Survei Litbang "Kompas": Penanganan Sampah dari Pemprov Jateng Dianggap Belum Maksimal
Responden dalam survei Litbang Kompas menilai penanganan sampah oleh Pemprov Jateng masih kurang memadai. Halaman all
(Kompas.com) 18/07/24 14:26 11186384
JAKARTA, KOMPAS.com - Pengelolaan sampah dan limbah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dinilai masih belum memadai, berdasarkan hasil survei Litbang Kompas.
Dalam hasil survei Litbang Kompas dikutip dari Kompas.id, Kamis (18/7/2024), sebanyak 66,2 persen responden menyatakan pengelolaan sampah dan limbah masih belum baik.
Sedangkan sebanyak 69,4 responden menilai upaya Pemprov Jateng dalam menyediakan sarana budaya seperti galeri, tempat pertunjukkan, dan museum juga belum memadai.
Dalam hal penyediaan pemakaman umum, sebanyak 92,6 persen responden menilai Pemprov Jateng sudah cukup baik.
Kemudian dalam penyediaan tempat ibadah, sebanyak 97,2 persen responden menilai langkah Pemprov Jateng juga sudah memadai.
Survei itu dilakukan melalui wawancara tatap muka pada periode 20 sampai 25 Juni 2024.
Jumlah responden sebanyak 500 orang yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 35 kabupaten/kota di Jateng.
Tingkat kepercayaan survei itu mencapai 95 persen dengan margin of error sekitar 4,4 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.
Survei itu sepenuhnya dibiayai Harian Kompas.
Untuk artikel selengkapnya, baca di Kompas.id dengan judul: Survei Pilkada 2024: Ironi Kesejahteraan Petani di Jateng.
#museum #sampah #survei-litbang-kompas #budaya #galeri #pemprov-jateng