Jumlah Penumpang Kereta Cepat di Bawah Target, Frekuensi Perjalanan Ditambah

Jumlah Penumpang Kereta Cepat di Bawah Target, Frekuensi Perjalanan Ditambah

Jumlah penumpang kereta cepat masih di bawah target 29.000 penumpang per hari. Halaman all

(Kompas.com) 25/07/24 19:40 12102134

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengevaluasi tren penumpang Kereta CepatWhoosh selama 9 bulan beroperasi komersial.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, jumlah penumpang kereta cepat Whoosh masih di bawah target yang sebanyak 29.000 penumpang per hari.

Adapun berdasarkan data PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) per Juli 2024, jumlah penumpang harian Kereta Cepat Whoosh sudah sebanyak 17.000-18.000 penumpang saat hari kerja dan 18.000-22.000 penumpang saat akhir pekan.

Jumlah penumpang Whoosh sempat menembus rekor tertinggi pada 5 Juli 2024, yaitu mencapai 24.000 penumpang per hari.

Dengan realisasi tersebut, diperkirakan KCIC dapat mengejar target penumpang Kereta Cepat Whoosh itu sekitar 2-3 tahun mendatang.

"Masih sedikit di bawah, masih kita kejar. Mungkin 2 tahun ini kita bisa (kejar). Kita kejar harusnya untuk mencapai target yang sesuai proyeksi awal harusnya 2-3 tahun bisa kita kejar," ujar Tiko setelah rapat di Istana, Rabu (24/7/2024).

Untuk meningkatkan jumlah penumpang Whoosh, pemerintah berencana menambah jumlah frekuensi perjalanan kereta cepat Whoosh dari 48 perjalanan per hari menjadi 62 perjalanan per hari pada awal tahun 2025.

Dengan bertambahnya frekuensi perjalanan kereta, diharapkan dapat meningkatkan keterangkutan penumpang setiap harinya.

"Kita akan tambah terus jumlah kereta beroperasi. Kalau di kereta cepat itu dari sekarang 48 jadi 62. Harapannya penumpangnya juga makin banyak," ucap Tiko.

Ditambah secara Bertahap

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) akan menambah frekuensi perjalanan Kereta Cepat Whoosh sebanyak 62 perjalanan per hari pada awal 2025.

Corporate Secretary PT KCIC Eva Chairunisa mengatakan, penambahan frekuensi perjalanan ini akan dilakukan secara bertahap.

Namun dia tidak dapat membeberkan timelinenya karena penambahan dilakukan dengan memperhitungkan volume penumpang Kereta Cepat Whoosh.

"Penambahan akan dilakukan secara bertahap. Penambahannya dinamis, kita evaluasi bertahap melihat volume penumpangnya," ujar Eva saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (25/7/2024).

Dikonfirmasi terpisah, Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti menyebut, dengan frekuensi perjalanan saat ini yang sebanyak 48 perjalanan per hari, KCIC mengoperasikan 5 rangkaian kereta cepat Whoosh setiap harinya.

"KCIC menggunakan 5 rangkaian Kereta Cepat dan 1 rangakaian cadangan yang siap sewaktu-waktu jika dibutuhkan. Sedangkan rangkaian lainnya dijadwalkan untuk perawatan," ungkap Emir kepada Kompas.com, Kamis.

Secara total, KCIC memiliki 11 rangkaian kereta cepat Whoosh yang setiap rangkaiannya terdiri dari 8 kereta dengan kapasitas 601 tempat duduk.

#kereta-cepat #penumpang-kereta-cepat #penumpang-whoosh #whoosh

https://money.kompas.com/read/2024/07/25/194047926/jumlah-penumpang-kereta-cepat-di-bawah-target-frekuensi-perjalanan-ditambah