Target Prabowo Diragukan

Target Prabowo Diragukan

Target Presiden Terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto untuk membawa ekonomi RI tumbuh 8% diragukan tanpa langkah-langkah strategis. - Halaman all

(InvestorID) 23/07/24 17:58 11817275

JAKARTA, investor.id – Center of Reform on Economics (Core) Indonesia mengingatkan bahwa pemerintah harus menerapkan langkah strategis untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8%, seperti yang dilontarkan presiden terpilih Prabowo Subianto. Tanpa langkah-langkah strategis, target pertumbuhan ekonomi itu sangat mungkin untuk meleset.

Direktur Eksekutif Core Indonesia, Mohammad Faisal mengatakan bahwa dalam 10 tahun terakhir pertumbuhan ekonomi masih berada di angka 5%. Bila pertumbuhan ekonomi masih di kisaran 5%, maka target pertumbuhan ekonomi 8% terancam meleset.

“Jadi belum banyak berubah dibandingkan dengn 10 tahun terakhir daripada pemerintahan Presiden Jokowi dan risiko ini perlu diantisipasi karena akan sangat mungkin kalau tidak ada terobosan dalam hal strategi kebijakan maka pertumbuhan ekonomi akan meleset lagi,” uacp Faisal dalam acara Mid Year Review Core Indonesia 2024, pada Selasa (23/7/2024).

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 pertumbuhan ekonomi ditargetkan dalam kisaran 5,6% sampai 7,8%. Pada tahap pertama (2025-2029) pertumbuhan ekonomi ditargetkan di angka 5,6% sampai 6,1%.

Pada tahap kedua pertumbuhan ekonomi ditargetkan di kisaran 6,9% sampai 7,8%. Pada tahap ketiga (2035-2039) pertumbuhan ekonomi ditargetkan di kisaran 6,4% sampai 7,6%. Pada tahap keempat (2040-2045) ditargetkan berada pada kisaran 5,4% sampai 6,7%.

Faisal memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2024 akan berada di kisaran 4,9% sampai 5%. Angka ini lebih rendah dari kondisi pertumbuhan ekonomi kuartal I-2024 yang sebesar 5,11%.

“Setelah kuartal I-2024 kemarin realisasi pertumbuhan ekonomi 5,11% di kuartal II-2024 diprediksikan 4,9-5% jadi ada perlambatan. Hal yang sama juga untuk prediksi pertumbuhan ekonomi keseluruhan 2024 kami prediksikan di kisaran 4,9-5%,” kata Faisal.

Penopang Pertumbuhan Ekonomi

Komponen yang menopang pertumbuhan ekonomi kuartal II-2024 adalah konsumsi rumah tangga di kisaran 4,8% sampai 4,9%; konsumsi lembaga non profit rumah tangga: 18,4% sampai 20,2%; konsumsi pemerintah sebesar 6,4% sampai 7,9%; pembentukan modal tetap bruto di kisaran 4,6% sampai 4,7%; ekspor sebesar 1,9%; dan impor sebesar 1,8%.

“Perlambatannya terutama disebabkan pada perlambatan konsumsi rumah tangga yang menyumbang paling besar terhadap PDB,” kata dia.

Sebelumya presiden terpilih Prabowo Subianto mengatakan pihaknya optimis bahwa Indonesia dapat mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8%. Hal ini ditopang oleh potensi yang dimiliki. Namun untuk mencapai target tersebut diperlukan kerja keras dan melakukan pengelolaan perekonomian dengan baik.

“Kita harus lebih efisien, kelola dengan baik, dan ambil kebijakan yang masuk akal. Kita harus bertekad untuk mitigasi kebocoran, mitigasi penyelewengan, mitigasi kebijakan-kebijakan yang tidak menguntungkan kepentingan nasional dan kepentingan rakyat,” terang Prabowo.

Editor: Prisma Ardianto (redaksi@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #target-prabowo #pertumbuhan-ekonomi #ekonomi-8-persen #pertumbuhan-ekonomi-indonesia #core-indonesia #rpjpn-2025-2045 #prabowo-subianto #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/macroeconomy/367885/target-prabowo-diragukan