Kaesang: Kalau Pak RK Bosan di Jabar, Mungkin bisa Cari Tantangan di Jakarta

Kaesang: Kalau Pak RK Bosan di Jabar, Mungkin bisa Cari Tantangan di Jakarta

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarap mengakui elektabilitas Anies Baswedan masih yang tertinggi di Jakarta. Itu bisa jadi tantangan untuk Ridwan Kamil. Halaman all

(Kompas.com) 12/07/24 05:54 10497531

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sekaligus anak Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep menganjurkan eks Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) untuk mencari tantangan baru dengan ikut berkontestasi di Pilkada DKI Jakarta 2024.

Menurutnya, jika Ridwan Kamil bosan bertarung di Jawa Barat (Jabar), dia bisa mencoba peruntungan di Jakarta.

Adapun Ridwan Kamil sudah mendapat dua surat tugas dari Partai Golkar, yakni maju di Jakarta dan Jabar.

Kaesang menyinggung elektabilitas mantan gubernur DKI Jakarta 1 Anies Baswedan yang saat ini paling tinggi.

"Kalau kita lihat di survei, Pak Anies sekarang yang paling tinggi. Tapi saya rasa Golkar juga punya jagoan, Pak Ketum (Airlangga Hartarto)," ujar Kaesang di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Kamis (11/7/2024).

"Ada Pak RK (Ridwan Kamil), kalau Pak RK sudah bosan di Jabar, mungkin bisa mencari tantangan baru ya di DKI Jakarta," sambungnya.

Meski demikian, Kaesang menyadari sifat politik yang begitu dinamis.

Apalagi, kata dia, pendaftaran resmi untuk pilkada serentak 2024 masih lama, yakni Agustus 2024.

"Tapi balik lagi, ini kan politik sangat dinamis, khususnya di Jakarta. Jadi kita tunggu saja sampai nanti akhir pendaftaran di 29 Agustus," imbuh Kaesang.

Sebelumnya, Ridwan Kamil tak ambil pusing soal elektabilitasnya yang disebut-sebut merosot dalam bursa calon gubernur Jakarta pada Pilkada 2024.

Emil, sapaan akrabnya, menyebutkan bahwa ia pernah mendapatkan elektabilitas 6 persen dua bulan sebelum Pilkada Kota Bandung 2013 lalu, tapi elektabilitasnya lalu meroket hingga akhirnya keluar sebagai pemenang.

"Namanya elektabilitas itu naik turun kan. Dulu, saya kasih tahu ya, waktu Wali Kota Bandung, H-2 bulan, saya cuma 6 persen. Pas hari H 45 persen, jadi enggak bisa mengukur takdir dengan survei hari ini," ujar Emil di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Rabu (10/7/2024).

Emil mengatakan, seseorang yang punya elektabilitas tinggi saat ini belum tentu akan memenangkan kontestasi pilkada, begitu pula sebaliknya.

Lagipula, kata dia, pertempuran untuk memperebutkan suara pemilih pada Pilkada Jakarta atau Jawa Barat belum dimulai.

"Karena bendera pertempurannya kan belum dimulai. Yang sekarang dilakukan itu menghitung koalisi. Nah perhitungan itu masih dihitung, khusus Jabar, DKI, belum diputuskan, karena masih lobi-lobi," kata Emil.

#ridwan-kamil #golkar #pilkada-jakarta #kaesang

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/12/05541301/kaesang-kalau-pak-rk-bosan-di-jabar-mungkin-bisa-cari-tantangan-di-jakarta