Marzuki Mustamar soal Pilkada: Kalau Bukan dari PKB, Kayak Enggak Layak Menang
Marzuki Mustamar soal Pilkada: Kalau Bukan dari PKB, Kayak Enggak Layak Menang
(Kumparan.com) 10/07/24 19:44 10335540
Mantan Ketua Tafiziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PCNU) Jawa Timur, KH. Marzuki Mustamar, bicara soal Pilkada 2024 saat mengisi acara di Sekolah Pemimpin Perubahan (SPP) PKB di Jatim, Rabu (10/7). Di paparannya itu, Marzuki menyebut jika ada orang yang menang namun bukan diusung PKB, hatinya merasa tak layak.
"Andai ada orang menang tapi yang ngusung bukan PKB, ati kulo ora rumongso ora melok (hati saya kek merasanya kok enggak layak) menang. Tapi kalau itu calon didukung PKB dan menang, saya ikut merasa menang,” kata Kiai Marzuki dalam keterangan tertulis, Rabu (10/7).
Ia juga menyebut bahwa PKB adalah partai yang paling menjunjung nilai Nahdlatul Ulama dan memiliki dampak terhadap perkembangan NU.
“Silakan selain PKB klaim paling NU, tapi piro sing biso moco kitab gundul? Partai ngoten niku geh mung PKB, yang lain mboten poro rawuh (tapi berapa sih yang bisa baca kitab gundul? Partai kayak gitu ya cuma PKB, yang lain tidak bisa). Partai yang paling banyak bisa moco kitab kuning, utawi iki iku (baca kitab kuning atau semacam itu) itu ya partai PKB,” ucapnya.
Marzuki merupakan tokoh NU yang vokal menyuarakan pandangan politiknya. Bahkan ia dicopot dari jabatannya karena memberikan dukungan untuk Anies Rasyid Baswedan-Abdul Muhaimin Iskandar saat Pilpres 2024 lalu.
Pilihan Marzuki ini diduga mengusik PBNU hingga berujung pemberhentiannya dari jabatan Ketua PWNU Jatim secara sepihak. Marzuki kini tengah dilirik oleh PKB yang diusung dalam Pilkada Jatim.
PKB bahkan tengah menjalin komunikasi dengan PDIP untuk memajukan pasangan Marzuki-Tri Rismaharini. Namun hingga saat ini, Pengasuh Ponpes Sabilur Rosyad Malang itu belum memberikan keterangan resmi apakah dirinya siap untuk maju melawan petahana Khofifah Indar Parawansa.