Ridwan Kamil Kenang Elektabilitasnya 6 Persen tapi Menang Pilkada Bandung
Menurut RK, seseorang yang punya elektabilitas tinggi saat ini belum tentu akan memenangkan kontestasi pilkada, begitu pula sebaliknya. Halaman all
(Kompas.com) 10/07/24 22:43 10352921
JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tak ambil pusing soal elektabilitasnya yang disebut-sebut mersot dalam bursa calon gubernur Jakarta pada Pilkada 2024.
Emil, sapaan akrabnya, menyebutkan bahwa ia pernah mendapatkan elektabilitas 6 persen dua bulan sebelum Pilkada Kota Bandung 2013 lalu, tapi elektabilitasnya lalu meroket hingga akhirnya keluar sebagai pemenang.
"Namanya elektabilitas itu naik turun kan. Dulu, saya kasih tahu ya, waktu Wali Kota Bandung, H-2 bulan, saya cuma 6 persen. Pas hari H 45 persen, jadi enggak bisa mengukur takdir dengan survei hari ini," ujar Emil di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Rabu (10/7/2024).
Emil mengatakan, seseorang yang punya elektabilitas tinggi saat ini belum tentu akan memenangkan kontestasi pilkada, begitu pula sebaliknya.
Lagipula, kata dia, pertempuran untuk memperebutkan suara pemilih pada Pilkada Jakarta atau Jawa Barat belum dimulai.
"Karena bendera pertempurannya kan belum dimulai. Yang sekarang dilakukan itu menghitung koalisi. Nah perhitungan itu masih dihitung, khusus Jabar, DKI, belum diputuskan, karena masih lobi-lobi," kata Emil.
Oleh sebab itu, politikus Partai Golkar itu akan tetap berikhtiar untuk meningkatkan elektabilitasnya di Jakarta.
"Namanya ikhtiar mah harus dilakukan, itu tugas manusia. Takdir Allah ya nanti di hari H," ujar dia.
Sementara itu, hingga hari ini Golkar belum memutuskan Emil akan maju sebagai calon gubernur Jakarta atau Jawa Barat.
"Per malam ini, tadi disampaikan masih belum ada keputusan, khususnya Jabar, DKI. Mungkin dalam seminggu, dua minggu," ujar Emil.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan, elektabilitas Ridwan Kamil di Jakarta semakin menurun saat ini setelah Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) muncul di bursa Pilkada Jakarta.
Padahal, kata Doli, elektabilitas Ridwan Kamil di Jakarta sempat naik ketika memasang baliho "On The Way Jakarta".
"Di Jakarta, ya dulu waktu pertama kali Ridwan Kamil memasang billboard \'on the way ke Jakarta\', memang waktu itu punya daya kejut. Nah elektabilitasnya lumayan," ujar Doli saat ditemui di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2024).
"Tetapi begitu nama-nama lain muncul, kemudian dicalonkan, didengungkan, muncul nama Anies Baswedan, muncul nama Basuki Tjahaja Purnama, segala macam, nah ini menurun elektabilitasnya, kalau kita melihat survei hari ini," kata dia.
#partai-golkar #ridwan-kamil #pilkada-jawa-barat #pilkada-jakarta