Astra Masih jadi Raja di Industri Otomotif, Pangsa Pasarnya Tembus 60% di Juni 2024

Astra Masih jadi Raja di Industri Otomotif, Pangsa Pasarnya Tembus 60% di Juni 2024

Berdasarkan data Astra, penjualan mobil Astra mengalami kenaikan di bulan Juni yakni sebanyak 43,908 unit, meningkat 6,27% secara month to month (MTM).

(WE Finance) 11/07/24 18:21 10442128

Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Astra International Tbk (Astra) masih menjadi raja industri otomotif. Per Juni 2024, Astra mengalami kenaikan penjualan jika dibandingkan bulan Mei, sehingga pangsa pasarnya (Market Share) menembus 60%.

Berdasarkan data Astra yang dikutip di Jakarta, Kamis (11/7/2024), penjualan mobil Astra mengalami kenaikan di bulan Juni yakni sebanyak 43,908 unit, meningkat 6,27% secara month to month (MTM) dibandingkan penjualan Mei 2024 sebanyak 41.314 unit. Sedangkan penjualan mobil secara keseluruhan mencapai 72.936 unit, sehingga Astra menguasai pangsa pasar 60 persen.

Angka penjualan tersebut didapatkan dari penjualan berbagai merek mobil Astra seperti Toyota, Lexus, Daihatsu, Isuzu, hingga UD Trucks.

Merujuk data PT Astra Iternational Tbk, bulan Juni 2024 jumlah penjualan Toyota dan Lexus berada pada tingat teratas dengan jumlah penjualan 25.652 unit. Selanjutnya Daihatsu sebanyak 14.967 unit. Selanjutnya penjualan Isuzu 3.073 unit, kemudian UD Trucks 216 unit.

Penjualan mobil kategori low cost green car (LCGC) Astra International Tbk mencatat penjualan sebesar 11.391 unit pada bulan Juni 2024.

Selama tahun 2024 jumlah penjualan mobil paling tinggi terjadi pada bulan Maret sejumlah 74,723 unit dan penjualan terendah terjadi pada bulan April denganjumlah 48.702 unit.

Pada data yang sama terdapat jumlah penjualan mobil non Astra seperti Mitsubishi, Honda, Suzuki, hingga Wuling mencatatkan angka 29.028 unit pada Juni 2024.

Berdasarkan data GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) seluruh penjualan mobil Grup Astra pada Juni 2024 tembus 43.908 unit.

#astra #otomotif

https://wartaekonomi.co.id/read539025/astra-masih-jadi-raja-di-industri-otomotif-pangsa-pasarnya-tembus-60-di-juni-2024