Pertemuan 5 Cendekiawan Nahdlatul Ulama dan Presiden Israel Tanpa Sepengetahuan PBNU
Savic menyatakan, tindakan kelima cendekiawan Nahdlatul Ulama tersebut telah melukai perasaan rakyat Palestina. Halaman all
(Kompas.com) 15/07/24 12:53 10844082
JAKARTA, KOMPAS,com - Pertemuan lima cendekiawan Nahdlatul Ulama dengan Presiden Israel Isaac Herzog disebut tanpa sepengetahuan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
"Saya dan Gus Yahya (Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf) juga tidak tahu kapan berangkatnya dan dalam rangka apa? Karena memang tidak konsultasi dengan PBNU," kata Ketua PBNU Bidang Hukum dan Media Savic Ali ketika dikonfirmasi, Senin (15/7/2024).
Savic menyatakan, tindakan kelima cendekiawan Nahdlatul Ulama tersebut telah melukai perasaan rakyat Palestina.
Tak hanya itu, tindakan mereka juga membuat citra PBNU buruk di mata internasional.
Apalagi, pertemuan mereka berlangsung ketika PBNU tengah berkomunikasi intensif dengan otoritas Palestina terkait situasi di Gaza dan Tepi Barat.
Sampai-sampai, tindakan mereka membuat Dubes Palestina untuk Indonesia membicarakan hal tersebut.
"Kamis lalu Dubes Palestina berkunjung dan bertemua Ketua Umum PBNU Gus Yahya Staquf membahas soal ini," ujar Savic.
Oleh sebab itu, PBNU pun menyesalkan pertemuan kelima cendekiawan Nahdlatul Ulama dengan Isaac Herzog.
Mengingat, Israel hingga kini masih melakukan agresi militer ke Palestina.
"Yang jelas itu sangat disesalkan, mengingat Israel msh tak berhenti menjatuhkan bom dan menembakkan peluru ke warga Palestina," tegas Savic.
Sebelumnya viral di media sosial, lima aktivis NU yang berfoto dengan Presiden Israel.
Lima aktivis itu adalah Syukron Makmun, Zainul Maarif, Munawar Aziz, Nurul Bahrul Ulum dan Izza Annafisah Dania.
(Penulis: Singgih Wiryono | Editor: Ardito Ramadhan)
#lima-aktivis-nu-bertemu-presiden-israel #lima-cendekiawan-nu-bertemu-presiden-israel #presiden-israel #pbnu