Hari Ini, Ribuan Buruh Akan Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja di Depan MK dan Istana Negara
Selain UU Cipta Kerja, massa juga akan menyuarakan penolakan terhadap kontrak kerja outsourcing dan menolak upah murah terhadap buruh. Halaman all
(Kompas.com) 08/07/24 09:54 10058639
JAKARTA, KOMPAS.com - Ribuan buruh yang tergabung dalam Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Buruh (KSPI) akan berunjuk rasa menuntut pemerintah untuk mencabut omnibus lawUndang-undang Cipta Kerja di depan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Istana Negara, Senin (8/7/2024) hari ini.
“Kami menuntut pemerintah untuk mencabut Omnibus Law UU Cipta Kerja,” ujar Presiden KSPI Said Iqbal dalam keterangan resminya pada Senin (8/7/2024).
Selain UU Cipta Kerja, massa juga akan menyuarakan penolakan terhadap kontrak kerja outsourcing dan menolak upah murah terhadap buruh.
Said menyebut, ribuan buruh akan berkumpul di depan Patung Arjuna Wijaya atau Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat pada pukul 10.00 WIB sebelum bergerak ke depan Gedung MK dan Istana Negara.
"Aksi ini akan dipimpin langsung oleh Presiden Partai Buruh yang juga Presiden KSPI Said Iqbal bersama pimpinan serikat pekerja/serikat buruh yang lainnya," ujarnya.
Sementara, Polres Jakarta Pusat mengerahkan 1.304 personel untuk mengawal aksi unjuk rasa hari ini.
Polisi menyatakan, rekayasa lalu lintas sekitar Monas dan Gambir bersifat situasional. Jika terjadi eskalasi situasi, polisi akan melakukan penutupan jalan dan mengalihkan lalu lintas di sekitar Istana dan MK atau Jalan Merdeka Barat.
#demo-buruh-cabut-uu-cipta-kerja #buruh-minta-uu-cipta-kerja-direvisi #undang-undang-cipta-kerja