Deforestasi Global Turun, Termasuk di Indonesia

Deforestasi Global Turun, Termasuk di Indonesia

Indonesia mendukung inovasi bertanggung jawab dan inklusif demi mengoptimalkan solusi berbasis hutan. - Halaman all

(InvestorID) 23/07/24 21:45 11839667

JAKARTA, investor.id–Publikasi Organisasi Pangan dan Pertanian Internasional (FAO) menyebutkan, laju deforestasi di beberapa negara di dunia turun signifikan. Di Indonesia, deforestasi diperkirakan telah menurun 8,4% pada 2021-2022. Sementara itu, khusus laju kehilangan hutan bakau global bruto juga merosot 23% antara 2000-2010 dan 2010-2020.

Demikian disampaikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Siti Nurbaya saat menghadiri pertemuan Committee on Forestry (COFO) ke-27 di Roma, Italia. Saat sesi agenda item empat pada 22 Juli 2024 yang berjudul Keadaan Hutan Dunia 2024: Inovasi Sektor Kehutanan Menuju Masa Depan yang Lebih Berkelanjutan, Menteri Siti memuji dan memberikan apresiasi atas publikasi baru FAO tentang Keadaan Hutan Dunia 2024 dengan tema utama Inovasi Sektor Kehutanan Menuju Masa Depan yang Lebih Berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi kabar baik dalam SOFO yang menunjukkan ada penurunan deforestasi signifikan di beberapa negara. Sebagai contoh, deforestasi diperkirakan telah menurun 8,4% di Indonesia pada 2021-2022," ujar Menteri Siti dalam pernyataannya di sesi itu.

Berita menggembirakan berupa laju kehilangan hutan bakau global bruto turun 23% antara tahun 2000-2010 dan 2010-2020 juga disebutkan di publikasi FAO itu. “Itu berita menggembirakan, tapi pekerjaan kita bersama masih jauh dari selesai,” kata Menteri Siti.

Atas berita positif tersebut, RI menegaskan lagi target iklim ambisiusnya saat menyerahkan NDC yang telah disempurnakan pada 2022. "Pengurangan emisi kami adalah 47,3% pada 2020, lalu 43,8% di 2021, dan 41,6% pada 2022 dibandingkan baseline tahunan di sekitar target NDC 43,2% dengan kerja sama internasional dan jauh melebihi target kapasitas nasional 31,89%," jelas dia dalam keterangan yang dikutip Selasa (23/07/2024).

Pendekatan Indonesia dalam mengelola sumber daya alam dan mengimplementasikan aksi iklim dilakukan sistematis dan terintegrasi, yang mencakup 15 klaster aksi iklim di bawah Rencana Operasional Forestry and Other Land Uses (FoLU) Net Sink 2030 yang mengikat secara hukum atau bukan hanya komitmen di atas kertas.

Perlindungan Spesies

Meski target NDC Indonesia mencakup sekitar 60% dari sektor FoLU, inisiatif FoLU Net Sink 2030 bukan hanya tentang tujuan iklim. Inisiatif ini juga memprioritaskan perlindungan spesies, seperti orang utan Sumatra, gajah, harimau, badak, orang utan Tapanuli, orang utan Kalimantan, dan badak Jawa, untuk memastikan populasinya terus berkembang dan terhindar dari kepunahan.

“Pengarusutamaan konservasi keanekaragaman hayati, termasuk satwa liar, perlindungan habitat, dan pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan, sangat penting dalam mencapai tujuan Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global. Meski FoLU Net Sink ditargetkan secara nasional pada 2030, bentang alam utama di Sumatra, Kalimantan, dan Papua telah mencapai tonggak sejarah itu,” tutur Menteri Siti.

Indonesia mendukung inovasi bertanggung jawab dan inklusif demi mengoptimalkan solusi berbasis hutan dengan program FoLU Net Sink 2030, pengurangan laju deforestasi serta peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, penambahan program perhutanan sosial dan hutan kemasyarakatan adat, promosi kawasan konservasi lewat Resort Based Management (RBM) dan menerapkan Spatial Monitoring and Reporting Tool (SMART).

Lalu, meningkatkan tata kelola kehutanan, memacu ekosistem gambut dan bakau, memperkenalkan Sistem Verifikasi dan Legalitas Kayu (SVLK), juga melibatkan kaum muda dalam investasi pengelolaan hutan dan lingkungan berkelanjutan. “Semua inovasi dan program itu dijelaskan dalam publikasi terbaru The State of Indonesia\'s Forests 2024 yang merupakan versi Indonesia dari SOFO 2024 yang diluncurkan 23 Juli 2024 di Syeikh Zayed Conference Room," tandas Menteri Siti.

 

 

 

Editor: Tri Listiyarini (tri_listiyarini@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #deforestasi-hutan #laju-kehilangan-hutan #klhk #fao #ndc-indonesia #folu-net-sink-2030 #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/business/367912/deforestasi-global-turun-termasuk-di-indonesia