Soal Pilkada Jakarta dan Jateng, PSI: Keputusan Tak Terlalu Lama Lagi Kata Mas Kaesang

Soal Pilkada Jakarta dan Jateng, PSI: Keputusan Tak Terlalu Lama Lagi Kata Mas Kaesang

Sekjen PSI Raja Juli sebut keputusan partainya soal Pilkada Jakarta dan Jateng bakal diumumkan tak lama lagi. Tapi, tetap tunggu keputusan bersama KIM Halaman all

(Kompas.com) 26/07/24 14:45 12190251

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni meminta publik bersabar menanti keputusan partainya terkait dukungan atau pencalonan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta dan Jawa Tengah (Jateng) 2024.

Menurut dia, keputusan tersebut bakal diambil dalam waktu yang tidak lama lagi. Tetapi, menanti hasil kesepakatan bersama Koalisi Indonesia Maju (KIM).

"Jadi sekali lagi, enggak terlalu lama lagi kata Mas Kaesang (Ketua Umum PSI) tadi, tapi kita tunggu keputusan bersama, keputusan dari teman-teman KIM ini,” kata Raja Juli di kantor DPP PSI, Jakarta, Kamis (25/7/2024).

Dia menegaskan bahwa PSI akan mengikuti keputusan bersama yang diambil hasil dari duduk bersama antar partai yang tergabung dalam KIM. Termasuk, jika keputusan itu meminta Kaesang maju pada Pilkada Jakarta atau Jateng.

Diketahui, PSI bersama dengan Partai Gerindra, Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelora, dan Garuda tergabung dalam KIM yang mendukung dan mengantarkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Keputusan PSI itu sangat tergantung kepada keputusan KIM secara kolektif. Kalau memang diperintahkan maju untuk kemaslahatan bersama di Jakarta, ayo. Kalau diamanahkan di Jawa Tengah nomor satu, ayo, nomor dua monggo,” ujar Raja Juli.

Menurut dia, saat ini KIM masih terus berkomunikasi agar satu suara sehingga hasil pada pilkada sejalan dengan pilpres. Pada akhirnya, bersama-sama mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.

Namun, Raja Juli menegaskan bahwa posisi Kaesang adalah dilamar apabila akhirnya didukung untuk maju sebagai bakal calon gubernur atau calon wakil gubernur oleh KIM pada Pilkada Jakarta atau Jateng.

"Posisi Mas Kaesang di Jakarta maupun Jateng itu, menurut saya ya, posisi dilamar, bukan melamar. Jadi itu tadi, para pelamar ini yang akan melamar ini duduk bareng dulu gitu (bicarakan) nanti gimana baiknya,” katanya.

"Jakarta dengan pertimbangan ini, ini, ini, kemungkinan menangnya gini-gini atau sebaliknya. Di Jawa tengah harus nomor satu dengan alasan ini, ini atau nomor dua apa alasannya. Nah keputusannya yang nanti keputusan kita bersama,” ujar Raja Juli melanjutkan.

Dia lantas menjelaskan bahwa partai yang tergabung dalam KIM berusaha sepakat untuk satu suara terkait pencalonan kepala daerah pada Pilkada Jakarta dan Jateng.

“Kita kan dari awal ada pembicaraan dengan teman-teman di KIM, di Golkar, Demokrat, Gerindra ya sebisa mungkin kita ini bareng, kira-kira begitu. Ada di beberapa tempat enggak bareng tapi juga diomongin baik-baik kan? Misalkan itu di Banten itu beda,” kata Raja Juli

“Intinya kita ingin duduk bareng dulu untuk merumuskan kepentingan bersama karena kan idealnya adalah presiden dan wakil presiden didukung partai tertentu, di bawahnya juga didukung partai-partai tersebut sehingga bisa linear,” ujarnya lagi.

Sebagaimana diketahui, partai politik yang tergabung dalam KIM memang belum memutuskan nama kandidat calon gubernur dan wakil gubernur yang bakal diusung pada Pilkada Jakarta 2024.

Sejumlah nama sempat digadang-gadang menjadi kandidat yang bakal dimajukan oleh KIM. Di antaranya, mantan Gubernur Jawa Barat sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ridwan Kamil, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, bahkan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Namun, satu bulan jelang pembukaan pendaftaran calon kepala daerah pada 27 Agustus 2024, KIM juga belum mencapai kata sepakat untuk mendeklarasikan nama yang bakal diusung maju pada Pilkada Jakarta.

Golkar bahkan belakangan memuculkan duet Jusuf Hamka-Kaesang. Pasalnya, partai yang digawangi Airlangga Hartarto ini nampaknya tidak rela melepas Ridwan Kamil untuk maju di Jakarta. Sebab, elektabilitasnya moncer di Jawa Barat.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman diketahui pernah mengatakan bahwa partainya membuka peluang mengusung Anies Baswedan dan Kaesang Pangarep sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur.

Hal itu disampaikan Habiburokhman saat merespons pertemuan Kaesang dengan PKS pada 8 Juli 2024. Menurut dia, pertemuan Kaesang dan PKS membuktikan semangat persatuan terus dipupuk antar politikus.

"Orang kan ngomong PKS dan PSI tidak akan ketemu, ternyata bisa ketemu. Nah terkait pilkada, apakah nanti akan didorong Anies-Kaesang atau seperti apa, kami menunggu saja partai Gerindra," ujar Wakil Ketua Komisi III DPR ini.

"Kami juga dalam proses sedang mencari sosok yang tepat sebagai cagub dan cawagub DKI Jakarta,” katanya lagi.

Meskipun, Habiburokhman mengungkapkan kemungkinan siapa sosok bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta yang diusung KIM akan diumumkan dalam waktu dekat.

Untuk informasi, pemungutan suara Pilkada 2024 akan diselenggarakan pada 27 November 2024 untuk 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota se-Indonesia (minus DI Yogyakarta dan 6 kota/kabupaten di Jakarta).

Kemudian, pendaftaran calon kepala daerah dibuka pada 27 Agustus 2024 dan penetapan pasangan calon dilakukan per 22 September 2024.

Masa kampanye Pilkada 2024 berlangsung selama 60 hari, terhitung sejak 25 September sampai 23 November 2024. Lalu, masa tenang akan berlangsung pada 24-26 November 2024.

#kim #psi #pilkada-2024 #pilkada-jawa-tengah-2024 #koalisi-indonesia-maju #pilkada-jateng-2024 #pilkada-jakarta-2024

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/26/14454811/soal-pilkada-jakarta-dan-jateng-psi-keputusan-tak-terlalu-lama-lagi-kata-mas