Indonesia Kecam Serangan Rusia ke Rumah Sakit Anak Ukraina

Indonesia Kecam Serangan Rusia ke Rumah Sakit Anak Ukraina

Atas serangan ke fasilitas sipil, Indonesia mendesak agar upaya damai bisa dilakukan dalam konflik Rusia-Ukraina. Halaman all

(Kompas.com) 11/07/24 20:28 10450914

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia mengecam tindakan militer Rusia yang meluncurkan rudal ke fasilitas sipil Ukraina, termasuk Rumah Sakit Anak.

"Indonesia kecam keras serangan terhadap fasilitas sipil di Ukraina, termasuk Rumah Sakit anak, yang sebabkan jatuhnya korban sipil," tulis Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dalam akun X resminya @Kemlu_RI, Kamis (11/7/2024).

Kemenlu menilai, serangan yang dilakukan Rusia terhadap fasilitas sipil adalah pelanggaran hukum internasional.

"Serangan-serangan ini telah langgar hukum internasional. Dalam perang tetap ada aturannya," tulis Kemenlu.

Atas peristiwa ini, Indonesia mendesak agar upaya damai bisa dilakukan dalam konflik Rusia-Ukraina tersebut.

"Indonesia desak agar upaya damai terus dilakukan agar perang di Ukraina dapat dihentikan," tulis Kemenlu.

Rusia melancarkan serangan rudal ke rumah sakit anak-anak utama di Kyiv pada siang hari, menewaskan sedikitnya 41 orang dalam serangan udara paling mematikan selama berbulan-bulan.

Serangan ini juga menghancurkan infrastruktur penting di kota-kota lain di Ukraina.

Di luar rumah sakit, para orang tua terlihat menggendong bayi mereka sambil terisak-isak.

Jendela rumah sakit pecah dan panel-panelnya terlepas akibat ledakan. Ratusan warga Kyiv berbondong-bondong membantu membersihkan puing-puing.

"Itu menakutkan. Saya tidak bisa bernapas, saya mencoba menutupi bayi saya dengan kain agar dia bisa bernapas," kata Svitlana Kravchenko (33) kepada Reuters.

Presiden Volodymyr Zelensky, yang sedang dalam perjalanan ke Washington untuk menghadiri pertemuan puncak NATO, menyatakan bahwa 37 orang tewas, termasuk tiga anak-anak, dan lebih dari 170 orang terluka.

Namun, jumlah korban dari berbagai daerah mencapai sedikitnya 41 orang.

Zelensky menulis di aplikasi Telegram bahwa lebih dari 100 bangunan rusak, termasuk rumah sakit anak-anak dan pusat bersalin di Kyiv, serta tempat penitipan anak dan pusat bisnis.

"Kekhawatiran tidak menghentikan teror. Ucapan belasungkawa bukanlah senjata," tulis Zelensky, menekankan perlunya tanggapan tegas terhadap Rusia.

#kemlu #rusia #ukraina

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/11/20283451/indonesia-kecam-serangan-rusia-ke-rumah-sakit-anak-ukraina