Respons Mahfud, Jokowi Sebut KPU Sukses Selenggarakan Pemilu 2024
Jokowi menyatakan, KPU sukses menyelenggarakan Pemilu dan Pilpres 2024 dengan baik dan lancar Halaman all
(Kompas.com) 08/07/24 19:54 10104100
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menyatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah sukses menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dengan baik dan lancar.
Hal ini disampaikan Mahfud merespons mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD yang menilai KPU tidak layak menjadi penyelenggara pemilihan kepala daerah (pilkada).
"Oh kan sudah sukses, menyelenggarakan pemilu, pilpres dengan baik dan lancar," ujar Jokowi dalam keterangan pers di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (8/7/2924).
Jokowi pun berpandangan tidak ada masalah dalam pekerjaan KPU selama ini.
"Tidak masalah," kata mantan wali kota Solo itu.
Diberitakan sebelumnya, Mahfud menyoroti kualitas KPU setelah terungkapnya perbuatan asusila Hasyim Asy\'ari yang berujung sanksi pemecatan dari ketua KPU.
Melalui akun media sosial X pribadinya, Mahfud menilai jajaran KPU RI saat ini tidak layak menjadi penyelenggara Pilakda 2024.
“Secara umum KPU kini tak layak menjadi penyelenggara pilkada yang sangat penting bagi masa depan Indonesia,” tulis Mahfud, Senin.
Sebab, menurut Mahfud, muncul berbagai rumor negatif yang menyangkut para komisioner KPU RI lainnya setelah skandal Hasyim terungkap.
Salah satunya yakni dugaan setiap komisioner KPU yang mendapatkan 3 mobil dinas mewah. Ada pula kabar tindakan berlebihan, yakni penyewaan pesawat jet dengan alasan keperluan dinas.
“Info dari obrolan sumber podcast Abraham Samad SPEAK UP, setiap komisioner KPU sekarang memakai 3 mobil dinas yang mewah,” tulis Mahfud.
“Ada juga penyewaan jet (untuk alasan dinas) yang berlebihan, juga fasilitas lain jika ke daerah yang (maaf) asusila. DPR dan Pemerintah perlu bertindak, tidak diam,” tulis dia.
Mahfud berpandangan, pemerintah dan DPR seharusnya mengambil tindakan terhadap para komisioner dan tidak membiarkan hal itu terjadi.
Menurut Mahfud, perombakan atau pergantian seluruh komisioner KPU RI patut dipertimbangkan seiring dengan akan dilaksanakannya Pilkada serentak 2024.
Plt Ketua KPU Mochammad Afifuddin menilai, pernyataan Mahfud itu adalah bentuk rasa sayang atas proses demokrasi di Indonesia.
"Tntu kita terima kasih ya untuk semua kritikan, masukan kepada penyelenggara (pemilu). Tetapi pada intinya kita memahami itu sebagai ungkapan rasa sayang ke semua proses demokratisasi, semua proses yang melibatkan penyelenggara," kata Afif di Hotel Gran Melia, Jakarta, Senin.