Hamas yang tak Terkalahkan, Kemampuan Melawan, dan Pengakuan Israel

Hamas yang tak Terkalahkan, Kemampuan Melawan, dan Pengakuan Israel

Israel mengakui Hamas masih bisa melakukan perlawanan

(Republika) 20/07/24 06:28 11395267

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Hamas masih mampu mengebom Tel Aviv dan Yerusalem, militer Israel memperingatkan kemarin, menambahkan bahwa mereka telah membunuh dan menangkap sekitar 14 ribu anggota kelompok perlawanan tersebut sejak Oktober, demikian laporan Anadolu.

“Hamas mempertahankan kemampuan untuk menyerang pasukan di Gaza dan meluncurkan roket-roket ke Israel, termasuk serangan jarak jauh ke Tel Aviv atau Yerusalem,” kata militer Israel dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di situs webnya, dikuti dari Middle East Monitor.

Menurut militer, sekitar 14 ribu anggota Hamas telah terbunuh dan ditangkap sejak 7 Oktober 2023.

Tentara mengatakan bahwa mereka telah menyerang sekitar 37.000 target di Gaza dari udara, dan lebih dari 25 ribu situs infrastruktur dan lokasi peluncuran roket.

Tentara Israel memperkirakan, menurut pernyataan yang sama, bahwa Hamas “masih memiliki rudal jarak jauh untuk mengebom Tel Aviv dan Yerusalem, dan lebih dari separuh anggotanya masih hidup, dan tentara belum bertindak terhadap tiga brigade mereka.”

Menurut data militer Israel, setidaknya 680 tentara telah terbunuh sejak bulan Oktober. Sementara sekitar 9.400 tentara yang terluka telah dirawat di pusat-pusat rehabilitasi pada saat itu, 36 persen di antaranya menderita gangguan psikologis.

Sebelumnya Majalah Foreign Affairs...

Laporan itu juga menunjukkan bahwa Hamas: "Masih dapat melakukan serangan di Israel; Hamas kemungkinan memiliki sekitar 15 ribu pejuang yang dimobilisasi-kurang lebih sepuluh kali lipat dari jumlah pejuang yang melakukan serangan 7 Oktober. Selain itu, lebih dari 80 persen jaringan terowongan bawah tanah kelompok ini masih dapat digunakan untuk merencanakan, menyimpan senjata, dan menghindari pengawasan, penangkapan, dan serangan Israel. Sebagian besar pimpinan tertinggi Hamas di Gaza masih utuh."

Majalah tersebut menjelaskan pengeboman dan invasi darat Israel ke Jalur Gaza tidak menyebabkan penurunan dukungan rakyat Palestina, dan: "Dukungan terhadap serangan bersenjata terhadap warga sipil Israel tampaknya telah meningkat terutama di kalangan warga Palestina di Tepi Barat, yang kini setara dengan tingkat dukungan yang tinggi secara konsisten terhadap serangan-serangan ini di Gaza, yang menunjukkan bahwa Hamas telah memperoleh keuntungan yang luas di seluruh masyarakat Palestina sejak tanggal 7 Oktober."

Seorang pejabat Amerika Serkat mengatakan kepada perusahaan penyiaran televisi CBS bahwa Israel belum mencapai tujuannya untuk menghancurkan Hamas, mengingat kurangnya rencana Israel untuk hari setelah perang di Gaza.

"Usaha menghancurkan Hamas, membuat Hamas lenyap - itu hanya melemparkan pasir ke mata publik," kata juru bicara militer Israel Daniel Hagari.

Dia menambahkan bahwa kelompok tersebut akan tetap menguasai Jalur Gaza kecuali Israel mengembangkan sesuatu yang lain untuk menggantikannya.

#perang-israel #perang-gaza #perang-di-gaza #perang-hamas-israel #jalur-gaza #genosida-di-gaza #genosida-israel

https://khazanah.republika.co.id/berita/sgw97q320/hamas-yang-tak-terkalahkan-kemampuan-melawan-dan-pengakuan-israel