#30 tag 24jam
DPR Minta Kejagung Transparan Soal Kasus Tom Lembong
Penyidik pada Jampidsus Kejagung menduga Tom menugaskan perusahaan swasta untuk mengimpor gula kristal mentah yang kemudian menjadi gula kristal putih. [298] url asal
#lembong #kasus-lembong #kejagung #transparan-soal-kasus #gula #kasus-gula
(Bisnis.Com) 06/11/24 18:51
v/17590898/
Bisnis.com, JAKARTA -- Komisi 3 DPR meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) transparan dalam menangani kasus dugaan korupsi impor gula yang menjerat mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong.
Wakil Ketua Komisi 3 DPR Ahmad Sahroni berpesan agar penanganan kasus tersebut dilakukan secara terang benderang, dan tidak membuat publik menduga-duga. Salah satu tujuannya agar tidak muncul kesan adanya indikasi intervensi pada proses penegakan hukum.
"Kasihan nanti pemerintah dianggapnya, wah, ini ada main-main misalnya gitu. Kan kita enggak berharap begitu. Kasian kalau pemerintah dituduh-tuduh yang belum pasti dengan kepastiannya. Ya kita tunggu nanti proses selanjutnya," ujar Sahroni saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2024).
Pria yang juga Bendahara Umum Partai Nasdem itu lalu menyebut semua akan tergantung dengan langkah yang ditempuh penegak hukum. Dia mendorong agar penyidik Jampidsus Kejagung transparan dalam menindaklanjuti proses hukum terhadap Tom.
"Kita berharap transparansi yang dilakukan oleh penegak hukum ini adalah menindaklanjuti prosesnya. Kan jangan sampai menduga-duga. Kan kalau nanti orang udah dijadiin tersangka tiba-tiba dugaan yang terjadi gak ada misalnya," kata Sahroni.
Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, penyidik pada Jampidsus Kejagung menetapkan Tom Lembong sebagai satu dari dua tersangka kasus dugaan korupsi izin persetujuan impor gula 2015-2016. Kasus itu diduga memicu kerugian keuangan negara sekitar Rp400 miliar.
Penyidik pada Jampidsus Kejagung menduga Tom memberikan penugasan kepada perusahaan swasta untuk mengimpor gula kristal mentah yang kemudian menjadi gula kristal putih.
Kendati impor itu ditujukan untuk menstabilkan harga gula yang melambung tinggi karena kelangkaan saat itu, Tom diduga menyalahi sejumlah aturan.
"Padahal yang seharusnya melakukan impor gula untuk kebutuhan dalam negeri dalam rangka stabilitas harga adalah BUMN yang ditunjuk oleh menteri perdagangan. Itu pun seharusnya gula kristal putih, bukan gula kristal mentah," jelas Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Abdul Qohari dalam konferensi pers, Selasa (29/10/2024).
Asus ROG Strix X870-A Gaming WiFi, Futuristik dan Rapi
Melihat paket penjualan, kotak putihnya menampilkan gambar motherboard berukuran besar di penutup atas. [779] url asal
#review-motherboard #asus #asus-rog #hardware #amd #asus-rog-strix-x870a-gaming-wifi #motherboard-asus #review-asus-rog-strix-x870a-gaming-wifi
(MedCom) 04/11/24 13:08
v/17458528/
Jakarta: Asus ROG Strix X870-A Gaming WiFi adalah motherboard kelas atas. Telah datang ke meja pengujian redaksi teknologi Medcom.id, motherboard ini sudah mengadopsi chipset AMD X870 sebagai tandem prosesor Ryzen 9000 Series. Melihat paket penjualan, kotak putihnya menampilkan gambar motherboard berukuran besar di penutup atas.Buka kotaknya dan hal pertama yang kita lihat adalah motherboard itu sendiri. Di bawahnya ada sejumlah aksesori: dua kabel SATA 6Gb/s, bantalan termal untuk SSD M.2 22110, Asus Wi-Fi Q-Antenna, pengikat kabel, paket M.2 Q-Latch dan M.2 Q-Slide, empat paket karet M.2, gantungan kunci ROG, lembar stiker ROG Strix, kartu ucapan terima kasih, dan panduan.

Begitu saya membukanya, ASUS ROG Strix X870-A Gaming WiFi menarik perhatian saya dengan desainnya yang bertema putih. Kombinasi elemen hitam dan heatsink serta pelat metalik putih/perak memberikan tampilan futuristik yang akan menarik terutama bagi mereka yang menyukai warna putih.
Panel yang menutupi port input/output di bagian belakang, sebelah kiri soket prosesor, juga memiliki pencahayaan RGB. Aksen bercahaya di sana membantu membuat motherboard terasa lebih premium dan futuristik. Area VRM (Voltage Regulator Module) ditutupi oleh heatsink besar. Ini memastikan pendinginan yang efisien dan memungkinkan motherboard untuk mendukung beban daya tinggi bahkan dari prosesor AMD yang paling menuntut sekalipun.

Heatsink berukuran agak besar juga ada pada satu port M.2, yang mengsungu model Q-Latch untuk memudahkan pemasangan tanpa obeng. Motherboard ini juga dilengkapi dengan beberapa header kipas, termasuk satu header Kipas CPU 4-pin, satu header Kipas CPU OPT 4-pin, satu header Pompa AIO 4-pin, dan lima header Kipas Sasis 4-pin.
Salah satu aspek terpenting dari motherboard adalah kemampuannya untuk memberikan daya yang stabil ke prosesor. ASUS ROG Strix X870-A Gaming WiFi menggunakan power stage 16+2+2, memastikan bahwa motherboard dapat memenuhi permintaan daya mendadak dari prosesor. Tak lupa juga dengan kehadiran tiga konektor daya EPS: satu konektor ATX 24-pin dan dua konektor 8-pin.
Menggunakan chipset AMD X870, ia juga dilengkapi dengan soket AM5, yang menyediakan kompatibilitas prosesor Ryzen dibangun pada arsitektur Zen 4 dan Zen 5. Bisa dibilang Asus ROG Strix X870-A Gaming WiFi mendukung investasi jangka panjang, seandainya nanti muncul prosesor Ryzen generasi berikutnya.

Asus ROG Strix X870-A Gaming WiFi punya empat slot DIMM DDR5 mendukung kapasitas hingga 192GB, dengan kecepatan memori resmi 5600 MT/s dan dukungan overclocking AMD Expo dan Asus Extreme Memory Profile hingga 8000 MT/s.
Pada sisi penyimpanan, Asus ROG Strix X870-A Gaming WiFi ini memiliki empat slot M.2, dengan dua slot ini menawarkan dukungan PCIe 5.0. Ia mendukung WiFi 7 terbaru dengan antena yang sangat mudah dipasang. Pastinya, tetap tersedia port Ethernet 2.5G untuk konektivitas via kabel.

Sisa antarmukanya pada panel I/O belakang ASUS ROG Strix X870-A Gaming WiFi dilengkapi dengan berbagai antarmuka. Panel ini mencakup dua port USB-C 40Gbps, enam port USB 10Gbps (lima USB-A dan satu USB-C, dengan kemampuan pengisian cepat hingga 30W), empat port USB-A 5Gbps, satu DisplayPort, satu port HDMI, satu modul WiFi, satu port Intel 2.5Gb Ethernet, dua jack audio, satu port output S/PDIF optik, tombol BIOS Flashback, dan tombol Clear CMOS.
| Testbed | Medcom.id |
| Prosesor | AMD Ryzen 9 9900X |
| VGA | AMD Radeon RX 6800 |
| RAM | Apacer Panther DDR5 RGB 32GB (2 x 16GB) |
| Storage | WD Black SN850X, Apacer AS2280Q4 |
| PSU | MSI MAG A850GL PCIE5 |
| Monitor | ViewSonic VX2758A-2K-Pro-2 |
| Mouse | Logitech MX Master 3 Logitech M650 |
| Keyboard | Logitech MX Keys Logitech Signature K950 |
| Mousepad | Logitech Desk Mat |
Bagaimana Performanya?
Asus ROG Strix X870-A Gaming WiFi kami pasang prosesor AMD Ryzen 9900X dan kartu grafis AMD Radeon 6800. Di bagian storage digunakan Apacer AS2280Q4 2TB, sedangkan untuk RAM ada Apacer Panther DDR5 RGB 32GB. Semuanya dijalankan dalam mode default atau tidak overclocking untuk melihat performa bawaannya.



Pertama dilakukan pengujian menggunakan software benchmark seperti PCMark 10 mode Office, 3DMark dengan pengujian Steel Nomad, dan Cinebench 2024. Kemudian pengujian selanjutnya menggunakan dua game yaitu Assassin’s Creed Mirage dan Cyberpunk 2077 di kualitas grafis tertinggi resolusi 2K dengan refresh rate layar 185Hz.


Hasil pengujian menunjukan skor benchmark dan frame rate rata-rata (average) di game sangat bagus. Hal ini menunjukkan performa Asus ROG Strix X870-A Gaming WiFi dengan testbed Medcom.id sangat memuaskan.
Kesimpulan
Asus ROG Strix X870-A Gaming WiFi memiliki fitur, spesifikasi, dan performa yang memuaskan. Motherboard ini dibanderol harga kisaran mulai dari Rp5,8 juta. Harganya memang seusai dengan kelas pasarnya. Desainnya rapi, ditambah banyak fitur yang membuatnya punya durabilitas dan performa baik membuatnya cocok untuk menjadi duet prosesor terbaru AMD Ryzen 9000 Series.
- Desain rapi
- Q-Latch M.2
- I/O port lengkap
- Performa bagus
- Slot PCIe belum Q-Latch
- Ruangan di sekitar prosesor agak sempit
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Berita Teknologi Terpopuler, Celah Keamanan di Chipset Unisoc hingga Motherboard Z890 Asus
Berikut berita teknologi terpopuler di Medcom.id pada tanggal 2 November 2024. [450] url asal
#berita-teknologi-terpopuler #teknologi #kaspersky #unisoc #motherboard-z890-asus #intel-core-ultra-series-2 #genshin-impact #tips-genshin-impact #elemen-genshin-impact
(MedCom) 03/11/24 13:30
v/17408596/
Jakarta: Medcom.id merangkum berita teknologi terpopuler atau berita yang paling banyak dibaca pada hari Sabtu, 2 November 2024 yang mungkin terlewat oleh pembaca Medcom.id.Di bawah ini, Medcom.id menyajikan rangkuman dari masing-masing berita teknologi terpopuler dilengkapi dengan tautan yang dapat diakses untuk menuju berita lengkap dari tiga berita teknologi terpopuler.
1. Ada Kerentanan di Chip Unisoc, Bisa Pembajakan Jarak Jauh
Para ahli Kaspersky ICS CERT telah menemukan kerentanan kritis dalam SoC Unisoc yang dapat memungkinkan pengabaian langkah-langkah keamanan dan memperoleh akses jarak jauh tidak sah dengan memanfaatkan komunikasi modem melalui prosesor aplikasi. Temuan tersebut telah dipresentasikan pada Security Analyst Summit di Bali.
Kerentanan tingkat tinggi CVE-2024-39432 dan CVE-2024-39431 memengaruhi sejumlah sistem-pada-chip (SoC) Unisoc yang umum digunakan dalam perangkat di berbagai wilayah seperti Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Ancaman ini meluas ke seluruh ponsel pintar, tablet, kendaraan yang terhubung, hingga sistem telekomunikasi.
Melalui penelitian mereka, ICS CERT Kaspersky menunjukkan bahwa penyerang dapat melewati mekanisme keamanan yang diterapkan dalam OS yang berjalan pada prosesor aplikasi, mengakses kernelnya, mengeksekusi kode yang tidak sah dengan hak istimewa tingkat sistem, dan memodifikasi file sistem.
Baca lebih lengkap di sini.
2. Panduan Penguasaan Elemen di Genshin Impact
Kali ini Medcom akan membahas mencakup semua yang perlu kamu tahu tentang Penguasaan Elemen di Genshin Impact mulai dari definisi, fungsinya, hingga cara meningkatkannya. Penguasaan Elemen sangat penting untuk meningkatkan DPS dan mengoptimalkan kerusakan berbasis reaksi elemen di dalam game.
Penguasaan Elemen meningkatkan kerusakan dari reaksi elemen karakter, menjadi stat penting jika timmu fokus pada reaksi seperti meleleh atau menguap. Tim dengan komposisi reaksi meleleh atau menguap menghasilkan kerusakan tertinggi, namun reaksi lain tetap penting.
Misalnya, swirl yang bergantung pada Penguasaan Elemen cocok untuk karakter seperti Sucrose, Kaedehara Kazuha, dan Venti, yang bisa memanfaatkan elemen tersebut dengan baik berkat kemampuan kit mereka.
Swirl unggul karena karakter dengan set artefak Viridescent Venerer bisa mengurangi resistensi elemen musuh, memungkinkan kerusakan besar saat debuff diterapkan terus-menerus.
Baca lebih lengkap di sini.
3. Asus Hadirkan Pilihan Motherboard Z890, Dukung Pengguna Intel Core Ultra Series 2
Prosesor terbaru Intel yaitu Core Ultra Series 2 atau yang dikenal juga sebagai Core Ultra 200S Arrow Lake sudah dirilis dengan mengharuskan pengguna memiliki motherboard dengan soket terbaru, LGA 1851.
Hal ini mendorong merek hardware seperti Asus ikut menghadirkan pilihan motherboard terbaru dengan chipset Z890 yang memiliki soket LGA 1851 untuk bisa digunakan prosesor Intel Core Ultra Series 2.
Di Indonesia, Asus mengumumkan rangkaian motherboard Z890 yang terdiri dari lini ROG Maximus, ROG Strix, TUF Gaming, Prime, dan ProArt. Seluruh lini tentu saja memiliki segmen kebutuhan pengguna yang berbeda-beda, memberikan opsi terbaik bagi konsumen.
Baca lebih lengkap di sini.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Ironi Hakim RI: Banyak yang Tuntut Naik Gaji vs Makelar Kasus Rp1 Triliun
Bak langit dan bumi. Berikut potret ironi kesejahteraan hakim di Indonesia, yaitu antara yang menuntut naik gaji vs makelar kasus hingga Rp1 triliun. [885] url asal
#zarof-ricar #zarof-ricar-rp1-triliun #ronald-tannur #makelar-kasus #hakim-naik-gaji #gaji-hakim #kasus-zarof-hicar #mahkamah-agung #kejaksaan-agung #kejagung
(Bisnis.Com) 29/10/24 11:44
v/17148930/
Bisnis.com, JAKARTA - Profesi hakim di Indonesia kembali menjadi sorotan setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil menciduk eks petinggi Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar yang menimbun uang tunai dan emas seberat 51 kilogram dengan total hampir Rp1 triliun di rumahnya.
Kejagung telah mengamankan barang bukti dari tersangka Zarof Ricar, eks petinggi Mahkamah Agung (MA), berupa uang tunai dan emas batangan hingga mencapai Rp996 miliar.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Abdul Qohar AF mengatakan bahwa uang Rp996 miliar tersebut berupa emas batangan seberat 51 kilogram dan uang tunai dalam berbagai pecahan mata uang. Qohar merinci bahwa ada Rp5,7 miliar, 74,4 juta dolar Singapura, US$1,8 juta, 71.200 euro, 483.320 dolar Hong Kong, dan 51 kilogram emas batangan.
"Semua barang bukti itu kita amankan dari rumah tersangka mantan petinggi MA inisial ZR (Zarof Ricar) yang berlokasi di kawasan Senayan dan di penginapan ZR di Hotel Le Meridien Bali," tuturnya di Jakarta, Jumat (25/10/2024).
Menurut Qohar, setelah ditelusuri penyidik, uang tersebut didapatkan oleh tersangka Zarof Ricar dari sejumlah kliennya sejak tahun 2012-2022.
Selama menjadi petinggi MA Zarof Ricar sering menjadi makelar kasus dan mendapatkan imbalan dari kliennya.
"Penyidik juga sebenarnya kaget ya bahwa tersangka ini menyimpan uang hampir Rp1 triliun di rumahnya dan emas beratnya 51 kilogram," katanya.
Kasus Ronald Tannur
Penggeledahan rumah serta penangkapan Zarof Ricar tidak terlepas dari kasus penganiayaan hingga menyebabkan kematian yang dilakukan oleh Ronald Tannur.
MA mengendus adanya campur tangan Zarof dengan para hakim yang menangani kasus Ronald Tannur hingga yang bersangkutan sempat diputus bebas. Lantaran mendapat sorotan masyarakat, MA bakal mendalami dugaan tersangka Zarof Ricar (ZR) yang menghubungi salah satu hakim berinisial S sebelum putusan kasus Ronald Tannur di tingkat kasasi.
Perlu diketahui, terdapat tiga hakim agung yang memutus kasus penganiayaan Ronald Tannur di tingkat kasasi, yakni Ketua Majelis Soesilo (S) serta hakim anggota Ainal Mardhiah (A) dan Sutarjo (S). Ketiganya memvonis Ronald Tannur 5 tahun pidana.
Juru Bicara MA Yanto mengatakan pihaknya mendapatkan informasi soal komunikasi Zarof dengan hakim S dari Kejaksaan Agung (Kejagung).
"Ada tersangka [ZR] yang tertangkap itu keterangan dari Kejagung bahwa sudah menghubungi salah satu majelis hakim dengan inisial S. Oleh karena itu, ya tentunya itu lah yang akan kita tindak lanjuti ya itu," ujarnya di MA, Senin (28/10/2024).
MA kini telah memutuskan untuk membuat tim khusus yang akan memeriksa etik ketiga hakim agung yang diduga terlibat dalam kasus dugaan pemufakatan jahat suap kasasi Ronald Tannur.
Tim itu terdiri dari hakim agung Dwiarso Budi Santiarto sebagai ketua dan dua hakim anggota Jupriyadi dan Nor Ediyono.
"Pimpinan Mahkamah Agung secara kolektif kolegial telah memutuskan membentuk tim pemeriksa yang bertugas untuk melakukan klarifikasi kepada majelis hakim kasasi," pungkasan.
Hakim Minta Naik Gaji
Terungkapnya uang dengan jumlah hampir Rp1 triliun di kediaman eks petinggi MA semakin mencoreng wajah peradilan di Indonesia. Bukan cuma perkara mafia kasus, kelakuan Zarof Hicar justru ironis jika dibandingkan dengan nasib banyak hakim di Indonesia.
Pada awal Oktober 2024, Solidaritas Hakim Indonesia (SHI) melakukan aksi mogok kerja untuk meminta kenaikan gaji dan tunjangan. Para hakim ini menilai kerja keras mereka tidak sepadan dengan pendapatan yang mereka terima. Juru Bicara Solidaritas Hakim Indonesia Camilla Bania Lombia mengemukakan meskipun hanya 148 hakim yang ikut aksi mogok kerja, namun ada 1.800 hakim dari seluruh Indonesia yang mendukung aksi tersebut dan memberikan donasi.
"Jadi yang mendukung aksi gerakan ini tuh mulai dengan berbagai donasi dan segala macamnya itu 1.800-an hakim," tuturnya di Jakarta, Selasa (8/10).
Camilla juga mengungkapkan alasan para hakim tersebut menggelar demo lantaran sudah mengangkat 'bendera putih' atas gaji yang mereka terima selama ini.
"Jadi keadaan hidup di daerah yang sangat mahal, itu sudah tidak bisa lagi untuk kami [para hakim] bertahan dengan keadaan seperti ini," katanya.
Bahkan, kata dia, untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari tidak sedikit hakim yang mengambil pekerjaan sampingan, seperti mengajar dan berjualan. Namun, dia memastikan hal tersebut dilakukan tanpa melanggar kode etik hakim
"Kalau saya, untuk tetap menjaga integritas, saya banyak mengambil side job ya seperti translation atau mengajar yang masih sesuai dengan kode etik hakim," ujar Camilla.
Saat mengadu para hakim diterima oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto berjanji akan memperhatikan kesejahteraan hakim di Indonesia. Dirinya mengakui sudah sejak lama menaruh perhatian yang besar dan sudah memiliki rencana untuk memperbaiki kondisi para hakim.
Hal ini disampaikan Prabowo melalui panggilan telepon saat audiensi Pimpinan DPR RI dengan Solidaritas Hakim Indonesia di Ruang Komisi III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2024). Prabowo berpendapat bahwa lembaga yudikatif Indonesia harus sangat kuat. Dia memandang kualitas-kualitas hidup para hakim harus diperbaiki.
“Harus dijamin supaya para hakim itu sangat mandiri dan bisa menjalankan tugas sebagai hakim dengan sebaik-baiknya. Karena itu dari dulu rencana saya ingin memperbaiki remunerasi penghasilan para hakim supaya menjadi sangat baik. Itu pandangan saya dari dulu,” tutur dia.
Lebih lanjut, presiden terpilih itu meminta para hakim untuk sabar sebentar karena begitu dia menerima estafet dan mandat kepemimpinan, dia akan benar-benar memperhatikan para hakim.
Supaya, tambah Prabowo, negara bisa menghilangkan korupsi, para hakim tidak bisa disogok, para hakim tidak bisa dibeli, dan para hakim harus terhormat. Maka dari itu, para hakim harus mendapat perhatian negara dan mendapatkan penghasilan yang memadai.
“Sehingga dia [para hakim] punya harga diri yang sangat tinggi. Dan dia tidak perlu untuk cari tambahan,” ucapnya.
Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi, untuk Intel Arrow Lake
Asus termasuk merek yang langsung mengumumkan ketersediaan motherboard terbaru ketika Intel mengumumkan prosesor Intel Core Ultra 200S alias Arrow Lake. [884] url asal
#asus #review-motherboard #motherboard-intel-z890 #asus-tuf-gaming-z890-plus-wifi #review-asus-tuf-gaming-z890-plus-wifi #harga-asus-tuf-gaming-z890-plus-wifi
(MedCom) 28/10/24 21:35
v/17121744/
Jakarta: Asus termasuk merek yang langsung mengumumkan ketersediaan motherboard terbaru ketika Intel mengumumkan prosesor Intel Core Ultra 200S alias Arrow Lake. Salah satu yang sampai ke meja redaksi Medcom.id adalah Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi.Sesuai dengan prosesor yang didukung, chipset Z890 di motherboard ini memungkinkan hadirnya sejumlah fitur terkini, misalnya WiFi 7, PCIe 5.0, kinerja DDR5 yang lebih kencang, dan lainnya.

Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi mengusung form factor ATX sehingga memuat banyak fitur. Tampilannya juga terlihat gagah dengan heatsink VRM berukuran lumayan besar. Meskipun begitu, kami tidak menemukan kendala saat memasang AIO cooler. Akses tangan ketika memasang pengait atau baut masih tetap nyaman. Pada bagian heatsink VRM ini juga tersedia aksesori khusus agar logo TUF terlihat lebih menonjol.
Di sebelah soket prosesor ada empat slot RAM. Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi menyediakan dukungan DDR5 kapasitas hingga 196GB dengan kinerja bisa mencapai 9066MT/s jika melakukan overclock. Di dalam BIOS tidak hanya ada Intel XMP, Asus juga menyediakan fitur Asus Enhanced Memory Profile (AEMP) III.
Motherboard ini tidak menyediakan tombol ‘START’ untuk mempermudah menyalakan ketimbang via jumper. Untungnya, ia sudah punya Q-LED indikator untuk mempermudah pengecekan saat kendala dalam proses booting.


Hal yang kami suka saat merakit PC dengan Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi adalah desainnya yang DIY Friendly. Terdapat Q-Release alias tombol untuk melepaskan (eject) pada slot M.2, dengan logo TUF timbul. Tombol ini cukup unik, begitu ditekan, ia akan bergerak ke kanan dan melepaskan unit heatsink yang cukup tebal.
Q-Release juga tersedia untuk slot PCIe 5.0, yang modelnya lebih simpel dan tipis. Ketimbang mendorong unit kartu grafis, Q-Release ini lebih bertugas membuka pengait, sehingga kita yang harus menarik VGA dari slotnya.
Pemasangan antena WiFi pada Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi kini jauh lebih mudah. Kita tidak perlu lagi memutar baut untuk mengencangkan colokan antena WiFi. Pakai konsep plug-n-play, antena bisa langsung terkunci setelah pengaitnya ditekan.
Masih di bagian I/O Port yang cukup lengkap, kami juga menjumpai fitur Bios Flashback yang hadir dalam bentuk tombol. Proses update BIOS disebut Asus juga bisa dilakukan tanpa harus prosesor atau memori terpasang. Saking lengkapnya, motherboard ini menyediakan DisplayPort, menemani port HDMI yang sudah sangat lazim.

Soal kompatibilitas, Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi hanya mendukung prosesor terkini Arrow Lake alias Intel Core Ultra 200S. Ini karena soket LGA 1851, tak lagi LGA 1700. Jadi, mereka yang ingin menggunakan prosesor terbaru, otomatis harus memiliki motherboard Intel seri 800.
Di atas motherboard tersedia satu slot PCIe 5.0 x16, satu slot PCIe 4.0 x16, dan satu slot PCIe 4.0 x4. Pada bagian storage ada satu slot PCIe 5.0 x4 dan tiga slot M.2 PCIe 4.0, serta masih ada dua port SATA 6Gbps.
Prosesor yang sudah mendukung AI tentunya harus berduet dengan motherboard yang setara. Asus menanamkan beberapa fitur AI pada TUF Gaming Z890-Plus WiFi. Tiga di antaranya adalah AI Advisor, AI Cooling II, dan AI Networking II. Ada juga NPU Boost pada mode overclock, yang diklaim akan meningkatkan performa secara otomatis hingga 24%.
| Testbed | Medcom.id |
| Prosesor | Intel Core Ultra 9 285K |
| VGA | AMD Radeon RX 6800 |
| Cooler | Gigabyte Aorus Waterforce II 360 |
| RAM | Apacer Panther DDR5 RGB 32GB (2 x 16GB) |
| Storage | Apacer AS2280Q4, WD Black SN850X |
| PSU | MSI MAG A850GL PCIE5 |
| Monitor | ViewSonic VX2758A-2K-Pro-2 |
| Mouse | Logitech MX Master 3 |
| Keyboard | Logitech MX Keys |
| Mousepad | Logitech Desk Mat |
Bagaimana Performanya?
Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi kami uji menggunakan testbed milik Medcom.id. Pengujian dilakukan tanpa overclocking untuk melihat performa bawaanya, didukung prosesor Intel Core Ultra 200S. Medcom.id memasang prosesor Intel Core Ultra 9 285K.
Prosesor ini hadir dengan konfigurasi inti 8P+16E. P-Core dari Intel Core Ultra 200S ‘Arrow Lake’ disebut menawarkan peningkatan kinerja 9% dibandingkan P-Core pada prosesor Intel Core Generasi ke-14. E-Core yang dimiliki diklaim punya tingkat efisien 32% dibandingkan E-Core dari Intel Core Generasi ke-14 di single thread. Intel Core Ultra 9 285K hadir dengan frekuensi dasar 3,70GHz, dan fitur Turbo Boost bisa membuatnya berjalan pada kecepatan hingga 5,70GHz.
Tidak ketinggalan, pengujian sudah menggunakan sistem operasi Windows 11. Pengujian pertama dilakukan dengan software benchmark yaitu PCMark, 3DMark, dan Cinebench 2024.



Pada pengujian PCMark 10 Modern Office diperoleh skor keseluruhan yaitu 9.277 poin. Pengujian selanjutnya adalah dengan 3DMark Steel Nomad di sini berhasil diperoleh skor 3.219. Pengujian lain yang dilakukan adalah dengan benchmark Cinebench 2024. Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi berhasil memperoleh skor 1893 poin di multi-core dan 141 poin di single-core.
Pengujian selanjutnya adalah dengan benchmark in-game untuk melihat performanya bermain game dengan testbed milik Medcom.id.


Sesuai dengan informasi yang ditampilkan, benchmark in-game pada Assassin’s Creed Mirage grafis Ultra High berhasil mengantongi average atau frame rate rata-rata game berjalan di 94fps. Benchmark in-game Cyberpunk 2077 di grafis Ultra berhasil mencatatkan average frame rate di 113fps.
Kesimpulan
Motherboard Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi menawarkan dukungan performa yang tangguh saat mewadahi kinerja dari prosesor Intel Core Ultra 200S. Di Indonesia, harganya mulai dari Rp6 juta, sesuai dengan kelas pasar yang diincar. Satu kekurangan minor yang terlihat adalah hanya ada satu port power RGB yang terpasang di dekat slot RAM.
- Q-Release
- Ada DisplayPort
- DDR5 9066MT/s
- Fitur AI dan NPU Boost
- Hanya satu port power RGB di sisi atas
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
IPW Mendorong Kejagung Kembangkan Kasus Markus Rp 1 Triliun
Kejagung menemukan barang bukti berupa uang hampir Rp 1 triliun dan emas batangan 51 kg di kediaman mantan pejabat MA Zarof Ricar [351] url asal
#kejaksaan-agung #makelar-kasus #gregorius-ronald-tannur #zarof-ricar #sugeng-teguh-santoso #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #hukum
(Kontan) 27/10/24 19:46
v/17066618/
Reporter: Dadan M. Ramdan | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Makelar kasus (markus) kembali menjadi bahan perbicaraan publik. Jasa untuk memenangkan sebuah kasus memang merajalela di lembaga peradilan Indonesia.
Teranyar, Kejaksaan Agung (Kejagung) menemukan barang bukti berupa uang hampir Rp 1 triliun dan emas batangan 51 kg di kediaman mantan pejabat Mahkamah Agung (MA), Zarof Ricar (ZR).
ZR ditangkap terkait dugaan suap pengurusan vonis bebas Gregorius Ronald Tannur oleh hakim Pengadilan Negeri Surabaya, dalam perkara penganiayaan berujung kematian Dini Sera Afrianti.
Pasca penangkapan itu terungkap jika ZR telah menjadi makelar kasus sejak 2012 hingga sebelum dirinya pensiun yakni tahun 2022.
Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung Abdul Qohar mengatakan kegiatan makelar kasus yang dilakukan Zarof Ricar telah membuatnya menerima uang sebesar hampir Rp1 triliun.
"ZR pada saat menjabat sebagai Kapusdiklat MA menerima gratifikasi pengurusan perkara-perkara di MA dalam bentuk uang, ada yang rupiah dan ada yang mata uang asing," jelasnya dalam konferensi pers di kantor Kejagung, Jakarta pada Jumat (25/10/2024).
Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mendesak Kejagung agar mengembangkan kasus ZR dengan bekal barang bukti yang ditemukan. "Ini seperti durian runtuh bagi Kejagung untuk mengembangkan kasus dengan mengusut pihak-pihak yang berperkara hingga hakim yang memutus dari perkara-perkara yang diurus oleh ZR," katanya kepada KONTAN, Minggu (27/10/2024).
Menurut Sugeng, temuan uang dalam jumnlah besar juga emas batangan menjadi pintu masuk bagi Kejagung untuk menjerat siapa saja yang telah bermain dalam perkara yang ditangani ZR.
"Di tangan dia pasti ada dokumen-dokumen dari perkara yang diurusnya, ini yang harus diusut hingga tuntas. Dapat dipastikan, banyak aliran dana ke pihak-pihak yang terkait perkara yang diptutus hakim," tandasnya.
Sugeng memperkirakan uang hampir Rp 1 triliun dan emas batangan tersebut merupakan upah yang dikumpulkan ZR selama menjadi makelar kasus. Artinya, dana yang dikumpulkan dan disalurkan sangat besar.
Dalam satu kasus ZR bisa mengumpulkan uang Rp 5 miliar dari kliennya, yang mana Rp 1 miliar merupakan upah atas jasa makelar kasus.
"Akumulasinya diperkirakan bisa lima kali lipat atau sampai Rp 5 triliun dari asumsi uang yang ditemukan penyidik di rumah ZR yang hampir Rp 1 triliun," bebernya.
Pensiun PNS Tahun 2022, Zarof Ricar Punya Tunai Rp 1 Triliun
Mantan pejabat Mahkamah Agung Zarof Ricar terseret gratifikasi dan makelar kasus dari terdakwa Ronald Tannur Halaman all [1,017] url asal
#mahkamah-agung #makelar-kasus #ronald-tannur #zarof-ricar
(Kompas.com) 26/10/24 21:08
v/17046093/
KOMPAS.com - Sosok Zarof Ricar tengah jadi perbincangan publik Tanah Air. Gara-garanya, eks pejabat eselon Mahkamah Agung (MA) ini kedapatan menyimpan uang tunai nyaris Rp 1 triliun.
Rinciannya, uang tunai yang dimiliki Zarof Ricar terdiri dari 74.494.427 dollar Singapura, 1.897.362 dollar AS, 71.200 euro, 483.320 dollar Hongkong, serta uang rupiah Rp 5,7 miliar.
Jika dikonversi ke mata uang rupiah, total nilai uang yang disita mencapai Rp 920 miliar. Jumlah itu belum termasuk 51 kilogram emas batangan yang nilainya diperkirakan sekitar Rp 75 miliar.
Mengutip Harian Kompas, Sabtu (26/10/2024), pria kelahiran Sumenep Madura ini sempat menjabat sebagai pejabat eselon teras MA, yakni Kepala Balitbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung (MA).
Selain sebagai salah satu mantan pejabat tinggi di MA, Zarof Ricar juga dikenal sebagai produser film Sang Pengadil. Film yang ia buat itu mengangkat kisah tentang perjuangan hakim muda di Indonesia yang terus berupaya menegakkan keadilan dan kejujuran.
Zarof Ricar juga sempat menjadi pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2016-2020. Kala itu, ia menjadi Wakil Ketua Komisi Etik PSSI.
Pensiun PNS pada 2022
Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih, barangkali itu peribahasa yang tepat untuk menggambarkan nasib Zarof Ricar. Bukannya menikmati masa tua bersama anak cucu, ia malah jadi tersangka kasus suap dan gratifikasi.
Zarof Ricar sendiri merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) MA yang pensiun pada tahun 2022. Sebelum purnatugas, Zarof Ricar sempat melaporkan kekayaannya dalam LHKPN, namun dirinya cuma melaporkan kekayaannya Rp 51 miliar.
Dari keterangan Zarof Ricar terkait uang ratusan miliar rupiah yang ditemukan penyidik di rumahnya, diketahui bahwa ketika masih menjabat di MA, Zarof juga menerima gratifikasi untuk pengurusan berbagai perkara di MA.
Uang tersebut dikumpulkan mulai tahun 2012 sampai 2022. Artinya, uang dan emas senilai nyaris Rp 1 triliun ini dikumpulkan Zarof Ricar selama kurun waktu 10 tahun saat masih menjabat di MA.
Sebagai pembanding saja, uang disimpan Zarof Ricar yang berstatus pensiunan ASN ini, mengalahkan harta kekayaan PNS terkaya di Indonesia yang bernama Nurhali.
Nurhali adalah seorang PNS di Kota Tangerang yang sempat viral karena memiliki kekayaan mencapai Rp 802 miliar sesuai dengan LHKPN yang dilaporkan ke KPK pada 2022.
Sebagai guru PNS, Nurhali bisa kaya raya berkat kepemilikan tanah di Jakarta Utara seluas 80.000 meter persegi.
Kembali lagi ke kasus Zarof Ricar, penemuan uang oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) di rumah eks pejabat MA ini bisa dibilang bukan suatu kesengajaan.
Rumahnya digeledah penyidik setelah ia dijadikan tersangka makelar kasus yang menyidangkan Ronald Tannur di tingkat kasasi MA. Saat ditangkap, Zarof Ricar sedang berada di hotel mewah di Bali.
Kasus anak anggota dewan
Penangkapan Zarof Ricar bermula dari kasus kriminal yang menimpa Ronald Tannur yang merupakan anak anggota dewan di DPR RI, Edward Tannur dari PKB. Ia didakwa menyebabkan kematian kekasihnya, Dini Sera Afriyanti pada Oktober 2023 di Surabaya, Jawa Timur.
Dalam kejadian yang terekam CCTV, awalnya Ronald dan Dini terlibat pertengkaran di Blackhole KTV, sebuah tempat karaoke di Surabaya.
Ronald Tannur lalu menendang kaki korban, memukul kepala Dini dengan botol tequila, dan kemudian meninggalkan Dini dalam kondisi terjatuh di area parkir.
Dini sempat dibawa ke rumah sakit, namun kemudian meninggal dunia. Dari hasil autopsi, terdapat sejumlah luka dalam serius di tubuh korban, termasuk memar di kepala, leher, perut dan kaki.
Rekonstruksi memperlihatkan korban duduk bersandar di pintu mobil Ronald sebelum kemudian terlindas dan terseret beberapa meter saat Ronald meninggalkan lokasi dengan mobilnya.
Ronald Tannur kemudian jadi tersangka dan disidang di PN Surabaya. Belakangan ia dibebaskan hakim.
Tiga majelis hakim yakni Erintuah Damanik, Mangapul dan Heru Hanindyo berpendapat Ronald tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana pembunuhan maupun penganiayaan berat yang menyebabkan kematian.
Peradilan lalu berlanjut ke tingkat MA. Dalam putusan kasasi, Ronald Tannur kini dihukum dengan pidana lima tahun penjara.
Kronologi penangkapan Zarof Ricar
Mengutip Harian Kompas, permufakatan jahat berupa suap dan gratifikasi tersebut diduga dilakukan Zarof Ricar dengan Lisa Rahmat, kuasa hukum terdakwa Ronald Tannur.
Pada awalnya, Lisa Rahmat meminta Zarof Ricar agar mengupayakan hakim agung di MA tetap menyatakan Ronald Tannur tidak bersalah dalam putusan kasasi.
Sebagai upah, Lisa menyampaikan ke Zarof Ricar akan menyiapkan dana sebesar Rp 5 miliar bagi hakim agung tersebut dan fee sebesar Rp 1 miliar bagi Zarof.
Pada Bulan Oktober 2024, Lisa menyampaikan pesan kepada ZR akan mengantarkan uang Rp 5 miliar.
Sebagaimana tertera di catatan Lisa, uang tersebut akan diberikan kepada Zarof untuk kemudian dibagikan kepada hakim agung yang menangani perkara kasasi Ronald, yakni atas nama S, A dan S.
Setelah Ronald Tannur divonis bebas, kasus ini pun jadi perhatian luas publik, termasuk kecurigaan adanya makelar kasus di peradilan. Dari hasil penyelidikan, nama eks pejabat eselon MA Zarof Ricar pun ikut terseret hingga kemudian ikut ditangkap.
Selama penggeledahan di rumah Zarof Ricar di Senayan, petugas mendapati uang tunai pecahan mata uang asing dan emas batangan Antam dalam jumlah yang sangat fantastis.
"Yang pasti, uang ini kami temukan, kami geledah, kami sita di rumah ZR. Penyidik tidak menyangka ada uang sebanyak ini, ini di luar bayangan," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Abdul Qohar, dalam jumpa pers pada Jumat (25/10/2024).
Abdul mengaku belum dapat memastikan asal-usul uang tersebut. Namun dari keterangan sementara Zarof Ricar, uang nyaris Rp 1 triliun itu diduga dari pengurusan kasus di MA.
"Yang bersangkutan menyatakan, sebagian besar ini adalah uang dari kepengurusan perkara. Untuk pembuktian, karena salah satu pasalnya adalah gratifikasi, maka ketika uang itu lebih dari Rp 10 juta, beban pembuktiannya ada di yang punya uang," jelasnya.
Pensiun PNS Tahun 2022, Zarof Ricar Punya Tunai Rp 1 Triliun
Mantan pejabat Mahkamah Agung Zarof Ricar terseret gratifikasi dan makelar kasus dari terdakwa Ronald Tannur Halaman all [1,017] url asal
#mahkamah-agung #makelar-kasus #ronald-tannur #zarof-ricar
(Kompas.com) 26/10/24 21:08
v/17034319/
KOMPAS.com - Sosok Zarof Ricar tengah jadi perbincangan publik Tanah Air. Gara-garanya, eks pejabat eselon Mahkamah Agung (MA) ini kedapatan menyimpan uang tunai nyaris Rp 1 triliun.
Rinciannya, uang tunai yang dimiliki Zarof Ricar terdiri dari 74.494.427 dollar Singapura, 1.897.362 dollar AS, 71.200 euro, 483.320 dollar Hongkong, serta uang rupiah Rp 5,7 miliar.
Jika dikonversi ke mata uang rupiah, total nilai uang yang disita mencapai Rp 920 miliar. Jumlah itu belum termasuk 51 kilogram emas batangan yang nilainya diperkirakan sekitar Rp 75 miliar.
Mengutip Harian Kompas, Sabtu (26/10/2024), pria kelahiran Sumenep Madura ini sempat menjabat sebagai pejabat eselon teras MA, yakni Kepala Balitbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung (MA).
Selain sebagai salah satu mantan pejabat tinggi di MA, Zarof Ricar juga dikenal sebagai produser film Sang Pengadil. Film yang ia buat itu mengangkat kisah tentang perjuangan hakim muda di Indonesia yang terus berupaya menegakkan keadilan dan kejujuran.
Zarof Ricar juga sempat menjadi pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2016-2020. Kala itu, ia menjadi Wakil Ketua Komisi Etik PSSI.
Pensiun PNS pada 2022
Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih, barangkali itu peribahasa yang tepat untuk menggambarkan nasib Zarof Ricar. Bukannya menikmati masa tua bersama anak cucu, ia malah jadi tersangka kasus suap dan gratifikasi.
Zarof Ricar sendiri merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) MA yang pensiun pada tahun 2022. Sebelum purnatugas, Zarof Ricar sempat melaporkan kekayaannya dalam LHKPN, namun dirinya cuma melaporkan kekayaannya Rp 51 miliar.
Dari keterangan Zarof Ricar terkait uang ratusan miliar rupiah yang ditemukan penyidik di rumahnya, diketahui bahwa ketika masih menjabat di MA, Zarof juga menerima gratifikasi untuk pengurusan berbagai perkara di MA.
Uang tersebut dikumpulkan mulai tahun 2012 sampai 2022. Artinya, uang dan emas senilai nyaris Rp 1 triliun ini dikumpulkan Zarof Ricar selama kurun waktu 10 tahun saat masih menjabat di MA.
Sebagai pembanding saja, uang disimpan Zarof Ricar yang berstatus pensiunan ASN ini, mengalahkan harta kekayaan PNS terkaya di Indonesia yang bernama Nurhali.
Nurhali adalah seorang PNS di Kota Tangerang yang sempat viral karena memiliki kekayaan mencapai Rp 802 miliar sesuai dengan LHKPN yang dilaporkan ke KPK pada 2022.
Sebagai guru PNS, Nurhali bisa kaya raya berkat kepemilikan tanah di Jakarta Utara seluas 80.000 meter persegi.
Kembali lagi ke kasus Zarof Ricar, penemuan uang oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) di rumah eks pejabat MA ini bisa dibilang bukan suatu kesengajaan.
Rumahnya digeledah penyidik setelah ia dijadikan tersangka makelar kasus yang menyidangkan Ronald Tannur di tingkat kasasi MA. Saat ditangkap, Zarof Ricar sedang berada di hotel mewah di Bali.
Kasus anak anggota dewan
Penangkapan Zarof Ricar bermula dari kasus kriminal yang menimpa Ronald Tannur yang merupakan anak anggota dewan di DPR RI, Edward Tannur dari PKB. Ia didakwa menyebabkan kematian kekasihnya, Dini Sera Afriyanti pada Oktober 2023 di Surabaya, Jawa Timur.
Dalam kejadian yang terekam CCTV, awalnya Ronald dan Dini terlibat pertengkaran di Blackhole KTV, sebuah tempat karaoke di Surabaya.
Ronald Tannur lalu menendang kaki korban, memukul kepala Dini dengan botol tequila, dan kemudian meninggalkan Dini dalam kondisi terjatuh di area parkir.
Dini sempat dibawa ke rumah sakit, namun kemudian meninggal dunia. Dari hasil autopsi, terdapat sejumlah luka dalam serius di tubuh korban, termasuk memar di kepala, leher, perut dan kaki.
Rekonstruksi memperlihatkan korban duduk bersandar di pintu mobil Ronald sebelum kemudian terlindas dan terseret beberapa meter saat Ronald meninggalkan lokasi dengan mobilnya.
Ronald Tannur kemudian jadi tersangka dan disidang di PN Surabaya. Belakangan ia dibebaskan hakim.
Tiga majelis hakim yakni Erintuah Damanik, Mangapul dan Heru Hanindyo berpendapat Ronald tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana pembunuhan maupun penganiayaan berat yang menyebabkan kematian.
Peradilan lalu berlanjut ke tingkat MA. Dalam putusan kasasi, Ronald Tannur kini dihukum dengan pidana lima tahun penjara.
Kronologi penangkapan Zarof Ricar
Mengutip Harian Kompas, permufakatan jahat berupa suap dan gratifikasi tersebut diduga dilakukan Zarof Ricar dengan Lisa Rahmat, kuasa hukum terdakwa Ronald Tannur.
Pada awalnya, Lisa Rahmat meminta Zarof Ricar agar mengupayakan hakim agung di MA tetap menyatakan Ronald Tannur tidak bersalah dalam putusan kasasi.
Sebagai upah, Lisa menyampaikan ke Zarof Ricar akan menyiapkan dana sebesar Rp 5 miliar bagi hakim agung tersebut dan fee sebesar Rp 1 miliar bagi Zarof.
Pada Bulan Oktober 2024, Lisa menyampaikan pesan kepada ZR akan mengantarkan uang Rp 5 miliar.
Sebagaimana tertera di catatan Lisa, uang tersebut akan diberikan kepada Zarof untuk kemudian dibagikan kepada hakim agung yang menangani perkara kasasi Ronald, yakni atas nama S, A dan S.
Setelah Ronald Tannur divonis bebas, kasus ini pun jadi perhatian luas publik, termasuk kecurigaan adanya makelar kasus di peradilan. Dari hasil penyelidikan, nama eks pejabat eselon MA Zarof Ricar pun ikut terseret hingga kemudian ikut ditangkap.
Selama penggeledahan di rumah Zarof Ricar di Senayan, petugas mendapati uang tunai pecahan mata uang asing dan emas batangan Antam dalam jumlah yang sangat fantastis.
"Yang pasti, uang ini kami temukan, kami geledah, kami sita di rumah ZR. Penyidik tidak menyangka ada uang sebanyak ini, ini di luar bayangan," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Abdul Qohar, dalam jumpa pers pada Jumat (25/10/2024).
Abdul mengaku belum dapat memastikan asal-usul uang tersebut. Namun dari keterangan sementara Zarof Ricar, uang nyaris Rp 1 triliun itu diduga dari pengurusan kasus di MA.
"Yang bersangkutan menyatakan, sebagian besar ini adalah uang dari kepengurusan perkara. Untuk pembuktian, karena salah satu pasalnya adalah gratifikasi, maka ketika uang itu lebih dari Rp 10 juta, beban pembuktiannya ada di yang punya uang," jelasnya.
Pensiun PNS Tahun 2022, Zarof Ricar Punya Tunai Rp 1 Triliun Halaman all
Mantan pejabat Mahkamah Agung Zarof Ricar terseret gratifikasi dan makelar kasus dari terdakwa Ronald Tannur Halaman all [1,017] url asal
#mahkamah-agung #makelar-kasus #ronald-tannur #zarof-ricar
(Kompas.com) 26/10/24 21:08
v/17028367/
KOMPAS.com - Sosok Zarof Ricar tengah jadi perbincangan publik Tanah Air. Gara-garanya, eks pejabat eselon Mahkamah Agung (MA) ini kedapatan menyimpan uang tunai nyaris Rp 1 triliun.
Rinciannya, uang tunai yang dimiliki Zarof Ricar terdiri dari 74.494.427 dollar Singapura, 1.897.362 dollar AS, 71.200 euro, 483.320 dollar Hongkong, serta uang rupiah Rp 5,7 miliar.
Jika dikonversi ke mata uang rupiah, total nilai uang yang disita mencapai Rp 920 miliar. Jumlah itu belum termasuk 51 kilogram emas batangan yang nilainya diperkirakan sekitar Rp 75 miliar.
Mengutip Harian Kompas, Sabtu (26/10/2024), pria kelahiran Sumenep Madura ini sempat menjabat sebagai pejabat eselon teras MA, yakni Kepala Balitbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung (MA).
Selain sebagai salah satu mantan pejabat tinggi di MA, Zarof Ricar juga dikenal sebagai produser film Sang Pengadil. Film yang ia buat itu mengangkat kisah tentang perjuangan hakim muda di Indonesia yang terus berupaya menegakkan keadilan dan kejujuran.
Zarof Ricar juga sempat menjadi pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2016-2020. Kala itu, ia menjadi Wakil Ketua Komisi Etik PSSI.
Pensiun PNS pada 2022
Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih, barangkali itu peribahasa yang tepat untuk menggambarkan nasib Zarof Ricar. Bukannya menikmati masa tua bersama anak cucu, ia malah jadi tersangka kasus suap dan gratifikasi.
Zarof Ricar sendiri merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) MA yang pensiun pada tahun 2022. Sebelum purnatugas, Zarof Ricar sempat melaporkan kekayaannya dalam LHKPN, namun dirinya cuma melaporkan kekayaannya Rp 51 miliar.
Dari keterangan Zarof Ricar terkait uang ratusan miliar rupiah yang ditemukan penyidik di rumahnya, diketahui bahwa ketika masih menjabat di MA, Zarof juga menerima gratifikasi untuk pengurusan berbagai perkara di MA.
Uang tersebut dikumpulkan mulai tahun 2012 sampai 2022. Artinya, uang dan emas senilai nyaris Rp 1 triliun ini dikumpulkan Zarof Ricar selama kurun waktu 10 tahun saat masih menjabat di MA.
Sebagai pembanding saja, uang disimpan Zarof Ricar yang berstatus pensiunan ASN ini, mengalahkan harta kekayaan PNS terkaya di Indonesia yang bernama Nurhali.
Nurhali adalah seorang PNS di Kota Tangerang yang sempat viral karena memiliki kekayaan mencapai Rp 802 miliar sesuai dengan LHKPN yang dilaporkan ke KPK pada 2022.
Sebagai guru PNS, Nurhali bisa kaya raya berkat kepemilikan tanah di Jakarta Utara seluas 80.000 meter persegi.
Kembali lagi ke kasus Zarof Ricar, penemuan uang oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) di rumah eks pejabat MA ini bisa dibilang bukan suatu kesengajaan.
Rumahnya digeledah penyidik setelah ia dijadikan tersangka makelar kasus yang menyidangkan Ronald Tannur di tingkat kasasi MA. Saat ditangkap, Zarof Ricar sedang berada di hotel mewah di Bali.
Kasus anak anggota dewan
Penangkapan Zarof Ricar bermula dari kasus kriminal yang menimpa Ronald Tannur yang merupakan anak anggota dewan di DPR RI, Edward Tannur dari PKB. Ia didakwa menyebabkan kematian kekasihnya, Dini Sera Afriyanti pada Oktober 2023 di Surabaya, Jawa Timur.
Dalam kejadian yang terekam CCTV, awalnya Ronald dan Dini terlibat pertengkaran di Blackhole KTV, sebuah tempat karaoke di Surabaya.
Ronald Tannur lalu menendang kaki korban, memukul kepala Dini dengan botol tequila, dan kemudian meninggalkan Dini dalam kondisi terjatuh di area parkir.
Dini sempat dibawa ke rumah sakit, namun kemudian meninggal dunia. Dari hasil autopsi, terdapat sejumlah luka dalam serius di tubuh korban, termasuk memar di kepala, leher, perut dan kaki.
Rekonstruksi memperlihatkan korban duduk bersandar di pintu mobil Ronald sebelum kemudian terlindas dan terseret beberapa meter saat Ronald meninggalkan lokasi dengan mobilnya.
Ronald Tannur kemudian jadi tersangka dan disidang di PN Surabaya. Belakangan ia dibebaskan hakim.
Tiga majelis hakim yakni Erintuah Damanik, Mangapul dan Heru Hanindyo berpendapat Ronald tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana pembunuhan maupun penganiayaan berat yang menyebabkan kematian.
Peradilan lalu berlanjut ke tingkat MA. Dalam putusan kasasi, Ronald Tannur kini dihukum dengan pidana lima tahun penjara.
Kronologi penangkapan Zarof Ricar
Mengutip Harian Kompas, permufakatan jahat berupa suap dan gratifikasi tersebut diduga dilakukan Zarof Ricar dengan Lisa Rahmat, kuasa hukum terdakwa Ronald Tannur.
Pada awalnya, Lisa Rahmat meminta Zarof Ricar agar mengupayakan hakim agung di MA tetap menyatakan Ronald Tannur tidak bersalah dalam putusan kasasi.
Sebagai upah, Lisa menyampaikan ke Zarof Ricar akan menyiapkan dana sebesar Rp 5 miliar bagi hakim agung tersebut dan fee sebesar Rp 1 miliar bagi Zarof.
Pada Bulan Oktober 2024, Lisa menyampaikan pesan kepada ZR akan mengantarkan uang Rp 5 miliar.
Sebagaimana tertera di catatan Lisa, uang tersebut akan diberikan kepada Zarof untuk kemudian dibagikan kepada hakim agung yang menangani perkara kasasi Ronald, yakni atas nama S, A dan S.
Setelah Ronald Tannur divonis bebas, kasus ini pun jadi perhatian luas publik, termasuk kecurigaan adanya makelar kasus di peradilan. Dari hasil penyelidikan, nama eks pejabat eselon MA Zarof Ricar pun ikut terseret hingga kemudian ikut ditangkap.
Selama penggeledahan di rumah Zarof Ricar di Senayan, petugas mendapati uang tunai pecahan mata uang asing dan emas batangan Antam dalam jumlah yang sangat fantastis.
"Yang pasti, uang ini kami temukan, kami geledah, kami sita di rumah ZR. Penyidik tidak menyangka ada uang sebanyak ini, ini di luar bayangan," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Abdul Qohar, dalam jumpa pers pada Jumat (25/10/2024).
Abdul mengaku belum dapat memastikan asal-usul uang tersebut. Namun dari keterangan sementara Zarof Ricar, uang nyaris Rp 1 triliun itu diduga dari pengurusan kasus di MA.
"Yang bersangkutan menyatakan, sebagian besar ini adalah uang dari kepengurusan perkara. Untuk pembuktian, karena salah satu pasalnya adalah gratifikasi, maka ketika uang itu lebih dari Rp 10 juta, beban pembuktiannya ada di yang punya uang," jelasnya.
Pensiun PNS Tahun 2022, Zarof Ricar Punya Cash Rp 1 Triliun
Mantan pejabat Mahkamah Agung Zarof Ricar terseret gratifikasi dan makelar kasus dari terdakwa Ronald Tannur Halaman all [1,017] url asal
#mahkamah-agung #makelar-kasus #ronald-tannur #zarof-ricar
(Kompas.com - Money) 26/10/24 20:18
v/17046099/
KOMPAS.com - Sosok Zarof Ricar tengah jadi perbincangan publik Tanah Air. Gara-garanya, eks pejabat eselon Mahkamah Agung (MA) ini kedapatan menyimpan uang tunai nyaris Rp 1 triliun.
Rinciannya, uang tunai yang dimiliki Zarof Ricar terdiri dari 74.494.427 dollar Singapura, 1.897.362 dollar AS, 71.200 euro, 483.320 dollar Hongkong, serta uang rupiah Rp 5,7 miliar.
Jika dikonversi ke mata uang rupiah, total nilai uang yang disita mencapai Rp 920 miliar. Jumlah itu belum termasuk 51 kilogram emas batangan yang nilainya diperkirakan sekitar Rp 75 miliar.
Mengutip Harian Kompas, Sabtu (26/10/2024), pria kelahiran Sumenep Madura ini sempat menjabat sebagai pejabat eselon teras MA, yakni Kepala Balitbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung (MA).
Selain sebagai salah satu mantan pejabat tinggi di MA, Zarof Ricar juga dikenal sebagai produser film Sang Pengadil. Film yang ia buat itu mengangkat kisah tentang perjuangan hakim muda di Indonesia yang terus berupaya menegakkan keadilan dan kejujuran.
Zarof Ricar juga sempat menjadi pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2016-2020. Kala itu, ia menjadi Wakil Ketua Komisi Etik PSSI.
Pensiun PNS pada 2022
Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih, barangkali itu peribahasa yang tepat untuk menggambarkan nasib Zarof Ricar. Bukannya menikmati masa tua bersama anak cucu, ia malah jadi tersangka kasus suap dan gratifikasi.
Zarof Ricar sendiri merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) MA yang pensiun pada tahun 2022. Sebelum purnatugas, Zarof Ricar sempat melaporkan kekayaannya dalam LHKPN, namun dirinya cuma melaporkan kekayaannya Rp 51 miliar.
Dari keterangan Zarof Ricar terkait uang ratusan miliar rupiah yang ditemukan penyidik di rumahnya, diketahui bahwa ketika masih menjabat di MA, Zarof juga menerima gratifikasi untuk pengurusan berbagai perkara di MA.
Uang tersebut dikumpulkan mulai tahun 2012 sampai 2022. Artinya, uang dan emas senilai nyaris Rp 1 triliun ini dikumpulkan Zarof Ricar selama kurun waktu 10 tahun saat masih menjabat di MA.
Sebagai pembanding saja, uang disimpan Zarof Ricar yang berstatus pensiunan ASN ini, mengalahkan harta kekayaan PNS terkaya di Indonesia yang bernama Nurhali.
Nurhali adalah seorang PNS di Kota Tangerang yang sempat viral karena memiliki kekayaan mencapai Rp 802 miliar sesuai dengan LHKPN yang dilaporkan ke KPK pada 2022.
Sebagai guru PNS, Nurhali bisa kaya raya berkat kepemilikan tanah di Jakarta Utara seluas 80.000 meter persegi.
Kembali lagi ke kasus Zarof Ricar, penemuan uang oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) di rumah eks pejabat MA ini bisa dibilang bukan suatu kesengajaan.
Rumahnya digeledah penyidik setelah ia dijadikan tersangka makelar kasus yang menyidangkan Ronald Tannur di tingkat kasasi MA. Saat ditangkap, Zarof Ricar sedang berada di hotel mewah di Bali.
Kasus anak anggota dewan
Penangkapan Zarof Ricar bermula dari kasus kriminal yang menimpa Ronald Tannur yang merupakan anak anggota dewan di DPR RI, Edward Tannur dari PKB. Ia didakwa menyebabkan kematian kekasihnya, Dini Sera Afriyanti pada Oktober 2023 di Surabaya, Jawa Timur.
Dalam kejadian yang terekam CCTV, awalnya Ronald dan Dini terlibat pertengkaran di Blackhole KTV, sebuah tempat karaoke di Surabaya.
Ronald Tannur lalu menendang kaki korban, memukul kepala Dini dengan botol tequila, dan kemudian meninggalkan Dini dalam kondisi terjatuh di area parkir.
Dini sempat dibawa ke rumah sakit, namun kemudian meninggal dunia. Dari hasil autopsi, terdapat sejumlah luka dalam serius di tubuh korban, termasuk memar di kepala, leher, perut dan kaki.
Rekonstruksi memperlihatkan korban duduk bersandar di pintu mobil Ronald sebelum kemudian terlindas dan terseret beberapa meter saat Ronald meninggalkan lokasi dengan mobilnya.
Ronald Tannur kemudian jadi tersangka dan disidang di PN Surabaya. Belakangan ia dibebaskan hakim.
Tiga majelis hakim yakni Erintuah Damanik, Mangapul dan Heru Hanindyo berpendapat Ronald tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana pembunuhan maupun penganiayaan berat yang menyebabkan kematian.
Peradilan lalu berlanjut ke tingkat MA. Dalam putusan kasasi, Ronald Tannur kini dihukum dengan pidana lima tahun penjara.
Kronologi penangkapan Zarof Ricar
Mengutip Harian Kompas, permufakatan jahat berupa suap dan gratifikasi tersebut diduga dilakukan Zarof Ricar dengan Lisa Rahmat, kuasa hukum terdakwa Ronald Tannur.
Pada awalnya, Lisa Rahmat meminta Zarof Ricar agar mengupayakan hakim agung di MA tetap menyatakan Ronald Tannur tidak bersalah dalam putusan kasasi.
Sebagai upah, Lisa menyampaikan ke Zarof Ricar akan menyiapkan dana sebesar Rp 5 miliar bagi hakim agung tersebut dan fee sebesar Rp 1 miliar bagi Zarof.
Pada Bulan Oktober 2024, Lisa menyampaikan pesan kepada ZR akan mengantarkan uang Rp 5 miliar.
Sebagaimana tertera di catatan Lisa, uang tersebut akan diberikan kepada Zarof untuk kemudian dibagikan kepada hakim agung yang menangani perkara kasasi Ronald, yakni atas nama S, A dan S.
Setelah Ronald Tannur divonis bebas, kasus ini pun jadi perhatian luas publik, termasuk kecurigaan adanya makelar kasus di peradilan. Dari hasil penyelidikan, nama eks pejabat eselon MA Zarof Ricar pun ikut terseret hingga kemudian ikut ditangkap.
Selama penggeledahan di rumah Zarof Ricar di Senayan, petugas mendapati uang tunai pecahan mata uang asing dan emas batangan Antam dalam jumlah yang sangat fantastis.
"Yang pasti, uang ini kami temukan, kami geledah, kami sita di rumah ZR. Penyidik tidak menyangka ada uang sebanyak ini, ini di luar bayangan," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Abdul Qohar, dalam jumpa pers pada Jumat (25/10/2024).
Abdul mengaku belum dapat memastikan asal-usul uang tersebut. Namun dari keterangan sementara Zarof Ricar, uang nyaris Rp 1 triliun itu diduga dari pengurusan kasus di MA.
"Yang bersangkutan menyatakan, sebagian besar ini adalah uang dari kepengurusan perkara. Untuk pembuktian, karena salah satu pasalnya adalah gratifikasi, maka ketika uang itu lebih dari Rp 10 juta, beban pembuktiannya ada di yang punya uang," jelasnya.
Fantastis, Pensiun PNS Tahun 2022, Zarof Ricar Punya Cash Rp 1 Triliun
Mantan pejabat Mahkamah Agung Zarof Ricar terseret gratifikasi dan makelar kasus dari terdakwa Ronald Tannur Halaman all [1,017] url asal
#mahkamah-agung #makelar-kasus #ronald-tannur #zarof-ricar
(Kompas.com) 26/10/24 20:18
v/17034323/
KOMPAS.com - Sosok Zarof Ricar tengah jadi perbincangan publik Tanah Air. Gara-garanya, eks pejabat eselon Mahkamah Agung (MA) ini kedapatan menyimpan uang tunai nyaris Rp 1 triliun.
Rinciannya, uang tunai yang dimiliki Zarof Ricar terdiri dari 74.494.427 dollar Singapura, 1.897.362 dollar AS, 71.200 euro, 483.320 dollar Hongkong, serta uang rupiah Rp 5,7 miliar.
Jika dikonversi ke mata uang rupiah, total nilai uang yang disita mencapai Rp 920 miliar. Jumlah itu belum termasuk 51 kilogram emas batangan yang nilainya diperkirakan sekitar Rp 75 miliar.
Mengutip Harian Kompas, Sabtu (26/10/2024), pria kelahiran Sumenep Madura ini sempat menjabat sebagai pejabat eselon teras MA, yakni Kepala Balitbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung (MA).
Selain sebagai salah satu mantan pejabat tinggi di MA, Zarof Ricar juga dikenal sebagai produser film Sang Pengadil. Film yang ia buat itu mengangkat kisah tentang perjuangan hakim muda di Indonesia yang terus berupaya menegakkan keadilan dan kejujuran.
Zarof Ricar juga sempat menjadi pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2016-2020. Kala itu, ia menjadi Wakil Ketua Komisi Etik PSSI.
Pensiun PNS pada 2022
Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih, barangkali itu peribahasa yang tepat untuk menggambarkan nasib Zarof Ricar. Bukannya menikmati masa tua bersama anak cucu, ia malah jadi tersangka kasus suap dan gratifikasi.
Zarof Ricar sendiri merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) MA yang pensiun pada tahun 2022. Sebelum purnatugas, Zarof Ricar sempat melaporkan kekayaannya dalam LHKPN, namun dirinya cuma melaporkan kekayaannya Rp 51 miliar.
Dari keterangan Zarof Ricar terkait uang ratusan miliar rupiah yang ditemukan penyidik di rumahnya, diketahui bahwa ketika masih menjabat di MA, Zarof juga menerima gratifikasi untuk pengurusan berbagai perkara di MA.
Uang tersebut dikumpulkan mulai tahun 2012 sampai 2022. Artinya, uang dan emas senilai nyaris Rp 1 triliun ini dikumpulkan Zarof Ricar selama kurun waktu 10 tahun saat masih menjabat di MA.
Sebagai pembanding saja, uang disimpan Zarof Ricar yang berstatus pensiunan ASN ini, mengalahkan harta kekayaan PNS terkaya di Indonesia yang bernama Nurhali.
Nurhali adalah seorang PNS di Kota Tangerang yang sempat viral karena memiliki kekayaan mencapai Rp 802 miliar sesuai dengan LHKPN yang dilaporkan ke KPK pada 2022.
Sebagai guru PNS, Nurhali bisa kaya raya berkat kepemilikan tanah di Jakarta Utara seluas 80.000 meter persegi.
Kembali lagi ke kasus Zarof Ricar, penemuan uang oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) di rumah eks pejabat MA ini bisa dibilang bukan suatu kesengajaan.
Rumahnya digeledah penyidik setelah ia dijadikan tersangka makelar kasus yang menyidangkan Ronald Tannur di tingkat kasasi MA. Saat ditangkap, Zarof Ricar sedang berada di hotel mewah di Bali.
Kasus anak anggota dewan
Penangkapan Zarof Ricar bermula dari kasus kriminal yang menimpa Ronald Tannur yang merupakan anak anggota dewan di DPR RI, Edward Tannur dari PKB. Ia didakwa menyebabkan kematian kekasihnya, Dini Sera Afriyanti pada Oktober 2023 di Surabaya, Jawa Timur.
Dalam kejadian yang terekam CCTV, awalnya Ronald dan Dini terlibat pertengkaran di Blackhole KTV, sebuah tempat karaoke di Surabaya.
Ronald Tannur lalu menendang kaki korban, memukul kepala Dini dengan botol tequila, dan kemudian meninggalkan Dini dalam kondisi terjatuh di area parkir.
Dini sempat dibawa ke rumah sakit, namun kemudian meninggal dunia. Dari hasil autopsi, terdapat sejumlah luka dalam serius di tubuh korban, termasuk memar di kepala, leher, perut dan kaki.
Rekonstruksi memperlihatkan korban duduk bersandar di pintu mobil Ronald sebelum kemudian terlindas dan terseret beberapa meter saat Ronald meninggalkan lokasi dengan mobilnya.
Ronald Tannur kemudian jadi tersangka dan disidang di PN Surabaya. Belakangan ia dibebaskan hakim.
Tiga majelis hakim yakni Erintuah Damanik, Mangapul dan Heru Hanindyo berpendapat Ronald tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana pembunuhan maupun penganiayaan berat yang menyebabkan kematian.
Peradilan lalu berlanjut ke tingkat MA. Dalam putusan kasasi, Ronald Tannur kini dihukum dengan pidana lima tahun penjara.
Kronologi penangkapan Zarof Ricar
Mengutip Harian Kompas, permufakatan jahat berupa suap dan gratifikasi tersebut diduga dilakukan Zarof Ricar dengan Lisa Rahmat, kuasa hukum terdakwa Ronald Tannur.
Pada awalnya, Lisa Rahmat meminta Zarof Ricar agar mengupayakan hakim agung di MA tetap menyatakan Ronald Tannur tidak bersalah dalam putusan kasasi.
Sebagai upah, Lisa menyampaikan ke Zarof Ricar akan menyiapkan dana sebesar Rp 5 miliar bagi hakim agung tersebut dan fee sebesar Rp 1 miliar bagi Zarof.
Pada Bulan Oktober 2024, Lisa menyampaikan pesan kepada ZR akan mengantarkan uang Rp 5 miliar.
Sebagaimana tertera di catatan Lisa, uang tersebut akan diberikan kepada Zarof untuk kemudian dibagikan kepada hakim agung yang menangani perkara kasasi Ronald, yakni atas nama S, A dan S.
Setelah Ronald Tannur divonis bebas, kasus ini pun jadi perhatian luas publik, termasuk kecurigaan adanya makelar kasus di peradilan. Dari hasil penyelidikan, nama eks pejabat eselon MA Zarof Ricar pun ikut terseret hingga kemudian ikut ditangkap.
Selama penggeledahan di rumah Zarof Ricar di Senayan, petugas mendapati uang tunai pecahan mata uang asing dan emas batangan Antam dalam jumlah yang sangat fantastis.
"Yang pasti, uang ini kami temukan, kami geledah, kami sita di rumah ZR. Penyidik tidak menyangka ada uang sebanyak ini, ini di luar bayangan," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Abdul Qohar, dalam jumpa pers pada Jumat (25/10/2024).
Abdul mengaku belum dapat memastikan asal-usul uang tersebut. Namun dari keterangan sementara Zarof Ricar, uang nyaris Rp 1 triliun itu diduga dari pengurusan kasus di MA.
"Yang bersangkutan menyatakan, sebagian besar ini adalah uang dari kepengurusan perkara. Untuk pembuktian, karena salah satu pasalnya adalah gratifikasi, maka ketika uang itu lebih dari Rp 10 juta, beban pembuktiannya ada di yang punya uang," jelasnya.
Fantastis, Pensiun PNS Tahun 2022, Zarof Ricar Punya Cash Rp 1 Triliun
Mantan pejabat Mahkamah Agung Zarof Ricar terseret gratifikasi dan makelar kasus dari terdakwa Ronald Tannur Halaman all [1,017] url asal
#mahkamah-agung #makelar-kasus #ronald-tannur #zarof-ricar
(Kompas.com) 26/10/24 20:18
v/17032067/
KOMPAS.com - Sosok Zarof Ricar tengah jadi perbincangan publik Tanah Air. Gara-garanya, eks pejabat eselon Mahkamah Agung (MA) ini kedapatan menyimpan uang tunai nyaris Rp 1 triliun.
Rinciannya, uang tunai yang dimiliki Zarof Ricar terdiri dari 74.494.427 dollar Singapura, 1.897.362 dollar AS, 71.200 euro, 483.320 dollar Hongkong, serta uang rupiah Rp 5,7 miliar.
Jika dikonversi ke mata uang rupiah, total nilai uang yang disita mencapai Rp 920 miliar. Jumlah itu belum termasuk 51 kilogram emas batangan yang nilainya diperkirakan sekitar Rp 75 miliar.
Mengutip Harian Kompas, Sabtu (26/10/2024), pria kelahiran Sumenep Madura ini sempat menjabat sebagai pejabat eselon teras MA, yakni Kepala Balitbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung (MA).
Selain sebagai salah satu mantan pejabat tinggi di MA, Zarof Ricar juga dikenal sebagai produser film Sang Pengadil. Film yang ia buat itu mengangkat kisah tentang perjuangan hakim muda di Indonesia yang terus berupaya menegakkan keadilan dan kejujuran.
Zarof Ricar juga sempat menjadi pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2016-2020. Kala itu, ia menjadi Wakil Ketua Komisi Etik PSSI.
Pensiun PNS pada 2022
Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih, barangkali itu peribahasa yang tepat untuk menggambarkan nasib Zarof Ricar. Bukannya menikmati masa tua bersama anak cucu, ia malah jadi tersangka kasus suap dan gratifikasi.
Zarof Ricar sendiri merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) MA yang pensiun pada tahun 2022. Sebelum purnatugas, Zarof Ricar sempat melaporkan kekayaannya dalam LHKPN, namun dirinya cuma melaporkan kekayaannya Rp 51 miliar.
Dari keterangan Zarof Ricar terkait uang ratusan miliar rupiah yang ditemukan penyidik di rumahnya, diketahui bahwa ketika masih menjabat di MA, Zarof juga menerima gratifikasi untuk pengurusan berbagai perkara di MA.
Uang tersebut dikumpulkan mulai tahun 2012 sampai 2022. Artinya, uang dan emas senilai nyaris Rp 1 triliun ini dikumpulkan Zarof Ricar selama kurun waktu 10 tahun saat masih menjabat di MA.
Sebagai pembanding saja, uang disimpan Zarof Ricar yang berstatus pensiunan ASN ini, mengalahkan harta kekayaan PNS terkaya di Indonesia yang bernama Nurhali.
Nurhali adalah seorang PNS di Kota Tangerang yang sempat viral karena memiliki kekayaan mencapai Rp 802 miliar sesuai dengan LHKPN yang dilaporkan ke KPK pada 2022.
Sebagai guru PNS, Nurhali bisa kaya raya berkat kepemilikan tanah di Jakarta Utara seluas 80.000 meter persegi.
Kembali lagi ke kasus Zarof Ricar, penemuan uang oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) di rumah eks pejabat MA ini bisa dibilang bukan suatu kesengajaan.
Rumahnya digeledah penyidik setelah ia dijadikan tersangka makelar kasus yang menyidangkan Ronald Tannur di tingkat kasasi MA. Saat ditangkap, Zarof Ricar sedang berada di hotel mewah di Bali.
Kasus anak anggota dewan
Penangkapan Zarof Ricar bermula dari kasus kriminal yang menimpa Ronald Tannur yang merupakan anak anggota dewan di DPR RI, Edward Tannur dari PKB. Ia didakwa menyebabkan kematian kekasihnya, Dini Sera Afriyanti pada Oktober 2023 di Surabaya, Jawa Timur.
Dalam kejadian yang terekam CCTV, awalnya Ronald dan Dini terlibat pertengkaran di Blackhole KTV, sebuah tempat karaoke di Surabaya.
Ronald Tannur lalu menendang kaki korban, memukul kepala Dini dengan botol tequila, dan kemudian meninggalkan Dini dalam kondisi terjatuh di area parkir.
Dini sempat dibawa ke rumah sakit, namun kemudian meninggal dunia. Dari hasil autopsi, terdapat sejumlah luka dalam serius di tubuh korban, termasuk memar di kepala, leher, perut dan kaki.
Rekonstruksi memperlihatkan korban duduk bersandar di pintu mobil Ronald sebelum kemudian terlindas dan terseret beberapa meter saat Ronald meninggalkan lokasi dengan mobilnya.
Ronald Tannur kemudian jadi tersangka dan disidang di PN Surabaya. Belakangan ia dibebaskan hakim.
Tiga majelis hakim yakni Erintuah Damanik, Mangapul dan Heru Hanindyo berpendapat Ronald tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana pembunuhan maupun penganiayaan berat yang menyebabkan kematian.
Peradilan lalu berlanjut ke tingkat MA. Dalam putusan kasasi, Ronald Tannur kini dihukum dengan pidana lima tahun penjara.
Kronologi penangkapan Zarof Ricar
Mengutip Harian Kompas, permufakatan jahat berupa suap dan gratifikasi tersebut diduga dilakukan Zarof Ricar dengan Lisa Rahmat, kuasa hukum terdakwa Ronald Tannur.
Pada awalnya, Lisa Rahmat meminta Zarof Ricar agar mengupayakan hakim agung di MA tetap menyatakan Ronald Tannur tidak bersalah dalam putusan kasasi.
Sebagai upah, Lisa menyampaikan ke Zarof Ricar akan menyiapkan dana sebesar Rp 5 miliar bagi hakim agung tersebut dan fee sebesar Rp 1 miliar bagi Zarof.
Pada Bulan Oktober 2024, Lisa menyampaikan pesan kepada ZR akan mengantarkan uang Rp 5 miliar.
Sebagaimana tertera di catatan Lisa, uang tersebut akan diberikan kepada Zarof untuk kemudian dibagikan kepada hakim agung yang menangani perkara kasasi Ronald, yakni atas nama S, A dan S.
Setelah Ronald Tannur divonis bebas, kasus ini pun jadi perhatian luas publik, termasuk kecurigaan adanya makelar kasus di peradilan. Dari hasil penyelidikan, nama eks pejabat eselon MA Zarof Ricar pun ikut terseret hingga kemudian ikut ditangkap.
Selama penggeledahan di rumah Zarof Ricar di Senayan, petugas mendapati uang tunai pecahan mata uang asing dan emas batangan Antam dalam jumlah yang sangat fantastis.
"Yang pasti, uang ini kami temukan, kami geledah, kami sita di rumah ZR. Penyidik tidak menyangka ada uang sebanyak ini, ini di luar bayangan," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Abdul Qohar, dalam jumpa pers pada Jumat (25/10/2024).
Abdul mengaku belum dapat memastikan asal-usul uang tersebut. Namun dari keterangan sementara Zarof Ricar, uang nyaris Rp 1 triliun itu diduga dari pengurusan kasus di MA.
"Yang bersangkutan menyatakan, sebagian besar ini adalah uang dari kepengurusan perkara. Untuk pembuktian, karena salah satu pasalnya adalah gratifikasi, maka ketika uang itu lebih dari Rp 10 juta, beban pembuktiannya ada di yang punya uang," jelasnya.