BI Optimistis Banjir Inflow, Tetapi Ada Risiko Politik AS
Kebijakan The Fed akan menentukan aliran dana yang masuk.
(Kontan) 22/07/24 13:55 11668317
Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Putri Werdiningsih
KONTAN.ID-SUMBA. Bank Indonesia (BI) optimistis, dana asing akan masuk ke pasar keuangan emerging market, termasuk Indonesia, pasca era tingginya suku bunga global berakhir. Hal ini akan memperkuat nilai tukar rupiah.
Kepala Grup Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso mengatakan, pasar meyakini bahwa level Fed Fund Rate sebesar 5,25% saat ini, menjadi puncak tertinggi suku bunga acuan Bank Sentral Amerika (AS) tersebut. Ada peluang, The Fed memangkas suku bunganya dua kali pada tahun ini, yakni pada September 2024 dan pada kuartal IV-2024.
Pasca penurunan tersebut, bank sentral negara-negara maju diperkirakan juga ikut memangkas suku bunga acuannya. Bank Sentral Eropa telah memulai pemangkasan bunga acuannya terlebih dahulu, yakni pada Juni 2024 lalu, sebanyak 25 basis poin (bps).
Denny mengatakan, akan ada banyak sentimen risk on pada periode tersebut sehingga capital inflow akan mengalir deras ke pasar keuangan emerging market. Termasuk ke Indonesia.
#dana-asing #the-fed #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #makroekonomi #n-a
https://nasional.kontan.co.id/news/bi-optimistis-banjir-inflow-tetapi-ada-risiko-politik-as