Gerindra Putuskan Usung Ahmad Luthfi pada Pilkada Jateng

Gerindra Putuskan Usung Ahmad Luthfi pada Pilkada Jateng

Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani sebut Ketua Umum Prabowo Subianto putuskan mendukung Ahmad Luthfi menjadi calon gubernur pada Pilkada Jateng Halaman all

(Kompas.com) 22/07/24 21:29 11710427

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Gerindra mengeluarkan keputusan untuk mendukung Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah (Jateng) 2024.

“Untuk Jawa Tengah, Pak Prabowo (Ketua Umum Partai Gerindra) memutuskan adalah Irjen Pol Ahmad Luthfi menjadi calon gubernur Jawa Tengah,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen Jakarta sebagaimana dikutip dari Kompas.id, Senin (22/7/2024).

Dalam pertimbanganya, Ahmad Luthfi dinilai sebagai sosok yang tepat diusung karena telah berdinas lama di Jateng, sehingga diyakini mampu memimpin provinsi tersebut ke depannya.

Namun, dalam kesempatan itu, Gerindra belum mengumumkan dukungan terkait pendamping Ahmad Luthfi untuk maju pada Pilkada Jateng 2024.

Meskipun, Gerindra mempertimbangkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep sebagai salah satu nama calon pendamping Ahmad Luthfi.

“Di berbagai macam survei yang kami baca, nama Mas Kaesang menonjol, ujar Muzani.

Berikut link berita Kompas.id, https://www.kompas.id/baca/polhuk/2024/07/22/gerindra-usung-ahmad-luthfi-di-pilkada-jateng-kaesang-dipertimbangkan-jadi-cawagub

Tukar guling Pilkada Jateng

Sebagaimana diketahui, nama Ahmad Lutfhi memang banyak didukung oleh partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM). Sebut saja, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar.

Partai Gerindra juga disebut membuka opsi untuk mendukung Ahmad Luthfi pada Pilkada Jateng.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Jawa Tengah Sudaryono bahwa Gerindra akan mengusung antara Ahmad Luthfi atau Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep pada Pilkada Jateng.

"Kita tunggu tanggal mainnya (antara Ahmad Luthfi atau Kaesang)," kata Sudaryono usai dilantik menjadi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) di Istana Negara, Jakarta pada 18 Juli 2024.

Dia juga memastikan bahwa KIM akan solid dalam Pilkada Jawa Tengah 2024.

Padahal, nama Sudaryono sebelumnya sempat disebut Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani berpotensi diusung pada Pilkada Jawa Tengah. Sebab, elektabilitas itu semakin tinggi di sejumlah lembaga survei.

"Pak Sudaryono adalah harapan internal Partai Gerindra untuk bisa didorong menjadi calon Gubernur Jawa Tengah," kata Muzani di Kompleks Parlemen DPR, Senayan, Jakarta pada 22 Mei 2024.

Opsi dukungan Gerindra terhadap Ahmad Luthfi sempat dinilai pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin bentuk tukar guling yang saling menguntungkan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden RI terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto.

“Kalau saya sih menilainya memang tukar guling kebijakan ya, barter kepentingan saling menguntungkan antara Prabowo dengan Jokowi, dan itu dilakukan di akhir masa jabatan Jokowi, tiga bulan sebelum lengser,” ujarnya.

Menurut Ujang, nuansa tukar guling itu terlihat dari dilantiknya Sudaryono yang merupakan orang dekat Prabowo, sebagai Wamentan.

Sementara itu, dari sisi Jokowi, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfii didukung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) maju pada Pilkada Jateng.

Diketahui, KIM adalah koalisi partai politik (parpol) yang mendukung Prabowo-Gibran dan berhasil membawa pasangan tersebut memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Kita tahu Pak Sudaryono mau maju di Jateng jadi calon gubernur sebagai orang dekatnya Prabowo lalu dilantik jadi wamen dan Ahmad Lutfhi Kapolda Jateng yang akan maju di Jateng orangnya Jokowi didukung oleh KIM, didukung oleh Prabowo dan didukung pemerintah,” ujarnya Ujang.

"Artinya ini kan barter kepentingan yang saling menguntungkan antara Jokowi dengan Prabowo,” katanya melanjutkan.

Ujang berpandangan bahwa tukar guling tersebut menguntungkan karena setidaknya Sudaryono menjadi wakil menteri setelah Ahmad Luthfi akan didukung maju pada Pilkada Jateng.

“Kelihatannya ada kesepakatan saling menguntungkan antara Prabowo dengan Jokowi terkait dengan pelantikan wamen dan dukungan Ahmad Luthfi di Jateng,” ujarnya.

Koalisi

Namun, untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Jateng, Gerindra membutuhkan koalisi karena hanya mendapatkan 17 kursi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 di Jateng.

Jumlah kursi tersebut tidak memenuhi untuk mengajukan calon sendiri sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Wali Kota, dan Bupati (Pilkada).

Dalam UU Pilkada disebut bahwa syarat pencalonan kepala daerah melalui partai politik (parpol) adalah diusung oleh parpol atau gabungan parpol yang memiliki kursi minimal 20 persen di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota.

Selain itu, parpol maupun gabungan parpol juga bisa mengajukan calon kepala daerah dengan menggunakan gabungan perolehan suara parpol sebanyak 25 persen.

Berikut perolehan kursi DPRD Jateng sebagaimana hasil Pileg 2024 dikutip dari Antaranews:

  1. PDI-P 33 kursi
  2. PKB 20 kursi
  3. Partai gerindra 17 kursi
  4. Partai Golkar 17 kursi
  5. PKS 11 kursi
  6. Partai Demokrat 7 kursi
  7. PPP 6 kursi
  8. PAN 4 kursi
  9. Partai Nasdem 3 kursi
  10. PSI 2 kursi.

#gerindra #pilkada-2024 #pilkada-jawa-tengah-2024 #pilkada-jateng-2024 #ahmad-luthfi #ahmad-luthfi-calon-gubernur-jateng #gerindra-dukung-ahmad-luthfi

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/22/21293151/gerindra-putuskan-usung-ahmad-luthfi-pada-pilkada-jateng