kartu ucapan terima kasih, dan panduan.

Begitu saya membukanya, ASUS ROG Strix X870-A Gaming WiFi menarik perhatian saya dengan desainnya yang bertema putih. Kombinasi elemen hitam dan heatsink serta pelat metalik putih/perak memberikan tampilan futuristik yang akan menarik terutama bagi mereka yang menyukai warna putih.
Panel yang menutupi port input/output di bagian belakang, sebelah kiri soket prosesor, juga memiliki pencahayaan RGB. Aksen bercahaya di sana membantu membuat motherboard terasa lebih premium dan futuristik. Area VRM (Voltage Regulator Module) ditutupi oleh heatsink besar. Ini memastikan pendinginan yang efisien dan memungkinkan motherboard untuk mendukung beban daya tinggi bahkan dari prosesor AMD yang paling menuntut sekalipun.

Heatsink berukuran agak besar juga ada pada satu port M.2, yang mengsungu model Q-Latch untuk memudahkan pemasangan tanpa obeng. Motherboard ini juga dilengkapi dengan beberapa header kipas, termasuk satu header Kipas CPU 4-pin, satu header Kipas CPU OPT 4-pin, satu header Pompa AIO 4-pin, dan lima header Kipas Sasis 4-pin.
Salah satu aspek terpenting dari motherboard adalah kemampuannya untuk memberikan daya yang stabil ke prosesor. ASUS ROG Strix X870-A Gaming WiFi menggunakan power stage 16+2+2, memastikan bahwa motherboard dapat memenuhi permintaan daya mendadak dari prosesor. Tak lupa juga dengan kehadiran tiga konektor daya EPS: satu konektor ATX 24-pin dan dua konektor 8-pin.
Menggunakan chipset AMD X870, ia juga dilengkapi dengan soket AM5, yang menyediakan kompatibilitas prosesor Ryzen dibangun pada arsitektur Zen 4 dan Zen 5. Bisa dibilang Asus ROG Strix X870-A Gaming WiFi mendukung investasi jangka panjang, seandainya nanti muncul prosesor Ryzen generasi berikutnya.

Asus ROG Strix X870-A Gaming WiFi punya empat slot DIMM DDR5 mendukung kapasitas hingga 192GB, dengan kecepatan memori resmi 5600 MT/s dan dukungan overclocking AMD Expo dan Asus Extreme Memory Profile hingga 8000 MT/s.
Pada sisi penyimpanan, Asus ROG Strix X870-A Gaming WiFi ini memiliki empat slot M.2, dengan dua slot ini menawarkan dukungan PCIe 5.0. Ia mendukung WiFi 7 terbaru dengan antena yang sangat mudah dipasang. Pastinya, tetap tersedia port Ethernet 2.5G untuk konektivitas via kabel.

Sisa antarmukanya pada panel I/O belakang ASUS ROG Strix X870-A Gaming WiFi dilengkapi dengan berbagai antarmuka. Panel ini mencakup dua port USB-C 40Gbps, enam port USB 10Gbps (lima USB-A dan satu USB-C, dengan kemampuan pengisian cepat hingga 30W), empat port USB-A 5Gbps, satu DisplayPort, satu port HDMI, satu modul WiFi, satu port Intel 2.5Gb Ethernet, dua jack audio, satu port output S/PDIF optik, tombol BIOS Flashback, dan tombol Clear CMOS.
| Testbed | Medcom.id |
| Prosesor | AMD Ryzen 9 9900X |
| VGA | AMD Radeon RX 6800 |
| RAM | Apacer Panther DDR5 RGB 32GB (2 x 16GB) |
| Storage | WD Black SN850X, Apacer AS2280Q4 |
| PSU | MSI MAG A850GL PCIE5 |
| Monitor | ViewSonic VX2758A-2K-Pro-2 |
| Mouse | Logitech MX Master 3 Logitech M650 |
| Keyboard | Logitech MX Keys Logitech Signature K950 |
| Mousepad | Logitech Desk Mat |
Bagaimana Performanya?
Asus ROG Strix X870-A Gaming WiFi kami pasang prosesor AMD Ryzen 9900X dan kartu grafis AMD Radeon 6800. Di bagian storage digunakan Apacer AS2280Q4 2TB, sedangkan untuk RAM ada Apacer Panther DDR5 RGB 32GB. Semuanya dijalankan dalam mode default atau tidak overclocking untuk melihat performa bawaannya.



Pertama dilakukan pengujian menggunakan software benchmark seperti PCMark 10 mode Office, 3DMark dengan pengujian Steel Nomad, dan Cinebench 2024. Kemudian pengujian selanjutnya menggunakan dua game yaitu Assassin’s Creed Mirage dan Cyberpunk 2077 di kualitas grafis tertinggi resolusi 2K dengan refresh rate layar 185Hz.


Hasil pengujian menunjukan skor benchmark dan frame rate rata-rata (average) di game sangat bagus. Hal ini menunjukkan performa Asus ROG Strix X870-A Gaming WiFi dengan testbed Medcom.id sangat memuaskan.
Kesimpulan
Asus ROG Strix X870-A Gaming WiFi memiliki fitur, spesifikasi, dan performa yang memuaskan. Motherboard ini dibanderol harga kisaran mulai dari Rp5,8 juta. Harganya memang seusai dengan kelas pasarnya. Desainnya rapi, ditambah banyak fitur yang membuatnya punya durabilitas dan performa baik membuatnya cocok untuk menjadi duet prosesor terbaru AMD Ryzen 9000 Series.
- Desain rapi
- Q-Latch M.2
- I/O port lengkap
- Performa bagus
- Slot PCIe belum Q-Latch
- Ruangan di sekitar prosesor agak sempit
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi, untuk Intel Arrow Lake
Asus termasuk merek yang langsung mengumumkan ketersediaan motherboard terbaru ketika Intel mengumumkan prosesor Intel Core Ultra 200S alias Arrow Lake. [884] url asal
#asus #review-motherboard #motherboard-intel-z890 #asus-tuf-gaming-z890-plus-wifi #review-asus-tuf-gaming-z890-plus-wifi #harga-asus-tuf-gaming-z890-plus-wifi
(MedCom) 28/10/24 21:35
v/17121744/
Jakarta: Asus termasuk merek yang langsung mengumumkan ketersediaan motherboard terbaru ketika Intel mengumumkan prosesor Intel Core Ultra 200S alias Arrow Lake. Salah satu yang sampai ke meja redaksi Medcom.id adalah Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi.Sesuai dengan prosesor yang didukung, chipset Z890 di motherboard ini memungkinkan hadirnya sejumlah fitur terkini, misalnya WiFi 7, PCIe 5.0, kinerja DDR5 yang lebih kencang, dan lainnya.

Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi mengusung form factor ATX sehingga memuat banyak fitur. Tampilannya juga terlihat gagah dengan heatsink VRM berukuran lumayan besar. Meskipun begitu, kami tidak menemukan kendala saat memasang AIO cooler. Akses tangan ketika memasang pengait atau baut masih tetap nyaman. Pada bagian heatsink VRM ini juga tersedia aksesori khusus agar logo TUF terlihat lebih menonjol.
Di sebelah soket prosesor ada empat slot RAM. Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi menyediakan dukungan DDR5 kapasitas hingga 196GB dengan kinerja bisa mencapai 9066MT/s jika melakukan overclock. Di dalam BIOS tidak hanya ada Intel XMP, Asus juga menyediakan fitur Asus Enhanced Memory Profile (AEMP) III.
Motherboard ini tidak menyediakan tombol ‘START’ untuk mempermudah menyalakan ketimbang via jumper. Untungnya, ia sudah punya Q-LED indikator untuk mempermudah pengecekan saat kendala dalam proses booting.


Hal yang kami suka saat merakit PC dengan Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi adalah desainnya yang DIY Friendly. Terdapat Q-Release alias tombol untuk melepaskan (eject) pada slot M.2, dengan logo TUF timbul. Tombol ini cukup unik, begitu ditekan, ia akan bergerak ke kanan dan melepaskan unit heatsink yang cukup tebal.
Q-Release juga tersedia untuk slot PCIe 5.0, yang modelnya lebih simpel dan tipis. Ketimbang mendorong unit kartu grafis, Q-Release ini lebih bertugas membuka pengait, sehingga kita yang harus menarik VGA dari slotnya.
Pemasangan antena WiFi pada Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi kini jauh lebih mudah. Kita tidak perlu lagi memutar baut untuk mengencangkan colokan antena WiFi. Pakai konsep plug-n-play, antena bisa langsung terkunci setelah pengaitnya ditekan.
Masih di bagian I/O Port yang cukup lengkap, kami juga menjumpai fitur Bios Flashback yang hadir dalam bentuk tombol. Proses update BIOS disebut Asus juga bisa dilakukan tanpa harus prosesor atau memori terpasang. Saking lengkapnya, motherboard ini menyediakan DisplayPort, menemani port HDMI yang sudah sangat lazim.

Soal kompatibilitas, Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi hanya mendukung prosesor terkini Arrow Lake alias Intel Core Ultra 200S. Ini karena soket LGA 1851, tak lagi LGA 1700. Jadi, mereka yang ingin menggunakan prosesor terbaru, otomatis harus memiliki motherboard Intel seri 800.
Di atas motherboard tersedia satu slot PCIe 5.0 x16, satu slot PCIe 4.0 x16, dan satu slot PCIe 4.0 x4. Pada bagian storage ada satu slot PCIe 5.0 x4 dan tiga slot M.2 PCIe 4.0, serta masih ada dua port SATA 6Gbps.
Prosesor yang sudah mendukung AI tentunya harus berduet dengan motherboard yang setara. Asus menanamkan beberapa fitur AI pada TUF Gaming Z890-Plus WiFi. Tiga di antaranya adalah AI Advisor, AI Cooling II, dan AI Networking II. Ada juga NPU Boost pada mode overclock, yang diklaim akan meningkatkan performa secara otomatis hingga 24%.
| Testbed | Medcom.id |
| Prosesor | Intel Core Ultra 9 285K |
| VGA | AMD Radeon RX 6800 |
| Cooler | Gigabyte Aorus Waterforce II 360 |
| RAM | Apacer Panther DDR5 RGB 32GB (2 x 16GB) |
| Storage | Apacer AS2280Q4, WD Black SN850X |
| PSU | MSI MAG A850GL PCIE5 |
| Monitor | ViewSonic VX2758A-2K-Pro-2 |
| Mouse | Logitech MX Master 3 |
| Keyboard | Logitech MX Keys |
| Mousepad | Logitech Desk Mat |
Bagaimana Performanya?
Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi kami uji menggunakan testbed milik Medcom.id. Pengujian dilakukan tanpa overclocking untuk melihat performa bawaanya, didukung prosesor Intel Core Ultra 200S. Medcom.id memasang prosesor Intel Core Ultra 9 285K.
Prosesor ini hadir dengan konfigurasi inti 8P+16E. P-Core dari Intel Core Ultra 200S ‘Arrow Lake’ disebut menawarkan peningkatan kinerja 9% dibandingkan P-Core pada prosesor Intel Core Generasi ke-14. E-Core yang dimiliki diklaim punya tingkat efisien 32% dibandingkan E-Core dari Intel Core Generasi ke-14 di single thread. Intel Core Ultra 9 285K hadir dengan frekuensi dasar 3,70GHz, dan fitur Turbo Boost bisa membuatnya berjalan pada kecepatan hingga 5,70GHz.
Tidak ketinggalan, pengujian sudah menggunakan sistem operasi Windows 11. Pengujian pertama dilakukan dengan software benchmark yaitu PCMark, 3DMark, dan Cinebench 2024.



Pada pengujian PCMark 10 Modern Office diperoleh skor keseluruhan yaitu 9.277 poin. Pengujian selanjutnya adalah dengan 3DMark Steel Nomad di sini berhasil diperoleh skor 3.219. Pengujian lain yang dilakukan adalah dengan benchmark Cinebench 2024. Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi berhasil memperoleh skor 1893 poin di multi-core dan 141 poin di single-core.
Pengujian selanjutnya adalah dengan benchmark in-game untuk melihat performanya bermain game dengan testbed milik Medcom.id.


Sesuai dengan informasi yang ditampilkan, benchmark in-game pada Assassin’s Creed Mirage grafis Ultra High berhasil mengantongi average atau frame rate rata-rata game berjalan di 94fps. Benchmark in-game Cyberpunk 2077 di grafis Ultra berhasil mencatatkan average frame rate di 113fps.
Kesimpulan
Motherboard Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi menawarkan dukungan performa yang tangguh saat mewadahi kinerja dari prosesor Intel Core Ultra 200S. Di Indonesia, harganya mulai dari Rp6 juta, sesuai dengan kelas pasar yang diincar. Satu kekurangan minor yang terlihat adalah hanya ada satu port power RGB yang terpasang di dekat slot RAM.
- Q-Release
- Ada DisplayPort
- DDR5 9066MT/s
- Fitur AI dan NPU Boost
- Hanya satu port power RGB di sisi atas
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Asus ProArt X870E-Creator WiFi, Spesial untuk Kreator
Satu motherboard Asus yang datang ke meja pengujian redaksi teknologi Medcom.id kali ini sedikit berbeda. [730] url asal
#review-motherboard #asus #hardware #amd-ryzen #motherboard-asus #asus-proart-x870e-creator-wifi #review-asus-proart-x870e-creator-wifi
(MedCom) 12/10/24 19:45
v/16371000/
Jakarta: Ada banyak motherboard X870 dan X870E baru yang beredar di pasaran saat ini. Sementara semuanya dibuat jelas untuk para penggemar game dan overclocking, satu motherboard Asus yang datang ke meja pengujian redaksi teknologi Medcom.id kali ini sedikit berbeda. Asus ProArt X870E-Creator WiFi, dari namanya sudah langsung ketahuan ia dirancang untuk para kreator.Sebagai seri Creator, motherboard ini mungkin masih memiliki semua fitur motherboard gaming kelas atas, tetapi dipasarkan lebih banyak pada kreator dan pembuat konten. Oleh karena itu desainnya punya estetika yang lebih baik, dan sejujurnya, saya sangat menyukainya! Tampilan Asus ProArt X870E-Creator WiFi tidak terlalu gamer dan terlihat lebih serius. Terlihat dari balutan warna hitam yang agak berbeda berkat tambahan garis-garis tipis warna emas, dan pada satu sisi heatsink M.2 dirancang motifnya seperti penggaris.


Dilengkapi dengan konfigurasi VRM yang lengkap, Asus ProArt X870E-Creator WiFi menampilkan desain Power Stage 16+2+2 80A dengan Choke dan Kapasitor Superior. Tentu saja bagian ini dilengkapi dengan beberapa heatsink besar yang akan memastikan stabilitas kinerja jangka panjang saat melakukan tugas-tugas berat seperti rendering.
Ini juga memastikan kita dapat mencapai clock boost dan overclock besar pada prosesor AMD Ryzen 7000, 8000 atau 9000. Terkait memori, motherboard ini mendukung maksimal hingga DDR5 192GB pada kecepatan 8000MT/s. Terdapat satu fitur bernama Asus Enhanced Memory Profile (AEMP) yang dapat mengatur kecepatan, voltase serta timing terbaik saat aktif.

Konektivitas sangat diperhatikan di Asus ProArt X870E-Creator WiFi. Ada empat slot M.2, dengan dua PCIe 5.0 dan dua PCIe 4.0, semuanya dilapisi heatsink berkualitas tinggi dan diperbesar untuk memastikan kinerjanya tetap optimal.
Heatsink ini dapat dengan mudah dilepas dengan tombol Q-Release, dan SSD dapat diamankan dengan Q-Latch, yang tidak memerlukan alat apa pun. Dua slot PCIe 5.0 sendiri tidak terlalu umum pada motherboard X870. Namun, kartu grafis jenis workstation dari NVIDIA dan AMD sering digunakan dalam konfigurasi multi-GPU untuk beban kerja yang berat, jadi ketersediaan slot memberikan keuntungan untuk rendering CAD, pembuatan konten, AI, dan banyak lagi.

Selain itu, ada banyak karakteristik Asus ProArt X870E-Creator WiFi lainnya, seperti keberadaan dengan panel depan USB-C 20Gbps, fitur 30-watt PD dan QC 4+, serta tambahan header USB 3.0 dan 2.0. Sedangkan untuk panel belakang atau I/O port, pastinya sudah ada port USB-C 10Gbps, dan sepasang port USB4 yang juga mendukung proyeksi DisplayPort 1.4 untuk video resolusi 8K 60Hz.
Ada juga USB-C 20Gbps, dan yang terbaik dari semuanya, jaringan yang sangat kompeten. Ada dua port RJ45, dengan kecepatan 10Gb dan 2.5Gb, tak lupa dengan dukungan WiFi 7 untuk wireless. Satu kekurangannya adalah keterbatasan port audio yang hanya mengandalkan jack 3,5mm.
| Testbed | Medcom.id |
| Prosesor | AMD Ryzen 9 9900X |
| VGA | AMD Radeon RX 6800 |
| RAM | Apacer Panther DDR5 RGB 32GB (2 x 16GB) |
| Storage | Apacer AS2280Q4 |
| PSU | MSI MAG A850GL PCIE5 |
| Monitor | ViewSonic VX2758A-2K-Pro-2 |
| Mouse | Logitech MX Master 3 Logitech M650 |
| Keyboard | Logitech MX Keys Logitech Signature K950 |
| Mousepad | Logitech Desk Mat |
Bagaimana Performanya?
Motherboard Asus ProArt X870E-Creator WiFi kami pasangkan dengan prosesor AMD Ryzen 9900X dan kartu grafis AMD Radeon 6800. Di bagian storage digunakan Apacer AS2280Q4 2TB, sedangkan untuk RAM ada Apacer Panther DDR5 RGB 32GB. Semuanya dijalankan dalam mode default atau tidak overclocking untuk melihat performa bawaannya.



Pertama dilakukan pengujian menggunakan software benchmark seperti PCMark 10 mode Office, 3DMark dengan pengujian Steel Nomad, dan Cinebench 2024. Kemudian pengujian selanjutnya menggunakan dua game yaitu Assassin’s Creed Mirage dan Cyberpunk 2077 di kualitas grafis tertinggi resolusi 2K dengan refresh rate layar 185Hz.
Hasil pengujian menunjukan skor benchmark dan frame rate rata-rata (average) di game sangat bagus. Hal ini menandakan performa Asus ProArt X870E-Creator WiFi dengan testbed Medcom.id sangat memuaskan.


Kesimpulan
Asus ProArt X870E-Creator WiFi adalah motherboard X870 yang menarik untuk dipilih. Spesial untuk kreator, ia menawarkan konektivitas visual yang cukup lengkap. Selain memanfaatkan USB-C, ia juga sudah menyediakan port DisplayPort bawaan.
Pastinya ini jarang kita jumpai pada produk pesaingnya. Selain itu, desainnya juga membuatkan lumayan tampil beda, ketika saat ini umumnya motherboard identik dengan nuansa gaming. Belum selesai, ia juga telah menyediakan dua port PCIe 5.0 untuk konfigurasi multi-GPU demi menopang kinerja aplikasi yang sering dipakai kreator. Mengacu pada harga motherboard seri E Asus ROG, ada kemungkinan harga Asus ProArt X870E-Creator WiFi dipatok sekitar Rp12 juta.
- Desain serius tapi keren
- Dua slot PCIe 5.0
- Port display bawaan banyak
- AEMP
- Konektivitas audio terbatas
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Asus ROG Strix Z790-A Gaming WiFi II, Konektivitas Lengkap
Berikut pengalaman kami menjajalnya. [820] url asal
#review-motherboard #asus #hardware #intel #review-motherboard-asus #review-asus-rog-strix-z790-a-gaming-wifi-ii
(MedCom) 23/07/24 15:40
v/11807727/
Jakarta: Asus ROG Strix Z790-A Gaming WiFi II, ini adalah motherboard Intel berikutnya yang datang ke meja pengujian redaksi teknologi Medcom.id. Sebagai motherboard yang menyasar segmen kelas atas, ia menyediakan berbagai fitur terkini, begitu juga dengan desain gaming yang mewah.Itu berarti, di balik bodinya yang mayoritas berwarna putih, terdapat beberapa keunggulan yang membuatnya layak mengembang nama ROG. Berikut pengalaman kami menjajalnya.
Mengusung form factor ATX, Asus ROG Strix Z790-A Gaming WiFi II menampilkan desain yang “ramai”. Konteksnya di sini adalah komponen PCB yang hampir seluruhnya tertutup, utamanya oleh heatsink port M.2 NVMe.

Pada sisi VRM sendiri memiliki penutup yang menyatu dengan I/O Shield, dan di atasnya terpasang logo ROG dengan efek RGB. Heatsink VRM membentang dari sisi kiri ke atas soket prosesor, membuat kita mungkin akan menemui sedikit kesulitan ketika memasang kipas pendingin prosesor berukuran besar.
Seperti yang bisa kita lihat, cukup banyak komponen heatsink M.2 NVMe yang menutupi bodi Asus ROG Strix Z790-A Gaming WiFi II. Setidaknya terdapat 5 slot M.2, dan jumlah ini tergolong banyak.
Sayangnya, slot ini masih mengadopsi teknologi PCIe 4.0. Untuk penggunaan sehari-hari, baik untuk gaming maupun pekerjaan profesional yang menuntut beban seperti desainer atau videografi, hal ini bukan masalah besar.
Salah satu poin plus dari heatsink M.2 ini adalah pemasangan yang mudah karena sudah diatur seperti baris. Ini berbeda dengan seri lainnya, yang sering menyatukannya dengan heatsink southbridge.

Selain itu, pemasangan komponen storage juga tak memerlukan sekrup dan obeng karena sudah memakai pengait simpel di bagian dalam dengan fitur bernama M.2 Q-Latch. Meskipun untuk membuka cover luar tetap dibutuhkan obeng.
Kemudahan untuk pengguna paling terasa pada slot PCIe untuk pemasangan kartu grafis. Fitur tombol Q-, menggantikan tombol ejector yang jelas akan sulit diakses apabila menggunakan kartu grafis besar.

Slot PCIe utama untuk VGA di Asus ROG Strix Z790-A Gaming WiFi II sudah generasi ke-5, dan menggunakan lapisan tambahan agar lebih kuat, mengingat saat ini banyak kartu grafis dengan ukuran yang besar dan berbobot berat.
Poin plus berikutnya adalah pengait pada slot ini sudah memiliki tombol khusus di ujung, yang membuat kita tak lagi repot menekan pengait yang sudah pasti sulit digapai saat unit kartu grafis terpasang. Untuk konektivitas fisik pada I/O port juga tergolong banyak.
Mulai dari port HDMI hingga DisplayPort, motherboard ini memiliki hingga 8 port USB, yang terbagi ke dalam 4 USB 3.0 dan 4 USB 2.0. Ada dua port USB tambahan berwarna merah yang menawarkan kecepatan 10Gbps. Tak ketinggalan terdapat dua port USB-C, salah satunya merupakan USB 3.2 Gen2x2 yang mendukung kecepatan 20Gbps.
Seperti motherboard ROG terkini lainnya, Asus ROG Strix Z790-A Gaming WiFi II sudah mendukung konektivitas wireless dengan antena bawaan. Namun, ia lebih canggih karena sudah bisa menggunakan teknologi WiFi 7.
Selain itu, pemasangan antena kini lebih mudah, tak lagi harus diputar agar bisa menempel di port yang sesuai. Selebihnya, terdapat tombol reset BIOS dan Flashback BIOS yang mempercepat akses terhadap pengaturan dasar.
| Testbed | Medcom.id |
| Prosesor | Intel Core i9-14900K |
| VGA | AMD Radeon RX 6800 Palit GeForce RTX 4070 Dual |
| Cooler | Gigabyte Aorus Waterforce II 360 |
| RAM | Kingston Fury Renegade DDR5 RGB 32GB (2 x 16GB) |
| Storage | WD Black SN770 1TB, Lexar NM710 |
| PSU | MSI MAG A850GL PCIE5 |
| Monitor | ViewSonic VX2758A-2K-Pro-2 |
| Mouse | Logitech MX Master 3 |
| Keyboard | Logitech MX Keys Logitech Signature Slim K950 |
| Mousepad | Logitech Desk Mat |
Bagaimana Performanya?
Asus ROG Strix Z790-A Gaming WiFi II sejatinya mendukung semua kebutuhan pengguna, mulai dari gaming kelas berat hingga keperluan profesional. Motherboard ini kamu uji menggunakan testbed milik Medcom.id, di antaranya prosesor Intel Core i9-14900K dengan kartu grafis AMD Radeon 6800 Reference.
Pengujian dilakukan menggunakan software benchmark dan benchmark in-game pada resolusi display 2560x1440. Pada pengujian awal digunakan aplikasi benchmark yaitu PCMark, 3DMark, dan Cinebench R32.



Pengujian PCMark 10 Modern Office diperoleh skor keseluruhan yaitu 10474 poin. Pengujian selanjutnya adalah dengan 3DMark Time Spy di sini berhasil diperoleh skor 16758 poin.
Pengujian lain yang dilakukan adalah dengan benchmark Cinebench R23. Asus ROG Strix Z790-A Gaming WiFi II dengan Intel Core i9-14900K berhasil memperoleh skor 35413 poin di multi-core dan 2225 poin di single-core.
Kedua skor benchmark tadi tergolong tinggi. Pengujian selanjutnya adalah dengan benchmark in-game untuk melihat performanya bermain game dengan testbed milik Medcom.id. Sesuai dengan informasi yang ditampilkan, benchmark in-game pada Assassin’s Creed Mirage grafis Ultra High berhasil mengantongi average atau frame rate rata-rata game berjalan di 95fps.



Benchmark in-game Cyberpunk 2077 di grafis Ray Tracing: Low berhasil mencatatkan average frame rate di 87fps, dan pada Ray Tracing: Ultra diperoleh average frame rate 45fps.
Kesimpulan
Asus ROG Strix Z790-A Gaming WiFi II menawarkan motherboard dengan desain yang sangat menarik terutama untuk setup PC gaming warna putih. Motherboard ini juga sudah memiliki fitur terkini yang memudahkan proses pemasangan. Di Indonesia, harganya sekitar Rp7 juta.
- Slot M.2 banyak
- Q Latch
- Desain keren
- Banyak Port USB
- Sudah WiFi 7
- Slot M.2 masih generasi 4
(MMI)
Begini Pengalaman Menjajal ASRock Z790 Steel Legend WiFi
Harganya saat ini sekitar Rp5,2 juta, cukup kompetitif di segmen chipset Z790. [727] url asal
#asrock #review-motherboard #review-asrock-z790-steel-legend-wifi
(MedCom) 05/07/24 16:16
v/9763439/
Jakarta: Motherboard berikutnya yang datang ke meja pengujian redaksi teknologi Medcom.id adalah buatan ASRock. Punya nama lengkap ASRock Z790 Steel Legend WiFi, ini merupakan motherboard ATX untuk prosesor Intel generasi ke-12, ke-13, hingga generasi ke-14.Harganya saat ini sekitar Rp5,2 juta, cukup kompetitif di segmen chipset Z790. Kita mendapatkan tampilan bernuansa hitam-perak yang menarik tak lupa nantinya dengan efek pencahayaan RGB. Dari aspek spesifikasi, tersedia banyak opsi penyimpanan, termasuk total lima soket M.2 dan delapan port SATA. Sudah WiFi 6E, dan dukungan hingga DDR5-7200+(OC).


Ada beberapa kelebihan yang ditawarkan motherboard ini. Dimulai dengan pengiriman daya, kamu mendapatkan 16 fase yang didedikasikan untuk Vcore bersama MOSFET tipe SPS yang mampu menangani tekanan tambahan akibat overclocking.
ASRock Z790 Steel Legend WiFi menggunakan PCB 6 lapis berwarna hitam matte dengan kamuflase digital hitam, putih, serta abu-abu di beberapa area. Secara keseluruhan, tampilannya bagus. Untuk pencahayaan RGB, motherboard ini menempatkannya di tiga posisi: area IO Shield, di bawah M.2, dan heatsink chipset di bagian bawah.
Kontrol atas pencahayaan diatur melalui BIOS atau aplikasi Polychrome. Pencahayaan RGB ini lumayan terang, dan melihatnya dari posisi tertentu akan cukup menyilaukan. Sekali lagi, kami menyukai tampilannya, dan terlihat bagus di banyak bangunan bertema, tetapi desainnya tidak terlalu mewah.

Di bagian bawah bodinya terdapat tiga slot PCIe dan lima soket M.2. Mulai dari tepi kiri ada komponen audio Realtek ALC897 berduet dengan empat kapasitor. Dua slot PCIe teratas telah diperkuat untuk menopang kartu grafis berbobot besar.
Slot atas (PCIE1) berjalan pada kecepatan PCIe 5.0 x16. Slot kedua (PCIE2) terhubung melalui chipset dan berjalan hingga kecepatan PCIe 4.0 x4. Terakhir, slot bawah yang tidak diperkuat (PCIE3) juga terhubung melalui chipset dan berjalan hingga kecepatan PCIe 3.0 x2. Satu kekurangan yang mungkin terlihat adalah ketiadaan tombol eject pada slot PCIE1 agar mempermudah memasang atau melepaskan unit VGA.
| Testbed | Medcom.id |
| Prosesor | Intel Core i9-14900K, AMD Ryzen 9 7900X |
| Cooler | Gigabyte Aorus Waterforce II 360 |
| VGA | AMD Radeon RX 6800 |
| RAM | Kingston Fury Renegade DDR5 RGB 32GB (2 x 16GB) |
| Storage | WD Black SN770 1TB, Lexar NM710 |
| PSU | MSI MAG A850GL PCIE5 |
| Monitor | ViewSonic VX2758A-2K-Pro-2 |
| Mouse | Logitech MX Master 3 Logitech M650 |
| Keyboard | Logitech MX Keys Logitech Signature K950 |
| Mousepad | Logitech Desk Mat |
Beralih ke lima soket M.2. Untuk M2_1 adalah soket berkemampuan PCIe 5.0 x4 (128 Gbps), sedangkan yang kedua menjalankan PCIe 4.0 x4 (64 Gbps). Tiga soket lainnya terhubung melalui chipset dan berjalan hingga PCIe 4.0 x4 (64 Gbps). Semuanya menampung modul hingga 80mm dan mendukung mode RAID0/1/5. Dengan M2_2 terisi, PCIE1 turun ke mode x8, sehingga kamu bakal kehilangan sedikit bandwidth pada port grafis utama. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan kecuali kamu berniat untuk overclocking.
IO Shield di ASRock Z790 Steel Legend WiFi sudah langsung tertanam, membuat pemasangan pada casing lebih mudah dan cepat. Aksen Steel Legend juga tampil di sini, dengan latar belakang hitam-putih dengan label hitam di portnya. Terdapat 10 port USB yang tersebar.
Kita bisa melihat mendapatkan satu port USB-C 3.2 Gen 2 (10Gbps), port USB-A, dan 8 port USB 3.2 Gen 1 (5Gbps). Untuk proyeksi visual, motherboard ini menggunakan HDMI dan DisplayPorts untuk penggunaan GPU terintegrasi dari prosesor. Yang terakhir adalah port 2,5 GbE, koneksi WiFi, dan 5 colokan audio analog ditambah output SPDIF.
Bagaimana Performanya?
Pengujian ASRock Z790 Steel Legend WiFi menggunakan spesifikasi testbed yang bisa dilihat pada tabel di atas. Untuk aplikasinya, kami menggunakan UL PCMark dan 3DMark, Cinebench R23, serta dua game yaitu Assassin’s Creed Mirage dan Cyberpunk 2077. Untuk skor selengkapnya bisa kamu lihat di bawah ini.



Pada performa gaming, terlihat ASRock Z790 Steel Legend WiFi mampu menjalankan Assassin’s Mirage pada pengaturan tertinggi di rata-rata 97fps. Sedangkan Cyberpunk 2077 yang perlu spesifikasi lebih menuntut mampu berjalan pada rata-rata 87fps.


Kesimpulan
Ini adalah motherboard kelas atas yang kompetitif dan punya desain menarik. Fitur dan kemampuannya juga lengkap sekaligus mumpuni, memastikan pemiliknya dapat menjalankan berbagai macam aplikasi atau game yang menuntut kinerja tinggi.
Dukungan slot M.2 serta SATA juga merupakan salah satu nilai plus, terutama banyaknya slot SATA yang sudah mulai jarang ditemui. Meskipun motherboard seri lama, ia masih layak berduet dengan prosesor Intel generasi terkini. Di pasar Indonesia, ASRock Z790 Steel Legend WiFi didistribusikan oleh Emedia Devices
- Port M.2 dan SATA banyak
- Port PCIE1 diperkuat
- Efek RGB bagus
- Sudah USB 3.2 Gen 2
- Tak ada ejector khusus VGA
(MMI)