Saham TUGU Terbang Tujuh Hari Beruntun, Analis Sebut Masih Bisa Lanjut
Harga saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) naik selama tujuh hari secara beruntun dan diprediksi terus berlanjut. - Halaman all
(InvestorID) 23/07/24 07:00 11752722
JAKARTA, investor.id – Harga saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) naik selama tujuh hari secara beruntun disertai dengan lonjakan volume perdagangan. Analis menyebut penguatan ini masih bisa berlanjut, kendati ada potensi koreksi temporer dalam jangka pendek.
Terhitung sejak 11 Juli 2024, harga saham TUGU selalu berakhir di zona hijau, sehingga menjadi salah satu top-gainer di sektornya. Pada pekan lalu, harga saham TUGU konsisten menguat dalam lima hari perdagangan efektif. Saham TUGU naik 9,77% dan ditutup di Rp 1.180 per saham pada Jumat (19/7/2024).
Penguatan tersebut mengantarkan saham TUGU masuk jajaran top gainer di sektor asuransi umum setelah saham PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) dan PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) yang naik masing-masing 16,33% dan 17,02% secara mingguan.
Data perdagangan mencatat, rata-rata volume transaksi saham TUGU mencapai 13,2 juta per hari untuk periode 15-19 Juli 2024. Volume perdagangan saham TUGU naik 3,5 kkali dibandingkan dengan rata-rata volume perdagangan di pekan sebelumnya.
Rata-rata volume transaksi saham TUGU minggu lalu menjadi yang paling tinggi sejak awal tahun 2024. Tidak hanya volume, rata-rata frekuensi perdagangan harian saham TUGU juga naik 2,1 kali dari minggu sebelumnya menjadi 1.841 kali dan juga tertinggi sepanjang 2024.
Tidak sampai di situ, saham TUGU juga getol diborong oleh investor asing. Minggu lalu saja, asing membeli bersih saham TUGU senilai Rp 6,2 miliar. Saham TUGU sendiri diketahui juga dimiliki oleh beberapa investor asing kenamaan.
Mengacu pada data Bloomberg, nama pengelola dana seperti Jom Fund Management yang berbasis di Finlandia serta Russell Investment Group asal Amerika Serikat (AS) juga turut mengempit dan memborong saham TUGU di sepanjang 2024.
Kenaikan harga saham TUGU tersebut merespons adanya wacana implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK) yang menghendaki adanya kewajiban asuransi third party liability (TPL) untuk kendaraan bermotor.
“Kenaikan saham TUGU dan asuransi umum yang lainnya didorong oleh sentimen regulasi asuransi TPL yang wajib mulai 2025. Kebijakan ini akan mendorong pertumbuhan premi untuk asuransi umum ke depannya,” kata Abdul Azis, analis Kiwoom Sekuritas, Selasa (23/7/2024).
Sejauh ini, terutama pada 2023, kontribusi terbesar premi atau gross written premium (GWP) sektor asuransi umum didorong oleh segmen properti, kredit dan kendaraan bermotor. Data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menunjukkan, kontribusi GWP dari segmen kendaraan bermotor merupakan nomor ketiga dengan pangsa 19% dari total GWP.
“TUGU yang memiliki branding name Tugu Insurance memiliki keunggulan berupa posisi ekuitas yang tebal, solvabilitas yang solid di tengah adanya potensi konsolidasi industri, sehingga perusahaan memiliki peluang besar untuk menangkap potensi pertumbuhan premi dari kebijakan baru tersebut,” imbuh dia.
Katalis Positif
Azis juga mencatat, potensi premi yang diterima dari kebijakan baru tersebut tergolong besar mengingat penjualan motor dan mobil di Indonesia masing-masing mencapai 5 juta unit dan 1 juta unit per tahun. Apalagi, jika memperhitungkan total populasi kendaraan roda dua dan roda empat tersebut hampir mencapai 150 juta unit.
“Memang para pelaku asuransi umum saat ini mencapai 72 dan lanskap kompetisinya cenderung fragmented. Namun dengan keunggulan TUGU serta strategi penetrasi yang tepat, TUGU dapat mengoptimalkan kebijakan tersebut untuk mendorong pertumbuhan di masa depan, apalagi untuk awal-awal kemungkinan besar skenarionya cenderung menuju konsorsium untuk risk-sharing,” kata Azis.
Katalis lainnya adalah menjelang momentum rilis laporan keuangan semester I-2024 (konsolidasian, unaudited) pada akhir Juli mendatang. Adapun aporan keuangan Juni 2024 (induk, nonkonsolidasian) telah rilis di laman resmi perseroan sejak pekan lalu dan menunjukan kinerja yang baik dan bertumbuh.
Meskipun sudah menguat tujuh hari beruntun, Azis mengantisipasi koreksi temporer dapat terjadi. Namun faktor tersebut hanya bersifat teknikal, sedangkan fundamental TUGU tetap solid.
Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #saham-tugu #tugu #asuransi-tugu-pratama-indonesia #saham-ahap #premi-asuransi #kiwoom-sekuritas #asuransi #berita-ekonomi-terkini