Caleg Kerap Terlupa, PKB Usul Pilpres dan Pileg 2029 Dipisah
Wakil Sekretaris Jenderal PKB Syaiful Huda mengatakan usulan pemisahan pilpres dan pileg itu disampaikan berdasarkan hasil Mukernas PKB. Halaman all
(Kompas.com) 24/07/24 16:16 11938671
JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusulkan agar pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 dipisahkan.
Wakil Sekretaris Jenderal PKB Syaiful Huda mengatakan usulan itu disampaikan berdasarkan hasil Mukernas PKB yang diselenggarakan Selasa (23/7/2024) kemarin.
"Salah satu rekomendasi eksternal menyangkut soal usulan PKB untuk mendorong revisi paket UU Politik, isinya salah satunya adalah PKB mendorong supaya pelaksanaan pilpres dan pileg dipisah pada tahun 2029 yang akan datang," ujar Huda dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (24/7/2024).
Dalam kesempatan yang sama, Waketum PKB Jazilul Fawaid mengenang, dengan berbarengannya pelaksanaan pilpres dan pileg, mereka jadi lebih sering berbicara terkait pilpres, tanpa memikirkan caleg yang maju di DPR.
Terlebih, kata dia, yang menjadi cawapres dalam Pilpres 2024 kemarin adalah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), sehingga mereka fokus berkampanye di pilpres.
"Jadi jihad itu, prioritas pertama. Baru prioritas kedua, bahkan ketiga teman-teman ini. Jadi pengalaman inilah yang kemudian saya yakin nanti disampaikan ke partai dan masyarakat, efektif enggak? Gitu. Ini yang mau kita koreksi," papar Jazilul.
Lalu, Jazilul mengungkit partai politik yang belum memiliki akses cukup ke APBN.
Padahal, kata dia, partai politik melahirkan para pemimpin, mulai dari bupati, gubernur, hingga presiden.
"Katakanlah hari ini itu hanya dihitung satu suara Rp 1.000, padahal saya tanya ke teman-teman, \'satu suara itu berapa sekarang?" kata Jazilul disambut tawa pengurus PKB.