KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) atau Metland menawakan produk hunian terbaru di kawasan Metland Transyogi Cibubur, yaitu Tipe Okura.
Pemasaran produk terbaru ini menyusul telah beroperasinya Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) II Ruas Cimanggis – Cibitung.
Tipe Okura berada di dalam cluster Auckland Metland Transyogi Cibubur. Tipe ini hadir dengan bangunan dua lantai dan tiga kamar tidur, serta memiliki luas tanah (LT) 72 meter persegi dan luas bangunan (LB) 72 meter persegi. Harga jual Tipe Okura dimulai dari Rp 1,2 miliar.
Pimpinan Unit Metland Transyogi Cibubur Ronnie Erlangga mengatakan, tipe Okura memiliki ruang utama yang lega dan transparan hingga desain façade bernuansa natural dengan sentuhan artificial wood yang mewah.
“Dengan konsep open plan tipe Okura memiliki pintu dan jendela yang see through, sehingga area ruang keluarga, ruang makan, dapur dan taman belakang terkesan menyatu,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Jumat (9/8).
Selain itu, Metland Transyogi Cibubur juga masih memasarkan cluster Ivory dengan luas tanah (LT) 84 meter persegi dan luas bangunan (LB) 77 meter persegi. Cluster Ivory ini terdiri dari dua lantai, tiga kamar tidur, dan dua kamar mandi.
Ronnie menuturkan, Cluster Ivory dilengkapi dengan smart home system pada beberapa perangkatnya seperti pintu, AC dan lampu yang dapat diakses melalui satu smartphone.
“Kawasan ini juga memiliki fasilitas dalam klaster, seperti jogging track, gym, playground, community center, hingga fasilitas komersial dan sarana pendidikan,” imbuhnya.
General Manager CitraLand Cibubur Nancy Oktavia mengatakan pembukaan WoodLand ini sebagai jawaban atas kebutuhan destinasi rekreasi dan kuliner keluarga.
Seiring bertambahnya penduduk sekitar wilayah Cibubur, Cileungsi dan Jonggol, khususnya penghuni.
“Dengan bangga kami umumkan peluncuran WoodLand, sebuah destinasi park & culinary terbaru. Ini merupakan bagian dari komitmen Ciputra Group untuk terus menghadirkan fasilitas terbaik bagi para penghuni dan pengunjung,” ujar Nancy di sela-sela acara Grand Opening WoodLand Park & Culinary, Sabtu (6/7/2024).
Nancy menjelaskan, WoodLand dikembangkan di atas lahan seluas 1,93 hektar yang dibangun dalam dua tahap.
Tahap 1 seluas 1,16 hektar dengan 17 tenant, dari mulai resto hingga beberapa varian cafe, dan area nongkrong. Tahap 2 seluas 0,77 Hektar dengan tambahan 6 tenant.
Selain menawarkan berbagai pilihan kuliner, WoodLand juga menyediakan area berkumpul yang luas.
Area ini dilengkapi dengan tempat duduk, ruang terbuka hijau, dan berbagai fasilitas penunjang yang memungkinkan para pengunjung menikmati waktu bersama keluarga dan teman-teman.
Selain itu, di tahap 1 ini pengembang juga menghadirkan wahana ferris wheel (bianglala kincir ria) yang nantinya akan disusul wahana-wahana lainnya.
Ferris wheel yang menjulang setinggi 31,197 meter ini memberikan pengalaman unik bagi para pengunjung.
Nancy optimistis, fasilitas komersial baru ini akan membuat perumahannya makin banyak dikunjungi masyarakat luas dan dapat mengangkat nilai investasi properti.
Terlebih penjualan hunian hingga semester I sudah mencapai 80 persen dari target tahun 2024.
“Sebagian besar penjualan disumbang dari penjualan yang memanfaatkan program PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) 100 persen. Dengan dibukanya WoodLand kami optimis target penjualan tahun ini tumbuh 100 persen dibanding tahun lalu,” tegas Nancy.
WoodLand akan dibuka setiap hari. Dengan jam operasional yang fleksibel, diharapkan para pengunjung dapat merencanakan waktu kunjungan mereka dengan lebih leluasa.