Jokowi Sebut Dukungan Parpol untuk Bobby Nasution Karena Elektabilitas, Bukan Faktor Mertua
Presiden Jokowi menyatakan dukungan parpol untuk Bobby Nasution karena alasan elektabilitas, bukan karena menantu presiden. - Halaman all
(InvestorID) 11/07/24 16:15 10431846
LAMPUNG, investor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, partai politik yang mendukung Bobby Nasution itu pintar, karena yang dilihat elektabilitasnya. Pernyataan ini merespons sindiran Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat terkait banyak partai yang mengusung Bobby Nasution.
Dalam pernyataannya, Djarot menyebut, partai-partai yang mendukung Bobby bukan lantaran sosok Bobby semata, melainkan karena faktor mertua yakni Presiden Jokowi.
Jokowi pun meminta untuk menanyakan kepada partai-partai politik, karena biasanya yang jadi landasan untuk memajukan calon berdasarkan elektabilitas.
"Yang dilihat biasanya elektabilitas. Jangan dipikir itu partai, partai itu pintar-pintar apalagi ketuanya," kata Jokowi di sela kunjungan kerjanya di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Kamis (11/7/2024).
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) dan merupakan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ikut berkomentar saat mendampingi Jokowi dalam acara tersebut. Menurutnya partai yang mendukung Bobby karena ingin menang.
"Kita pilih yang menang dong," ungkap Zulkifli Hasan sambil tersenyum.
Diketahui, saat ini Bobby Nasution telah mendapatkan dukungan dari enam partai politik yakni Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Nasdem, PAN, Partai Demokrat, dan PKB.
Artinya Bobby telah mengantongi 62 dari 100 kursi di DPRD Sumatera Utara dan telah melebihi syarat minimal 20 kursi untuk maju dalam pilgub Sumatera Utara. Hal ini sesuai dengan Pasal 40 Ayat (1) Undang-Undang Pilkada Nomor 10 Tahun 2016.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #pilkada-sumut #bobby-nasution #joko-widodo #elektabilitas #partai-politik #berita-ekonomi-terkini