Jangan Asal Derek Motor Matik, Bikin Gear CVT Rusak
Motor matik dengan CVT sebaiknya jangan diderek, bisa merusak komponen gear di roda belakang, berisik saat digunakan Halaman all
(Kompas.com) 11/07/24 08:22 10393318
JAKARTA, KOMPAS.com - Memiliki motor matik dengan CVT sebaiknya lebih perhatikan kalau motornya harus diderek. Jangan sampai yang niat awalnya untuk memindahkan motor tapi akhirnya malah merusak.
Misal pada unggahan Instagram lowslowmotif, kelihatan satu unit Yamaha NMAX yang sedang diderek di belakang mobil. Posisi motornya, roda depan disangkutkan ke mobil, roda belakang masih menyentuh aspal.
Kemudian ada salah satu komentar netizen yang disematkan. "Nyampe tujuan turun mesin," tulis komentar tersebut.
View this post on Instagram
Menanggapi video seperti itu, Ferry Nurul Fajar, Service Education Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), mengatakan, memang baru pertama kali melihat ada motor yang diderek dengan cara seperti itu.
"CVT kalau diderek kayak gitu enggak apa-apa. Soalnya belt itu enggak tersambung dengan mesin," kata Ferry kepada Kompas.com, Rabu (10/7/2024).
Ferry menjelaskan, bagian yang berputar di CVT cuma bagian pulley belakang dengan gear roda. Cuma kalau diderek seperti itu, kemungkinan gear roda bisa rusak.
"Gear roda tersambung ke ban, bukan mesin. Kemungkinan bisa aus gear-nya," kata Ferry.
Efek dar gear roda yang aus kata Ferry bakal menghasilkan suara yang mengganggu. Cuma secara performa, tidak akan pengaruh banyak.
"Tapi kalau mau lebih aman, towing atau diangkut kalau motor," kata Ferry.