Uni Eropa Sebut Rusia Masih Berlaku Seperti Kerajaan

Uni Eropa Sebut Rusia Masih Berlaku Seperti Kerajaan

Pejabat Uni Eropa (UE) Josep Borrell menyebut Rusia masih berlaku seperti sebuah kerajaan. - Halaman all

(InvestorID) 11/07/24 16:36 10431843

ISTANBUL, investor.id – Pejabat Uni Eropa (UE) menyebut Rusia masih berlaku seperti sebuah kerajaan. Ini disampaikan Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Josep Borrell dalam pidatonya di acara Malam Pertahanan UE, di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (KTT NATO) di Washington, Amerika Serikat (AS) pada Rabu (10/7/2024).

"Rusia masih berperilaku sebagai sebuah kerajaan," ungkap Borrell, seperti dikutip kantor berita Turki Anadolu pada Kamis (11/7/2024).

Borrell hadir pada pertemuan para kepala negara dan pemerintahan dari 32 anggota NATO, negara mitra mereka, bersama UE di Washington. Pertemuan tingkat tinggi itu berlangsung pada mulai 9 Juli 2024 hingga 11 Juli 2024, yang tahun ini menandai peringatan 75 tahun aliansi tersebut.

"Rusia masih berperilaku sebagai sebuah kerajaan, dan (Presiden Rusia Vladimir) Putin ingin membangun kembali kerajaan tersebut. Pada Februari 2022, ketika mereka mulai mengebom Kiev (ibu kota Ukraina), kami menyadari kenyataan yang tidak menyenangkan ini, dan kami mendapati diri kami kurang siap,” jelas Borrell.

"Kami menyadari kami tidak siap menghadapi tantangan ini. Ya, sejarah memang demikian. 75 tahun yang lalu, Uni Soviet muncul sebagai ancaman terhadap kebebasan dan demokrasi di Eropa, dan kami menanggapi dengan persatuan dan kekuatan," jelasnya.

Namun ia juga menyampaikan, hari ini satu-satunya yang bisa dilakukan adalah mengikuti jalan yang sama.

Pria berusia 77 tahun itu menekankan, total belanja pertahanan di Eropa telah meningkat sebesar 30% dalam tiga tahun terakhir.

“(Total belanja pertahanan) akan mencapai hampir, secara rata-rata, secara keseluruhan 2% (dari Produksi Domestik Bruto atau PDB UE 1,9%). Itu belum cukup, tapi sudah jauh lebih baik, dan terus berkembang," imbuhnya.

Borrell yang berasal dari Spanyol mencatat ini adalah masalah tanggung jawab strategis. "Kita harus meningkatkan kapasitas tentara kita, pertahanan kita, agar mampu mempertahankan diri kita sendiri," kata dia.

"Bukan sebagai alternatif terhadap NATO. Tidak ada alternatif selain NATO untuk pertahanan teritorial Eropa, tetapi untuk menjadikan NATO lebih kuat dan berbagi beban," tegasnya.

Borrell menekankan UE mulai lebih mementingkan peningkatan investasi pertahanan setelah pecahnya perang Rusia di Ukraina.

"Jika kita membiarkan Rusia di bawah kepemimpinan Putin mengubah Ukraina menjadi Belarus kedua, dan menempatkan \'pemerintahan boneka\' di Kiev, kita akan menanggung akibatnya yang jauh lebih besar. Kemenangan Ukraina adalah hal yang eksistensial. (Ini) merupakan persyaratan bagi keamanan kita," ungkap Borrell.

Lebih lanjut ia menyampaikan rencana membuka Kantor Inovasi UE di Kiev, ibu kota Ukraina.

Borrell juga menanggapi kunjungan Perdana Menteri (PM) Hongaria Viktor Orban baru-baru ini ke Moskow, setelah Hongaria mengambil alih jabatan presiden UE secara bergilir pada 1 Juli 2024.

"Saya tahu seseorang mengatakan bahwa dia mencari perdamaian. Ya, kita semua menginginkan perdamaian dan, dalam hal ini, warga Ukraina. Mereka menginginkan perdamaian lebih dari siapa pun," tuturnya.

"Tetapi perdamaian macam apa? Jika kita berhenti mendukung Ukraina, perang akan berakhir dengan sangat cepat. Perang akan berhenti, ya, Tapi bagaimana caranya? Apa akibat dari cerita ini jika Ukraina harus menyerah? Putin tidak akan berhenti di Kiev,” sambung dia

Borrell menyatakan Putin yang memulai perang.

"Mencari perdamaian tidak membuat kita lupa bahwa ada agresor dan ada yang menyerang. Kita tidak bisa menempatkan keduanya pada level yang sama. Ya, kami menginginkan perdamaian, bagaimana tidak? Tapi hanya ada perdamaian yang menghormati kedaulatan Ukraina dan memberikan jaminan keamanan. Hanya itulah perdamaian yang sesungguhnya. Perdamaian adalah sesuatu yang lebih dari sekedar tidak adanya perang. Yang lainnya, gencatan senjata, hanya akan memungkinkan Rusia mempersenjatai kembali dan menyerang lagi," ungkap Josep Borrell.

Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #josep-borrell #ue #nato #ktt-nato #konflik-rusia-ukraina #rusia #uni-eropa #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/international/366729/uni-eropa-sebut-rusia-masih-berlaku-seperti-kerajaan